Sabtu, 13 April 2019

Tokoh-Tokoh Walisongo : Sunan Giri




Sunan Giri

Sumber Babad Tanah Jawi menyebutkan beliau Putra dari Syaikh Maulana Ishak. Ibunya adalah Dewi Sekardadu. Kakek dari pihak ibu disebutkan yaitu Prabu Menak Sembuyu. Sunan Giri keturunan dari Raja Blambangan.

Bahkan nama Giri yang digunakan untuk kediamannya yang terletak di wilayah Gresik, memiliki hubungan dengan nama ibukota Blambangan saat itu; Giri. (sekarang nama kecamatan Giri di kota Banyuwangi)

Sumber Babad Tanah Jawi, menyebutkan bahwa dakwah Syaikh Maulana Ishak yang dikirim Sunan Ampel ke Blambangan mengalami kegagalan. Mertuanya yang marah ketika diminta memeluk Islam dan meninggalkan agamanya yang lama, menyebabkan Syaikh Maulana Ishak diusir dan meninggalkan istrinya yang hamil tua.

Merana ditinggal suami, istrinya meninggal setelah melahirkan seorang anak laki-laki. Dikisahkan saat itu terjadi wabah besar melanda Blambangan.

Raja Blambangan menduga, wabah itu berhubungan dengan kelahiran bayi laki-laki putra Maulana Ishak. Akhirnya, bayi laki-laki itu diletakkan dalam peti dan dihanyutkan ke tengah laut dan kemudian peti itu tersangkut di kapal milik Nyai Pinatih yang sedang berlayar ke Bali.

Sunan Giri adalah tokoh Walisongo yang berkedudukan sebagai  raja sekaligus guru suci (Pandhita Ratu). Ia memiliki peran penting dalam pengembangan dakwah Islam di Nusantara dengan memanfaatkan kekuasaan dan jalur perdagangan.

Sunan Giri mengembangkan pendidikan dengan menerima murid-murid dari berbagai daerah di Nusantara. Mencapai Banjar, Martapura, Pasir, dan Kutai di Kalimantan, Buton dan Gowa di Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara, bahkan Kepulauan Maluku.


Selasa, 09 April 2019

PELATIHAN MOODLE



Untuk pengoperasian gunakan mozila, karena lebih kompatibel dalam menjalankan software

Awali  dengan tekan : http://tekimstemba.id. Maka akan muncul tampilan menu : Home, E-Learning, Guru Teknik Kimia, Berita

Home


(tampilan guru teknik kimia)

Pilih dan  Klik E-Learning, masukan username dan password




Kamis, 04 April 2019

Tokoh-Tokoh Walisongo : Sunan Ampel


Sunan Ampel

Beliau putra Syaikh Ibrahim As-Samarkandi, adalah tokoh walisongo tertua yang berperan besar dalam pengembangan dakwah Islam di Jawa dan tempat lain di Nusantara

Melalui pesantren Ampeldenta, Sunan Ampel mendidik kader-kader penggerak dakwah Islam seperti Sunan Giri, Raden Patah, Raden Kusen, Sunan Bonang, Sunan Drajad.

Sunan Ampel menikahi putri Arya Teja, Bupati Tuban, yang cucu Arya LembuSura Raja Surabaya yang muslim.

Raden Rahmat datang ke Jawa bersama saudara tuanya yang bernama Ali Musada (Ali Murtadho) dan saudara sepupunya bernama Raden Burereh (Abu Huraira). Mereka mendarat di Tuban.

Setelah tinggal di Tuban beberapa lama sampai ayahandanya wafat. Raden Rahmat berangkat ke Majapahit menemui bibinya (Ratu Dwarawati) yang dikawin Raja Majapahit yang masih beragama Budha

Babad Ngampeldenta menuturkan bahwa pengangkatan resmi Raden Rahmat sebagai imam di Surabaya dengan gelar sunan dan kedudukan wali di Ngampeldenta dilakukan raja Majapahit

Dalam perjalanan menuju Ampel, Raden Rahmat melewati daerah Pari, Kriyan, Wonokromo, dan Kembang Kuning yang berupa hutan. Ditempat itu Raden Rahmad bertemu dengan Ki Wiryo Sarojo / Ki Wirajaya yang dikenal sebagai Ki Bang Kuning yang kemudian menjadi pengikut Raden Rahmat. Raden Rahmat dikisahkan membangun masjid dan menyebarkan dakwah Islam kepada masyarakat sekitar

Menikah dengan putri Ki Bang Kuning yang bernama Mas Karimah, yang melahirkan dua orang putri : Mas Murtosiyah dan Mas Murtosimah.

Mas Murtosiyah dinikahkan dengan santrinya, yaitu Raden Paku yang bergelar Sunan Giri.

Mas Murtosimah dinikahkan pula dengan santrinya yang lain, yaitu Raden Patah yang menjadi Adipati Demak.

Santrinya yang lain, Raden Kusen, adik Raden Patah dinikahkan dengan cucu perempuannya yang bernama Nyai Wilis

Raja Majapahit tidak langsung mengangkat Raden Rahmat di Ampeldenta, melainkan menyerahkan kepada Adipati Surabaya bawahan Majapahit bernama Arya Lembusura yang beragama Islam.

