Perpisahan sekolah Aisyah bersama teman-temannya dilaksanakan di Makoya, masjid Merah, dan masjid Cheng-ho Pandaan. (Senin, 12/06/2023)
Bersama pula didampingi Abi, bunda, Abil, Papa, Mama, dan mbak Nisfa
Perpisahan sekolah Aisyah bersama teman-temannya dilaksanakan di Makoya, masjid Merah, dan masjid Cheng-ho Pandaan. (Senin, 12/06/2023)
Bersama pula didampingi Abi, bunda, Abil, Papa, Mama, dan mbak Nisfa
Berkaitan dengan pelaksanaan P5 BK (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja ) yang dilaksanakan pada :
☑️Kamis
☑️8 Juni 2023
☑️07.00 -Selesai
☑️Tempat Selasar sekitar jurusan masing-masing.
☑️Tema Kebekerjaan K3LH
(Pembuatan Mading dan Poster tentang Kesehatan, Keselamatan, Kerja dan Lingkungan Hidup)
Mohon bantuan untuk berkoordinasi dengan Kelas terkait persiapan, pelaksanaan, pengawasannya.
NB : Tim Kurikulum dan Ketua Kelas 10 sudah melaksanakan rapat koordinasi terkait kegiatan P5BK
Atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan terima kasih.
Projek 1 HUT Proklamasi RI ke-77
Projek ini adalah projek pertama di kelas X. Projek ini diharapkan membangun dua dimensi Profil Pelajar Pancasila yakni Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, dan Berkebinekaan Global.
Peserta didik diharapkan belajar untuk membuka diri dan menghargai perbedaan dalam memperingati HUT Proklamasi RI ke-77.
Catatan proses
Peserta didik diharapkan belajar untuk membuka diri dan menghargai perbedaan dalam memperingati HUT Proklamasi RI ke-77
Projek 2 Suara Demokrasi
Projek ini adalah projek kedua di kelas X. Projek ini ingin membangun dimensi bergotong royong dan bernalar kritis.
Peserta didik diharapkan belajar untuk menyalurkan aspirasinya dalam pemilihan ketua OSIS di Sekolah dan menghargai hasil pemilihan.
Catatan proses :
Peserta didik diharapkan belajar untuk menyalurkan aspirasinya dalam pemilihan ketua OSIS di Sekolah dan menghargaihasil pemilihan.
Projek 3 Memahami Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup
Projek ini adalah projek ketiga di kelas X. Projek ini ingin membangun dimensi bergotong royong dan kreatif.
Peserta didik diharapkan belajar untuk menjadi kreatif dalam membuat poster dan mading (majalah dinding) kolase dan bekerja sama dalam anggota kelompoknya dalam menyelesaikan tugas pekerjaannya tentang keselamatan kesehatan kerja dan lingkungan hidup (K3LH)
Catatan proses
Peserta didik diharapkan belajar untuk menjadi kreatif dalam membuat poster dan mading (majalah dinding) kolase danbekerja sama dalam anggota kelompoknya dalam menyelesaikan tugas pekerjaannya tentang keselamatan kesehatankerja dan lingkungan hidup (K3LH)
Melaksanakan Penelitian atau Publikasi
Dituntut menjadi guru yang profesional. Saya harus meningkatkan dan mengembangkan kompetensi dalam memenuhi tujuan pendidikan untuk mencerdaskan anak bangsa sebagai generasi penerus.
Dengan Publikasi ilmiah sangat bermanfaat bagi guru, karena dapat menunjang penguasaan kompetensi profesional guru, khususnya penguasaan ilmu pengetahuan yang menjadi bidangnya. Oleh karena itu, saya selalu berusaha untuk melakukan publikasi ilmiah pada komunitas guru. Berupa penelitian tindakan kelas
Melakukan Refleksi diri
Sebagai seorang guru, saya selalu berusaha untuk menjadi sosok yang reflektif dan dinamis dalam menjalankan rutinitas pekerjaan. Kegiatan refleksi ini sangat penting untuk mengatasi berbagai permasalahan dan perubahan zaman. Sebagai contoh, ketika pandemi virus Covid-19 mengubah tatanan kehidupan dalam dunia pendidikan. Proses pembelajaran yang semula berbasis klasikal seketika menjadi berbasis digital.
