Kamis, 28 Juli 2022

Alat Ukur Volume Laboratorium

Sumber internet 


Tujuan :

  1. Untuk mengenal alat ukur volume yang ada di laboratorium
  2. Untuk mengetahui fungsi dari alat ukur volume yang ada di laboratorium 
Alat ukur volume adalah sebuah alat khusus yang dirancang untuk mengukur volume bahan kimia dalam bentuk cair. Ada berbagai jenis alat yang digunakan untuk mengukur volume benda cair. 

Beberapa alat ukur dibedakan sesuai dengan tingkat ketelitiannya. Dari beberapa ketelitian rendah seperti gelas ukur hingga tingkat ketelitian yang tinggi seperti pipet volume atau pipet gondok. Setiap jenis alat pengukur volume cair tersebut hadir dalam bentuk dan ukuran yang berbeda.

Volume adalah jumlah ruang yang ditempati oleh suatu benda dan zat atau yang tertutup di dalam suatu objek/wadah.

Satuan SI Volumetri Meter Kubik, satuan lain yang banyak digunakan adalah liter (dmkubik)  dan milimeter (ml). Untuk menyatakan zat cair dalam suatu wadah dapat dinyatakan melalui liter atau satuan lain yang sejenis.

Alat dan Bahan :
  1. Buku tulis
  2. Bolpoin
  3. Penggaris
  4. Alat ukur volume yang ada di laboratorium 
Prosedur dan pengamatan :
  1. Amati peralatan ukur volume di laboratorium
  2. Sebutkan nama dalam bahasa Indonesia dan Inggris
  3. Jelaskan kegunaan peralatan tersebut
  4. Gambar peralatan tersebut 

Sabtu, 16 Juli 2022

Materi Musker MWC NU Rungkut



Prakata Ketua MWC NU Rungkut

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Rungkut, melaksanakan Musyawarah Kerja (MUSKER) Tahun 2022, bertempat di Prigen Hotel PERMATA BIRU Pasuruan, Senin (Sabtu – Ahad, 23-24 Juli  2022). 

MUSKER  Tahun 2022 ini mengusung tema “BANGUN SINERGI PERKUAT ORGANISASI dan KADERESASI”. Suatu perencanaan yang matang dalam setiap kegiatan sangat penting untuk dilakukan. MUSKER menjadi sarana untuk membangun kekompakan dan menentukan arah serta kesuksesan organisasi.

Dengan kegiatan Musyawarah tersebut,  melibatkan seluruh Pengurus MWC dari Jajaran Dewan MUSTASYAR, SYURIYAH, TANFIDZIYAH dan Lembaga serta melibatakan PRNU se-Kecamatan Rungkut beserta Banom, bahwa melalui Musyawarah kerja tersebut, adalah bertujuan untuk meningkatkan program kerja organisasi serta membangun sinergi diantara pengurus dan anggota, serta banom, Kita akan tingkatkan program kerja organisasi termasuk program yang sudah dicanangkan agar supaya bisa berkesinambungan dan dapat berjalan lancar,” 

Oleh karena itu mohon dukungan dari semua lapisan masyarakat terutama warga Nahdliyin, semoga kegiatan ini menjadi sebuah pemikiran untuk menyatukan dari berbagai aspek dan menambah daya tarik dalam menjalankan amanah di organisasi NAHDLATUL ULAMA khususnya di Kecamatan Rungkut, terima kasih

Materi PCNU Kota Surabaya

Materi Kapolsek Rungkut

Jadwal Musker

Tata Tertib Musker

Susunan Pengurus MWC NU Rungkut

https://drive.google.com/file/d/1hakoRZ36zGuJ6WEl_ONXW7vchUmn8U_c/view?usp=drivesdk

Susunan Panitia Musker

SUSUNAN PANITIA PELAKSANAAN MUSYAWARAH KERJA

PENGURUS MWC NU

KECAMATAN RUNGKUT, KOTA SURABAYA

PELINDUNG :

  1. Rais Syuriah MWC NU Kec. Rungkut 
  2. Ketua Tanfidziyah MWC NU Kec. Rungkut

STEERING COMMITTEE

Koordinator Steering Committee : Machrus Ihtichsan, S.Ag

Anggota Steering Committee :

  1. Drs. H. Abdul Mujib, HU. (Ex Officio)
  2. Moch. Yusuf, S.Ag 
  3. H. Ali Mahsun 

ORGANIZING COMMITTEE 

Ketua Panitia : Ibnu Hajar, SH

Wakil Ketua    : Sugiono 

Sekretaris        : Onny Fahamsyah, ST.,MT.               

Bendahara : Mas’ud Mahmud Rowi


SEKSI-SEKSI :

PERLENGKAPAN : Ach. Sobirin, Cholis, 

KESEKRETARIATAN : Syafiq, Ray Mustakim

KONSUMSI  : Ir. H. Moch. Sueb, 

HUMAS : Rozy, Zaman.

PUDEKDOK  : Ali Yusro, S.Ag, Yasin

ACARA  : Moch. Nawawi, S.Ag, Nur Sikin, S.Pd.I

PENGGALI DANA  : Bushro, H. Fauzan, Fatah.

KEAMANAN : Satkoryon Banser, Pagar Nusa

KESEHATAN : Fandi (Pagar Nusa)


Draft usulan Komisi A : Organisasi (berisi Ketua Tanfidziyah PRNU dan Jajaran Tanfidziyah MWC NU, Banom PAC Rungkut tentang visi misi, garis besar pedoman organisasi, dst)

KOMISI ORGANISASI

MUQODDIMAH

Nahdlatul Ulama sebagai Jam’iyah Diniyah Ijtimaiyah Ahlusunnah Wajama’ah yang memberi maslahah bagi Umat menuju Masyarakat yang Sejahtera, berkeadilan dan Demokratis.

Maka perlu adanya rumusan Organisasi sebagai langkah aturan terhadap Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Rungkut Kota Surabaya PERIODE 2019 – 2022

Didasarkan kepada identifikasi berkembangngnya Isu stratregis yang menjadi pertimbangan atas lahirnya kebijakan dalam menjalankan Amanah Nahdlatul Ulama di Kecamatan Rungkut Kota Surabaya

Sehingga dibutuhkan garis-garis Organisasi untuk menjabarkan dan menjalankan sesuai dengan kondisi wilayah di masing-masing  daerah.

I. INTEGRITAS KEGIATAN

Perangkat Nahdlatul Ulama Majelis Wakil Cabang Kecamatan Kota Surabaya yang tersusun dengan beberapa Lembaga dan Banom, 10 Ranting, masing-masing memiliki aktivitas dan program sesuai dengan bidang masing-masing.

untuk mensinergikan antara perangkat tersebut, maka perlu diadakan kebijakn organisasi, yang bertujuan dapat melaksanakan dan kerjasama agar tidak ada kesan berjalan sendiri-sendiri, bahkan akan terjadi tumpang tindih antara satu dengan lainnya

Berangkat dari Musyawarah Kerja ini perlu adanya kebijakan Organisasi tentang kordinasi dan sinergi dalam menjalan Program yang nuansanya sama, dimulai sejak dari perencanakan dari komisi Program yang dibahas hari ini. 

Dalam upaya untuk pembinaan dan pengembangan Lembaga dan Banom. Maka perlu diadakan serangkaian pertemuan yang bersifat sebagai berikut :

A, Secara Formal

B. Secara Non Formal

C. Kondisional 

Dalam rangkah untuk mempermudah menjalankan Kinerja Organisasi antar Lembaga, Pengurus Ranting dan Banom, maka dibuatlah penanggung Jawab Kordinator Bidang (KORBID), agar mempermudah dan memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap Pelaksanaan Kegiatan, sebagai bentuk keabsahan maka di keluarkan Surat Keputusan

II. RANGKAP JABATAN

  1. Menerapkan Peraturan Rangkap Jabatan Sesuai Pasal 51 ART-NU dan Pasal 12 POA - NU pada semua tingkatan Kepengurusan NU dan Banom
  2. Pengurus yang terlibat dalam POLITIK PRAKTIS baik mencalonkan diri dalam jabatan Politik atau menjadi Tim Sukses dalam kontestasi Politik diharuskan 

     A. Mengundurkan Diri

     B. Mengajukan Cuti

III. PERGANTIAN ANTAR WAKTU

  1. Keabsahan Pengurus NU memiliki standart yang Baku, demikian penyusunan dan pergantian antar waktu Pengurus, maka diperlukan Surat Keputusan sesuai dengan aturan organisasi yang ada. Aturan Organisasi tersebut diatur dalam BAB XVII, Pasal 52 (ART-NU) dengan Rekomendasi sesuai dengan jenjangnya, Demikian juga dengan Perubahan Pergantian Pengurus antar waktu diperlukan surat pengesahan yang berlaku di Organisasi
  2. Jika terjadi sengketa, maka akan menghambat proses pengajuan berlarut-larut dan            dapat menunda Rekomendasi dan surat keputusan
  3. Batas waktu penundaan sebagai  III.2., maka batas waktu penundaan 1 (satu) bulan tanpa Rekomendasi perlu di cabut, Penerbitan surat Pengesahan tanpa adanya Rekomendasi yang bukan menyelesaikan masalah akan tetapi memunculkan permalahan baru
Usulan lanjutan :