Arya Lembusura yang beragama Islam menempatkan Raden Santri Ali menjadi imam di Gresik dengan gelar Raja Pendita Agung dengan nama Ali Murtala (Ali Murtadho).

Setelah itu, Arya Lembusura menempatksn Raden Rahmat sebagai imam di Surabaya dengan gelar Sunan Ampeldenta, dengan nama Pangeran Katib.

Raden Rahmat menikah dengan Nyai Ageng Manila, putri Arya Teja dari Tuban. Sedangkan Arya Teja menikahi putri Arya Lembusura dan menurunkan bupati-bupati Tuban. Itu berarti Nyai Ageng Manila yang dinikahi Raden Rahmat itu adalah cucu perempuan Arya Lembusura.

Oleh karena terhitung cucu menantu Arya Lembusura, maka pada saat Arya Lembusura mangkat, maka Raden Rahmat menggantikan kedudukannya sebagai penguasa Surabaya.

Setelah kedatangan para penyebar islam Champa yang dipelopori Sunan Ampel, penduduk Majapahit mulai mengenal tradisi keagamaan "kenduri" dan memperingati kematian seseorang pada hari ke-3, ke-7, ke-40, ke-100, dan ke-1000.

Orang Champa juga mempunyai kebiasaan untuk mentalqin orang mati, melakukan peringatan haul, membuat bubur Asyuro, memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tradisi Rebo Wekasan, Nishfu Sya'ban, paham wihdatul wujud, larangan menyelenggarakan hajat menikahkan keluarga, mengkhitankan anak, dan pindah rumah pada bulan Syuro.

Juga pembacaan kasidah-kasidah yang memuji Nabi Muhammad SAW dan Ahlul Bait, Si'iran pepujian yang ditujukan kepada Ali bin Abi Thalib dan keturunannya, dan wirid-wirid yang diamalkan kalangan muslim tradisuonal Jawa adalah hasil pengaruh tradisi keagamaan Champa

Bahkan Istilah "kenduri" pun, jelas menunjuk kepada pengaruh Syi'ah karena istilah itu dipungut dari bahasa Persia : "kanduri", yakni upacara makan-makan di Persia untuk memperingati Fatimah az-Zahroh, putri Nabi Muhammad SAW.

Menurut S.Q Fatimy dalam Islam comes to Malaysia (1963), Madzab orang-orang Islam di Champa beraliran Syi'ah. Namun, bagian terbesar orang-orang Islam Champa sudah kehilangan orientasi dan mengalami diskontinuitas sejarah sehingga tidak mengetahui lagi secara benar jika Islam yang mereka jalankan adalah Islam pengaruh Syi'ah, terutama syiah Zaidiyah.

Selaian mengajarkan ilmu syariat juga mengajarkan tarekat dan hakikat, menhajarkan ilmu tasawuf dengan laku suluk menurut ajaran tarekat Naqsyabandiyah. Raden Rahmat saat itu dianggap sederajat dengan para guru suci Syiwais yang berwenang melakukan diksha (baiat) yang diberi sebutan kehormatan 'susuhunan"

Pertama, Sebutan susuhunan atau sunan diberikan kepada Raden Rahmat karena kedudukan sebagai Raja (Bhupati) Surabaya yang berkediaman di Ampel, sehingga menjadi susuhunan atau Sunan Ampel.

Kedua, sebutan susuhunan atau sunan diberikan kepada Raden Rahmat karena kedudukannya melakukan diksha (baiat) kepada siswa-siswa rohaninya

Dalam menjalankan ajaran Islam berupa, sholat. Sunan Ampel juga mendapat tantangan karena sholat dengan gerakan-gerakan ritualnya dianggap aneh. Di dalam Babad Tanah Jawi digambarkan bagaimana orang-orang menertawakan Sunan Ampel karena melakukan ibadah sholat yang dianggap aneh

(putra Champa/ ngabekti Yang Widi/ tininggalan ing wong Majalangu/ padha gumuyu kabeh/ ujare wong Mojolangu/ bodho temen bocah puniki/ ngadhep ngulon bocah tetiga/ cangkeme celathu/ tangane ngakep dhadha/ dengkule dipun pijeti/ tumulya ngambung kelasa//

Namun, Sunan Ampel dikisahkan sangat sabar menghadapi semua celaan. Bahkan, saat dicela karena memilih-milih makanan - menolak makan babi dan katak tetapi memilih makan daging kambing yang apek - Sunan Ampel tetap sabar dan tidak marah

(nulya ana wong anom suwiji/ mara ngucap/ maring putra champa/ ya iku kurang pikire/ babi gurih datan ayun/ kodok kungkang datan binukti/ amilih daging menda/ ambune pan perangus/ ananging putra Champa/ datan duka maring bocah Majapahit/ mila bocah maksih nom noman//

(Sumber : Atlas Walisongo - Agus Sunyoto)

Sabtu, 30 Maret 2019

Peringatan Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW




Bertempat di Masjid As-Salafiyah, Kedung Asem, Rungkut Kota Surabaya
Mulai Bakda Isya

Sengajanya penceramah adalah KH. Musthofa Bisri (Gus Mus), namun karena beliau "gerah" maka digantikan oleh KH. Achmad Chazim Mabrur (Rois Syuriah PCNU Rembang)

Risalah Mauidhotul Chasanah :

Saat Gus Dur wafat, yang takziyah banyak hingga harus dibatasi dan dijaga ketat. Kecuali Gus Mus yang bisa diperbolehkan masuk.

