Sabtu, 11 Juni 2022

Raker MWC NU Rungkut

Rencana : Sabtu - Minggu, 23-24 Juli 2022

Bertempat :

Alternatif 1, Permata Biru Prigen (Sumberwekas, Kec. Prigen, Kab. Pasuruan)

















Fasilitas :
  • Kamar tersedia banyak
  • Satu kamar 6 bed, 1 bed dua orang
  • Aula 300 orang, screen ada, lcd tidak ada, sound ada
  • Parkir mobil luas, bus kecil bisa masuk areal penginapan, bus besar parkir di gerbang masuk
  • Kolam renang representatif
  • Gazebo banyak
  • Play ground anak-anak 
Catatan : 
  1. Sudah booking untuk tanggal 23-24 Juli 2022 
  2. Harga 130/orang 
  3. Harga 130/orang plus Snack
  4. Jarak MWC NU Rungkut ke lokasi 65 km
  5. Insyaallah dipastikan sebagai tempat Raker MWC NU Rungkut


Alternatif 2,  Villa Madinah Taman Safari (Desa Watuagung, Prigen, Pasuruan)
















Fasilitas :

  • 11 kamar
  • 6 toilet
  • 3 toilet air panas
  • Aula rapat pleno
  • Aula rapat komisi
  • Dapur
  • Kolan renang 
  • 2 gazebo
  • Bus bisa parkir di masjid 250 meter dari lokasi
  • Parkir memuat 10 mobil 
Catatan : Bulan Juli Full booking, kosong bulan Agustus

Agenda Kerja Panitia :

  1. Survey lokasi, Sabtu 11 Juni 2022, kumpul di gubug jam 9 pagi. Tim Surveyor : Ketan, Bendum, KePan, SekPan. Materi Surveilance :  Biaya villa, biaya makan, fasilitas (layar lcd, sound, aula, kamar tidur, toilet, parkir) akses jalan
  2. Senin, 13 Juni 2022 penyelesaian proposal dan pengantar ke donatur oleh SekPan (butuh stempel MWC dan Panitia)
  3. Selasa, 14 Juni 2023 bakda dhuhur, Audiensi dengan Camat Rungkut sekaligus menyampaikan undangan untuk membuka / meresmikan Raker
  4. Mulai 14 Juni - 20 Juli 2022 masa penggalian dana
  5. Selasa, 13 Juli 2022 Rapat Teknis MWC, Panitia, dan peserta. Peserta meliputi : Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, Ansor, Pagar Nusa, JQH.

Jumat, 03 Juni 2022

Ziarah Wali di Jawa Tengah

Jumat, 3/6/2022 Rombongan Ziarah dari masjid Darul Ilmi SMK Negeri 5 Surabaya berangkat pukul 16.00 menuju Sunan Ampel.

Sebelum ke makam, melaksanakan sholat Maghrib - Isya dengan jamak takdim. Selanjutnya Ziaroh ke makam Sunan Ampel, Mbah Sholeh, KH. Mas Mansyur dan Kyai Hasan Gipo

Selepas itu, pukul 20.00 menuju rumah makan Kurnia di Ngawi untuk makan malam. 


Pukul 22.30, Di sini dengan menu sayur sop dan rolade membuat perut terisi yang sedari sore hanya diganjel pentol puyuh di Ampel

Perjalanan dilanjutkan ke Sunan Muria dengan pukul 03.10 sampai di lokasi terminal bus. Naik ke makam menggunakan gojek dengan tarif Rp. 15.000,-. Tarikan kendaraan membuat adrenalin meningkat, karena selain tanjakan juga kecepatan sangat tinggi motornya.

Turun dari makam mencoba jalan kaki menuruni anak tangga yang membuat gerak pagi. Yang dilanjutkan makan pagi dan bersih diri di kampung yang bernama Colo.




Kumpulan Foto :

https://drive.google.com/drive/folders/1CmVOlaJlzt89tsVGt2ryDIMqZxeGWeo4

Selasa, 31 Mei 2022

Dasar-Dasar Kimia Analisa


Mata pelajaran Dasar-dasar Kimia Analisis bertujuan membekali peserta didik dengan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, dan sikap (hard skills dan soft skills ) melalui proses pembelajaran sebagai berikut. 

