Selasa, 08 November 2022

LK. 1.2 Observasi Masalah






Model pembelajaran abad 21 :

https://www.sman1marikit.sch.id/berita/detail/421274/9-model---model-pembelajaran-di-abad-21/


Kajian Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Division) Dalam Upaya Meningkatkan Efektifitas Proses Belajar Mengajar Akuntansi

Menurut Yudho Ramafrizal Suryana, Teni Julia Somadi (2019), Model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) dapat mengatasi kejenuhan dan kesulitan yang dialami oleh peserta didik kelas XI IPS 3 SMAN 6 Bandung. 

Keuntungan yaitu 

  1. Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan sosial, 
  2. Memungkinkan para siswa saling belajar mengenai sikap, keterampilan, informasi, perilaku sosial,dan pandangan-pandangan,
  3. Memudahkan siswa melakukan penyesuaian sosial,
  4. Memungkinkan terbentuk dan ber-kembangnya nilai-nilai sosial dan komitmen, 
  5. Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri atau egois,
  6. Membangun persahabatan yang dapat berlanjut hingga masa dewasa, 
  7. Berbagi keterampilan sosial yang diperlukan untuk memelihara hubungan saling membutuhkan dapat diajarkan dan dipraktikkan, 
  8. Meningkatkan rasa saling percaya kepada sesama manusia.

Kelemahan 

  1. Kontribusi dari siswa berprestasi rendah menjadi kurang 
  2. Siswa berprestasi tinggi akan mengarah pada kekecewaan karena peran anggota yang pandai lebih dominan 
  3. Membutuhkan waktu yang lebih lama untuk siswa sehingga sulit mencapai target kurikulum.



model pembelajaran discovery learning 

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWADI SEKOLAH DASAR

Menurut Nabila Yuliana (2018) bahwa model discovery learning mampu membantu meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dengan siswa menemukan informasi sendiri sehingga menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa baik di Sekolah Dasar maupun jenjang pendidikan di atasnya.

Kelebihan :

  1. Membantu siswa untukmemperbaiki dan meningkatkan keterampilan-keterampilan dan proses-proses kognitif
  2. Pengetahuan yang diperoleh melalui model ini sangat pribadi dan ampuh karena menguatkan pengertian, ingatan, dan transfer; 
  3. Dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk memecahkan masalah
  4. Membantu siswa memperkuat konsep dirinya, karena memperoleh kepercayaan bekerja sama dengan yang lain
  5. Mendorong keterlibatan keaktifan siswa
  6. Mendorong siswa berpikir intuisi dan merumuskan hipotesis sendiri; 
  7. Siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar, karena ia berpikir dan menggunakan kemampuan untuk menemukan hasil akhir.

Kekurangan Discovery Learning menurut Hosnan dalam Suherti (2015:60) sebagai berikut:

  1. Biasanya terjadi kegagalan mendeteksi masalah dan adanya kesalahpahaman antara guru dengan peserta didik. 
  2. Tidak semua peserta didik mampu melakukan penemuan. 
  3. Tidak berlaku untuk semua topik pelajaran.


PENGARUH MODEL SELF-DIRECTED LEARNING TERHADAP KEMANDIRIAN DAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII SMP N 3 SINGARAJA

Menurut Ni Nyoman Lisna Handayani (2017), pembelajaran model Self-Directed Learning cukup efektif diterapkan dalam pembelajaran IPA baik secara sendiri maupun secara simultan guna meningkatkan kemandirian belajar dan prestasi belajar siswa.

Keuntungan :

  1. Siswa bebas untuk belajar sesuai dengan gaya belajar mereka sendiri, sesuai dengan kecepatan belajar mereka dan sesuai dengan arah minat dan bakat mereka dalam menggunakan kecerdasan majemuk yang mereka miliki.
  2. Menekankan sumber belajar secara lebih luas baik dari guru maupun sumber belajar lain yang memenuhi unsur edukasi.
  3. Mahasiswa dapat mengembangkan pengetahuan, keahlian dan kemampuan yang dimiliki secara menyeluruh. 
  4. Pembelajaran mandiri memberikan siswa kesempatan yang luar biasa untuk mempertajam kesadaran mereka akan lingkungan mereka dan memungkinkan siswa untuk membuat pilihan-pilihan positif tentang bagaimana mereka akan memecahkan masalah yang dihadapi sehari-hari.
  5. Mahasiswa memiliki kebebasan untuk memilih materi yang sesuai dengan minat dan kebutuhan. Di samping itu, cara belajar yang dilakukan sendiri juga lebih menyenangkan.

Kekurangan atau kelemahan metode self-directed learning yaitu: 

  1. Siswa bodoh akan semakin bodoh dan siswa pintar akan semakin pintar karena jarang terjadi interaksi satu sama lainnya. 
  2. Bagi siswa yang malas, maka siswa tersebut untuk mengembangkan kemampuannya atau pengetahuannya. 
  3. Ada beberapa siswa yang membutuhkan saran dari seseorang untuk memilih materi cocok untuknya atau karena siswa yang bersangkutan tidak mengetahui sampai seberapa kemampuannya.





Penerapan Pembelajaran Kontekstual Dengan Metode Inkuiri Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar

Menurut Santje Kaunang (2018), pendekatan kontekstual (Contextual Teaching Learning) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa Kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Airmadidi. Aspek motivasi meliputi perhatian, keterkaitan, keyakinan/kepercayaan diri, dan kepuasan 


Kelebihan pendekatan kontekstual adalah: 

  1. Memberikan kesempatan pada siswa untuk dapat maju terus sesuai dengan potensi yang dimiliki siswa sehingga siswa terlibat aktif dalam proses belajar mengajar. 
  2. Siswa dapat berfikir kritis dan kreatif dalam mengumpulkan data. Memahami suatu isu dan memecahkan masalah dan guru dapat lebih kreatif. 
  3. Menyadarkan siswa tentang apa yang mereka pelajari.
  4. Pemilihan informasi berdasarkan kebutuhan siswa tidak ditentukan oleh guru. 
  5. Pembelajaran lebih menyenangkan tidak membosankan.

Kelemahan-kelemahan model pembelajaran kontekstual adalah sebagai berikut: 

  1. Dalam pemilihan informasi atau materi dikelas didasarkan pada kebutuhan siswa, padahal dalam kelas itu tingkat kemampuan siswanya berbeda-beda sehingga guru akan kesulitan dalam menentukan materi pelajaran karena tingkat kecapaiannya siswa tadi tidak sama. 
  2. Tidak efisien karena membutuhkan waktu yang agak lama dalam proses belajar mengajar. 
  3. Dalam proses pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual tampak jelas antara siswa yang memiliki kemampuan tinggi dan siswa yang memiliki kemampuan kurang, yang kemudian menimbulkan rasa tidak percaya diri bagi siswa yang kurang kemampuannya. 
  4. Bagi siswa yang tertinggal dalam proses pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual ini akan terus tertinggal dan sulit untuk mengejar ketertinggalan, karena dalam model pembelajaran ini kesuksesan siswa tergantung dari keaktifan dan usaha sendiri jadi siswa yang dengan baik mengikuti setiap pembelajaran dengan model ini tidak akan menunggu teman yang tertinggal dan mengalami kesulitan


METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS

Menurut Ari Yanto (2018), Para guru hendaknya menyadari bahwa pembelajaran yang menggunakan Metode Bermain Peran (Role Playing) meningkatkan hasil belajar siswa. Oleh hendaknya dapat menggunakan Metode Bermain Peran (Role Playing) setiap proses pembelajaran. karena itu, guru dalam konteks Metode Bermain Peran (Role Playing) guru dituntut tidak hanya memerankan diri sebagai pengajar atau pendidik, tetapi juga sebagai fasilitator dan motivator bagi peserta didik.

kelebihan metode ini adalah, sebagai berikut:

  1. Siswa bebas mengambil keputusan dan berekspresi secara utuh.
  2. Permainan merupakan penemuan yang mudah dan dapat digunakan dalam situasi dan waktu yang berbeda.
  3. Guru dapat mengevaluasi pengalaman siswa melalui pengamatan pada waktu melakukan permainan.
  4. Dapat berkesan dengan kuat dan tahan lama dalam ingatan siswa. Disamping merupakan pengalaman yang menyenangkan yang sulit untuk dilupakan
  5. Sangat menarik bagi siswa, sehingga memungkinkan kelas menjadi dinamis dan penuh antusias
  6. Membangkitkan gairah dan semangat optimisme dalam diri siswa serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kesetiakawanan sosial yang tinggi
  7. Dapat menghayati peristiwa yang berlangsung dengan mudah, dan dapat memetik butir-butir hikmah yang terkandung di dalamnya dengan penghayatan siswa sendiri
  8. Dimungkinkan dapat meningkatkan kemampuan profesional siswa, dan dapat menumbuhkan / membuka kesempatan bagi lapangan kerja

Kelemahan metode role palying antalain :

  1. Metode bermain peranan memerlukan waktu yang relatif panjang/banyak
  2. Memerlukan kreativitas dan daya kreasi yang tinggi dari pihak guru maupun murid. Dan ini tidak semua guru memilikinya
  3. Kebanyakan siswa yang ditunjuk sebagai pemeran merasa malu untuk memerlukan suatu adegan tertentu
  4. Apabila pelaksanaan sosiodrama dan bermain pemeran mengalami kegagalan, bukan saja dapat memberi kesan kurang baik, tetapi sekaligus berarti tujuan pengajaran tidak tercapai
  5. Tidak semua materi pelajaran dapat disajikan melalui metode ini

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBANTUAN PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI

Menurut Ni Made Yuli Utami (2019), Model pembelajaran kolaboratif berbantuan peta pikiran ditinjau dari motivasi berprestasi siswa berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Semester II Gugus VII Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2017/2018.


Menurut Alwasilah (2007: 109).

Kelebihan :

  1. Menanamkan kerjasama dan toleransi terhadap pendapat orang lain dan meningkatkan kemampuan menyatakan gagasan.
  2. Menanamkan sikap akan menulis sebagai suatu proses karena kerja kelompok menekankan revisi, memungkinkan siswa mengajari sejawat, dan memungkinkan penulis yang agak lemah mengenal tulisan karya sejawat yang lebih kuat
  3. Mendorong siswa saling belajar dalam kerja kelompok dan menyajikan suasana kerja yang akan mereka alami dalam dunia professional di masa mendatang 
  4. Membiasakan koreksi diri dan menulis draf secara berulang, siswa menjadi pembacanya yang paling setia 

kelemahan dari metode kolaborasi sebagai berikut :

  1. Memerlukan pengawasan yang baik dari guru, karena jika tidak dilakukan pengawasan yang baik, maka proses kolaboratif tidak akan efektif.
  2. Ada kecenderungan untuk saling mencontoh pekerjaan orang lain.
  3. Memakan waktu yang cukup lama, karena itu harus dilakukan dengan penuh kesabaran.
  4. Sulitnya mendapatkan teman yang dapat bekerjasama.


METODE DISKUSI KELOMPOK KECIL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA

Menurut Ni Ketut Sri Ratnadi (2019), Menggunakan Metode Diskusi Kelompok Kecil dapat meningkatkan kreativitas dan prestasi belajar IPA siswa kelas VII.C semester I SMP Negeri 2 Kerambitan-Tabanan.

Kelebihan :

  1. Merangsang Siswa Kreatif Memberikan Gagasan atau Ide
  2. Berani Mengungkapkan Pendapat
  3. Dapat Bertukar Pikiran
  4. Bekerjasama dengan Baik
  5. Belajar Menjadi Pemimpin

Kekurangan Metode Diskusi :

  1. Hanya Beberapa Siswa yang Aktif
  2. Pembahasannya Meluas dan Keluar dari Materi Pembelajaran
  3. Membutuhkan Waktu yang Cukup Panjang
  4. Menimbulkan Emosional yang Tidak Terkontrol









Peserta Didik masih memiliki semangat belajar yang rendah 

Kajian literatur :

Jurnal ilmiah
Buku referensi

Rasidi & Moh. Salim : 2021

Di dalam motivasi belajar terkadung perubahan energi pada diri setiap individu manusia dan berkaitan dengan persoalan-persoalan kejiwaan, afeksi dan emosi yang menentukan tingkah laku manusia serta respon dari suatu aksi yakni tujuan belajar yang dicapai. Idealnya motivasi yang dimiliki siswa haruslah intrinsik yakni siswa memiliki motivasi diri (self motivating), namun pada saat yang sama tidak semua siswa secara intuitif dan intrinsik termotivasi untuk belajar. Motivasi belajar memegang peranan yang penting dalam proses pembelajaran bagi siswa. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi, kemampuan dalam belajarnya juga akan tinggi, seba siswa yang memiliki motivasi belajar yang rendah, kemampuan dalam belajarnya juga rendah

Wawancara

  • Guru
  • Kepsek
  • Rekan sejawat
  • Pengawas
  • Pakar


Pemetaan gaya belajar peserta didik belum maksimal

Kajian literatur :

Jurnal ilmiah

Buku referensi


Wilda Anikma : 2017 Upaya guru dalam mengatasi diferensiasi gaya belajar siswa yaitu dengan melakukan pendekatan yang intensif kepada siswa untuk mengenal gaya belajarnya dengan begitu guru dapat mengembangkan strategi pembelajaran, selain itu dengan menggunakan beragam metode dalam pembelajaran. Untuk siswa yang memiliki gaya belajar Visual guru menggunakan metode map mapping, membaca, dan juga menggunakan media, untuk siswa yang memiliki gaya belajar auditori guru menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan presentasi, dan untuk siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik guru menggunakan
metode praktikum, dan mengajak siswa belajar di luar ruangan.; 2) Faktor pendukung upaya guru dalam mengatasi diferensiasi gaya belajar siswa yaitu ketersediaan alat atau media pembelajaran, motivasi belajar siswa, suasana kelas yang mendukung, kesiapan guru dalam mengajar. Sementara faktor yang menghambat antara lain yaitu perbedaan individu dalam belajar, masalah disekolah maupun diluar sekolah yang mempengaruhi konsentrasi siswa dalam belajar, kesulitan mengadakan evaluasi dan pengaturan waktu dan perlu tenaga yang banyak untuk memperhatikan siswa.

(Rusliy, Firqah Inayah, Fatimatus Suhroh, Rahmania, Erlin Dessy TA, R. Rois Albarista 2022)
Hal yang belum dikuasai dalam modul pembelajaran berdiferensiasi adalah mengenai bagaimana mengintegrasikan gaya belajar yang berbeda dalam Rencana Program Pembelajaran (RPP). Yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah mencoba mengintegrasikan dalam RPP, melakukan praktik sederhana dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, melengkapi diri dengan membaca beberapa refrensi mengenai pembelajaran berdiferensiasi baik melalui media cetak maupun dari media elektronik 



By Ika Maryani, Laila Fatmawati, Vera Yuli Erviana, Muhammad Nur Wangid, Ali Mustadi-2018
Salah satu penyebab gangguan kesulitan belajar adalah gaya mengajar guru yang tidak sesuai dengan gaya belajar siswa. Musrofi dalam (Pratiwi, Joharman, & Suyanto, 2014) mengatakan hanya 30% siswa yang berhasil mengikuti pembelajaran di kelas karena mereka mempunyai gaya belajar yang sesuai dengan gaya mengajar yang diteràpkan guru di dalam kelas. Sisanya, sebanyak 70% siswa mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran di
kelas karena mereka memiliki gaya belajar lain, yang tidak sesuai dengan gaya mengajar yang diterapkan di dalam kelas. Artinya, 70% gaya belajar siswa tidak terakomodasi oleh gaya mengajar guru dalam pembelajaran. Kasus ini memberi gambaran bahwa identifikasi gaya belajar siswa menjadi sangat penting agar dapat menjadi dasar guru memilih strategi mengajar yang tepat.