Namun Gus Mus diikuti oleh seorang santri, sehingga santri itupun bisa masuk ke pemakaman.

Intinya, bila mengikuti kyai maka akan dimudahkan dalam hidup.

Mbah Hasyim Asy'ari pernah dawuh :
"Sopo sing gelem ngopeni NU, dak akoni dadi santriku."

Yang paling ayem tenterem adalah Gusti Allah, dengan berdoa setelah sholat fardlu, namun lebih baik saat sholat tahajud.

Kakanda Gus Mus, yakni KH. Cholil dawuh :
Di Mekkah ada banyak tempat mustajab, dengan berdoa "ora dungo njaluk sugih, nanging yen butuh mesthi ono/ keturutan/ kecukupan."

Akeh wong duwe wedhus, nanging ora wani dhahar sate wedhus; ana wong duwe pabrik gula, nanging ora wani ngunjuk wedang gulo.

Duwit lima juta iso cukup, nanging sepuluh juta ora cukup. Pilih endi ?

Bayi yang lahir, kemudian diadzani dan iqomah telinganya InsyaAllah anak tersebut dijaga dari perzinahan dalam hidupnya. Kemudian diaqiqohi dan walimatul tasmiyah (pemberian nama)

Rasulullah dalam Perjalanan Isro' Mi'roj mendapatkan oleh-oleh berupa sholat.

kata "oleh-oleh" secara umum adalah sangat menyenangkan bila memperolehnya.

Maka Sholat lima waktu apakah "oleh-oleh" yang menyenangkan ?

Bila "menyenangkan", apakah seharusnya ditambah ?

Sholat adalah "sowan" kepada Gusti Allah, mestinya menyenangkan dan harus ditambah.

Memaknai sholat bukan kwajiban, tetapi kesempatan. Orang yang sholatnya diperbaiki, maka hidupnya semakin ditata baik oleh Allah.

Pada umumnya kekurangan dalam melaksanakan sholat, ternyata setelah takbirotul Ihrom fikirannya "ngelambyar"

Satu-satunya ibadah yang harus menghadap Allah dengan arah kiblat adalah sholat. Beda dengan puasa, zakat dan thawaf.

Oleh karena menghadap Allah dalam sholat perlu tata krama dan cara berpakaiannya.

Saat duduk tawaruk, salam pertama adalah wajib, salam kedua adalah sunnah. Namun saat menoleh ke kanan dan ke kiri cukup wajahnya saja, jangan sampai dadanya ikut menoleh (dada tetap menghadap qiblat) karena bisa membatalkan sholat

Untuk memperbaiki sholat :
  1. Sregrep ngaji
  2. Kumpul wong sing apik, sregep sholat

Bila ada imam mengantuk sampai menjelang salam tertidur, Bagaimana solusinya ?

bila makmum mendahului salamnya imam, maka sholatnya batal. oleh sebab itu maka harus diniatkan mufaroqoh "keluar" dari jamaah lalu salam.

Bila makmum masbuk tidak wajib baca fatichah, hanya sedapatnya.

Bila masbuk masih mengikuti rukuknya imam, maka terhitung mengikuti satu rakaat

Dalam Masjid, mestinya orang yang mencari kotak amal untuk shodaqoh memakmurkan masjid, bukan kotak amal yang mendatangi jamaah saat sholat (jum'at)

Di Masjidil Harom, tidak ada kotak yang mendatangi jamaah tetapi jamaah yang mencari kotak amal.

Bila dalam sujud yang pertama ada kertas yang menempel pada dahi, maka segera dihilangkan kertas tersebut pada duduk diantara dua sujud. Karena bila kertas masih menempel di dahi lalu bersujud bisa membatalkan sholat.

Sholat yang diimami orang yang stres/ majnun/ gila, maka sholat seluruh makmum menjadi batal semua.

Bila ada imam lupa ternyata berhadats dan sholat telah usai, maka sholat makmumnya tetap SAH. Hanya imamnya saja yang wajib mengulang.

Bila ada imamnya ingin membatalkan sholat karena sesuatu hal (misalnya kemaluannya digigit semut, dan tidak kuat menahannya) maka cukup menoleh kebelakang dan pergi. Sehingga makmum yang di belakangnya maju menggantikannya untuk meneruskan sholat.

Gallery Foto :








Senin, 25 Maret 2019

Rahasia AKADEMIS Mengapa Sholat Sebaiknya di Awal Waktu.



Tulisan di bawah ini didapatkan secara anonym, tapi bila dari isinya bisa menambah fadhilah dalam melaksanakan sholat di awal waktu

Ternyata anjuran tersebut sangat luar biasa.

Menurut para ahli, setiap perpindahan waktu sholat, bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam dan dirasakan melalui perubahan warna alam.

Kondisi tersebut dapat berpengaruh pada kesehatan, psikologis dan lainnya.

Berikut ini kaitan antara sholat di awal waktu dengan kondisi alam.

Waktu SUBUH

Pada waktu subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok).

Dalam ilmu Fisiologi, Tiroid mempunyai pengaruh terhadap sistem metabolisma tubuh manusia.

Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rejeki dan cara berkomunikasi.

Mereka yang masih tertidur nyenyak pada waktu Subuh dapat menghadapi masalah rejeki dan komunikasi.