  1. Agar pengurus MWC NU RUNGKUT menyikapi dengan seksama dan adil thd musim kampanye antara person dan kelembagaan dan Banom NU.
  2. Memberikan pengertian ttg dukung mendukung capres, caleg dan atau calon yg lain.
  3. Sementara tdk ada sanksi dari lembaga thd kader atau Banom yg terindikasi turut dukung mendukung.
  4. Sementara yg paling dikalahkan adalah keluarnya kader dari kepengurusan. Bgmn Agar tdk terjadi.
  5. Tentang kontrak politik....... Kayaknya ya cuma janji janji..... (Kecuali yg sdh jelas)
  6. Agar lebih sering mengkaji AD/ART NU sbg pokok hukum perjalanan organisasi NU dan Banom. Mungkin sering kumpul bareng, bedah buku, kajian dll
  7. Pola kaderisasi berjenjang agar alumni pengurus banom dapat berlanjut ke banom di atasnya hingga ke pengurus NU tidak terputus.

Draft usulan Komisi B : Program Kerja (berisi personal lembaga MWC NU Rungkut)

KOMISI PROGRAM

A. IDENTIFIKASI MASALAH

Dalam kerangka mencapai tujuan Majelis wakil cabang Nahdlatul ulama kecamatan Rungkut kota Surabaya, baik jangka pendek. Menengah, dan jangka panjang masa khidmat 2019 – 2019, menemukan Isu strategis yang menjadi pertimbangan kebijakan program selama periode kepengurusan, isu-isu strategis yang di maksud untuk merealisasikan Program-program NU. Beberapa isu strategis diantaranya :

  1. Penguatan terhadap Faham Aswaja An Nahdliyah
  2. Penguatan organisasi dan Kelembagaan 
  3. Pengembangan sumberdaya Manusia (SDM)
  4. Penguatan sector Ekonomi 
  5. Penguatan Sektor Pendidikan
  6. Penguatan Bantuan Hukum
  7. Pengembangan Pelayanan bidang Da’wah
  8. Pengembangan sector Kesehatan

B. PROGRAM DASAR MWCNU KECAMATAN  RUNGKUT

Perumusan Progaram Dasar MWC NU Kecamatan Rungkut Kota Surabaya Masa Khidmat 2019-2024, didasarkan pada Isu strategis, adapun rician Program dasar dari isu strategis sebagaimana berikut :

PENGUATAN FAHAM ASWAJA An NAAHDLIYAH

  1. Penguatan dan Penyebaran Faham ASWAJA An-Nahdliyah kepada Warga NU secara Massif hingga ke akar Rumput (grass root)
  2. Pengembangan strategi dakwah yang bersifat Rahmatan lilalamin
  3. Penguatan dan pengembangan pemikiran Keagamaan yang kontektual

PENGUATAN ORGANISASI dan KELEMBAGAAN

  1. Penyusunan dan pembuatan Standart Operating Procedure (SOP) Organisasi
  2. Penataan dan Penguatan managemen Kelembagaan
  3. Mobilisasi dan mengelola Aset untuk kebutuhan Fundraising (Peningkatan sumberdaya) dan Filantropi (Pengembangan Usaha)

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA (sdm)

  1. Penataan kelembagaan dan peningkatan kualitas di bidang pendidikan
  2. Penataan Kaderesasi secara priodik, simultan dan berkesinambungan

A. LPdd

  1. Peningkatan SDM yg terukur. (Lg jd sorotan publik Tingkat kota kemenangan tim MTQ Rungkut maka atensi thd hal tsb agar lebih diprioritaskan dan ditingkatkan dan agar digelar lomba MTQ Tk. kelurahan.
  2. Membuka bimbingan belajar

B. L Dakwah

  1. Menjaring alumni Pondok pesantren
  2. Khotmil Qur'an Rutin di MWC
  3. Penyaluran Khotib dan Dai MWC

C. LBH

  1. Memberikan advokasi hukum permasalahan, misalnya konflik dengan faham Wahabi Salafi 

D. Lazisnu

  1. Penerbitan SK Lazisnu ranting2 secara kumulatif
  2. Koordinasi dan komunikasi dg UPZ Kec. Rungkut
  3. Sharing program dg BAZNAS kota

E. LWf (Wakaf)

  1. Upaya sertifikasi Aset NU ranting dan MWC (balik nama ke NU)
  2. Upayakan Wakafisasi lembaga dan atau musholla pada NU
  3. Sosialisasi perwakafan (buat seminar Wakaf)

F. Lesbumi

  1. Optimalisasi Seni budaya Banom NU
  2. Mengadakan kegiatan kolaborasi Seni budaya

G. LTM (Takmir)

  1. Mengadakan seminar ketakmiran
  2. Upaya Masjid sebagai pusat koordinasi dan konsolidasi kegiatan dan informasi NU
  3. Koordinasi dg DMI pada tingkatan nya

H. LPNU (Ekonomi)

  1. Sosialisasi E-Peken pada pegiat UMKM
  2. Inventarisasi data UMKM Nahdliyyin SE kec. Rungkut
  3. Membentuk koperasi MWC NU RUNGKUT

Lanjutan usulan :

  1. Agar tiap lembaga berupaya membuat proker sesuai dengan sektor teritorial di kecamatan (berbasis area), seperti teritorial pengembangan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan dll.
  2. Setiap lembaga agar membuat proker yang sifatnya efektif minim 2 atau 3 proker yang mampu dilaksanakan dengan sistem eksidentil maupun Insidentil.
  3. Pengurus lembaga bersama ketua Tanfidziah dan koord lembaga. Untuk bersinergi dengan proker pemerintahan setempat, agar sejalan seirama agenda NU dan pemerintahan


Draft usulan Komisi C : Rekomendasi (berisi para Syuriah PRNU dan Syuriah MWC NU)

Agar berfikir dan memberikan solusi :

  1. Kantor NU ranting
  2. Kebersihan kantor
  3. Full timer kantor
  4. Fasilitas fasilitas, komputer WiFi dan printer
  5. Membahas permasalahan fiqih kontemporer
  6. Pengajian pada penghuni apartemen 

Agar memberikan rekomendasi terhadap :

  1. Keaktifan pengurus NU ditiap tingkatan yang non aktif
  2. Para pengurus ditiap tingkatan yang membawa atribut ke NUan pada masa masa pemilu, pilkada dan pileg.
Buku Materi ;

Persiapan Musker MWC NU Rungkut

Gantt Chart Persiapan menuju pelaksanaan Musker MWC NU Rungkut :

  1. Penyelesaian draft proposal
  2. Kelengkapan personil panitia
  3. Draft garis besar acara raker
  4. Draft Pembahasan penyampaian Tata tertib
  5. Draft Pembahasan sidang pleno I : Presentasi Program kerja masing-masing bidang
  6. Draft Pembahasan sidang pleno II : Paripurna Pengesahan Sidang Komisi & Membangun Komitmen serta Rencana Tindak Lanjut
  7. Draft Komisi A : Organisasi (berisi Ketua Tanfidziyah PRNU dan Jajaran Tanfidziyah MWC NU tentang visi misi, garis besar pedoman organisasi, dst)
  8. Draft Komisi B : Program Kerja (berisi personal lembaga MWC NU Rungkut)
  9. Draft Komisi C : Rekomendasi (berisi para Syuriah PRNU dan Syuriah MWC NU)
  10. Konten Pertanyaan Google Form untuk menjaring usulan : Komisi A, Komisi B, Komisi C

Perlengkapan : 

  1. Sound - Pak Yusuf
  2. Pembagian kamar dan ruang kegiatan - Cak Syafik
  3. Skenario angkutan kendaraan peserta : Pak Sugiono 
  4. Kumpul peserta di Pasar Soponyono 
  5. Pataka bendera - Ray Mustaqim 

Humas : 

  1. Penyebaran undangan peserta Raker 
  2. Presensi personil kepastian yang bisa hadir raker

Acara : 

  1. Pemberangkatan panitia jam 09.00 dari MWC NU Rungkut : Cak Mujib, Cak Syafik, Cak Ud, Cak Ibnu, Cak Ray, Cak Fandi, Cak Machrus, Agung, Paito (pasang umbul-umbul, pasang backdrop, setting sound, LCD, setting kamar,)
  2. Keberangkatan jam 14.00 - 15.00 : H. Fauzan, Abah Sueb, Cak Sobirin, Onny. ( Mengangkut peserta wanita)
  3. MC : Ning Fit Fatayat 
  4. Pimpinan sidang pleno (kondisional pengurus MWC)
  5. Kontak keynote speaker dari PCNU (cak Mujib)
  6. Ke Camat ( Abah Sueb )
  7. Kapolsek ( cak Mujib)