  1. Memahami proses bisnis secara menyeluruh bidang manufaktur dan laboratorium kimia analisis; 
  2. Memahami perkembangan teknologi di dunia kerja dan isu - isu global terkait dunia industri manufaktur dan laboratorium kimia analisis; 
  3. Memahami profesi dan kewirausahaan (job-profile dan technopreneurship), serta peluang usaha di bidang kimia analisis; 
  4. Memahami teknik dasar proses produksi pada industri manufaktur dan laboratorium kimia analisis; 
  5. Memahami penerapan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH) sesuai prosedur operasional standar; 
  6. Memahami pengelolaan Laboratorium Kimia; 
  7. Memahami Larutan Standar; 
  8. Melakukan analisis kualitatif dan kuantitatif sederhana

Materi :
Proses bisnis secara menyeluruh bidang kimia analisis :
  • Meliputi proses bisnis bidang kimia analisis secara menyeluruh termasuk laboratorium kimia analisis
  • Industri yang melibatkan kimia analisis
  • Perawatan peralatan kimia analisis, 
  • dan pengelolaan sumber daya manusia dengan memperhatikan potensi dan kearifan lokal. 


Perkembangan teknologi di dunia kerja dan isu-isu global terkait kimia analisis
  • Meliputi perkembangan teknologi kimia analisis dan isu-isu global seputar laboratorium kimia analisis dan industri yang melibatkan kimia analisis, dari teknologi konvensional sampai dengan teknologi modern, Revolusi Industri 4.0, teknik digitalisasi, Waste Control, perubahan iklim dan aspek-aspek ketenagakerjaan.

Profesi dan kewirausahaan (job-profile dan technopreneurship), dan peluang usaha di bidang kimia analisis
  • Meliputi profesi dan kewirausahaan (job-profile dan technopreneurship), dan peluang usaha di bidang kimia analisis serta dunia kerja bidang kimia analisis.

Teknik dasar proses kerja di bidang kimia analisis
  • Meliputi teknik dasar proses kerja di bidang kimia analisis melalui pengenalan dan praktik yang mencakup seluruh proses penerapan kimia dasar, 
  • Penggunaan alat laboratorium dan instrumen, 
  • kalibrasi alat ukur dan instrumen, 
  • perawatan alat laboratorium dan instrumen, 
  • penyimpanan alat, penyimpanan bahan kimia sesuai dengan ketentuan Material Safety Data Sheet (MSDS), 
  • membuat larutan dan pelabelan, penerapan konsep mol dan hukum yang berlaku, penerapan Susunan Periodik dan analisis bahan kimia. 

Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH) dan budaya kerja industri
  • Meliputi penerapan K3LH dan budaya kerja industri, antara lain: praktik-praktik kerja yang aman, bahaya-bahaya di tempat kerja, prosedur-prosedur dalam keadaan darurat, 
  • dan penerapan budaya kerja industri (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), 
  • termasuk K3LH pada pengelolaan limbah B3 dan non B3 dengan menggunakan material safety data sheet (MSDS) atau panduan lain yang sesuai.

Pengelolaan Laboratorium Kimia
  • Meliputi pengelolaan bahan, dan fasilitas laboratorium, termasuk Laboratorium Gas, Laboratorium Oil, Laboratorium Water dan laboratorium Polymer yang masing-masing mempunyai karakteristik yang berbeda. 

Pengelolaan Peralatan Laboratorium
  • Meliputi pengelolaan peralatan labotratorium, termasuk penyimpanan serta perawatan peralatan gelas, non gelas dan instrumen, serta instrumen yang sering digunakan di laboratorium gas, oil, water dan polymer antara lain pH meter, refraktometer, polarimeter, spektrofotometer UV-VIS, Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS), Moisture Analyzer, spektroskopi Infra Red, spektroskopi absorpsi atom, spektroskopi fluoresensi sinar x, High Performance Liquid Chromatography (HPLC)

Larutan Standar
  • Meliputi jenis-jenis larutan standar primer dan sekunder, konsentrasi larutan, macam-macam indikator, pembuatan label, teknik menyimpan bahan kimia dengan aman sesuai dengan tanda bahaya atau piktogram.

Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Sederhana
  • Meliputi metode analisis kualitatif dan kuantitatif secara sederhana yang meliputi analisis anion, kation melalui uji nyala, mutiara boraks dan analisis titrimetri dan gravimetri sederhana. 