Mengapa? Karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika roh dan jasad masih tertidur.

Pada saat azan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkatan optimal.

Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita terutama pada waktu ruku dan sujud.

Waktu  ZUHUR

Alam berubah menguning dan ini berpengaruh kepada perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga punya pengaruh terhadap hati.

Warna kuning ini mempunyai rahasia berkaitan dengan keceriaan seseorang.

Mereka yang selalu ketinggalan atau melewatkan sholat Zuhur berulang kali dapat menghadapi masalah dalam sistem pencernaan serta berkurang keceriaannya.

Waktu ASHAR

Alam berubah lagi warnanya menjadi oranye. Hal ini berpengaruh cukup signifikan terhadap organ tubuh yaitu prostat, rahim, ovarium/indung telur dan testis yang merupakan sistem reproduksi secara keseluruhan.

Warna oranye di alam juga mempengaruhi kreativitas seseorang.

Orang yang sering ketinggalan waktu Ashar dapat menurun daya kreativitasnya.

Di samping itu organ-organ reproduksi ini juga akan kehilangan tenaga positif dari warna alam tersebut.

Waktu MAGHRIB

Warna alam kembali berubah menjadi merah.
Sering pd waktu ini kita mendengar banyak nasehat orang tua agar tidak berada di luar rumah.

Nasehat tersebut ada benarnya karena pada saat Maghrib tiba, spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis.

Pada waktu ini jin dan iblis amat bertenaga karena mereka ikut bergetar dengan warna alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan sebaiknya berhenti sejenak dan mengerjakan sholat Maghrib terlebih dahulu.

Hal ini lebih baik dan lebih selamat karena pada waktu ini banyak gangguan atau terjadi tumpang-tindih dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama atau hampir sama dan bisa menimbulkan fatamorgana yang bisa mengganggu penglihatan kita.

Waktu ISYA

Pada waktu ini, warna alam berubah menjadi nila dan selanjutnya menjadi gelap.

Waktu Isya mempunyai rahasia ketenteraman dan kedamaian yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak.

Mereka yang sering ketinggalan Isya bisa sering merasa gelisah.

Untuk itulah ketika alam mulai diselimuti kegelapan, kita dianjurkan untuk mengistirahatkan tubuh ini.

Dengan tidur pada waktu itu, keadaan jiwa kita berada pada gelombang Delta dengan frekuensi dibawah 4 Hertz dan seluruh sistem tubuh memasuki waktu rehat.

Selepas tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna-warna putih, merah jambu dan ungu.

Perubahan warna ini selaras dengan kelenjar pineal (sebuah kelenjar endokrin pada otak) kelenjar pituitary, thalamus (struktur simetris garis tengah dalam otak yang fungsinya mencakup sensasi menyampaikan, rasa khusus dan sinyal motor ke korteks serebral, bersama dengan pengaturan kesadaran, tidur dan kewaspadaan) dan hypothalamus (bagian otak yang terdiri dari sejumlah nucleus dengan berbagai fungsi yang sangat peka terhadap steroid, glukokortikoid, glukosa dan suhu).

Maka sebaiknya kita bangun lagi pada waktu ini untuk mengerjakan sholat malam (tahajjud).

Umat Islam sepatutnya bersyukur karena telah  di’karuniakan’ syariat sholat oleh Allah SWT sehingga jika dilaksanakan sesuai aturan maka secara tak sadar kita telah menyerap tenaga alam ini.

Inilah salah satu hakikat mengapa Allah SWT mewajibkan sholat kepada kita.

Sholat di awal waktu insyaAllah dpt membuat badan semakin sehat.

Yuk .....sholat diawal waktu.

Minggu, 24 Maret 2019

Parade Vaganza Surabaya 2019


(duduk manis menanti)

Kota Surabaya yang sudah memasuki usia ke-726 dimeriahkan dengan Pagelaran Surabaya Vaganza Parade Budaya dan Bunga. Start di mulai dari Tugu Pahlawan dan Finish di Santa Maria. (tidak sampai Taman Bungkul)

(Ais & Abil berbaur menanti atraksi)

Ruas jalan protokol sejak Ahad pagi (24/03/2019) telah ramai dijejali warga kota Surabaya. Walau dalam temaram mendung tidak menciutkan nyali untuk setia menanti atraksi tahunan ini.

(antusias di sekitar jl. Urip Sumoharjo)

Agenda rutinan ini biasanya diadakan pada bulan Mei, namun di tahun ini dimajukan bulan Maret karena bersamaan ada agenda nasional pemilu dan bersamaan memasuki bulan Suci Ramadhan.

(Garuda Cantik)


Dilansir dari media online DetikNews, Walikota dalam sambutannya menyerukan warga kota "agar tidak boleh malas, kita harus kerja keras."

