Rabu, 18 Januari 2023

Best Practice

Nama : Onny Fahamsyah

No. UKG : 201500485367

Instansi : SMK Negeri 5 Surabaya 

Tujuan yang ingin dicapai :

Aksi 1 :

Meningkatkan minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran Azas Teknik Kimia pada materi Neraca Massa Dengan Reaksi Kimia Sub Materi Reaksi pembatas, berlebih, yield dan konversi

Aksi 2

Meningkatkan keterampilan berfikir HOTS peserta didik dalam mata pelajaran Operasi Teknik Kimia pada materi Ektraksi Padat Cair dengan menggunakan Sokhlet

Tanggal :

aksi 1

  • Pertemuan 1, Jumat 09 Desember 2022
  • Pertemuan 2, Senin 12 Desember 2022

aksi 2 

  • Pertemuan 1, Selasa 3 Januari 2023
  • Pertemuan 2, Kamis 5 Januari 2023


Situasi:

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini

Aksi 1

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah :

  1. Peserta didik dalam memahami perhitungan neraca massa tanpa reaksi dan neraca massa dengan reaksi cenderung berdiam diri dan tidak aktif dalam mengerjakan soal-soal perhitunga. Saat apersepsi banyak yang lupa terhadap materi / praktikum sebelumnya. 
  2. Peserta didik tidak banyak berlatih dengan teman atau mandiri untuk mengulangi pelajaran, memasukan angka pada rumus perhitungan masih salah disertai satuan-satuannya, sekaligus cara perhitungan perkalian dan pembagian pecahan. 
  3. Peserta didik kurang memiliki rasa peduli atau komitemen terhadap tugas yang diberikan. Bila dalam kerja kelompok, terjadi kecenderungan untuk bergantung pada rekan yang bisa diandalkan (berupaya menyontek hasil pekerjaan rekannya)

Aksi 2

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah :

  1. Guru kurang senang terhadap perkembangan materi dengan berbasis HOTS dan cenderung status quo (masih melaksanakan pembelajaran berbasis LOTS dan MOTS)
  2. Guru masih menganggap bahwa pembelajaran HOTS adalah tentang membahas soal yang rumit, sulit, susah dinalar, lebih susah dari biasanya, komunikasi, kerja sama dan kepercayaan diri
  3. Peserta  didik masih pragmatis terhadap materi yang dipelajari. hanya terampil pada bidang vokasi yang diinginkan
  4. Stigma yang menganggap belajar itu harus menyenangkan dan tidak harus   menyulitkan peserta didik


Tantangan :

Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat


setelah dilakukan identifikasi masalah dengan refleksi diri, wawancara dengan guru, kepala sekolah, serta pakar. Maka beberapa tantangan yang terjadi, yaitu :

Aksi 1 
  1. Guru tidak banyak mengetahui strategi pembelajaran yang inovatif untuk menarik minat belajar peserta didik
  2. Peserta didik malu bertanya bila mengalami kesulitan belajar
  3. Penggunaan media pembelajaran belum maksimal
  4. Guru kurang mengetahui karakter dan latar belakang peserta didik
  5. Beberapa peserta didik kurang aktif dalam kegiatan diskusi dan mengalami kejenuhan
  6. Motivasi belajar peserta didik bisa muncul dari luar diri mereka, seperti dari guru, sekolah, keluarga, dan lingkungan. 

Aksi 2

  1. Dalam pelajaran praktikum, guru langsung melakukan praktek dan kurang memberikan penjelasan materi dan apersepsi  
  2. Guru tidak menyampaikan Indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, motivasi, dan penilaian
  3. Hampir tidak pernah melakukan pembahasan terkait soal - soal HOTS

Siapa Saja yang terlibat :

  1. Saya sendiri sebagai guru mata pelajaran teknik kimia
  2. Peserta didik Kelas XI Ki1 dan XII KI2 sebagai sampel
  3. Kepala Sekolah (Drs. Heru Mursanyoto, MM) selaku penanggung jawab
  4. Ketua Jurusan Kimia Industri (Herman Supratiyo, S.Si. Gr) selaku pengarah
  5. Guru Observer : Meiyanto, S.Pd, MM; Dinas Surya Trikorawati, S.Pd; Chaidaroh, S.Pd
  6. Siswa atas nama Indra dan Aksalah yang membantu kameramen dan edit video