Daftar Isi Praktikum :

Teknik Dasar Pekerjaan Laboratorium
Analisis Kimia Dasar
Analisis Konstanta Fisik

Pelatihan Kimia Industri

Untuk meningkatkan kompetensi keahlian, jurusan kimia industri melakukan pengadaan alat praktikum pada tahun 2022. Diantaranya :

  1. Heat Exchanger double pipe
  2. HE Shell and Tube
  3. Distilasi Vakum
  4. Kolom Absorbsi Gas Cair ( 2 unit )
  5. Adsorpsi padat cair
  6. Aliran Fluida

Sedangkan gurunya dilatih oleh vendor dan kampus Polinema dalam pengoperasian peralatan

Pelatihan dilaksanakan dua hari, 30-31 Mei 2022.

















Sabtu, 28 Mei 2022

Wisata Alam Bromo


Tepat pukul 22.30 berangkat satu elf dari pom bensin Bratang dengan 12 penumpang hingga di Tumpang, Malang pukul 01.30 dini hari.

Selanjutnya berganti dengan mobil Jeep menuju ke Seruni, Bromo Tengger yang menempuh perjalanan dua jam

Setelah turun dari Jeep, dalam kondisi yang masih gelap gulita menuju ke pendakian. Namun karena jalannya mulai menanjak maka Ais dan Abil diputuskan sewa kuda, dan mereka menaiki kuda yang berbeda.

Abi sempat ketinggalan laju mendampingi derap langkah kuda karena nafas sudah ngos-ngosan dan jantung mulai berdetak kencang, tapi karena udaranya yang sejuk maka mulut dibuka lebar-lebar disambi bernafas melalui mulut. Sedangkan bunda jauh tertinggal di bawah.

Sesampainya di ujung bawah tangga, Ais dan Abil turun dari kuda dengan biaya sewa perkuda Rp. 50.000,-. Sambil menunggu bunda datang kami memilih duduk di perapian sebuah warkop yang dijaga oleh nenek yang sudah sepuh. 

Setelah bunda datang, Ais dan Abil memesan pop mie, sedangkan Abi segelas teh manis panas. Kondisi Ais pucat dan lemas karena kondisinya kurang enak badan. Sehingga yang melanjutkan pendakian ke Puncak Seruni point hanya Abi dan Abil yang melewati 265 anak tangga.


Di atas puncak telah berkumpul banyak orang menunggu sunrise. Mereka berdiri dengan Hand phone mengarah ke kawah dan gunung Batok, tak ketinggalan Abi dan Abil yang sibuk mencari spot foto.

Sedangkan Bunda dan Ais juga menikmati sunrise di dekat warung nenek tadi, pelan-pelan Ais bisa menggerakkan badannya untuk berdiri mencari view yang menarik.


Begitu juga dengan bunda, yang tampak ceria di pagi itu

Setelah dirasa cukup menikmati sunrise, selanjutnya turun ke bawah menuju Jeep yang akan mengantarkan menuju kawah Bromo.


Di tengah Padang pasir, peserta diarahkan untuk makan pagi terlebih dulu pada warung no. 18 dengan menu prasmanan. Bunda mengambil lauk lodeh telur puyuh, mie, dasar jagung, dan rempelo ati. Sedangkan Abi dengan menu lodeh telur puyuh, rempelo ati, ikan asin kresek, dan sambel Bromo (cabenya khas dari kebun sekitar Tengger) yang memiliki pedas menendang di mulut.

Setelah makan, karena kondisi Ais yang masih lemas. Maka bunda menemani duduk di sekitar warung. Sedangkan Abi dan Abil Berjalan kaki menuju pura yang berada di tengah Padang pasir. 

Balik dari pura, Abil naik kuda pilihanmya sendiri yang berbadan besar dan tegap. Walaupun saat dinaiki sebenarnya kuda sedang makan rumput dari sekitar pura.




Selanjutnya menuju pasir berbisik dan melihat batu singa. Perjalanan ke sana Abi duduk di atas Jeep bersama mas Rangga dan om Feliks. Memberikan rasa sensasi tersendiri.


Di tengah keriangan berfoto, terdengar suara tukang bakso yang menjajakan dagangannya di dekat batu singa. Saat itu pula Abil dan Ais minta dibelikan bakso "Ndo"

Diantara Jeep dan trail, mana yang cocok untuk Abil....🤭

Rezeki urusan Allah, manusia hanya berusaha untuk menjemputnya. Areal wisata yang beragam pekerjaan dari warung penjual makanan, sewa kuda, Jeep, souvernir, hingga jasa toilet yang umumya mendekati keramaian. 