Pubdekdok : ( cak Shobirin)

  1. Backdrop,
  2. Kamera foto, 
  3. Vandel
  4. Kartu tanda peserta
  5. Bendera dan tiang dipasang dipinggir akses ke lokasi Musker ( Ansor, PN, Ray dsb)

Sekretariatan : 

  1. Printer - Pak Sobirin
  2. Laptop - pak Yusuf, 
  3. Kertas - Pak Sobirin 

Alat tulis, 

  1. Pembagian anggota komisi, 
  2. Penyiapan materi tatib dan rancangan progker

Penggali Dana : 

  1. Memastikan terpenuhinya neraca anggaran kebutuhan kegiatan

Kesehatan : 

  1. Obat-obatan P3K (Mas Fandi) 

Keamanan : 

  1. Jadwal piket jaga keamanan (Ansor dan PN)
Lain - Lain 
  1. Persiapan kopi untuk jaga malam, asumsi pesan ke ibu hotel
  2. Persiapan bawa mie kardus (cak mahrus)
  3. Baju batik untuk 25 orang panitia (50% dana dari mas Ibnu, dari Abah Sueb Rp. 500ribu)

Survey pemantapan lokasi Musker (berangkat Rabu, 20 Juli 2022, jam 13.00, kumpul di gubug, mobil Abah Sueb, personil : Abah Sueb, Cak Mujib, Ibnu, Yusuf, Syafik, Machrus, Cak Ud)

Pelaksanaan Raker : 

Sabtu - Ahad, 23-24 Juli 20222

Kumpulan arsip :

https://drive.google.com/drive/folders/1hZG1jedf_LEzD5CduDhiFtUP6ff-T06y


Tatib :

https://docs.google.com/document/d/1Eo5FHKbVzqyAlGTY6fHSVxrdGiKu3qT8/edit?usp=drivesdk&ouid=116267593176485391326&rtpof=true&sd=true


Proposal dan acara

https://docs.google.com/document/d/1EfC9t_NjFaPvrjeYhppXDO9z9F2U4cYe/edit?usp=drivesdk&ouid=116267593176485391326&rtpof=true&sd=true


Susunan pengurus MWC NU Rungkut

https://drive.google.com/file/d/1hakoRZ36zGuJ6WEl_ONXW7vchUmn8U_c/view?usp=drivesdk

Materi Rapat Briedfing Persiapan MUSKER MWC NU Rungkut :

Sabtu, 23 Juli 2022

Ceklis Persiapan 

Pukul 09.00 di Gubug 

List Persiapan Panitia :

  1. 80 kotak Snack pembukaan (Cak Ud) 
  2. Pataka (Machrus)
  3. Bendera penunjuk jalan (Agung-Paito)
  4. Spanduk selamat datang (Shobirin)
  5. Cetak buku materi (Shobirin)
  6. Laptop (Onny) 
  7. LCD (Yusuf) 
  8. Backdrop (Shobirin)
  9. Pembagian kamar (Syafik)
  10. Sewa satu elf utk peserta (cak Mujib)
  11. Obat P3K (Fandi-PN)
  12. Tiga Kabel olor  (Ray)
  13. Printer (Shobirin)
  14. Konfirmasi parkir di Soponyono bagi yang titip motor (Cak Mujib)
  15. Forum Curiculum vitae, Absen kehadiran, absen Komisi dan pleno, data pembagian kamar panitia, peserta pria, satu untuk VIP dan satu kamar Putri (Onny & Syafik)
  16. Bisyaro qori, pemateri,. dan ROIS PCNU (Cak Ud)
  17. Block Note dan bolpoin, map plastik ( cak mahrus)

Bagi personal yang berangkat sebelum pukul 15.00 dikenal sebagai Tim Landing / Tim Pendarat

Mobil Cak Mujib 4 seat (23/7/2022 berangkat pukul 09.00 pagi) kumpul di gubug 

  1. Cak Mujib
  2. Agung
  3. Paito
  4. Syafik

Mobil Ning Fit 4 seat  (23/7/2022 berangkat pukul 09.00 pagi) kumpul di gubug 

  1. Ning Fit
  2. Hj. Tutik

Mobil Cak Machrus 4 seat (23/7/2022 berangkat pukul 09.00 pagi) kumpul di gubug 

  1. Cak Machrus
  2. Fandi (PN)
  3. Ludi (PN)
  4. Yusron Nafik (Ansor)
Mobil cak Wignyo berisi Banser pukul 09.00 dari gubug

Mobil Cak Yusuf 7 seat (23/7/2022 berangkat pukul 15.00) dari gubug 

  1. Cak Yusuf
  2. H. Lutfi
  3. Malik
  4. Ludi (PN)
  5. Qilmi
  6. Nursikin
  7. Ray

Mobil Cak Ibnu 2 seat (23/7/2022 berangkat pukul 09.00 pagi) dari gubug

  1. Cak Ibnu
  2. Cak Mas'ud 

Mobil H. Fauzan 7 seat (23/7/2022 berangkat pukul 15.00 sore) dari gubug

  1. H. Fauzan
  2. Onny
  3. Abil
  4. Sobirin
  5. Ali A'rof
  6. Istri Ali A'rof 
  7. Fathir Zulfiyan Alfi

Mobil Abah Sueb 4 seat (23/7/2022 berangkat pukul 13.00)

  1. Abah Sueb
  2. Moch. Hasim (Pondok Boro)
  3. H. Busro (Pondok Boro)
  4. Agus Dwiyanto (Pondok Boro)
  5. Suyono (Pondok Boro)
  6. Rohasan (Pondok Boro)

Mobil Mufti Fathillah 4 seat jam 15.00 kumpul di MWC

  1. Mufti Fathillah. (Ansor)
  2. Muhaimin (Ansor)
  3. Akh. Danial (Ansor)
  4. Idos

Mobil Rungkut Kidul 7 seat (23/07/2022) berangkat sore :

  1. Ali Saifullah
  2. Musyafa Maulana
  3. Abdullah Anas
  4. Choirul Anwar
  5. Saikhul Azizi
  6. Nurus Sobakh
  7. Maskurul Ahzab

Ikut Transportasi Panitia (Chakim)  (23/07/2022) berangkat 15.00 wib dari gubug

  1. Chakim
  2. Ibu Choiruroh (Muslimat)
  3. Ibu Ely Afifah (Muslimat)
  4. Ibu Eny (Muslimat)
  5. M. Zainudin


Pukul 12.30 - 17.30 Tugas Tim Landing :

  1. Pemasangan tempelan : pembagian kamar 
  2. Pemasangan Spanduk 
  3. Pemasangan backdrop
  4. Pemasangan pataka
  5. Pemasangan bendera petunjuk di pinggir jalan
  6. Setting sound
  7. Setting layar LCD
  8. Penataan Snack pembukaan
  9. Menerima kedatangan peserta dan mengarahkan ke kamarnya masing-masing (Syafik)
  10. Mas Ibnu & Cak Ud konfirmasi hotel tentang kesiapan makan malam
Pukul 15.00 - 17.30
Tim Sapu memberangkatkan peserta pukul 15.00 kumpul digubug (Onny, Shobirin)

ISHOMA 
Pukul 17.30 - 18.30
  1. Tim Giat (Onny, Yusuf, Machrus) mengarahkan peserta bersih-bersih diri
  2. Mempersiapkan areal sholat Maghrib berjamaah pada aula (Ansor - PN)
  3. Personil Perangkat sholat berjamaah : Imam, Muadzin, kondisional.
  4. Tim Giat mengarahkan all personil makan malam 
Persiapan Pembukaan
Pukul 18.30 - 19.00
  1. Cek Sound
  2. Cek LCD proyektor
  3. Cek meja Snack pembukaan
  4. Cek buku Materi 
  5. MC : Ning Fit Fatayat 
  6. Dirigen : Hj. Tutik Hernawati Fatayat 
  7. Qori : Fathir 
  8. Bila memungkinkan all personil sholat isya berjamaah dan tidak berpindah tempat setelahnya.
Pembukaan
19.00 - 20.45
  1. MC, Dirigen, Qori sudah siap dilokasi
  2. Rois, Katib, KeTan, SekTan, KePan berada di tempat kehormatan 
  3. Pukul 19.00 - 19.10 : Muqodimah MC
  4. Pukul 19.10 - 19.20 : Pembacaan ayat suci Al-Quran
  5. Pukul 19.20 - 19.30 : menyanyikan lagu Indonesia raya dan Yalal Wathon
  6. Pukul 19.30 - 19.40 : Sambutan Ketua Panitia
  7. Pukul 19.40 - 20.00 : Sambutan Ketua MWC
  8. Pukul 20.00 - 20.20 : Sambutan PCNU
  9. Pukul 20.20 - 20.40 : Sambutan Camat sekaligus membuka resmi Kegiatan 
  10. Pukul 20.40 - 20.45 : Doa oleh Rois MWC NU Rungkut 
  11. Mas Ibnu dan Cak Ud konfirmasi hotel tentang persiapan Coffee Break 
Coffee Break
20.45 - 21.00