"Tidak ada kata menyerah, tidak ada kata putus asa. Para pendahulu kita, pejuang sudah membuktikan dengan seluruh keterbatasannya kita bisa berjuang dan meraih kemerdekaan pada 10 November." Imbuh Bu Risma

(bersama Kadisdik Surabaya-Dr. Ikhsan)





Jumat, 22 Maret 2019

WISUDA TAHFIDZ KE-3 TAHUN 2019, SMK Negeri 5 Surabaya




Kegiatan ini bertujuan untuk :
  1. Membina siswa yang berkeinginan tinggi dalam mempelajari Baca Tulis  Al-Qur’an
  2. Mencetak generasi yang mampu menghafal Al-Qur’an dari kalangan pelajar SMK Negeri 5 Surabaya
  3. Mendorong dan meningkatkan jumlah penghafal Al-Qur’an dari kalangan pelajar SMK Negeri 5 Surabaya
  4. Meningkatkan kualitas para penghafal Al-Qur’an dari kalangan pelajar SMK Negeri 5 Surabaya

Tahapan Kegiatan
AwalPada tahap awal Kegiatan, kegiatannya meliputi :
  1. Recrutment Anggota Tahfidz di tiap kelas
  2. Pendataan anggota per individu
  3. Acara pembukaan Program Tahfidz Juz 30
  4. Tes pemetaan kemampuan dasar
  5. Pengumuman hasil kemampuan dasar

IntiPada tahap inti kegaitan sudah berjalan aktif,  adapun program tersebut meliputi :
  1. Muroja’ah / Mengulang-ulang Hafalan
  2. Pembinaan Al-Qur’an Dasar (BTQ)
  3. Pembinaan Tajwid Dasar dan lanjutan
  4. Pembinaan Murottal & Tahfidz
  5. Setoran Hafalan menggunakan Kartu Tahfidz
  6. Kajian Tafsir Al-Fatihah
  7. One Week One Juz (Pekan Khatmil Qur’an)
  8. Evaluasi/ Tes Hafalan di tiap Level Surat (Panduan di Kartu Tahfidz)

Penutup, Pada tahap ini, peserta akan dijaring dan diseleksi untuk lolos sebagai calon wisudawan/wati Tahfidz Juz 30 SMK Ngeri 5 Surabaya angkatan ke-3 yang dilakukan 2 pekan sebelum tiba waktu wisuda (atau tiba waktu Doa bersama menyambut UNBK 2019), berikut adalah kegiatannya :
  1. Penjaringan Calon wisudawan/wati Tahfidz Juz 30  berdasarkan syarat dan ketentuan yang ada
  2. Persiapan (Geladi) Wisuda
  3. Penutupan & Wisuda Tahfidz  angkatan ke-3 (tahun 2018-2019 / 1439-1440 H)

Sambutan mewakili SMK Negeri 5 Surabaya, Bapak Anton Sudjarwo, M.pd :

Sebuah kebanggan sekolah umum yang mampu mewisuda siswanya dalam program tahfidz

Semoga keluarga tahfidz senantiasa diberikan barokah, begitu juga lembaganya SMK Negeri 5 Surabaya

Semakin banyak mengikuti program tahfidz, sebagai indikator keberhasilan pendidikan karakter

Membangun karakter siswa sebagai calon-calon pemimpin bangsa

Penyiapan generasi muda dengan akhlak yang baik, karena bangsa ini sedang menghadapi tantangan korupsi dan nepotisme dan lain sebagainya

Dengan penghapal Qur'an semoga dapat memperbaiki moral bangsa

Sekolah memberikan penghargaan penghafal Qur'an yang akan diatur sesuai ketentuan sekolah, semoga dapat menambah motivasi bagi siswa. (1 Juz mendapatkan dispensasi pembayaran spp 1 bulan)

Kegiatan Wisuda ini bukan akhir dari capaian siswa, justru menjadi agenda rutin untuk meningkatkan kualitas siswa.

Perguruan tinggi negeri sudah menerima mahasiswa di semua jurusan bagi penghafal qur'an minimal lima juz

Sambutan mewakili Dewan Penguji Tahfidz, Bpk. M. Sofyan Hadi, M.Pd. I

Sebuah anugerah indah dari Allah SWT, kenikmatan dengan karunia anak-anak yang mampu menjaga Al-Qur'an. Ini semata-mata pertolongan dari Allah dan bapak ibu guru semata-mata wasilah penghantarnya saja.

Hari selasa (19/03/2019) peserta sudah mengikuti Munaqosah (Ujian Tertutup) dengan penguji Ustadz H. Qomarudin dari Jamiyah Qurro wal Huffadz kota Surabaya dan Ustadz Sofyan sendiri.

(Ujian tertutup)

(Pasca Munaqosah)

Pengujiannya meliputi : Fasohah, Tajwid, dan Hafalan.

Program ini dilaporkan tertulis ke sekolah, meliputi capaian kegiatan juga laporan kemampuan penghapal Qur'an dengan diuji terbuka

Dalam keterharuan ini karena dari 250 peserta awal, yang mengikuti proses wisuda sebanyak 27 siswa.

Untuk mengiringi proses wisuda ini, diiringi dengan iklim Quran dengan khatmil qur'an dan bacaan surat Al-Ikhlas

  1. Dari Dewan Guru & Karyawan 3 kali
  2. Dari Siswa 12 Kali
  3. Dari bacaan Surat Al-Ikhlas 21.711 kali

Terinsiprasi dari Sahabat Anas bin Malik, ra yang saat menikah didoakan oleh Rasulullah, dengan keberkahan doa tersebut memiliki anak sejumlah 100 dan semuanya hafal Qur'an.

Selanjutnya peserta wisuda diuji secara terbuka dengan tata baca Qur'an, diantaranya : Imalah, Isymam, Waqof-Saktah, Naghl, Tashlil.