Namun penjual bakso "Ndo" ini sendirian berada di belantara lautan pasir. Tapi dengan keyakinan akan Ihtiarnya ternyata banyak orang yang setelah berfoto lalu menikmati bakso hangat di sela-sela bebatuan pasir berbisik. Siapakah yang menggerakkan hati para turis untuk membeli baksonya ?

Latar belakang "Negeri di atas awan"

Perjalanan dilanjutkan ke bukit Teletubbies, banyak ditemui pemotor yang selip terjatuh saat melewati pasir. Namun menurut sopir Jeep, saat di lautan pasir pemotor harus pakai gas kencang dan arahnya lurus agar tidak terjatuh


"Po"

Coban Pelangi adalah air terjun yang menjadi saksi bahwa Abi pernah ditempa dalam ospek dan kaderisasi awal perkuliahan di tahun 2000.

Saat itu, peralihan mental dari anak STM menuju mahasiswa dikenalkan dengan kerasnya alam. Menyusuri ratusan anak tangga ke air terjun, belum lagi dinginnya malam yang menusuk tulang saat harus ber-kemping selama tiga hari di sini. Solidaritas antar teman harus terbangun walaupun baru saja saling kenal.

Nah sekarang setelah 22 tahun, akhirnya bisa datang dengan isteri dan anak-anak. Sepertinya baru kemarin sore teriakan speak "ITATS Jaya, Bravo Teknik Kimia"

Nostalgia tahun 2000

Selama perjalanan menuruni anak tangga di coban Pelangi, beberapa pesan telah tersampaikan ke Abil, diantaranya :

  1. Dalam kehidupan ini harus berani menghadapi masalah dan tantangan. Bila merasa yakin bisa menyelesaikan masalah tersebut. Lakukanlah segera
  2. Jangan mudah menyerah, karena mencapai cita-cita dan harapan butuh pengorbanan besar
  3. Saat kaki tertusuk duri dalam perjalanan, itu adalah bagian dari proses perjuangan. Maka teruslah ke depan
  4. Saat dari jauh mendengar gemericik air sungai, maka itu tandanya semakin dekat dengan kesuksesan. Perkuat semangat dan tenaga untuk segera sampai ke sana.
  5. Bila istirahat, rendamlah kaki di gejolak dinginnya air. Agar bisa merasakan kesuksesan kecil atas ketercapaian. Dan rayakanlah itu
  6. Saat berhasil menggapai yang dicita-citakan, segera menuju perjalanan lain menjemput kesuksesan. Karena perjalanan hidup akan terus berjalan dan berjalan lagi.
Perihnya tertusuk duri, dan rasa pegal tereliminasi dengan segarnya air sungai


Abil bermain air sungai

Merayakan atas ketercapaian

Masih seperti dulu

Generasi Penerus

Setelah bernostalgia di Coban Pelangi, perjalanan dilanjutkan ke menikmati sensasi Sumber Pitu. Bagi masyarakat Tumpang - Malang menceritakan ada tujuh sumber yang digunakan untuk bahan baku PDAM Malang.

Sumber Pitu

Dengan menaiki ojek menyusuri jalan yang berbentuk tanah liat, lebarnya sekitar 90 cm dengan jarak tempuh 2 km. Kanan-kiri berupa jurang landai dengan vegetasi yang masih rimbun menambah adrenalin saat tracking.

Saat pulang dari sumber Pitu, terjadi insiden kecil yaitu Abil meraung ketakutan dengan tanjakan hampir 50 derajad yang menyebabkan motor hampir berdiri tegak. 

Abil yang dipesan untuk memejamkan mata merasakan kemiringan yang curam dan ketakutan jika motor terbalik, walaupun bagian depan sudah diberi se-gelangsing pasir dan diduduki Ais.

Tak ayal, ditengah perjalanan Abil sempat turun dan memaksa berjalan "hiking" dan Abi temani berjalan. Akan tetapi karena capek, akhirnya Abil memutuskan kembali naik ojek hingga ke tempat parkiran elf

Kejadian yang sarat menguras emosional tersebut dapat diambil hikmahnya, bahwa :

"Berikan kepada anak untuk mencoba pilihannya agar dia merasakan kesulitan-kesulitan yang ditemui, supaya ketika sukses kelak mereka mempunyai pengalaman tersendiri yang bisa diceritakan untuk menginspirasi"

(28-29 Mei 2022, Bromo - Coban Pelangi - Sumber Pitu Tumpang)

Dokumentasi Foto :