Pleno I : Tata Tertib 
21.00 - 21.30
  1. KePan dan SC (Cak Machrus, Cak Yusuf) mempersiapkan diri di lokasi
  2. Audien telah menerima buku materi musker
  3. Onny mengkonfirmasi kesiapan pemateri PCNU 
Pleno II : Materi PCNU
Pukul 21.30 - 22.45
  1. Materi Aswaja 
  2. Moderator : Nur Sikin 
Evaluasi Panitia
Pukul 22.45 - 23.15
  1. Laporan komplain dan kekurangan selama pelaksanaan hari pertama
  2. Mempersiapkan teknis untuk hari kedua
  3. Istirahat dan acara bebas
Ahad, 24 Juli 2022
  1. Pukul 03.30 : Bangun pagi dan bersih-bersih diri
  2. Pukul 04.15 : Ansor dan PN menyiapkan areal Shubuh bersama
  3. Pukul 04.30 - 04.45 : Sholat Shubuh berjamaah. Imam dan Muadzin kondisional
  4. Pukul 04.45 - 05.00 : Ansor dan PN menyiapkan perangkat senam pagi
  5. Pukul 05.00 - 06.00 : Senam pagi yang dipimpin Ansor dan PN
  6. Pukul 06.00 - 06.30 : Mas Ibnu dan Cak Ud konfirmasi ke hotel persiapan makan pagi
  7. Pukul 06.00 - 07.00 : Bersih diri dan makan pagi
Persiapan Pleno III
Pukul 07.00 - 07.30 : 
  1. Cek Sound
  2. Cek LCD proyektor
Pleno III
Pukul 07.30 - 09.00
  1. Komisi A : dipimpin Cak Mujib dan Cak Machrus
  2. Komisi B : dipimpin Cak Ud dan Cak Syafik
  3. Komisi C : dipimpin H. Lutfi dan Cak Yusuf 
  4. Mas Ibnu konfirmasi untuk Coffee Break
Coffee Break
Pukul 09.00 - 09.30

Pleno IV
09.30 - 11.00
  1. Pengesahan sidang komisi
  2. Pimpinan sidang paripurna : Ketua - Sekjen
  3. Pembacaan konsideran keputusan 
Penutupan
11.00 - 11.30
  1. MC : Ning Fit Fatayat 
  2. Closing statement dan Doa : Rois MWC
  3. Mas Ibnu konfirmasi persiapan makan siang
ISHOMA
11.30 - 12.30
  1. Konfirmasi angkutan pulang peserta 
  2. Sholat Dhuhur & Sayonara 

Rabu, 06 Juli 2022

Workshop IKM di SMK 6 Surabaya


Laporan Ketua MKKS SMK Negeri Kota Surabaya 

kepala sekolah, wakakurikulum, staf, kepala prodi, dan kepala bengkel

Menyiapkan berkaitan pembelajaran melayani anak-anak sesuai karakteristik dan budaya yang berbeda-beda 

Sambutan Kacab Dinas Pendidikan sekaligus membuka acara

Perubahan kurikulum yang telah mengalami berbagai episode CBSA, Life Skill, KBK, KTSP, K-13, hingga edisi Kurikulum Merdeka

Perubahan kurikulum merupakan kebutuhan dan menyikapi perubahan yang terjadi 

Tugas Guru mentransformasi ilmu, merencanakan pembelajaran, pelaksanaan hingga evaluasi

Penyesuaian secara substansi tidak perlu lama, seperti nyetir mobil. Apapun merk-nya tidak perlu lama

Sekolah jalur mandiri belajar, berubah, berbagi

Sekolah penggerak dan Pusat Keunggulan sudah full menggunakan kurikulum merdeka 

Saat diberi kebebasan terkadang menjadi bingung, dimulai dari mana melangkah

Maka cari sebanyak mungkin platform dan mengkondisikan di sekolah masing-masing

Materi dari Bu. Peny Iswindarti, S.Kom.,MT.

Belajar mandiri melalui platform, kelompok diskusi dari berbagai sumber

Dirjen GTK lebih aktif pada laman :  guru.kemendikbud.go.id

Instrumen Guru : Assessment siswa, pelatihan mandiri, perangkat ajar, video inspirasi 

Siswa harus punya Value : literasi, numerasi, kesehatan mental, sosial emosional 

Materi :

https://drive.google.com/drive/folders/1QNpQCar7JqX_J-IpdDb4JVWc2CdNpxjG?usp=sharing

IKM berdasarkan kesiapan pendidik dan satuan pendidikan untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan dirinya untuk melakukan yang terbaik dalam mengimplentasikan kurikulum 


Tugas :

Assessment diagnosis untuk kepekaan murid yang berbeda-beda 

Rabu, 29 Juni 2022

MODUL AJAR

 Tujuan Pembelajaran 

  1. Peserta didik memahami proses Laboratorium kimia analisis
  2. Peserta didik menganalisis industri yang melibatkan kimia analisis
  3. Peserta didik mengaplikasikan perawatan peralatan kimia analisis
  4. Peserta didik memahami Pengelolaan sumber daya manusia dengan memperhatikan potensi dan kearifan lokal

MATERI PEMBELAJARAN

1. Wawasan Industri Manufaktur di Bidang Kimia Analisis

Manufaktur menjadi salah satu bisnis di Indonesia yang terus memperlihatkan perkembangannya, perusahaan ini mengubah bahan mentah menjadi sebuah barang jadi yang memiliki nilai jual tinggi dan dapat langsung digunakan oleh konsumen.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan di bidang kimia analisis adalah Mata Rantai Pasok (Supply Chain), perawatan peralatan dan bahan untuk analisis, dan pengelolaan sumber daya manusia dengan memperhatikan potensi dan kearifan lokal.

Beberapa bidang jasa yang bisa dilakukan di bagian kimia analisis adalah berupa jasa layanan analisis kimia baik itu di industri, laboratorium penelitian atau jasa laboratorium analisis mandiri. Perhatikan contoh lingkungan laboratorium di bawah ini.

Gambar 1.5. Laboratorium kimia.

Diunduh dari : modern-chemical-laboratory-the-interior-of-the-room-is-equipped-for-scientific-research-R1E8H0.jpg

Untuk melengkapi pengetahuan kalian silahkan lihat video tentang supply chain dengan alamat : https://youtu.be/8WpvdTATtPI

Kearifan lokal sudah terjadi turun-temurun di Indonesia yang mempunyai kepribadian budaya yang adhiluhung tetapi juga mampu menyerap dan mengolah budaya asing menjadi watak dan ciri dari budaya bangsa itu sendiri.

Baca selengkapnya di artikel "Pengertian Kearifan Lokal: Fungsi, Karakteristik, dan Ciri-Cirinya", dengan alamat laman :

Mengenai penataan, penyimpanan dan perawatan alat dan bahan di laboratorium kimia dibahas tersendiri pada bab berikutnya, sedangkan beberapa industri manufaktur dan rekayasa yang ada di Negara kita dapat kalian lihat pada laman berikut ini. https://salamadian.com › perusahaan-manufaktur

PERUSAHAAN Manufaktur: Pengertian, Proses & Contoh .

Industri manufaktur diatas banyak memerlukan tenaga kerja baik dari lulusan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), D-III atau Sarjana. Untuk menunjang pendidikan kalian di SMK Program Keahlian Kimia Analisis maka perlu kalian persiapkan mata pelajaran di Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) untuk mempelajari mata pelajaran di SMK selanjutnya, diantaranya Bahasa Inggris, Matematika, Biologi dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

2. Perkembangan Teknologi Dan Isu - Isu Global Di Bidang Kimia Analisis.

Teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat dari yang konvensional atau manual sampai ke digital. Revolusi industri dari 1.0 dan sekarang sudah sampai 4.0 yang semuanya serba digital. Lihat dan pelajari video berikut tentang revolusi industri dengan alamat : https://youtu.be/m0SL3mPT_d8 buatlah kesimpulan tentang dampak yang ditimbulkan adanya revolusi industri baik positif maupun negatif.

Ilmu kimia berperan dalam menyelesaikan masalah global, meliputi masalah di bidang lingkungan hidup, kedokteran, geologi, biologi, dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Pemanasan global, perubahan iklim, pencemaran lingkungan, merupakan salah satu hal terjadi sampai sekarang ini. Lihatlah efek pemanasan global di laman youtube dengan alamat : https://youtu.be/ekL8VTgjFP0.