(Ujian Sidang terbuka)

Dengan hasil sidang terbuka yang dipimpin oleh Ustadz Sofyan Hadi, maka wisudawan dan wisudawati berhak untuk resmi diwisuda.

Prosesi Wisuda :
Jum'at, 22 Maret 2019
Pukul 09.15
Pembacaan Surat Keputusan Kepala SMK Negeri 5 Surabaya Tentang Penetapan Kelulusan dan Wisuda Program Tahfidz Al-Qur'an Meliputi Juz 30, 29, 1-6 Tahun 2018-2019
Tema : Tradisi Menghafal Al-Qur'an Sebagai Jejak Aktualisasi Membangun Pendidikan Berkarakter.


(Perjalanan menuju Wisuda Tahfidz ke-3)


(Diarak dari Masjid Darul Ilmi)


(Memasuki arena wisuda)

(Pemberian Gordon dan Ijazah Wisuda)

(Sungkem kepada ortu yang bermahkota)


(Wisudawan-wisudawati)

(Video Wisuda)


Senin, 04 Maret 2019

Upacara Bendera-Millenial Safety Festival


Senin, 04 Maret 2019. Di halaman SMK Negeri 5 Surabaya dilaksanakan upacara bendera, mulai pukul 06.30 sd 08.00. Dengan Pembina upacara AKBP Budi Hendrawan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur.

Amanat Pembina Upacara :

Pertama, tentang lalu lintas :
Di Jawa Timur jumlah kecelakaan tertinggi se-Indonesia, dengan korbannya yang masih berumur milineal (16 - 35 tahun) mencapai 70 persen.

Korban yang luka di kepala mencapai 5400 orang. Disebabkan karena tidak pakai helm, helm-nya tidak dikancingkan, atau helm tidak standart

Oleh sebab itu, mabes polri mengadakan Miilennial Safety Festival, yaitu police go school; juga Festival di Propinsi Jatim dilaksanakan di Suramadu, pada Minggu, 17 Maret 2019; jam 06 pagi sudah ditutup dari dua sisi.

Acaranya yaitu pertunjukan 1000 kapal, Tarian Gandrung Banyuwangi, Marching Band AAL, dan tampilan artis Via Vallen

Kedua Masalah Narkoba.
Penghuni lapas dari 50 persen, kasusnya dari narkoba dan merupakan warga milenial.

Pengguna narkoba pasti sakit, otaknya telat mikir dan bisa menjadi gila.

Rata-rata pengguna heroin terinfeksi HIV/ AIDS.

Sehingga, bila ada pengaruh buruk segera dilaporkan ke polisi

Ketiga, Masalah Medsos.
Jangan gampang menebar Hoax, fitnah. ataupun Hate speech ujaran kebencian.

Karena alat mudah ditangan (Hand Phone) sehingga mudah menyebar, maka saring dan teliti berita yang ada agar tidak berurusan dengan proses hukum.

Keempat, Masalah Pergaulan Bebas.
Yang pacaran, mesti korbannya perempuan, maka berteman jangan sampai kebablasan.

Kasus pencabulan terjadi dibawah umur 17 tahun. oleh karena itu laki-laki jangan mudah mengobral janji.

Pada kesempatan ini, juga dikumandangkan "Deklarasi Millennial mendukung Road Safety menuju zero accident"


Di akhir upacara diadakan quis dan pembagian hadiah bagi yang bisa menjawab pertanyaan yang disampakan oleh petugas kepolisian.

(siswa yang beruntung dengan hadiah helm)

(Stiker pada helm)


Senin, 25 Februari 2019

Agenda Nariyah, 25 Februari 2019



Bertempat di rumah Bapak Khusrin
Medokan Sawah Timur 24 D no. 8 Surabaya

Sambutan Ketua PCNU Surabaya 
DR. KH. Muhibbin Zuhri, M.Ag :

Menanggapi Doa Neno Warisman pada acara Munajat 212 di Monas (Kamis, 21/2/2019) yang mengutip doa Rasulullah dalam Perang Badar

Salah satu penggalan doanya berbunyi seperti ini :

“Karena jika Engkau tidak menangkan
Kami khawatir ya Allah
Kami khawatir ya Allah
Tak ada lagi yang menyembah-Mu"

Ketika perang Badar saat itu 17 Ramadhan Tahun Kedua Hijriyah/ 13 Maret 624 Masehi, kondisinya mencekam; Rasulullah dalam tenda dan bersujud menangis sambil berdoa dengan penuh cemas

Umat Islam berjumlah 314 pasukan hanya dua yang mengendarai kuda, sisanya berjalan kaki

Kafir Qurays berkekuatan 1300 pasukan lengkap dengan menunggang kuda dan Onta

Secara hitungan aqliyah (hitungan akal) umat Islam akan kalah, karena sifat perangnya adalah berhadapan satu-persatu menggunakan pedang. Sehingga Rasulullah berdoa agar tidak kalah

Lalu turunlah 1000 malaikat yang menolong dengan mencemeti wajah kaum kafir hingga terbelah mukanya

Maka Urusan pemilu bukan dalam kondisi perang. Banyak di kalangan umat yang memahami Qur'an secara tekstual, tentang orang kafir diterapkan kepada sesama muslim seperti pilpres