Oleh karena itu, saya melakukan berbagai refleksi diri, mulai dari perbaikan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dari yang semula tatap muka menjadi RPP dalam jaringan (daring), pengembangan karya inovatif dan pengembangan diri
Informasi Baru
Guru sebagai seorang profesional dituntut untuk selalu melakukan pengembangan diri secara terus menerus. Dengan pengembangan diri, maka kompetensi profesi guru akan meningkat. Oleh karena itu, sebagai seorang guru saya selalu berusaha untuk melakukan pengembangan diri. Salah satunya, melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat).
Dalam tiga tahun terakhir ini, saya mengikuti kegiatan diklat
Inovasi Baru
Berbagai perubahan terjadi setiap saat seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat. Oleh karena itu, seorang guru harus kreatif dan inovatif dalam menciptakan proses belajar mengajar, agar peserta didik yang diajarkannya menjadi siswa yang berprestasi dan mampu menjawab tantangan zaman.
Sebagai seorang guru, saya juga selalu berusaha untuk menjadi sosok guru yang inovatif. Salah satunya, dengan menghasilkan karya inovasi baru dalam pembelajaran, yaitu dengan membuat Modul Dasar Kompetensi Keahlian Kimia Analisis Ruang lingkup Teknik Dasar Pekerjaan Laboratorium, Analisis Kimia Dasar, Analsis Konstanta Fisik serta Video pembelajaran melalui kanal youtube
Prestasi
Seorang guru harus selalu memberi motivasi kepada siswa untuk selalu berpestasi dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Tak sekadar memberi motivasi, seorang guru juga harus memberi contoh bagaimana menjadi seorang yang berprestasi.
Oleh karena itu, sebagai seorang guru saya juga mengikuti beberapa kompetisi yang berhubungan dengan bidang pendidikan.
Pengabdian
Guru bukanlah sekadar pekerjaan. Guru adalah lebih dari sebuah pengabdian, baik kepada Allah SWT, kepada bangsa, maupun kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian yang saya lakukan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir di antaranya adalah
DAFTAR PUSTAKA
1. Ahmad S (1985) Heat Exchanger Networks: Cost Trade-Offs in Energy and
Capital, PhD Thesis, UMIST, UK.
2. Ahmad S, Linnhoff B and Smith R (1990) Cost Optimum Heat Exchanger
Networks: II. Targets and Design for Detailed Capital Cost Models, Comp
Chem Eng, 14: 751.
3. Albert Ibarz, Ph. D., Gustavo V. Barbossa-Canovas, Ph. D.2003., Unit
Operations in Food Engineering., CRC PRESS., Boca Raton.
4. Asante NDK and Zhu XX (1997) An Automated and Interactive Approach for
Heat Exchanger Network Retrofit, Trans IChemE, 75: 349.
5. Daftar Pustaka Anonim, 1990, Tata Cara Pengelolaan Teknik Sampah
Perkotaan, Departemen Pekerjaan Umum Bandung E. Gumbira Said 1987,
Sampah Masalah Kita
6. Darji Darmodiharjo, Proses Kimia Industri II, Departemen Pendidikan dan
kebudayaan Dasar dan Menengah Jakarta, 1979.
7. Equipment Types, Comput Chem Eng, 14:319.
8. Gordon M Fair, John C geyer, Daniel A Okun. Water and Wastewater
Engineering. John Wiley & Sons, 1968.
9. Herbudiman. B dan Andreas. 2003 Peningkatan Workabilitas Beton Ringan
Struktural dengan Pemberian Aditif Superplasticizer. Prosiding Seminar Tjipto
Utomo, Vol. 2, Bandung, 21 Agustus, p: E.2-1- E. 2-6
10. Imelda Rahman Ir, Trihardona Ir, diktat, Proses Industri Kimia, 1987
11. Metcalf & Eddy. Wastewater Treatment and Reuse, Fourth Edition. Mc-Graw
Hill Higher Education, 2003.
12. Metcalf & Eddy. Wastewater Engineering: Treatment Disposal Reuse, Second
Edition. Tata Mc-Graw Hill Publishing Company LTD, New Delhi, 1979.
13. Mark J Hammer. Water & Wastewater Technology. Upper Saddle River New
Jersey Colombus, Ohio, 2004.