Program langit biru, energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan semakin dibutuhkan demi keberlangsungan hidup manusia dimuka bumi ini. Perhatikan, lihatlah video berikut ini tentang Product

Life Cycle, dengan alamat laman https://youtu.be/6Q35F6mpg68buatlah analisis kira-kira 5 tahun kedepan produk apa saja yang akan mengalami kondisi seperti itu.

3. Memahami profesi dan kewirausahaan (job-profile dan technopreneurship), serta peluang usaha di bidang kimia analisis;
Technopreneurship adalah entrepreneurship dalam bidang teknologi di mana keahlian yang dibutuhkan tak lagi hanya wirausaha, tetapi juga pengetahuan akan teknologi mutakhir. Saat ini, istilah technopreneur dikenal bagi seorang pengusaha startup atau bisnis rintisan yang memanfaatkan teknologi sebagai basis bisnisnya.

Di era teknologi ini, tentu technopreneurship adalah suatu halyang tak mungkin lagi dianggap sepele. Technopreneurship memiliki peran penting dalam memanfaatkan teknologi untuk mempermudah berbagai tujuan dan dapat dilakukan di bidang analis kimia. Beberapa manfaat yang membuat technopreneurship penting adalah menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal, diversifikasi dan desentralisasi bisnis, Perkembangan teknologi, peningkatan ekonomi, mendorong kewirausahaan

Ayo kalian lihatlah video pembelajaran dengan alamat : https://youtu.be/J4qHVTNEM0Y tentang lulusan kimia analisis. Pelajari dengan cermat agar kalian semakin memahami hal tersebut. Misalkan dengan kemampuan analis kimia kalian dapat bekerja di laboratorium kimia analisis ( quality controle ) di berbagai industri ataupun mendirikan perusahaan sendiri, misalnya membuat produk kosmetik, hand sanitizer, sabun, larutan pencuci, obat herbal, atau yang lainnya.

Sebagai seorang analis kimia kalian seharusnya juga mempunyai soft skill yang mumpuni untuk bisa bersaing di dunia kerja. Pasalnya, nilai akademik dan hard skill saja memang tidak cukup. Adapun generasi milenial memiliki jiwa kompetisi yang kuat. Jadi, tanpa soft skill, kalian bisa kalah saing dengan orang lain. Komponen soft skill yang harus dimiliki oleh seorang analis kimia adalah berpikir kritis, komunikatif, mengakses , menganalisis, mensintesis informasi, rasa ingin tahu, kreatif, inovatif, memiliki jiwa kepemimpinan, adaptasi dengan dunia kerja, kolaborasi, public speaking, manajemen waktu, networking, untuk lebih memahami soft skill kalian bisa mencari di media sosial dengan alamat : https://glints.com/id/lowongan/soft-skill-untukprofesional-muda/#.YNqEpK8zbDc

4. Memahami teknik dasar proses produksi pada industri manufaktur dan laboratorium kimia analisis;

Proses produksi yang dilakukan di industri manufaktur diawali dengan analisis bahan baku, proses produksi manufaktur, analisis produk setengah jadi dan bahan jadi agar kualitas produknya terjaga, dari keempat langkah tersebut ada tiga langkah yang memerlukan jasa seorang analis kimia untuk menganalisis bahan atau produk tersebut.

Langkah kerja yang dilakukan seorang analis kimia di laboratorium

Ayo kalian lihatlah video pembelajaran dengan alamat : https://youtu.be/Dg9SnG5TWD0 tentang lulusan kimia analisis.Pelajari dengan cermat agar kalian semakin memahami hal tersebut. Sebagai seorang analis kimia hal-hal yang harus diperhatikan pada kemampuan dasar yaitu Pemahaman secara komprehensif melalui kegiatan praktikal yang mencukupi fase pengenalan terkait dengan seluruh proses penerapan kimia dasar, pengenalan alat laboratorium dan instrumen, praktek kalibrasi alat ukur dan instrumen, praktek penggunaan, penataan dan perawatan alat laboratorium serta instrumen, penyimpanan alat, bahan kimia sesuai dengan ketentuan Material Safety Data Sheet (MSDS), membuat larutan standar dan pelabelan, penerapan pengelolaan limbah.

B. Tugas Mandiri

Salah satu tugas seorang analis kimia adalah menganalisis bahan baku, bahan setengah jadi atau produk di industri, ayo tuliskan contoh beberapa profesi kimia analisis di industri atau berwirausaha dan perkembangan teknologi serta isu-isu global yang kemungkinan terjadi di industri atau wirausaha tersebut , dan buatlah dalam

Senin, 27 Juni 2022

Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka


SMK Negeri 5 Surabaya, 27 - 29 Juni 2022 

Peny Iswindarti, S.Kom, MT

Widyaiswara Ahli Madya

BBPPMPV BOE Malang

0821 3156 4877

email : windadimana@gmail.com


Kumpulan materi IKM

https://drive.google.com/drive/folders/1XHQYo06YgAmf_z8oqCqzf_mG-nNRy7E7


Sumber Lengkap Kemendikbud :

https://linktr.ee/k_merdeka

Penjabaran Materi : 

  • Kurikulum yang baik adalah yang sesuai dengan zamannya, maka lepaskan daya tolak perubahan dan merubah mindset
  • Filososfi Ki Hajar Dewantara bahwa didiklah anak sesuai kodrat alam dan kodrat zamannya
  • Pendidikan terjadi dua arah, kolaborasi guru dan siswanya
  • KHD : Memberi ilmu demi kecakapan hidup dalam usaha mempersiapkannya untuk segala kepentingan hidup manusia, baik dalam hidup bermasyarakat maupun hidup berbudaya, dalam arti seluas-luasnya
  • Pendidikan adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak (bukan menuntut)
  • Perubahan sedikitpun pada anak harus diapresiasi, jangan dibandingkan dengan prestasi temannya. tapi bandingkan dengan capainnya masing-masing
  • "sudah dijelaskan koq tanya lagi". tadi tidak mendengarkan ya.....! kalimat tersebut bisa membuat down anak
  • Anak itu dilahirkan dengan garis-garis tipis, tugas kita adalah menebalkannya (mereka memiliki minat dan bakat masing-masing)
  • Kompetensi pendidik salahsatunya mengusai karakteristik peserta didik 
  • Pembelajaran diferensiasi yaitu penugasan sesuai minat dan bakat peserta didik
  • Guru adalah profesi khusus yang dilatarbelakangi oleh minat, bakat, panggilan jiwa, dan idealisme
  • Dokter yang datang adalah orang sakit, sedangkan Guru yang datang adalah anak-anak sehat/waras yang menggantungkan harapannya 

Kurikulum Merdeka
  • Pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi
  • Guru memiliki keleluasaan memilih perangkat mengajar
  • Membentuk profil pelajar pancasila
  • Spektrum keahlian Kepmendikbud Nomor 56/M/2022
  • Pedoman dan Panduan : Panduan pembelajaran dan Assesmen, projek penguatan profil pelajar pancasila, kurikulum operasional satuan pendidikan (KOSP)
  • KOSP : Karakteristik satuan pendidikan, visi dan misi satuan pendidikan, tujuan program keahlian, pengorganisasian pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, perangkat/modul ajar, evaluasi pembelajaran
  • Mendasari anak didik kita dengan "value"
  • Pakar Pendidikan Australia, "Saya lebih kuatir jika siswa tidak bisa antri, daripada tidak bisa matematika." Budaya antri melibatkan disiplin, kerjasama, kesabaran
  • Guru Matematika, Bahasa Inggris bisa kolaborasi dengan guru kejuruan mengajarnya pada bengkel, laboratarium kimia, d.l.s.b. Agar siswa memiliki value. Bisa mengoperasikan peralatan dan juga menjelaskan dengan bahasa Inggris
  • Dasar matematika integral berfungsi untuk apa pada siswa otomotif, kimia industri/analisa dan seterusnya ?
  • Softskill melatih anak pandai berbicara, pandai mendengar (menghargai pendapat orang lain)


  1. Struktur kurikulum merdeka (Pembelajaran Intrakurikuler)
  2. Capaian pembelajaran
  3. Pembelajaran dan assesmen
  4. Proyek penguatan profil pelajar pancasila (30% dari total JP per tahun)
  5. Perangkat ajar
  6. Kurikulum opersional satuan pendidikan
  7. Mekanisme implementasi kurikulum merdeka

Spektrum Keahlian :
  • 10 bidang keahlian
  • 50 program keahlian
Fase :
Fase E : Kelas X SMA/SMK/MA/MAK

Fase F : 
  • Kelas XI-XII SMA/MA/MAK
  • Kelas XI-XII SMK Program 3 tahun
  • Kelas XI-XII SMK Program 4 tahun
Capaian Pembelajaran (CP) :
  • kompetensi yang dicapai setelah pembelajaran kurun waktu tertentu
  • apa yang diketahui, dipahami, dan daikerjakan oleh peserta didik dalam periode pembelajaran
CP disusun menggunakan netode Backward Design :
  1. menentukan tujuan akhir
  2. identifikasi hasil yang diinginkan
  3. menentukan bukti dan assesmen
  4. merencanakan tahapan kegiatan pembelajaran
(seperti berkendara, mempunyai kebebasan memilih jalur, cara, dan alat), merujuk pada teori belajar Konstruktivisme pendekatan Understanding by Design