Wawancara

  • Guru
  • Kepsek
  • Rekan sejawat
  • Pengawas
  • Pakar


Relasi guru, orang tua dan peserta didik belum terjalin dengan efektif

https://www.google.co.id/books/edition/Pendidikan_Sebagai_Jalan_Terang/2Sf_DwAAQBAJ?hl=en&gbpv=1&dq=Relasi+guru,+orang+tua+dan+peserta+didik+belum+terjalin+dengan+efektif&pg=PA163&printsec=frontcover

Bazron, Osher, dan Fleischman (2005) yang melihat bahwa pada dasarnya guru juga dituntut harus mampu membangun komunikasi yang efektif dengan orang tua siswa yang juga memiliki latar belakang budaya yang berbeda-beda. Konsep ini merupakan konsep yang baik, namun dapat dikatakan masih sulit dalam tahapan implementasi. Berdasarkan temuan di lapangan, terlihat bahwa jaringan komunikasi yang terbangun antara guru dan orang tua belum berjalan dengan baik.

https://www.google.co.id/books/edition/Aku_Bangga_Menjadi_Guru_Peran_Guru_dalam/MTk1EAAAQBAJ?hl=en&gbpv=1&dq=Relasi+guru,+orang+tua+dan+peserta+didik&pg=PA211&printsec=frontcover

Belakangan ini, orang tua siswa mempunyai peran yang lebih sentral untuk memotivasi, memfasilitasi, sekaligus mendidik anak. Selama Study From Home, sosok orang tua memiliki andil lebih besar dalam memotivasi dan membimbing anak dalam belajar. Kembali pada prinsip bahwa keluarga merupakan lembaga pendidikan dan orang tua merupakan pendidik yang pertama dan utama bagi seorang anak (Wahy,2012). Relasi antara guru, orang tua siswa, dan siswa harus saling berkesinambungan, dengan merjalin komunikasi yang baik dan saling bertukar informasi terkait perkembangan belajar anak.


JURNAL :

ANDI ROSPIDA 2015

Orang tua sebagai pendidik yang utama pertama, dan terakhir pada hakikatnya memiliki tanggung jawab yang komprehensif dan sangat kompleks, menyangkut semua aspek kehidupan, baik itu pendidikan jasmani maupun pendidikan rohani, dan tanggung jawab tersebut dimanifestasikan melalui pendidikan aqidah, ibadah, akhlak, intelektual dan kematangan psikis. 


MUHAMMAD SALEH 2019

Guru mengundang orangtua ke sekolah, dalam hal ini orangtua juga memberikan kesempatan untuk dapat ikut serta dalam kegiatan yang diselenggarakan disekolah dalam bentuk perlombaan seperti pelaksanaan shalat, wudhu‟, azan, dan pertandingan lainnya yang terkait dengan pengenbangan skill anak didik


INDRA ASTUTI 2022

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa relasi guru dan orang tua dalam mewujudkan pembentukan karakter siswa MI Modern Al-Azhary di masa pandemi covid-19 berjalan dengan baik dan harmonis. Dan metode yang digunakan adalah dalam pembentukan karakter siswa ialah pembiasaan rutin, spontan, keteladanan, dan pengkondisian. Selain itu juga kerjasama yang dibangun yaitu Saling Bertukar Informasi Melalui Handphone, Langsung Tatap Muka Baik Di Sekolah Maupun Di Rumah; Buku Penghubung Sebagai Alat Informasi Tentang Perkembangan Siswa; Adanya Komunikasi Dengan Pertemuan Rutin Pengajian Setiap Satu Bulan Sekali


Penggunaan satu model pembelajaran untuk semua kelas

Model pembelajaran adalah menjawab bagaimana individu belajar. Setiap model pembelajaran terdiri dari adanya sebuah alasan, dan langkah kegiatan yang harus dilakukan oleh guru dan siswa didukung dengan sistem pendukung yang diperlukan, dan metode untuk mengevaluasi kemajuan peserta didik. Model dirancang untuk membantu tumbuhnya kesadaran dan kreativitas siswa, mendorong pengembangan kedisiplinan atau partisipasi yang bertanggung jawab dalam sebuah kelompok; Beberapa model merangsang penalaran induktif atau pembangunan teori; dan lainnya menyediakan untuk penguasaan dari masalah subyek (Bruce Joyce dan Well, 1980). 

Konsep pembelajaran menurut Corey (Sagala, 2010:61) adalah ”suatu proses dimana lingkungan seseorang secara disengaja dikelola untuk memungkinkan ia turut serta dalam tingkah laku tertentu dalam kondisi-kondisi khusus atau menghasilkan respon terhadap situasi tertentu, pembelajaran merupakan subset khusus dari pendidikan”. Lingkungan belajar hendaknya dikelola dengan baik karena pembelajaran memiliki peranan penting dalam pendidikan. Sejalan dengan pendapat Sagala (2010: 61) bahwa pembelajaran adalah ”membelajarkan siswa menggunakan asas pendidikan maupun teori belajar merupakan penentu utama keberhasilan pendidikan”

Menurut Suyanto dan Jihad (2013) model pembelajaran mempunyai empat ciri khusus, yakni: 

  1. Bersifat rasional dan teoritis. 
  2. Berorientasi pada pencapaian tujuan pembelajaran. 
  3. Mendasarkan pada cara khusus supaya model dapat diterapkan secara efektif. 
  4. Memperhatikan aspek lingkungan agar pembelajaran yang efektif dapat dilaksanakan. 
KAMSINAH 2008
Pada saat mengajar, guru yang tidak mengenal metode mengajar jangan diharap dapat melaksanakan proses pembelajaran sebaik-baiknya. Untuk mendorong keberhasilan guru dalam proses pembelajaran perlu diketahui bahwa setiap metode pembelajaran yang digunakan bertalian dengan tujuan belajar yang ingin dicapai. Tujuan untuk mendidik anak agar sanggup memecahkan masalah-masalah dalam belajarnya memerlukan metode yang lain. Oleh karena itu, untuk mendorong keberhasilan guru dalam proses pembelajaran, guru seharusnya mengerti akan fungsi, dan langkah-langkah pelaksanaan metode mengajar.

Nunuk Suryani dan Leo Agung, Strategi Belajar Mengajar, (Yogyakarta: Penerbit Ombak, 2012), 
Jadi metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Terdapat beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran, diantaranya: 1) ceramah, 2) demonstrasi, 3) diskusi, 4) simulasi, 5) labolatorium, 6) pengalaman lapangan, 7) brainstorming, 8) debat, 9) simponsium, dan sebagainya.


Pembelajaran dengan HOTS masih sulit

(Widodo & Srikadarwati, 2013)

Penerapan HOTS dalam pembelajaran dapat meningkatkan hal positif seperti keberanian menghadapi soal sulit, terbentuknya kerjasama antar siswa yang baik,adanya interaksi siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru yang lebih tinggi, aktivitas belajar yang lebih baik, serta karakter siswa yang baik dalam hal disilpin, ketekunan, tanggung jawab, teliti dan sikap terbuka. Hal itu secara langsung maupun tidak langsung menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran HOTS mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus meningkatkan hasil belajar siswa baik dalam aspek kognitif, psikomotori, dan afektif.


(Rizki Pratama Dalman , Junaidi Junaidi 2022)

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di kelas XI IPS SMA Negeri 1 Batang Kapas, Pesisir Selatan dapat ditarik kesimpulan bahwa penyebab siswa kesulitan menjawab soal HOTS dalam pembelajaran sosiologi adalah disebabkan karena siswa yang tidak memahami materi dan siswa yang tidak mengerti perintah soal yang terlihat dari hasil wawancara dan observasi. Masalah tidak hanya terjadi dari siswanya tetapi juga disebabkan oleh guru yang tidak menjelaskan dan tidak membiasakan siswa dalam mengerjakan soal HOTS. Penyebab guru yang tidak membiasakan pembelajaran dan soal HOTS kepada siswa disebabkan oleh kurangnya pelatihan tentang HOTS yang diberikan kepada guru.


(Saputra, 2016).