Info Lainnya :
  1. Pengambilan seragam Nariyah dilaksanakan di Gubug Nariyah pada selasa, 26 Februari 2019, mulai pukul 10.00 sd 14.00 menemui Kaji Okik. Dengan melunasi biaya pembuatan sebesar Rp. 150.000,-
  2. Dipersilakan menulis Khususiyah Ahli kubur dan dikumpulkan ke Ustadz Mahrus, yang akan dibaca saat Nariyah di makam KH. Wahab Hasbulloh - Jombang. Pada Senin, 04 Maret 2019. Kumpul di gubug bakda maghrib dan sudah disediakan dua bus transportasi oleh panitia; dengan memakai seragam nariyah warna putih bagi yang sudah memilikinya
  3. Pada saat pemberangkatan Nariyah ke Makam KH. Wahab Hasbulloh, panitia akan mengedarkan kotak shodaqoh kepada jamaah (mohon minimal menyumbang Rp. 10.000,-) untuk menunjang kesuksesan agenda acara tersebut.

Daftar seragam yang sudah jadi
















PERPINDAHAN PANAS


Mahasiswa mampu menganalisa dan menginterpretasikan masalah-masalah fisika dengan menggunakan prinsip transfer panas.

MATERI :
  1. Persamaan dasar untuk perpindahan momentum, panas, dan mass
  2. Prinsip dasar, mekanisme perpindahan panas, hukum Fourier
  3. Konduksi melalui lapisan datar atau dinding, silinder berlubang, bola berlubang, padatan tersusun seri, perpindahan panas gabungan, konduksi dan konveksi, konduksi dengan adanya generasi
  4. Persamaan dasar, sistem dengan hambatan dalam diabaikan
  5. Konduksi pada berbagai geometri
  6. Metode grafik untuk konduksi dua dimensi, faktor bentuk, metode numerik untuk dua dimensi
  7. Prinsip konveksi bebas, konveksi babas untuk berbagai macam geometri, korelasi empiris
  8. UTS
  9. Prinsip konveksi paksaan, bilangan tidak berdimensi, koefisien perpindahanpanas untuk aliran laminar, transisi, dan turbulen pada pipa; koefisien  transfer panas pipa non-circular,Persamaan dasar, kombinasi perpindahan panas radiasi dan konveksi
  10. Pengantar, aliran paralel pada plat datar, silinder dengan sumbu aliran tegak lurus aliran, aliran melalui satu bola
  11. Pengantar dan persamaan dasar radiasi, perpindahan panas gabungan konveksi dan radiasi. Prinsip perpindahan panas lanjutan, spektrum radiasi, penurunan faktor bentuk pada berbagai geometri
  12. Perpindahan panas total secara umum, penentuan luas perpindahan panas
  13. Pendidihan dan kondensasi (boiling and condensation) Jenis alat perpindahan panas, log meantemperatur difference,
  14. faktor koreksi suhu, faktor kotoran.
  15. UAS

REFERENSI :

  1. Bird, R.B., Stewart, W.E., Lightfoot, E.N., “Transport Phenomena”, John Wiley & Son, Singapore, 1960.
  2. Brodkey, R.S. & Hersey, H.C., “Transport Phenomena” –A Unified Approach, McGraw Hill, 1958.
  3. Brown, A.I. & Marco, S.M.,“Introduction To Heat Transfer”, McGraw Hill, 1958.
  4. Geankoplis, C.J., “Transport Proses And Unit Operation”, Prentice Hall, 4 ed. McAdam, W.H., “Heat Transmission” 3rd ed. McGraw Hill. 1954.
  5. Materi Perpindahan Panas

SISTEM UTILITAS


Agar mahasiswa memahami dan mampu merancang sistem pengolahan air untuk kebutuhan utilitas di industri

MATERI 1
  1. Utilitas Primer : air, bahan bakar, tenaga listrik, steam, penyimpanan  & pemindahan bahan baku & produk.
  2. Utilitas Sekunder : pemeliharaan, bangunan pabrik, jalan pabrik, pemadam kebakaran, pematusan air.

MATERI 2
  1. Definisi air baku
  2. Air sungai
  3. Air rawa, air danau, air waduk
  4. Air tanah
  5. Air laut

MATERI 3
  1. Koagulasi
  2. Flokulasi
  3. Sedimentasi
  4. Klarifikasi


MATERI 4
  1. Air Sanitasi
  2. Air Proses
  3. Air Pendingin
  4. Air Umpan Boiler


MATERI 5
  1. Water softener
  2. Demineralizer
  3. Regenerasi
  4. Internal Water Softening


MATERI 6
  1. Pengoperasian menara pendingin
  2. Menentukan siklus konsentrasi
  3. Pengendalian air pendingin secara kimiawi : korosi, kerak, fouling, mikrobiologis


MATERI 7
  1. Penghambat korosi ( corrosion inhibitor)
  2. Inhibitor Anodik
  3. Inhibitor Sinergis


MATERI 8
(uts)

MATERI 9
  1. Macam-macam turbin
  2. Pengetahuan dasar tentang turbin


MATERI 10
  1. Macam-macam turbin air
  2. Cara kerja turbin air


MATERI 11
  1. Penyusunan suplai listrik dalam pabrik.
  2. Tahanan & impedansi 3 fase