Enam aspek pemahaman :
  1. penjelasan, 
  2. interpretasi, 
  3. aplikasi, 
  4. prespektif, 
  5. empati,
  6. pengenalan diri

Tautan tentang Kurikulum Merdeka pada SMK :

1. Standar Nasional Pendidikan

2. Standar Kompetensi Lulusan

3. Standar Isi

4. Standar Proses

5. Standar Penilaian

6. Spektrum Keahlian, Struktur Kurikulum, dan Linieritas

7. Konsentrasi Keahlian

8. Capaian Pembelajaran

9. Panduan Pembelajaran dan Asesmen

10. Panduan Pengembangan KOS

11, Panduan P5

12. Dimensi, Elemen, Subelemen Profil Pelajar Pancasila

13. Buku Saku Kurikulum Merdeka

14. Platform Merdeka Mengajar

15. Pusat Penguatan Karakter

Selasa, 28 Juni 2022

REFLEKSI:
  1. Peristiwa
  2. Perasaan
  3. Pembelajaran/ pengajaran
  4. Penerapan ke depan / tindak lanjut 

Kenaikan Kelas :
Satuan pendidikan tidak perlu menentukan kriteria dan mekanisme kenaikan kelas. Kenaikan kelas dilaksanakan secara otomatis (automatic promotion).

Pembelajaran dilaksanakan menggunakan prinsip mastery learning yang sangat sesuai dengan pembelajaran berdiferensiasi atau pembelajaran sesuai tahap capaian (teaching at the right level). 

Setiap peserta didik mempelajari tujuan pembelajaran yang sama dalam setiap pertemuan, namun bagi peserta didik yang tidak dapat mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran perlu ditindaklanjuti dengan memberikan perlakukan khusus agar dapat mencapainya. 

Dengan kata lain, tindakan untuk peserta didik yang berisiko tidak seharusnya menunggu hingga tahun ajaran, tetapi perlu segera diberikan. 

Namun demikian, keputusan ini sebaiknya berbagai negara, kebijakan tinggal kelas secara dipertimbangkan dengan sangat hati-hati empiris tidak meningkatkan prestasi akademik mengingat dampaknya terhadap kondisi peserta didik, terutama yang mengalami psikologis peserta didik. 

Selain itu, tinggal kelas kesulitan belajar. Dalam survei PISA 2018, skor juga memberatkan secara ekonomi. Hasil tes capaian kognitif peserta didik yang pernah PISA 2018 menunjukkan bahwa di berbagai tinggal kelas secara statistik lebih rendah negara, mayoritas siswa yang pernah tidak dibandingkan mereka yang tidak pernah naik kelas adalah siswa dari keluarga kelas tinggal kelas (OECD, 2021). Hal ini menunjukkan menengah ke bawah (OECD, 2020). 

Ketika bahwa mengulang pelajaran yang sama selama mereka tinggal kelas, biaya untuk mengulang satu tahun tidak membuat peserta didik satu tahun belajar memberatkan keluarga memiliki kemampuan akademik yang setara sehingga mereka semakin rentan putus sekolah. dengan teman-temannya, melainkan tetap 

Dengan demikian, kebijakan tidak naik kelas lebih rendah. Hal ini dimungkinkan karena yang adalah kebijakan yang tidak efisien. Peserta dibutuhkan oleh peserta didik tersebut adalah didik harus mengulang semua mata pelajaran pendekatan atau strategi belajar yang berbeda, untuk jangka waktu satu tahun penuh, padahal bantuan belajar yang lebih intensif, waktu yang mungkin bukan itu yang menjadi kebutuhan sedikit lebih panjang, namun bukan mengulang belajar mereka. Berikut ini adalah contoh seluruh pelajaran selama setahun.

Tugas :

Contoh tabel


Contoh kalimat tujuan pembelajaran 


PERGANTIAN NAMA ISTILAH dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka

  1. Prota (tetap) 
  2. Promes diganti Prosem (Program Semester)
  3. Silabus diganti ATP (Alur Tujuan Pembelajaran)
  4. KI diganti CP (Capaian Pembelajaran)
  5. RPP diganti Modul Ajar
  6. KD diganti TP (Tujuan Pembelajaran)
  7. KKM diganti KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran)
  8. IPK diganti IKTP (Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran)
  9. PH diganti Sumatif
  10. PTS diganti STS (Sumatif Tengah Semester)
  11. PAS diganti SAS (Sumatif Akhir Semester)
  12. Indikator soal diganti dengan Indikator Asesmen
  13. Penilaian teman sejawat diganti Formatif

 

ALUR PEMBELAJARAN (SILABUS)

Elemen : Proses bisnis secara menyeluruh bidang kimia analisis

Kalimat CP

Pada akhir fase E peserta didik mampu memahami proses bisnis bidang kimia analisis secara menyeluruh termasuk laboratorium kimia analisis, industri yang melibatkan kimia analisis, perawatan peralatan kimia analisis, dan pengelolaan sumber daya manusia dengan memperhatikan potensi dan kearifan lokal

Kompetensi :
  1. Memahami proses
  2. Memahami pengelolaan sumber daya manusia 
Konten/Kata Kunci ::
  1. Laboratorium kimia analisis, industri yang melibatkan kimia analisis, perawatan peralatan kimia analisis,
  2. Pengelolaan sumber daya manusia dengan memperhatikan potensi dan kearifan lokal

Tujuan Pembelajaran 
  1. Peserta didik memahami proses Laboratorium kimia analisis
  2. Peserta didik menganalisis industri yang melibatkan kimia analisis
  3. Peserta didik mengaplikasikan perawatan peralatan kimia analisis
  4. Peserta didik memahami Pengelolaan sumber daya manusia dengan memperhatikan potensi dan kearifan lokal

Dimensi Profil Pelajar Pancasila 
  1. Bernalar Kritis yang ditunjukkan melalui pemahaman tentang proses bisnis bidang kimia analisis secara menyeluruh
  2. Berkebinekaan Global yang di tunjukkan dengan kemampuan mengelola sumber daya manusia dengan memperhatikan potensi dan kearifan lokal.
  3. Kreatif yang ditunjukkan melalui presentasi hasil pengamatan
Perkiraan Jumlah Jam :

Modul bahan ajar:

Elemen : Perkembangan teknologi di dunia kerja dan isu-isu global terkait kimia analisis

Kalimat CP : Pada akhir fase E peserta didik mampu memahami perkembangan teknologi kimia analisis dan isu-isu global seputar laboratorium kimia analisis dan industri yang melibatkan kimia analisis, dari
teknologi konvensional sampai dengan teknologi modern, Revolusi Industri 4.0, teknik digitalisasi, perubahan iklim dan aspek-aspek ketenagakerjaan.

Kompetensi
  1. Memahami perkembangan 
  2. Memahami isu-isu global
  3. Memahami aspek-aspek 

Konten
  1. Teknologi kimia analisis 
  2. Seputar laboratorium kimia analisis dan industri yang melibatkan kimia analisis, dari teknologi konvensional sampai dengan teknologi modern, Revolusi Industri 4.0, teknik digitalisasi, perubahan iklim
  3. ketenaga-kerjaan

Tujuan Pembelajaran :
  1. Peserta didik memahami perkembangan Teknologi kimia analisis
  2. Peserta didik menganalisis isu-isu global Seputar laboratorium kimia analisis dan industri yang melibatkan kimia analisis, dari teknologi konvensional sampai dengan teknologi modern, Revolusi Industri 4.0
  3. Peserta didik memahami aspek-aspek ketenaga-kerjaan
Kata Kunci :
Dimensi Profil Pelajar Pancasila 
Perkiraan Jumlah Jam

Elemen : Teknik dasar proses kerja di bidang kimia analisis

Kalimat CP : Pada akhir fase E peserta didik mampu menerapkan teknik dasar proses kerja di bidang kimia analisis melalui pengenalan dan kegiatan praktik yang mencakup seluruh proses penerapan kimia dasar, penggunaan alat laboratorium dan instrumen, kalibrasi alat ukur dan instrumen, perawatan alat laboratorium dan instrumen, penyimpanan alat, penyimpanan bahan kimia sesuai dengan ketentuan Material Safety Data Sheet (MSDS), membuat larutan dan pelabelan, penerapan konsep mol dan hukum yang berlaku, penerapan Susunan Periodik dan analisis bahan kimia.