Tujuan utama dari high order thinking skills adalah bagaimana meningkatkan kemampuan berpikir peserta didik pada level yang lebih tinggi, terutama yang berkaitan dengan kemampuan untuk berpikir secara kritis dalam menerima berbagai jenis informasi, berpikir kreatif dalam memecahkan suatu masalah menggunakan pengetahuan yang dimiliki serta membuat keputusan dalam situasi-situasi yang kompleks  


(Achmad Mukhdor & Dewanto 2020) 

Model PBL dengan pendekatan saintifik mampu meningkatkan kemampuan HOTS siswa. Adapun strategi yang perlu diperhatikan dalam penerapan model PBL dengan pendekatan saintifik ialah dibentuknya kelompok yang heterogen, melibatkan siswa pada pembelajaran, guru sebagai fasilitator, permasalahan, dan penggunaan media pembelajaran. assessment HOTS yang layak pakai harus memenuhi langkah-langkah berikut: analisis KD dan IPK, stimulus yang kontekstual dan menarik, tujuan tes,  validasi ahli dan ujicoba produk, dan analisis dan revisi produk.


(Buku Pegangan Pembelajaran Berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi - Dirjen GTK kemendikbud 2018)

Pemerintah mengharapkan para peserta didik mencapai berbagai kompetensi dengan penerapan HOTS atau Keterampilan Bepikir Tingkat Tinggi. Kompetensi tersebut yaitu berpikir kritis (criticial thinking), kreatif dan inovasi (creative and innovative), kemampuan berkomunikasi (communication skill), kemampuan bekerja sama (collaboration) dan kepercayaan diri (confidence). Lima hal yang disampaikan pemerintah yang menjadi target karakter peserta didik itu melekat pada sistem evaluasi kita dalam ujian nasional dan merupakan kecakapan abad 21. Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (High Order Thinking Skills/HOTS) juga diterapkan menyusul masih rendahnya peringkat Programme for International Student Assessment (PISA) dan Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) dibandingkan dengan negara lain, sehingga standar soal ujian nasional dicoba ditingkatkan untuk mengejar ketertinggalan

Pemanfaatan teknologi baik guru dan peserta didik belum optimal

Kegiatan workshop ini menyajikan meteri terkait dengan perencanaan dan penggunaan program Powerpoint untuk pembuatan media pembelajaran. Disamping itu, peserta juga dilatih untuk dapat menggunakan program Format Factory untuk melakukan pengeditan film atau animasi yang akan dimasukan ke dalam slide powerpoint. Berikut materi yang diberikan dalam program PKM ini.

  • Menyisipkan Movie, Flash dan Sound/Music 
  • Memotong beberapa bagian dari film yang diinginkan. 
  • Menggabungkan kembali bagian dari film yang telah dipotong.
  • Menambahkan title, animasi teks dan efek transisi antar video
  • Menambahkan background pada video
  • Membuat Animasi dengan Custom Animation
  • Membuat Slide Student Activity
  • Membuat Slide Quiz / soal-soal interaktif

https://pemanfaatan-teknologi-pembelajaran-dalam-adaptasi-pandemi-covid-19/ diunduh pada 

(pusdatin.kemdikbud.go.id : 2022 )

Ada banyak platform dan ragam teknologi pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru sesuai dengan kebutuhan belajar. Guru dapat memanfaatkan sumber-sumber belajar berbasis teknologi digital yang sudah ada atau tersedia maupun mengembangkannya sendiri secara khusus.

Berikut adalah beberapa ragam teknologi pembelajaran yang dapat digunakan untuk menunjang tercapainya tujuan pembelajaran di sekolah, antara lain yaitu: Portal Rumah Belajar, Televisi Edukasi, Radio Suara Edukasi, Akun Pembelajaran (Belajar.id), dan lain sebagainya.


Berikut yang tergolong alat ukur volume adalah…

Pipet volume, labu takar, corong

Pipet ukur, buret, pipet tetes

Labu takar, pipet ukur, buret✔️

Pipet volume, labu leher tiga, buret

Pipet volume, labu leher tiga, labu didih 


Salah satu prinsip penggunaan alat ukur volume adalah, kecuali....

Posisi wadah (gelas piala, labu takar atau erlenmeyer) ketika dituangkan larutan melalui pipet atau buret, dilakukan pada posisi kemiringan 45o

Meniup sisa cairan yang berada di ujung pipet dan buret✔️

Pembacaan skala miniskus (lengkung cairan) harus sejajar dengan mata

Bilas pipet atau buret menggunakan larutan yang akan digunakan maksimal tiga kali.

Setelah digunakan dicuci hingga bersih 


Berikut yang tergolong alat ukur massa adalah…

Neraca analitik✔️

Pipet ukur

pH meter

penggaris

Labu destilasi 


Berikut ini yang merupakan komponen-komponen yang benar dari alat neraca analitik adalah.....

Tombol zero zet (tare), water pass, piringan timbang✔️

Water pass, tombol suhu, piring timbang

Piring timbang, tombol on/off, tombol suhu

Tombol on/off, water pass, tombol suhu

Kaca arloji, timbal berat, tombol tare


Jika ditimbang zat sebanyak 1 gram dalam wadah yang berat kosongnya 20 gram, secara praktek diperoleh total hasil penimbangan adalah 21,0005 gram. Barapakah berat zat sebenarnya ?

1,0000 gram

1,0005 gram✔️

0,0005 gram

0,0001 gram

0,1000 gram


Alat utama yang digunakan pada praktikum kadar air sampel, yaitu..?

Tanur

Gelas kimia

corong

Oven✔️

Kompor

Dalam pengenceran larutan, digunakan peralatan gelas diantaranya ...

Labu takar, buret

Labu takar, gelas ukur✔️

Gelas ukur, corong kaca

Buret, pipet

Pipet tetes, kaca arloji


Alat pengukur Volume yang digunakan dalam analisis Volumetri adalah….

Termometer

Meteran

gelas piala

buret✔️

Gelas ukur


Fungsi utama dari bisnis adalah....

mengubah suatu barang ataupun jasa menjadi lebih bernilai✔️

mengubah suatu barang ataupun jasa menjadi lebih bermakna

mengubah suatu barang ataupun jasa menjadi lebih bagus

mengubah suatu barang ataupun jasa menjadi biasa

mengubah suatu barang ataupun jasa menjadi lebih baik


Apa yang perlu diperhatikan dalam penyimpanan bahan-bahan kimia, kecuali…

Wujud zat

Konsentrasi zat

Kepekaan zat terhadap cairan✔️

Label 

suhu



Bahan yang dapat bereaksi dengan plastik sebaiknya disimpan dalam…

Botol kaca✔️

Botol plastik

Lemari asam

Lemari Basa

Lemari kaca



Umumnya bahan kimia disimpan berdasarkan kelompoknya, kecuali…

Rak bahan padat

Rak bahan cair

Rak bahan larutan✔️

Rak bahan berbahaya

Rak bahan gas


Bahan-bahan kimia yang bersifat korosif sebaiknya disimpan di dalam ruangan yang ...

Hangat, berventilasi, wadah terbuka dan beretiket

Hangat, berventilasi, dipisahkan dari bahan beracun

Dingin, tanpa ventilasi, dipisahkan dari bahan beracun

Dingin, berventilasi, wadah tertutup dan beretiket✔️

Hangat, penyedot udara, dipisahkan dari bahan mudah meledak 


Apa arti simbol bahan kimia tersebut?


Beracun

Mudah terbakar

Mudah meledak✔️

Mudah teroksidasi

Mudah korosi 


Pernyataan di bawah ini yang benar mengenai pengertian dari limbah adalah....

Sisa buangan makhluk hidup yang dapat dimanfaatkan lagi untuk keperluan manusia

Sisa buangan dari kegiatan manusia yang sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi✔️

Sisa buangan dari kegiatan makhluk hidup yang sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi

suatu zat yang hasil dari kegiatan manusia yang dapat merusak lingkungan

Zat yang dihasilkan makhluk hidup yang dapat merusak lingkungan




Berdasarkan asalnya limbah dibagi menjadi limbah organik dan anorganik. Di bawah ini yang termasuk ke dalam limbah organik adalah...

Kulit pisang, bungkus coklat, bungkus permen dan ban sepeda

Pelepah pisang, jerami, serabut kayu dan karet✔️

Bungkus mie, botol air mineral, jerami dan pelepah kayu

Pelepah kayu, daun pisang, baterai, dan kain

Daun pisang, serabut kayu, bungkus permen dan steorofoam



Baterai merupakan salah satu limbah yang mudah meledak jika terkena suhu, maka berdasarkan karakteristiknya, baterai masuk ke dalam kelompok limbah...

