Senin, 26 Februari 2018

Teleconference


Senin, 26 Februari 2018
Pukul 13.00 wib
Ruang Multimedia, SMK Negeri 5 Surabaya

Model pembelajaran kelas kewirausahaan, untuk Mapel :

  1. Simulasi dan Komunikasi Digital
  2. Produk Kreatif dan Kewirausahaan
  3. SMK 4 tahun
( Struktur kurikulum Dikmenjur )


( Capaian level tertinggi )

(kata kerja opersional)

Hasil : ( DR. Bakrun )
  1. Persiapan pelatihan khusus/ pendampingan, bisa melibatkan pihak luar untuk materi pengalaman usahanya
  2. Mencari pemodalan ( Bank SMK )
  3. Pengembangan produk dan pemasarannya

Materi Dr. Gatot ( SEAMEO )



















Senin, 12 Februari 2018

TERMODINAMIKA II








Mata Kuliah ini untuk mendukung pengetahuan mahasiswa pada pengetahuan mengenai termodinamika. Pada mata kuliah ini akan membahas perubahan sifat dan efek panas proses karena mixing, Koordinat reaksi, Evaluasi terhadap konstanta kesetimbangan, Kesetimbangan Uap – Cair, Teori Termodinamika Larutan, Aplikasi Termodinamika Larutan.



Tujuan pembelajaran/Learning objective : Mahasiswa mengenal properti-properti thermodinamika campuran fluida dan memahami penerapannya pada sistem kesetimbangan dan proses pencampuran.
  

  1. Teorema Duhem
  2. VLE
  3. Proses Reversible
  4. Properti Parsial
  5. Potensial Kimia
  6. Perubahan Properti akibat campuran
  7. Pengaruh suhu pada konstanta kesetimbangan (soal)
  8. Molekuler properti termokimia
  9. Kesetimbangan Reaksi kimia
  10. Kesetimbangan Fasa
  11. Kesetimbangan Cair-Cair
  12. Energi Bebas Gibbs (materi lain : https://www.slideshare.net/daffyducks/7-energi-bebas-gibbs)
  13. Aturan Fasa Gibbs
  14. Energi Bebas Helmholtz

Daftar pustaka :

Introduction to Chemical Engineering Thermodynamics by Smith Van Ness



Quis Proses Irreversibel

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan proses irreversibel dalam sistem termodinamika. Bandingkan dengan proses reversibel dan berikan minimal dua contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Dalam konteks Second Law of Thermodynamics, jelaskan mengapa entropi selalu bertambah pada proses irreversibel. Sertakan penjelasan matematis sederhana dan interpretasi fisiknya.
  3. Sebutkan dan jelaskan beberapa faktor yang menyebabkan suatu proses menjadi irreversibel, seperti: a) gesekan, b) perpindahan panas dengan perbedaan temperatur hingga, c) ekspansi bebas gas. Jelaskan bagaimana masing-masing faktor tersebut mempengaruhi perubahan entropi sistem.
  4. Suatu gas ideal mengalami ekspansi bebas ke ruang vakum. a.) Apakah kerja yang dilakukan sistem bernilai nol? Jelaskan. b.) Bagaimana perubahan energi dalam dan entropi sistem? c.) Mengapa proses ini termasuk proses irreversibel?
  5. Dalam operasi mesin nyata seperti Carnot Cycle, proses sering kali tidak ideal. Jelaskan bagaimana irreversibilitas mempengaruhi efisiensi mesin dibandingkan dengan mesin Carnot ideal.
  6. Turunkan persamaan umum produksi entropi untuk suatu sistem tertutup yang mengalami proses irreversibel. Jelaskan arti fisik dari setiap suku dalam persamaan tersebut.
  7. Sebuah benda panas bersuhu 500 K dimasukkan ke dalam reservoir air bersuhu 300 K. Jelaskan mengapa perpindahan panas tersebut merupakan proses irreversibel. Diskusikan perubahan entropi sistem dan lingkungan.


soal properti parsial gas ideal

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan properti parsial molar.
  2. jelaskan mengapa pada campuran gas ideal, properti parsial molar suatu komponen sama dengan properti molar komponen murninya.
  3. Suatu campuran gas ideal terdiri dari:

1 mol CH₄
2 mol CO₂

pada suhu 400 K dan tekanan 20 atm.

Hitung :

  1. Volume total campuran
  2. Volume parsial molar masing-masing komponen
  3. Volume parsial masing-masing komponen

4.) Sebuah campuran gas ideal memiliki komposisi:

  • yA=0,6y_A = 0{,}6
  • yB=0,4y_B = 0{,}4

Jika tekanan total sistem dinaikkan dua kali lipat pada suhu tetap, jelaskan:

  1. Apakah volume parsial molar berubah?
  2. Apakah energi Gibbs parsial molar berubah?
  3. Jelaskan alasan secara termodinamika.


5.) Diberikan pernyataan berikut:

“Pada campuran gas ideal, semua properti parsial molar tidak bergantung pada komposisi.”