Kompetensi
  1. Menerapkan teknik dasar proses
  2. Menerapkan pembuatan
  3. Menerapkan konsep dan hukum
Konten
  1. Kerja di bidang kimia analisis dan praktik Penerapan kimia dasar penggunaan alat laboratorium dan instrumen, kalibrasi alat ukur dan instrumen, perawatan alat laboratorium dan instrumen, penyimpanan alat, penyimpanan bahan kimia sesuai dengan ketentuan Material Safety Data Sheet (MSDS)
  2. Larutan dan pelabelan
  3. konsep mol dan hukum yang berlaku, penerapan Susunan Periodik dan analisis bahan kimia.
Tujuan Pembelajaran 
  1. Peserta didik Menerapkan teknik dasar proses Kerja di bidang kimia analisis dan praktik Penerapan kimia dasar penggunaan alat laboratorium dan instrumen, kalibrasi alat ukur dan instrumen, perawatan alat laboratorium dan instrumen, penyimpanan alat, penyimpanan bahan kimia sesuai dengan ketentuan Material Safety Data Sheet (MSDS)
  2. Peserta didik menerapkan pembuatan larutan dan pelabelan
  3. Peserta didik menerapkan konsep mol dan hukum yang berlaku, penerapan Susunan Periodik dan analisis bahan kimia.
Kata Kunci :
Dimensi Profil Pelajar Pancasila 
Perkiraan Jumlah Jam

Elemen : Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH) dan budaya kerja industri

Kalimat CP : Pada akhir fase E peserta didik mampu menerapkan K3LH dan budaya kerja industri, antara lain : praktik-praktik kerja yang aman, bahaya-bahaya di tempat kerja, prosedur- prosedur dalam keadaan darurat, dan penerapan budaya kerja industri (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), termasuk K3LH pada pengelolaan limbah B3 dan non B3.

Kompetensi
  1. Menerapkan K3LH
  2. Menerapkan Budaya Kerja Industri
Konten
  1. K3LH yaitu praktik-praktik kerja yang aman, bahaya-bahaya di tempat kerja, prosedur- prosedur dalam keadaan darurat dan pengelolaan limbah B3 dan non B3.
  2. Budaya kerja industri, yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin
Tujuan Pembelajaran 
  1. Peserta didik menerapkan K3LH yaitu praktik-praktik kerja yang aman, bahaya-bahaya di tempat kerja, prosedur- prosedur dalam keadaan darurat dan pengelolaan limbah B3 dan non B3.
  2. Peserta didik menerapkan Budaya kerja industri, yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin

Kata Kunci :
Dimensi Profil Pelajar Pancasila 
Perkiraan Jumlah Jam

Elemen : Pengelolaan Laboratorium Kimia 

Kalimat CP : Pada akhir fase E peserta didik mampu mengaplikasikan bahan, alat dan fasilitas laboratorium, termasuk pengenalan jenis-jenis laboratorium kimia. 

Kompetensi
  1. Mengaplikasikan bahan, alat, fasilitas
  2. Memahami pengenalan jenis-jenis
Konten
  1. Laboratorium Kimia
  2. Laboratorium Kimia
Tujuan Pembelajaran 
  1. Peserta didik mengaplikasikan bahan, alat, fasilitas laboratorium kimia
  2. Peserta didik memahami pengenalan jenis-jenis laboratorium kimia
Kata Kunci :
Dimensi Profil Pelajar Pancasila 
Perkiraan Jumlah Jam

Elemen : Pengelolaan Peralatan Laboratorium

Kalimat CP : Pada akhir fase E peserta didik mampu mengaplikasikan peralatan laboratorium, termasuk penggunaan dan perawatan peralatan gelas, non gelas dan instrumen sederhana, serta mengenal instrumen yang sering digunakan di laboratorium berdasarkan prinsip kerja meliputi elektrometri spektrofotometri, dan kromatografi 

Kompetensi
  1. Mengaplikasikan peralatan
  2. Memahami instrumen
Konten
  1. Peralatan laboratorium, termasuk penggunaan dan perawatan peralatan gelas, non gelas dan instrumen sederhana
  2. Laboratorium berdasarkan prinsip kerja meliputi elektrometri spektrofotometri, dan kromatografi 
Tujuan Pembelajaran 
  1. Peserta didik mengaplikasikan peralatan laboratorium, termasuk penggunaan dan perawatan peralatan gelas, non gelas dan instrumen sederhana
  2. Peserta didik memahami instrumen laboratorium berdasarkan prinsip kerja meliputi elektrometri spektrofotometri, dan kromatografi
Kata Kunci :
Dimensi Profil Pelajar Pancasila 
Perkiraan Jumlah Jam

Elemen : Larutan Standar

Kalimat CP : Pada akhir fase E peserta didik mampu menerapkan jenis-jenis larutan standar primer dan sekunder, konsentrasi larutan, macam- macam indikator, pembuatan label, teknik menyimpan bahan kimia dengan aman sesuai dengan tanda bahaya atau piktogram.

Kompetensi
  1. Menerapkan jenis-jenis larutan
  2. Menerapkan macam-macam indikator
Konten
  1. Larutan standar primer dan sekunder, konsentrasi larutan
  2. Macam- macam indikator, pembuatan label, teknik menyimpan bahan kimia dengan aman sesuai dengan tanda bahaya atau piktogram.

Tujuan Pembelajaran 
  1. Peserta didik menerapkan jenis-jenis larutan standar primer dan sekunder, konsentrasi larutan
  2. Peserta didik menerapkan macam- macam indikator, pembuatan label, teknik menyimpan bahan kimia dengan aman sesuai dengan tanda bahaya atau piktogram.
Kata Kunci :
Dimensi Profil Pelajar Pancasila 
Perkiraan Jumlah Jam


Elemen : Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Sederhana

Kalimat CP : Pada akhir fase E peserta didik mampu menerapkan metode analisis kualitatif dan kuantitatif secara sederhana yang meliputi analisis anion, kation melalui uji nyala, mutiara boraks dan analisis titrimetri dan gravimetri sederhana.

Kompetensi
  1. Menerapkan metode
  2. Menerapkan metode
Konten / kata kunci :
  1. Analisis kualitatif dan kuantitatif secara sederhana yang meliputi analisis anion, kation melalui uji nyala, mutiara boraks
  2. Analisis titrimetri dan gravimetri sederhana.

Tujuan Pembelajaran 
  1. Peserta didik menerapkan metode analisis kualitatif dan kuantitatif secara sederhana yang meliputi analisis anion, kation melalui uji nyala, mutiara boraks
  2. Peserta didik menerapkan analisis titrimetri dan gravimetri sederhana.

Dimensi Profil Pelajar Pancasila 
Perkiraan Jumlah Jam






Assessment CP


Taksonomi bloom 

Fase F :
Elemen : Teknik Pengambilan dan Penyiapan Sampel

Kalimat CP : Pada akhir fase F peserta didik mampu memahami jenis-jenis sampel, prinsip dan prosedur atau metode pengambilan, preparasi, pengangkutan, penyiapan dan pengarsipan sampel analisis (padat, cair dan gas)

Kompetensi :
  1. Memahami Jenis
  2. Memahami metode
  3. Memahami pengarsipan
Konten :
  1. Sampel, prinsip, dan prosedur praktikum
  2. Pengambilan sampel, pembuatan preparasi, pengangkutan dan penyiapan preparasi
  3. Sampel analisis pada bahan padat, cair dan gas
Tujuan Pembelajaran :
  1. Peserta didik memahami jenis Sampel, prinsip, dan prosedur praktikum
  2. Peserta didik mengaplikasikan metode  Pengambilan sampel, pembuatan preparasi, pengangkutan dan penyiapan preparasi
  3. Peserta didik mengaplikasikan pengarsipan Sampel analisis pada bahan padat, cair dan gas
Rabu, 29 Juni 2022

P5 :

Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan
  • Profil Pelajar Pancasila
  • Prinsip Penyusunan: berpusat pada peserta didik, konstekstual, esensial, akuntabel, melibatkan berbagai pemangku kepentingan
  • Bersifat: Tetap, Fleksibel/dinamis 
  • Komponen: karakteristik SP, visi misi dan tujuan, pengorganisasian dan perencanaan pembelajaran 
  • Bebas menentukan format dan sistematika penyusunan kurikulum 
  • Karakteristik SP ditinjau 4-5 tahun : peserta didik, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dst
  • Tujuan satuan pendidikan dan program keahlian 
  • Spesifik, measurable, achievable, Relevant, time bound
Bersama tim Kimia Analisis


Senin, 20 Juni 2022

Goes To Bali

Senin (20/06/2022) pukul 13.30 berangkat dua bus dari rombongan kimia industri ke pulau Bali

Makan malam di resto Bali2 daerah Besuki, sekitaran pukul 18.30 - 19.30

Menjelang pukul 00.30 telah sampai Ketapang hendak menyeberang ke Gilimanuk. Suasana naik kapal Ferry dengan hembusan angin malam menyebabkan tidak berlama-lama di Palka depan anjungan (takut masuk angin)

Gelombang laut menyebabkan goyangan kapal seakan hendak menutupi garis cakrawala

Anjuran Nakhoda

Pukul 06.00 WITA telah sampai ke resto Kurnia Village, untuk mandi dan sholat Shubuh sekalian makan pagi.