Anorganik

Organik

Bahan berbahaya dan beracun (B3)✔️

Bio-degradable

Non-biodegradable


Masuknya atau dimasukkannya suatu zat yang dapat merubah kualitas lingkungan sehingga tidak dapat berfungsi seperti seharusnya disebut...

Pencemaran✔️

Polutan

Limbah

Sampah

Kerusakan lingkungan


Teknik pemisahan warna berdasarkan perbedaan cepat rambat penyerapan cairan disebut...

filtrasi

kromatografi✔️

penyulingan

kondensasi

Sublimasi


warna primer disebut juga dengan warna.....

dasar✔️

utama

penguraian

tersier

Sekunder 


Dalam percobaan kromatografi kertas ini yang akan dilarutkan oleh air adalah...

bagian bawah kapur tulis

warna spidol✔️

bagian atas kapur tulis

gelas transparan

Bubuk garam 


Bagian dari populasi, sebagai contoh (peserta didik) yang diambil dengan menggunakan cara-cara tertentu disebut.....

Populasi

Sampel✔️

Hipotesis

Sampling

Individu 


Di antara suhu dan tekanan, manakah yang paling berpengaruh terhadap nilai rapat massa suatu zat cair?

Keduanya tidak berpengaruh

Suhu lebih berpengaruh✔️

Tekanan lebih berpengaruh

Keduanya sama sama sangat berpengaruh

bukan keduanya 




(A) Prinsip kerja pengukuran rapat massa dengan piknometer adalah berdasarkan gaya apung (Archimedes)

karena

(B) Dalam penggunaannya, piknometer harus dicelupkan ke dalam zat cair yang diukur rapat massanya


Pernyataan (A) dan (B) benar

Pernyataan (A) benar, dan pernyataan (B) salah

Pernyataan (A) salah, dan pernyataan (B) benar

Pernyataan (A) dan (B) salah,✔️

Pernyataan berhubungan erat


Perbandingan antara rapat massa suatu zat terhadap rapat massa zat referensi (pembanding) merupakan pengertian dari..

Density

Specific Gravity✔️

Force

Pressure

Kekentalan


Bagaimana cara mendapatkan nilai densitas dari pengukuran menggunakan piknometer?

Membagi massa fluida terhadap volume piknometer✔️

Membaca skala densitas pada piknometer

Menggunakan korelasi

Mengalikan massa fluida terhadap volume piknometer

Membagi volume dengan massa benda


Bagaimana cara mendapatkan data massa fluida pada pengukuran piknometer

Menimbang berat pikno terisi fluida dikurangi berat pikno kosong✔️

Menimbang fluida dalam pikno menggunakan gelas ukur

Menimbang fluida dalam pikno menggunakan gelas arloji

Langsung dibaca pada skala di piknometer

Volume tertulis pada label alat


Agar pengukuran densitas dengan hidrometer akurat, yang perlu diperhatikan adalah...

Hidrometer harus penuh terisi fluida dan tidak boleh ada udara masuk

Hidrometer harus tenggelam

Hidrometer tidak boleh menyentuh dasar gelas ukur✔️

Hidrometer harus dipegang saat dilakukan pengukuran, agar tidak bergerak-gerak

Saat kesamping, hidrometer menempel pada dinding gelas ukur 


Agar pengukuran densitas dengan piknometer akurat, yang perlu diperhatikan adalah...

Piknometer harus penuh terisi fluida dan tidak boleh ada udara masuk✔️

Piknometer harus dalam kondisi tercelup

Piknometer tidak boleh menyentuh dasar gelas ukur

Piknometer harus dipegang saat dilakukan pengukuran, agar tidak bergerak-gerak

Piknometer dicuci bersih dan dikeringkan 


Satuan pembanding untuk menghitung specific gravity cairan dan benda padat adalah...

Densitas air pada suhu 4 derajat celcius✔️

Densitas udara

Densitas air pada suhu 0 celcius

Densitas minyak goreng suhu 15 derajat Celcius 


Semakin tinggi konsentrasi larutan garam, maka densitas larutan ......., karena.......

Semakin tinggi, densitas padatan yang terlarut lebih besar dari densitas air✔️

Semakin rendah, densitas padatan yang terlarut lebih kecil dari densitas air

Tetap, garam memiliki densitas yang sama dengan air

Semakin tinggi, garam akan tenggelam di dalam air

Tidak punya pengaruh 



Berikut termasuk dalam langkah-langkah pengukuran rapat massa menggunakan piknometer, kecuali...

Menimbang alat ukur dalam kondisi kosong

Mencelupkan alat ukur ke dalam larutan✔️

Mengisikan larutan ke dalam alat ukur

Membaca hasil pengukuran densitas pada alat ukur

Boleh mengisinya sampai tumpah 


Bagaimana cara mendapatkan data densitas dari hidrometer?

Dengan menimbang dan mengukur volume hidrometer

Menghitung densitas dari berat hidrometer

Membaca densitas dari skala hidrometer✔️

Menggunakan densitas referensi

Menghitung dengan rumus densitas


Bagaimana cara mendapatkan data volume piknometer?

Mengukur volume cairan menggunakan gelas ukur

Mengukur volume cairan menggunakan pipet ukur

Membaca skala volume pada label piknometer✔️

Dengan cara menimbang berat akuades dalam piknometer

Membandingkan air yang didalam ke gelas ukur


https://docs.google.com/document/u/0/d/1lqDdkO6QqyvvQ2kbvhY0MB03VLHBEbyL/mobilebasic

PRESENTASI

MAIL MERGEUntuk membuat surat masal kita bisa menggunakan sepasang aplikasi...

word dan docs

excel dan slide

drive dan classroom

word dan excel✓

excel dan spreadsheet


setelah kita selesai mengetik sebuah undangan pada word, berikutnya kita masuk seting surat masal masuk ke tab menu....


answer choices

home


design


view


insert


mailings✔️


Apa itu Mail Merge?


answer choices

Persiapan data dari Ms Excel untuk ditampilkan di Ms. Word.✔️


Persiapan data dari Ms Word untuk ditampilkan di Ms. Word


Persiapan data dari Ms Word untuk ditampilkan di Ms. Excel


Persiapan data dari Ms Excel untuk ditampilkan di Ms. Excel


Persiapan data dari Ms Power point untuk ditampilkan di Ms. Excel

Untuk memasukkan tujuan pengiriman, misal nama dan alamat masuk ke sub menu....


answer choices

edit recipient


insert merge field✔️


finish and merge


start mail merge


preview results




10. Multiple-choice

Q. 

Fasilitas Mail Merge memudahkan Anda saat melakukan pekerjaan...


answer choices

Mencetak banyak surat dengan isi dan alamat yang sama


Mencetak dokumen yang memuat daftar isi


Membuat dokumen yang memuat daftar isi dan daftar indeks


Mencetak banyak surat dengan isi sama tetapi dengan alamat berbeda✔️


Mencetak dokumen yang memuat daftar indeks

https://bit.ly/SoalUASGanjil22-23


Senin, 07 November 2022

Crude Assay



Crude Assay adalah Hasil evaluasi crude oil dilaporkan dalam sebuah resume yang berisi data distilasi, cutting product, kandungan impurities, dan lain sebagainya.

Crude Assay dijadikan acuan dalam merancang unit proses pengolahan yang akan dibuat atau untuk Refinery Unit yang sudah ada, crude assay digunakan sebagai dasar penentuan kondisi operasi maupun untuk menentukan komposisi blending umpan. 

Cakupan evaluasi crude meliputi :

  1. Pengujian/analisis sifat umum minyak bumi, yaitu sesuai dengan tipe analisis (A, B, C, D)
  2. Distilasi TBP (True Boiling Point), yaitu pemotongan suhu untuk memperoleh fraksi 
  3. Kurva distilasi, yaitu kurva yang digunakan untuk mengetahui potensi minyak bumi dalam menghasilkan fraksi yang dikehendaki 
  4. Prediksi sifat fraksi (seperti SG, flashpoint, viskositas, pour point, kadar sulfur, dll)

Terdapat empat tipe evaluasi atau analisis crude oil.