Apakah pernyataan tersebut benar? Jelaskan dengan memberikan contoh pada:

  • Volume parsial molar
  • Energi Gibbs parsial molar

Quis Potensial Kimia 

Soal 1: Definisi dan Signifikansi Fisik Jelaskan definisi termodinamika dari potensial kimia (mu_i) untuk suatu komponen i dalam campuran multikomponen. Mengapa potensial kimia sering disebut sebagai "kekuatan pendorong" (driving force) dalam proses transfer massa dan reaksi kimia? Sertakan hubungannya dengan Energi Bebas Gibbs (G).

soal 2 : Fugastitas dan Aktivitas

Dalam praktiknya, potensial kimia sulit diukur secara langsung. Oleh karena itu, diperkenalkan konsep fugastitas (f_i) dan aktivitas (a_i).

  • a) Tuliskan hubungan matematis antara potensial kimia dengan fugastitas.

  • b) Jelaskan mengapa dalam teknik kimia kita lebih sering menggunakan koefisien fugastitas (phi_i) untuk gas dan koefisien aktivitas (gamma_i) untuk cairan dalam perhitungan kesetimbangan VLE (Vapor-Liquid Equilibrium).

Soal 3 : Gunakan prinsip minimasi Energi Bebas Gibbs (dG = 0 pada kesetimbangan). Jika potensial tidak sama, materi akan berpindah dari potensial tinggi ke rendah untuk menurunkan energi bebas sistem.

PROSES INDUSTRI KIMIA 1


Tujuan Pembelajaran/Learning Objective : 
Mata kuliah Proses Industri Kimia 1 bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada mahasiswa tentang pengertian proses industri kimia dan factor yang mempengaruhi serta langkah mencapai efisiensi proses, pengenalan sulfur dan kegunaannya, proses pada industri asam sulfat, pengenalan nitrogen, proses pada industri ammoniak, proses pada industri urea, proses pada industri asam nitrat, proses pada industri soda abu, soda kue, soda api, pengenalan batuan phospat dan kegunaannya, proses pada industri super phospat, disuperphospat, tripoliphospat, dan asam phospat. 
  1. Perangkat Mengajar PIK 1
  2. Sodium Tripoliphosphat
  3. Soda Kue
  4. Soda abu
  5. Pupuk Superphosfat
  6. Batuan Phosfat
  7. Asam Fosfat
  8. Sulfur 1
  9. Sulfur 2
  10. Asam Sulfat
  11. Asam Sulfat PT. Petrokimia Gresik
  12. Nitrogen
  13. Amoniak
  14. Urea 
  15. Asam Nitrat 

Jumat, 09 Februari 2018

TERMODINAMIKA I

Tujuan pembelajaran/ Learning objective: Mahasiswa mampu melakukan integrasi, dan memanfaatkan cara-cara perhitungan, property, neraca massa, neraca energi, neraca entropy pada proses batch, kontinyu dan semi batch yang meliputi adanya perubahan fisika maupun Kimia serta pada konversi energi.       

  1. Perangkat mengajar
  2. Fundamental 1
  3. Gas Ideal dan Gas Nyata
  4. Menghitung Panas Reaksi
  5. Properti Dasar 
  6. Termodinamika II 
  7. Termodinamika materi 1
  8. Steam
  9. Properti Termo 1 dan 2
  10. Properti Residual 

  1. Dimensi dan satuan dalam termodinamika teknik kimia
  2. Konsep system, Surrounding, dan Universe dalam menurunkan persamaan energi. Hukum Pertama Termodinamika
  3. Konsep kesetimbangan, aturan fase, Proses-proses reversible, non flow, steady state flow
  4. Menghitung ∆U dan ∆H dalam proses-proses volume tetap dan tekanan tetap
  5. Menurunkan persamaan, dan Menggunakan persamaan untuk proses-proses nonflow dan steady state flow sederhana
  6. Interpretasi grafik PVT
  7. Persamaan keadaan untuk gas ideal dan gas nyata (menghitung satu dari tiga variable, bila dua variable lainnya diketahui
  8. ETS
  9. Molar volume ideal dan real gases, untuk P dan T diketahui, Menggunakan equation of states yang berbeda dan menentukan persamaan yang paling tepat, serta Menghitung volume molar cairan dengan formula dan grafik “generalized
  10. ∆U, ∆H, dengan Cp tetap, maupun dengan Cp sebagai fungsi suhu dalam proses termodinamika, Cp rata-rata untuk perubahan kondisi dari satu level suhu ke level suhu lain, dengan persamaan yang diketahui, Menghitung panas reaksi dengan menggunakan data panas pembentukan dari table data, serta menghitung efek panas pada reaksi-reaksi industrial. Contoh Soal
  11. Menjelelaskan pernyataan hukum termodinamika kedua, Siklus carnot dan membuat diagram PV untuk siklus Carnot dengan gas ideal, Menghitung entropi absolut pada suatu zat pada sesuatu suhu
  12. Hubungan property dasar/ fundamental dari hukum pertama dan kedua termodinamika
  13. Persamaan Maxwell’s dari hubungan property untuk fase homogen
  14. Menghitung ∆H dan ∆S, gas-gas nyata memakai property residual, Memprediksi kualitas steam dengan steam tables, Menghitung kerja suatu pompa menggunakan neraca energi
  15. Steam
  16. UAS

Daftar pustaka :

Introduction to Chemical Engineering Thermodynamics by Smith Van Ness