14. Olaf A. Hougen., Kenneth M. Watson., roland ragatz. 1976., Chemical Process
Principle., John Wiley. New york.
15. Robert H. Perry., 1984. Perry's Chemical Engineering Hand Book., Mc Graw
Hill., Singapore.
Pilihlah jawaban yang paling tepat (soal dikerjakan melalui Moodle)
1. Bakteri yang digunakan pada pembuatan alkohol adalah....
a. Acetobacter xylinum
b. Saccharomycess cereviae
c. Bacillus tubtilis
d. Saccharomyces boulardii
e. Streptococcus pyogenes
2. Untuk mengurangi timbulnya buih yang terjadi selama proses fermentasi adalah....
a. asam sulfat
b. NPK
c. superflok
d. TRO
e. urea
3. Upaya yang dilakukan oleh Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(P2K3) pada salah satu industri alkohol untuk mengurangi kecelakaan kerja yaitu
dengan mengadakan berbagai program, kecuali ....
a. Pemeriksaan rutin kondisi lingkungan kerja (oleh pihak luar/Hiperkes).
b. Membentuk tim penanggulangan kebakaran.
c. Memberikan perawatan gratis dengan mendirikan rumah sakit
d. Penyediaan alat pemadam kebakaran serta pemeriksaan rutin oleh KODAMKAR
e. Pemasangan poster-poster dan spanduk K3
4. Pada suatu proses pembuatan alkohol, fermentasi dilakukan pada suhu 43 °C dan
pH berada pada kisaran 3-4, sedangkan pada proses distilasi dilakukan sekali pada
suhu 100 °C dengan harapan prosesnya berjalan lebih cepat. Berdasarkan upaya di
atas, produk yang diperoleh adalah..... (HOTS)
a. produk yang terbentuk mengandung alkohol sangat banyak dan kandungan air
sangat sedikit
b. produk yang terbentuk mengandung alkohol sangat sedikit dan kandungan air
sangat banyak
c. produk yang terbentuk mengandung banyak asam karena pH terlalu rendah
d. tidak diperoleh produk apapun
e. alkohol tidak terbentuk, sehingga produk berupa air saja
5. Dalam suatu proses pembuatan alkohol, bahan baku berupa molase tidak tersedia.
Sehingga kepala bagian QC (quality control) pada industri tersebut akan mengambil
tindakan dengan mempertimbangkan beberapa hal agar proses pembuatan alkohol
tetap berjalan secara efisien dan efektif. Tindakan yang tepat dilakukan oleh kepala
bagian QC adalah.....(HOTS)
a. menggunakan serat tumbuh-tumbuhan yang sangat melimpah karena
mengandung banyak selulosa
b. menggunakan ketan hitam yang umumnya digunakan sebagai bahan baku tape
c. menggunakan singkong yang umumnya digunakan sebagai bahan baku tape
d. menggunakan gula yang melimpah yang mengandung sukrosa
e. mencoba menggunakan berbagai jenis tepung yang mengandung amilum
6. Perhatikan diagram
alir pembuatan alkohol berikut ini!
DIAGRAM ALIR PROSES PEMBUATAN ALKOHOL
Pabrik Spiritus MADUKISMO
Tangki pembibitan dengan kapasitas lebih dari 1.000 L dan kurang dari 20.000 L
terletak pada nomor:
a. 2 dan 3
b. 4 dan 5
c. 6 dan 7
d. 7 dan 8
e. 8 dan 9
7. Dalam suatu proses pembuatan alkohol, bahan-bahan seperti asam sulfat, urea, NPK,
dan TRO tidak ditambahkan, kemungkinan yang terjadi adalah ....
a. pada proses fermentasi terbentuk busa yang banyak dan proses fermentasi lebih
lama
b. alkohol yang terbentuk pada produk akhir sangat sedikit
c. alkohol yang terbentuk pada produk akhir mengandung air yang sangat banyak
d. proses fermentasi terjadi lebih cepat meskipun terbentuk busa yang banyak
e. tidak terjadi proses fermentasi, sehingga tidak terbentuk alkohol
8. Pada proses berikut, yang bukan bagian pada proses pembuatan alkohol adalah....
a. pemasakan
b. proses pembibitan
c. proses pendidihan
d. proses peragian
e. proses penyulingan
https://forms.gle/xAaFZQWx3T8CNge6A