Tipe A (Analisis Cepat)

Analisis Tipe A digunakan untuk memberi gambaran karakteristik minyak bumi yang baru diketemukan. Pengujian meliputi.

  1. Pengujian sifat umum crude oil
  2. Klasifikasi crude oil

Tipe B (Analisis Sederhana) Analisis Tipe B

untuk memberikan bumi tentang potensi minyak sehubungan dengan minyak bumi yang baru diketemukan. Analisis meliputi:

  1. Pengujian sifat umum minyak bumi
  2. Klasifikasi minyak bumi 
  3. Distilasi TBP narrow cut (hanya sampai fraksi kerosene)

Tipe C (Analisis Sedang)

Analisis Tipe C digunakan untuk memberikan informasi tentang potensi minyak bumi sehubungan dengan minyak bumi yang sedang diproduksi maupun yang dipasarkan. Analisis meliputi:

  1. Pengujian sifat umum minyak bumi 
  2. Klasifikasi minyak bumi Distilasi TBP narrow cut (hanya sampai fraksi kerosene) dan wide cut (sampai fraksi minyak solar)
  3. Analisis fraksi-fraksi dari TBP
Analisis Tipe D digunakan untuk memberikan informasi tentang potensi minyak bumi sehubungan dengan minyak bumi akan diolah. Analisis ini meliputi :

  1. Pengujian sifat umum minyak bumi
  2. Klasifikasi minyak bumi 
  3. Distilasi TBP narrow cut (hanya sampai fraksi Kerosene) dan wide cut (sampai fraksi minyak solar)  
  4. Analisis fraksi – fraksi dari TBP 
  5. Analisis logam (V, Pb, Ni, Cu, Na, dan lain – lain) 


Mengolah Limbah Organik dan An-organik



Tujuan :

  1. Siswa dapat mencari limbah organik dan anorganik
  2. Siswa dapat memilah atau membedakan limbah organik dan organik
  3. Siswa dapat menemukan solusi untuk limbah organik dan anorganik
  4. Siswa mampu mengolah limbah organik dan anorganik menjadi bahan yang bermanfaat
Teori Dasar :

Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik industri maupun domestik (rumah tangga)

Limbah Organik adalah limbah yang berasal dari makhluk hidup dan dapat dijadikan sebagai kompos dan makanan hewan

Limbah An-organik adalah limbah yang berasal dari benda mati dan dapat diolah menjadi kerajinan tangan yang berguna bagi manusia

Prosedur percobaan :
  1. Mencari limbah organik dan anorganik di tempat-tempat yang ada
  2. Mengelompokkan bahan-bahan dan dibedakan antara limbah organik dan anorganik
  3. Melaporkan kepada instruktur/ guru
Data Percobaan :
Pada laporan sementara :

Tabel :
  • No
  • Limbah Organik
  • Tempat ditemukan
  • No
  • Limbah An-organik
  • Tempat ditemukan
Pembahasan :
Nama limbah dan upaya pemanfaatan

Soal :
  1. Apa saja prinsip yg diterapkan dalan pengolahan sampah ?
  2. Sebutkan proses dari pengolahan limbah lunak!
  3. Pengolahan limbah bisa menggunakan apa saja
  4. Tahapan pengolahan awal limbah organik setelah memilah adalah..
  5. Tahapan terakhir lengolahan limbah organik adalah..
  6. Apa yang dimaksud reduce ?
  7. Apa yang dimaksud reuse?
  8. Apa yang dimaksud recycle?
  9. Bagaimana cara mengurangi kandungan air dalam kulit jagung?
  10. prinsip yang diterapkan dalam pengolahan sampah dikenal dengan sebutan?



Kesimpulan :

Pada laporan resmi disisipkan foto siswa dengan limbah-limbah yang ditemukannya setelah pembahasan 

Jumat, 04 November 2022

IODOMETRI



IODOMETRI

Adalah suatu titrasi yang bertujuan menentukan titer larutan yodium, sedangkan larutan peniternya adalah natrium tio sulfat (Na₂S₂O3)

Indikator yang digunakan amylum

Reaksi dasar yang terjadi :

I2 + 2 Na₂S₂O3 → 2 NaI + Na₂S406

Reaksi di atas dapat pula dinyatakan dalam reaksi oksidasi maupun reaksi reduksi dengan reaksi sbb :

Iodium yang terbentuk dalam reaksi di atas adalah ekuivalen dengan zat asalnya,

Banyaknya tiosulfat yang diperlukan berrkuivalen dengan iodiumnya

Atau ekuivalen iodium = ekuivalen tiosulfat = ekuivalen zat asal

Pada pelaksanaan titrasi penambahan tiosulfat harus tetes demi tetes, sehingga titrasi dapat berjalan dengan baik.

Perlu diperhatikan bahwa dalam titrasi ini untuk larutan tiosulfat tidak boleh dalam suasana asam kuat / pekat, karena akan bisa terjadi belerang

Juga titrasi antara yodium dengan larutan tiosulfat penambahan amylum harus dilaksanakan setelah kadar yodium dalam larutan kecil sekali.

Bila larutan yodium masih besar dan ditambahkan amylum, maka akan terbentuk yod-amylum

Semua yodometri harus dalam suasana netral atau asam lemah, sebab bila suasananya basa, yodium berubah menjadi hipoyodit yang teroksidasi membentuk yodat, Reaksinya sbb:

Beberapa zat yang kadarnya dapat ditentukan secara yodometri, antara lain

1. Kapur klor

Karena kapur klor adalah CaO.Cl₂ tak murni dan dapat digunakan untuk mematikan kuman di dalam air. jika dicampur dengan asam sulfat encer dan suatu yodida akan menghasilkan yodium yang dapat dititer dengan natrium tio sulfat, reaksinya sbb


2. Cupri Sulfat

Kupri sulfat dengan kalium iodida menghasilkan Yodium


3. Senyawa besi (III)

Besi (III) sulfat dengan asam yodida menghasilkan Yodium


4. Standarisasi Na₂S₂O3 dengan KIO3

Dalam hal ini kita ambil KIO3 yang murni dan dilarutkan dalam aquades. Kemudian ditambah dengan KI dan asam asetat, lalu larutan dititrasi dengan Na₂S₂O3 sampai warna kuning muda, tambahkan amylum dan dititrasikan kembali sampai warna biru hilang.

IODIMETRI

Larutan standarnya adalah yodium

Contoh soal

1. Ditimbang 4 gram kapur klor dan dilarutkan dalam 250 mL air. Sebanyak 50 mL larutan kapur klor ini dicampur dengan asam sulfat encer dan kalium yodida secukupnya. Iodium yang terbentuk memerlukan 24 mL natrium tiosulfat 0,25 N. Berapa kadar CaOCl₂ dalam kapur klor tersebut ?


2. Sebanyak 350 mgram KIO3 murni dilarutkan dalam 100 cc air, masukkan dalam erlenmeyer. pipet 25 cc, tambahkan 10 cc KI 1 N, kemudian 10 cc H₂SO4 0,1 N 9 atau asam cuka) 

Kemudian dititrasi dengan Na₂S₂O3 memerlukan 21,4 cc Na₂S2O3. Hitung normalitas Na₂S₂O3



IDENTIFIKASI MASALAH

  1. Peserta didik masih memiliki semangat belajar yang rendah, terbukti ada yang ketinggalan banyak tagihan laporan hasil praktikum
  2. Kemampuan dasar Matematika masih rendah, perhitungan pecahan dan desimal mengalami kesulitan
  3. Peserta didik kesulitan dalam menghafal unsur-unsur kimia, nama-nama alat laboratorium
  4. Belum maksimal memanfaatkan perpustakaan sekolah ataupun ruang baca, buku yang dipinjamkan ke masing-masing siswa tidak banyak yang membacanya