Menu kali ini menyajikan olahan daging sapi, ayam, dan tempe serta sayur lodeh terong.

Tanah Lot :

"Dwijendratatwa" dalam buku "Pura Leluhur Tanah Lot di Segara Kidul" ditulis oleh Drs. Ngurah Oka Supartha

Pada masa Kerajaan Majapahit di Jawa Timur, ada seorang Pendeta Hindu yang suci bernama "Dang Hyang Dwi Jendra" atau "Dang Hyang Nirartha" dia telah dihargai dan dihormati oleh Raja dan rakyat melalui ajaran spiritualnya Dia terkenal dalam mengajar agama Hindu sebagai "Dharma Yatra". Di Lombok dia dipanggil "Tuan Semeru" atau guru dari Semeru. "Semeru" adalah nama gunung berapi aktif di Jawa Timur.

Ketika dia datang ke Bali pada abad ke-15, Raja Bola pada waktu itu adalah "Dalem Waturenggong". Raja menerima dan menyambutnya dengan sangat baik. Raja juga memberinya kesempatan untuk mengajar dan memperluas ajaran Hindu ke seluruh pulau. Kemudian dia membangun begitu banyak kuil di setiap tempat suci dengan orang-orang lokal.

Dalam perjalanannya dari barat ke timur menyusuri pantai selatan Bali dia membuat pemberhentian pertama di "Rambut Siwi" dan melakukan "Dharma Yatra" dalam meditasi dia telah melihat sinar suci datang dari arah tenggara. Dia mengikuti sinar itu dan akhirnya dia menemukan mata air suci. Di dekat mata air tersebut ia membuat tempat untuk melakukan meditasi. Dia menemukan tempat yang indah dan damai, yang disebut "Gill Beo". Gili artinya batu dan Beo berarti burung. Jadi, rock york itu terlihat seperti sebuah burung. Di sana pendeta bermeditasi dan berbakti kepada Dewa Laut.

Pendeta melanjutkan perjalanannya ke timur dan berhenti lagi di desa Beraban. Desa Beraban dipimpin oleh "Bendesa Sakti Beraban". Penduduk setempat di Beraban menganut tauhid

Dalam waktu singkat Dang Hyang Nirartha dapat mempengaruhi masyarakat setempat orang dan menjadi pengikutnya. Segera orang-orang lokal meninggalkan kepercayaan mereka tentang monoteisme. Tapi "Bendesa Sakti Beraban" (kepala desa) menolaknya plajaran agama hindu. Dia mengatur pengikutnya yang setia dan mengejar pendeta suci Dang Hyang Nirartha.

Legenda masyarakat lokal menyebutkan Dang Hyang Nirartha yang melindungi dirinya dengan memindahkan sebagian batu tempat dia duduk dan menjadi pulau kecil terapung,  tempat pura berada sekarang. Sekarang, pulau kecil itu disebut "Tanah Lot" "Tanah" berarti bumi dan "Lot" berarti laut.

Akhirnya kepala desa Beraban mengakui kesaktian Daing Hyang Nirartha. Kepala desa Beraban mulai mempelajari doktrin pendeta suci dan menjadi pengikut setia.

Sebelum meninggalkan desa Beraban, pendeta suci memberikan kepala desa sebuah "Kris" (senjata tradisional tua). Sampai sekarang "Kris", bernama "Baru Gajah" telah dianggap sebagai senjata suci dan sekarang disimpan di bekas istana Keluarga Kerajaan di Kediri.

Setiap 210 hari tepat pada perayaan festival kuil di Pura Pekendungan, kurang lebih 300 meter ke arah barat laut Pura Tanah Lot. Pada perayaan itu, keris suci Ki Baru Gajah selalu dibawa arak-arakan dari Kediri ke Pura Pekendungan sejauh 11 kilometer.


Sambutan Ketua Jurusan

Jangan merasa kecewa karena tidak ada wisuda, tapi siswa diijinkan mengadakan kegiatan seperti ini (wisata ke Bali)

"Sebongkah batu bila diasah muncul berbagai macam perhiasan : akik, intan dan lainnya. Saat ditaruh di etalase maka banyak orang memilihnya, orang tidak akan mengenal siapa yang memolesnya."

Tari Barong SERAYA BUDAYA

BARONG DAN KRIS DANCE

Tari barong dan keris mengisahkan perseteruan abadi antara sosok barong yang menjadi simbol kebaikan dengan rangda yang menjadi simbol kebatilan. Kedua tokoh ini terlibat pertarungan imbang yang tidak berkesudahan atau satu sama lain tidak dapat saling menjatuhkan. Pertarungan abadi tersebut memiliki filosofi bahwa dalam kehidupan, kebaikan serta keburukan akan selalu hadir berdampingan dan saling menyeimbangkan.

PEMBUKAAN

Tari barong keris dibuka dengan kehadiran sesosok barong keket (mahluk mitologis yang digambarkan berkepala singa dengan bulu lebat) yang hidup bersama seekor kera di tengah hutan belantara. Kemudian datang sekelompok orang yang sedang membuat keributan dan merusak ketenangan hutan. Mereka bertemu dengan kera dan terjadi perkelahian sengit antara ketiga orang tersebut dengan kera yang dibantu oleh barong. Pada akhirnya, sang kera berhasil melukai salah seorang dari sekelompok orang tersebut.

BABAK PERTAMA

Muncul dua penari yang dikisahkan sebagai para pengikut dari rangda, kedua penari ini mencari pengikut dewi kunti yang akan menghadap kepada patihnya.

BABAK KEDUA

Muncul pengikut-pengikut dewi kunti, salah satu pengikut rangda berubah wujud menjadi makhluk menyeramkan yang disebut celuluk. dengan kekuatan mistis dari celuluk terscbut mampu mempengaruhi dan memasukkan kekuatan jahat kepada pengikut dewi kunti, sehingga mereka menjadi pemarah dibawah pengaruh kekuatan rangda.

Akhirnya pengikut tersebut menghadap ke maha patih untuk kemudian bersama-sama menuju dan menghadap ke dewi kunti

BABAK KETIGA

Dewi kunti muncul bersama anaknya, Sahadewa, dewi kunti dahulu pernah berjanji kepada rangda bahwa sahadewa akan dijadikan persembahan. Dewi kunti sesungguhnya tidak tega mengorbankan sahadewa, tetapi muncul celuluk yang memasukkan kekuatan jahat kepada dewi kunti serta patihnya, yang menyebabkan dewi kunti marah dan memerintahkan patihnya untuk menyerahkan sahadewa kepada rangda, Sang patih yang juga dipengaruhi kekuatan jahat dan celuluk mengiringi sahadewa kedalam hutan dan mengikatnya di pohon yang ada dilingkungan istana sang rangda.

BABAK KEEMPAT

Turunlah dewa siwa yang berwujud seorang pendeta memberikan anugrah kehidupan yang abadi kepada sahadewa. Kemudian sang rangda putih muncul untuk membunuh sahadewa, namun sahadewa tidak dapat dibunuh karena kekebalan atau keabadian yang telah dianugerahkan oleh dewa siwa rangda putih pun akhirnya menyerah dan takluk pada sahadewa serta memohon agar dibebaskan dari kutukan sehingga dapat masuk surga. Sahadewa memenuhi permintaan rangda dan menyelamatkannya sehingga rangda pun akhirnya dapat mengalami moksa.

BABAK KELIMA

Seorang pengikut rangda yang bernama kalika berusaha menghadap sahadewa dan juga memohon untuk diselamatkan. Sahadewa menolak permintaan kalika dan terjadilah pertarungan sengit antar keduanya. Untuk mengimbangi sahadewa, kalika menjelma menjadi babi hutan lalu menjadi burung. Meski beberapa kali berubah wujud, kalika selalu kalah oleh sahadewa. Kalika pun kemudian menjelma menjadi sesosok rangda yang tidak dapat dikalahkan oleh sahadewa. Sahadewa pun mengubah wujudnya menjadi barong. Kekuatan barong jelmaan sahadewa dan rangda jelmaan kalika ini memiliki kekuatan yang berimbang, sehingga tidak dapat saling mengalahkan. Para pengikut sahadewa atau barong pun berusaha menyerang rangda, tetapi satu per satu berhasil dikalahkan. Atas kehendak Tuhan, para pengikut barong diberi kekuatan sehingga kebal terhadap serangan. Tari barong keris ditutup dengan atraksi mendebarkan dari para penari yang menunjukkan kekebalan tubuhnya terhadap tusukan.



Air terjun Blangsinga

Bersama air terjun Blangsinga 



Tanah Lot

Air Terjun Blangsinga 

Pantai Pandawa 


Pemandangan Danau Beratan 


Ferry ke Ketapang

Perpisahan