MATERI 12
  1. Kebutuhan penerangan
  2. Lumen & cara menghitungnya
  3. Flux & cara menghitungnya
  4. Pengetahuan motor diesel, siklus, kogenerasi (motor bakar & combined cycle)


MATERI 13
  1. Sistem Pembakaran
  2. Effisiensi operasi
  3. Kebutuhan bahan bakar

MATERI 14
  1. Pemeliharaan Boiler
  2. Metode Cleaning
  3. Bahan-bahan untuk pembersihan

MATERI 15
  1. Membuat blok diagram pengolahan air dari air baku menjadi air industri disertai dengan kebutuhan air tiap-tiap unit (air sanitasi, air proses, air pendingin, air umpan boiler)

MATERI 16
(uas)


REFERENSI :
  1. Arismunandar W,”Turbin dan Listrik”, ITB, Bandung, 1988
  2. Kenn W. Lie and Priddy, “ Power Plant System Design”, John Wiley, 1985
  3. “The Nalco Water Handbook”, The Nalco Water Handbook International Edition,  2nd edition, McGraw-Hill Book Company, New York, 1988
  4. Degreemont, “Water Treatment Handbook”, 5th edition. 1979
  5. “Kurita Handbook of Water Treatment”, Kurita Water Industries, Ltd, Tokyo, 1985
  6. Tugas Presentasi Kelompok
  7. Materi Utilitas

PENGOLAHAN LIMBAH


Memberikan penjelasan dan pemahaman kepada mahasiswa tentang cara-cara pengolahan limbah baik limbah cair, limbah gas maupun limbah padat serta cara  menyusun dan merancang unit pengolahan limbah 

MATERI
  1. Jenis dan sumber pencemaran
  2. Dasar- dasar Pengolahan limbah cair secara fisika
  3. Pengolahan limbah cair dengan metode adsorpsi
  4. Pengolahan limbah cair yang mengandung minyak secara fisika
  5. Pengolahan limbah cair secara kimia
  6. Pengolahan limbah cair secara biologi dengan metode suspended growth 
  7. Pengolahan limbah cair secara biologi dengan metode attached growth
  8. UTS
  9. Sumber dan jenis pencemaran udara serta dampaknya
  10. Pengendalianpencemaran udara dengan metode absorbsi
  11. Pengendalian pencemaran udara menggunakan scrubber
  12. Pengolahan sampah pasar dan limbah pertanian
  13. Pengolahan limbah padat industri
  14. Perhitungan pada unit pengolah limbah
  15. Perancangan unit pengolahan limbah
  16. UAS

Pustaka :
  1. Chereminisoff, N, P, Handbook of water and wastewater technologies, Butterworth Heninemann, 2002
  2. Tchobanoglous, G., Burton, F.L., Stensel, H.D., Wastewater Engineering”, 4 ed., Metcalf and Eddy Inc., McGraw Hill, New York 2004,
  3. Makalah Limbah

Minggu, 24 Februari 2019

MINI AGROWISATA


DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN KOTA SURABAYA
Jl. Pagesangan II / 56 Surabaya
Telp. (031) 8282328; Fax. (031) 8282328

MINI AGROWISATA merupakan salah satu tempat pembelajaran terpadu tentang pertanian di kota Surabaya

Bediri sejak 2002 memadukan konsep pendidikan, budaya, dan wisata dalam pengelolaannya, sehingga menjadi sarana untuk penyebaran ilmu pengetahuan dan informasi tentang teknologi pertanian, perikanan, peternakan bagi masyarakat

Sekaligus berperan dalam mengembangkan teknik pertanian, perikanan, peternakan di perkotaan, dan menerapkan konsep konservasi keanekaragaman hayati.

Juga masyarakat dapat belajar dan mengenal pentingnya ketahanan pangan dan menjaga keanekaragaman hayati di lingkungan perkotaan


Jenis kegiatan :

  1. Pengembangan Sayuran : (a)sayuran dalam lahan surjan, (b) sayuran dalam pot, (c) sayuran vertikultur
  2. Pengembangan Tanaman hias
  3. Pengebangan Tanaman Boga
  4. Pengembangan Jamur
  5. Pengembangan Tanaman Langka dan Tanaman Keras
  6. Pengembangan Tanaman Hidroponik
  7. Pengembangan Tanaman Buah
  8. Pengembangan Kultur Jaringan
  9. Pengembangan Perikanan

Pelayanan Pembelajaran :
  1. Tingkat Playgroup dan TK
  2. Sekolah dasar
  3. SMP
  4. SMA
  5. Perguruan Tinggi
  6. Masyarakat Umum

Pelayanan Bantuan Bibit
  1. Bibit Sayuran
  2. Bibit Tanaman Toga
  3. Bibit Tanaman Lindung
  4. Bibit Tanaman Buah
  5. Bibit Ikan
(Denah)

( Sumber : Leafleat Mini Agrowisata )

Tarikh Kunjungan :
Ahad, 24 Februari 2019
Pukul 09.00 - 11.00

(Burung Kasuari)

(Terapi Ikan)

(Peternakan Kambing)

(Kandang Ayam Petelur)

(Bunga Matahari)

(Areal Tomat dan Cabai)

(Buah Naga)

(Memberi makan ikan pada kolam)

(Video memberi makan ikan di selokan)


(Fasilitas Musholla)


(Video OutBond)