Analisis identifikasi masalah

  1. Peserta didik tidak semangat dan aktif mengikuti pembelajaran dan kebanyakan diam saat ditanya kembali tentang materi yang dipelajari, saat apersepsi banyak yang lupa terhadap materi / praktikum sebelumnya
  2. Peserta didik tidak banyak berlatih dengan teman atau mandiri untuk mengulang pelajaran, memasukan angka pada rumus perhitungan masih salah disertai satuan-satuannya, sekaligus cara perhitungan perkalian dan pembagian pecahan
  3. Peserta didik masih belum hapal ujian lisan dalam menyebutkan unsur-unsur dan peralatan laboratorium
  4. Perpustakaan dan ruang baca sepi dari kunjungan siswa, bergitu juga buku yang dipinjamkan ke pribadi siswa terlihat masih rapi (seperti tidak pernah dibaca)
  5. Siswa kurang memiliki rasa peduli atau komitmen terhadap tugas yang diberikan
  6. Siswa kurang memperhatikan penjelasan guru ketika pembelajaran
  7. Selalu berupaya mencontek hasil pekerjaan siswa lain dalam menyelesaikan tugas
  8. Siswa kurang memiliki dorongan rasa ingin tahu yang tinggi


JENIS MASALAH

Kesulitan belajar siswa termasuk siswa berkebutuhan khusus dan masalah pembelajaran (berdiferensiasi) di kelas berdasarkan pengalaman mahasiswa saat menjadi GURU

Masalah yang diidentifikasikan

  1. Masih ada siswa kelas V yang belum bisa perkalian dasar dengan lancar
  2. Masih ada siswa kelas V yang masih belum lancar membaca

 Analisis identifikasi masalah

  1. Peserta didik tidak aktif mengulang pelajaran atau mengikuti les/ bimbel
  2. Peserta didik tidak berlatih membaca untuk mengulang materi dan lebih memilih bermain. 


Jenis permasalahan

Membangun relasi/hubungan dengan siswa dan orang tua siswa.


Masalah yang diidentifikasikan

Hubungan komunikasi antar guru dan orangtua peserta didik terkait pembelajaran masih kurang dan terbatas

 Analisis identifikasi masalah

  1. Orangtua yang sibuk bekerja dan kurang memperhatikan pola belajar anaknya
  2. Beberapa orangtua tidak hadir saat diundang oleh sekolah
Alam komunitas belajar berbasis proyek yang efektif
dapat dituliskan sebagai berikut.
a. Rancang, kelola, awasi dan perbaiki proyek, dan
pemecahan masalah yang dibangun oleh mereka
sendiri.
b. Bekerja secara kolaboratif dan mengambil
keuntungan dari keahlian yang menyebar dari
komunitas yang membolehkan perbedaan,
kreativitas, dan fleksibilitas dalam belajar.
c. Belajar topik yang dipilih sendiri dan identifikasi isu
mereka apakah berkaitan dengan permasalahan dan
identifikasi sumber-sumber yang relevan.
d. Gunakan berbagai macam teknologi macam untuk
membangun pengetahuan lebih dari sekedar teknologi
sebagai knowledge teller.
e. Dorong pemikiran mahasiswa menjadi visible sehingga
mereka dapat memperbaiki pengetahuan, pemikiran,
dan argumen yang dimiliki (Lin, dkk, 1996).
Dalam komunitas belajar, mahaiswa diberi peluang
untuk merancang dan mengelola proyek dan pemecahan

Kamis, 03 November 2022

ORIENTASI PPG

Laporan Ketua Bidang Study PPG UNM

MC. Hasnawati 

DR. DARMAWAN

Dipertemukan secara virtual untuk mengikuti PPG di UNM

Pelaksanaan PPG dalam jabatan k1 angkatan 2 berdasarkan peraturan direktur jenderal GTK no. 286/HK.04/01/2022 tentang petunjuk teknis pelaksanaan PPG dalam jabatan bagi guru yang diangkat sampai akhir 2015

Tujuan kegiatan

Meningkatkankan pengalaman faktual mahasiswa tentang proses pembelajaran inovatif dan numerasi dan administrasi sekolah lainnya sebagai pengalaman 

Memiliki sikap keterampilan yang diperlukan profesi berbasis literasi dan numerasi 

Mempraktikkan rencana aksi berbasis HOTS pedagogik dan knowledge sebagai tuntutan guru

Jumlah mahasiswanya PPG k1 A2 berjumlah 1567 orang dengan sebaran bidang studi

Teknik kimia 63 mahasiswa

Asal daerah 32 propinsi

Pelaksanaan 4 November 2022 hingga bulan Februari 2023

Terselenggaranya dari semua pihak, termasuk pimpinan UNM



REKTOR UNM PROF. HUSAIN SYAM

Andi Muadz



Menjawab kekurangan guru  selama ini, sekitar 45000 setiap tahun karena pensiun

Seorang belum boleh melakukan proses pembelajaran jika belum bersertifikat pendidik, akhirnya perguruan tinggi diberi tugas melaksanakan PPG dalam jabatan

Menjadi guru sebetulnya adalah panggilan jiwa, karena akan merapkan pegagogik, pengelolaaan kelas, dan strategi pembelajaran. Yakinkan bahwa terlahir sebagai seorang guru, pekerjaan guru adalah mulia. inilah yang terbaik bagi diri kita. sehingga dalam jiwa terpatri menjadi guru yang profesional

Setelah mengikuti profesi guru, melekat keteladanan bertindak secara sosial dan mendapatkan gelar Gr

Pembelajar yang berkualitas menjadi pembeda dari yang belum bersertifikasi. tetap harus belajar seumur hidup. tidak boleh berhenti belajar. insan pembelajar

Praktek guru abad 21 :

  1. Melek terhadap perkembangan teknologi, revolusi industri 4.0 harus memahami dan menguasai teknologi sehingga mampu mengenali potensi diri dan siswa
  2. Mengajar tidak hanya dalam kelas, pembelajaran kampus merdeka belajar tidak sekedar dalam ruang kelas, tapi bisa berkreasi di luar kelas. 
  3. Berharap ada konsep wirausaha, sehingga mengembangkan dalam bisnisnya maupun pembelajarannya
Memberikan pemahaman kepada peserta, bahwa ini adalah proses yang tidak sama dengan proyek atau diklat yang lain. 

Tingkat kelulusan PPG di UNM pada tahun 2021 sebanyak 82,73 persen, sehingga pada tahun ini diharapkan lulus 100%

Ketika menyampaiakan materi, para dosen diharapkan telah menyampaikan transfer materi dengan baik kepada peserta PPG


Materi 1 : tata kelola administrasi kegiatan PPG

(Andi Muhammad Irfan)

yang terverifikasi 1675 yang terlapor diri

prosedur yang dilakukan : belajar mandiri, analisis, uji kompetensi, praktek pembelajaran,  mengumpulkan tugas-tugas

dari administrasi : melakuakn kegiatan hingga pembelajaran, pendalaman materi, menyebutkan masalah, perangkat pembelajaran, uji kompetensi, praktek pemnbelajaran masuk ke akun masing-masing (jangan sampai lupa password)

semua transaksi diambil pada sistem akun masing-masing, belum mendapatkan surat bila belum tervalidasi

pada PPI apakah disekolah tempat mengajar atau pilih di sekolah lain. maka akan menadapatkan surat tugas yang akan didonload. setelah mengupload dengan tanda tangan kepala sekolah

setalah lulus filenya bisa didownload pada akunnya dan yang aselinya akan dikirimkan

syarat untuk mengikuti ujian :

mendaftar pada laman dengan surat keterangan bebas study, sudah menyelesaikan tagihan PPI, dan nilai-nilai pembelajaran selama ini belajar mandiri, analisis, perangkat, uji komprehensif, praktek pembelajaran

menanyakan admin kelas apakah sudah memasukan ke sistem UNM, sehingga admin kelas harus menyelesaikan tagihan-tagihan

mekanisme pengintegralan nilai akademik PPG daljab 2022

  1. belajar mandiri 
  2. analisis materi pembelajaran berbasis masalah
  3. literasi
  4. numerasi
  5. evaluasi uji komprehensif, minimal nilai 70 sehingga bisa masuk ke praktek pembelajaran

Rubrik penilaian akademik secara indeks : misalnya A, B, 

Tugas pada LMS harus dikerjakan

  • belajar mandiri pada LK 01, nilai PPK 1,2,3 disatukan dibagi 3 (rata-rata)
  • desain pembelajaran inovatif ada empat PPK, tiga jam 3 jam, dan 6 jam sinkronous
  • uji komprehensif diperoleh dari dosen pertama dan kedua (dari pendalaman materi dan teori-teorinya)
  • penilaian rencana aksi dan evaluasi
  • refleksi komprehensif dan rencana tingkat lanjut

Materi : DR. Muh. Faisal

Penguasaan materi sudah dibuktikan SEBELUM peserta masuk dalam PPG Dalam Jabatan. 

Karena itu dalam proses PPG Dalam Jabatan, peserta PPG Dalam Jabatan haruslah lebih fokus kepada permasalahan pembelajaran yang mereka temui di konteks kelas dan/atau sekolahnya dan upaya pemecahan masalah tersebut.

Langkah pendalaman materi :
Identifikasi masalah
Eksplorasi penyebab
Penentuan penyebab masalah 

Identifikasi masalah :

Jenis masalah :

Pedagogik, literasi, dan numerasi
Masalah yang diidentifikasi :

Kemandirian belajar siswa rendah 

ANALISIS IDENTIFIKASI MASALAH:

  • Siswa kurang memiliki keberanian untuk mengajukan atau menjawab pertanyaan dengan percaya diri.
  • Siswa tidak bersikap tenang di dalam mengerjakan segala sesuatu dalam pembelajaran.
  • Siswa kesulitan menyelesaikan tugas lebih awal. 
  • Siswa tidak memiliki kemampuan dalam memimpin. 
  • Siswa kurang memiliki rasa peduli atau komitmen terhadap tugas yang diberikan.
  • Siswa kurang memperhatikan penjelasan guru ketika pembelajaran, Selalu berupaya mencontek hasil pekerjaan siswa lain dalam menyelesaikan tugas 
  • Siswa kurang memiliki dorongan rasa ingin tahu yang tinggi.

Jenis Permasalahan

  1. Pedagogik, literasi, dan numerasi.
  2. Kesulitan belajar siswa termasuk siswa berkebutuhan khusus dan masalah pembelajaran (berdiferensiasi) di kelas.
  3. Membangun relasi/hubungan dengan siswa dan orang tua siswa.
  4. Pemahaman/pemanfaatan model-model pembelajaran inovatif berdasarkan karakteristik materi dan siswa.
  5. Materi terkait literasi numerasi, advanced material, miskonsepsi, HOTS
  6. Pemanfaatan teknologi/inovasi dalam pembelajaran.

Hari ke 4-9 :
Eksplorasi Penyebab Masalah 
  1. Mengelompokkan masalah yang telah diidentifikasi
  2. Hasil eksplorasi penyebab masalah (hasil kajian literatur)
  3. Analisis Eksplorasi penyebab masalah 
  4. Wawancara terkait masalah yang teridentifikasi dengan guru, kepala sekolah, rekan sejawat 
  5. Melakukan wawancara ke pengawas sekolah dan pakar (hari ke-7)
  6. Melakukan diskusi dari kajian literatur 

Contoh :
Analisis Eksplorasi Penyebab Masalah

Masalah Setelah dilakukan analisis terhadap
hasil kajian literatur dan hasil wawancara, serta dikonfirmasi melalui observasi dapat diketahui bahwa penyebab munculnya masalah rendahnya kemandirian belajar siswa saya adalah:
  1. Penumbuhkembangan aspek afektif khususnya sikap: percaya diri,tanggung jawab, dan kedisiplinan selama ini masih kurang mendapat perhatian yang optimal.
  2. Strategi pembelajaran yang cenderung digunakan dalam proses pembelajaran kurang mendukung tumbuhnya kemandirian belajar siswa.
LK 1.3 : Penentuan Penyebab Masalah
  • Hasil eksplorasi penyebab masalah (pokok penyebab masalah dari LK 1.2)
  • Akar penyebab masalah
  • Analisis akar penyebab masalah 
Langkah IV : hari ke-13

LK. 2.1 : ekplorasi alternatif solusi
  • Masalah terpilih yang akan diselesaikan
  • Akar penyebab masalah
  • Mengkaji literatur minimal 3
  • Analisis alternatif solusi
  • Solusi yang relevan
  • Analisis penentuan solusi
Analisis Alternatif Solusi

Berdasarkan hasil eksplorasi, alternatif
solusi yang sesuai atau memungkinkan
untuk diterapkan di kelas saya adalah
sebagai berikut :
  1. Penerapan model Problem Centered Learning (PCL)
  2. Penerapan model Problem Based Learning
  3. Penerapan model pembelajaran flipped classroom
  4. Penerapan model Active Learning tipe Card Sort 
  5. Penerapan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP)
  6. Penerapan model pembelajaran berbasis projek.
Catatan: Setiap alternatif solusi disertai dengan analisis pros dan cons.

Ini Komprehensif :

PENGERTIAN
Uji komprehensif merupakan penilaian yang dilakukan secara menyeluruh tentang kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi masalah, penyebab, penentuan solusi terhadap masalah yang diidentifikasi, serta kemampuan mahasiswa dalam merancangrencana aksi dan rencana evaluasi.

Selain itu, uji komprehensif juga dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan Literasi-Numerasi, HOTS dan TPACK yang bersumber dari perangkat pembelajaran yang dihasilkan dari tahapan pembuatan rencana aksi dan rencana evaluasi.

Dengan demikian, uji komprehensif merupakan proses mengukur kesiapan dan kecukupan kompetensi mahasiswa sebelum mengikuti PPL (praktik pembelajaran inovatif).

Hari ke-19 : (Rencana Aksi I)
  • Tinjauan diskusi pilihan solusi
  • Analisis kurikulum, prota promes
Hari ke-20 
  1. Menyusun RPP
  2. Menyusun bahan ajar
  3. Menyusun media

Praktik Pembelajaran Inovatif
Tagihan Desain Pembelajaran Inovatif 


DR. AHMAD ZAKI

setting belajarnya ada dua bagian 
  • 57 hari dalam belajar di LMS
  • 138 hari dalam belajar di LMS
tahun ini UNM total 1567 peserta terbagi menjadi 46 kelas
pembelajaran dimulai tanggal 4 Nopember 2022

aktivitas belajar mandiri, ada modul 6 set
akan ditagih saat belajar pertama LMS
finalisasi tagihan LK. 01 dalam bentuk pdf



LMS
Pendahuluan
Orientasi
Pengantar
Pendalaman materi

Rabu, 02 November 2022

Deskripsi

Deskripsi :

Sesuai dengan Dapodik, sebagai guru non PNS di SMK Negeri 5 Surabaya. Tahun ini dengan mengikuti implementasi kurikulum merdeka mengampu mapel Dasar Program Keahlian Kamia Analisis (36 Jampel) dan Teknik Informatika (8 Jampel).

Dengan berlatar belakang S-1 Teknik Kimia dan S-2 Magister Teknik Industri serta pernah magang di PT. Petrokimia Gresik (6 bulan) dan PT. Barata Indonesia - Industri pengecoran logam (3 bulan), membuat suasana pembelajaran menyenangkan, siswa sangat antusias dalam belajar sambil mendapatkan wawasan dunia industri sebagai bekal saat mereka lulus nantinya

Walaupun jam pembelajaran overload, tetapi saya menjalankan penugasan dari pimpinan SMK Negeri 5 Surabaya dengan ihlas dikarenakan banyak rekan guru senior yang purna tugas, disertai ikhtiar dan doa semoga saya bisa diangkat menjadi ASN-PPPK agar bisa lebih luas dalam berkiprah di dunia pendidikan. Untuk ikut serta membantu mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Sekaligus sebagai pahala jariyah ilmu untuk bekal saat menghadap kehadirat Allah SWT kelak diakhirat.

Untuk berbagi pengalaman, mendokumentasikan jejak digital dalam web blog pribadi : www.onnyfahamsyah.blogspot.com


Riwayat Pendidikan

Riwayat Kerja

Pengalaman Organisasi

Pengalaman kursus/ pelatihan

Pengalaman pengembangan profesi