Aksi :

Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini


Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut :

Aksi 1
  1. Berkaitan dengan penggunaan media : Guru harus kreatif dalam memilih media ajar yang baik dan tepat. Guru dapat menggunakan media pembelajaran berupa pengamatan langsung terhadap gambar-gambar video proses industri kimia yang menggunakan reaksi kimia, guru juga dapat menggunakan media berbasis TPACK yang di ambil dari YOUTUBE. Kemudian materi dapat ditayangkan melalui web blog guru sehingga dapat memudahkan peserta didik dan guru untuk memahami dan menyampaikan materi pembelajaran.
  2. Berkaitan dengan penggunaan strategi pembelajaran : Perlunya pemetaan untuk mengetahui kesiapan, minat dan profil belajar murid sehingga murid mampu memaksimalkan kemampuannya dalam belajar. Dengan diawali apersepsi dengan motivasi 
  3. Berkaitan dengan Penggunaan model pembelajaran : Dalam hal ini guru menggunakan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran yang digunakan adalah model problem based learning (PBL) yang terdiri dari 5 fase/tahapan, yaitu : Mengorientasikan peserta didik pada masalah, Mengorganisasikan peserta didik, Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok, Mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan terakhir, Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
  4. Berkaitan dengan Penilaian : Guru harus melakukan penilaian secara keseluruhan baik dari ranah kognitif, afektif dan psikomotor yang dituangkan dalam instrumen yang lengkap mulai dari kisi-kisi soal, indikator ketercapaian, dan rubrik penilaian.
  5. Berkaitan dengan suasana kelas : Guru dapat mendesain ruang kelas dengan baik, mulai dari kebersihan, kerapihan, keindahan, serta posisi tempat duduk, sehingga peserta didik dapat merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar. Terkhusus saat mereka berdiskusi menyelesaikan LKPD dan Presentasi di depan kelas
  6. Mengetahui minat belajar peserta didik yang hendak dicapai solusinya dengan testimoni lesan peserta didik dan pengisian angket
  7. Untuk mengetahui penilaian ranah afektif dan psikomotorik dilaksanakan pada saat pembelajaran berlangsung, terkhusus pada kerja kelompok, presentasi, dan diskusi tanya jawab

Aksi 2
  1. Strategi yang digunakan tentang meningkatkan keterampilan berfikir HOTS pada peserta didik secara berjenjang, dari soal mudah ke soal yang sulit, Memberikan banyak latihan-latihan soal terkait materi yang diajarkan melalui tugas kelompok dan dituangkan dalam LKPD. Dapat juga memberikan soal-soal kognitif melalui aplikasi quizis sehingga murid merasa lebih antusias mengerjakan latihan soal dan tentunya lebih menyenangkan. 
  2. Berkaitan dengan penggunaan media : Guru menggunakan media ajar yang baik dan tepat, berupa pengamatan langsung terhadap gambar alat ekstraksi menggunakan sokhlet juga dapat menggunakan media berbasis TPACK berupa video yang diambil dari YOUTUBE. Kemudian materi dapat ditayangkan melalui web blog guru sehingga dapat memudahkan peserta didik dan guru untuk memahami dan menyampaikan materi pembelajaran.
  3. Berkaitan dengan Penggunaan model pembelajaran : Dalam hal ini guru menggunakan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran yang digunakan adalah model project based learning (PjBL) yang terdiri dari 6 fase/tahapan, yaitu : Penentuan pertanyaan mendasar, Mendesaian perencanaan proyek, Menyusun jadwal, Monitor peserta didik dan kemajuan proyek, Melakukan penilaian, Mengevaluasi pengalaman
  4. Berkaitan dengan Penilaian : Guru harus melakukan penilaian secara keseluruhan baik dari ranah kognitif, afektif dan psikomotor yang dituangkan dalam instrumen yang lengkap mulai dari kisi-kisi soal, indikator ketercapaian, dan rubrik penilaian. Serta rangkaian desain alat, peralatan hasil karya peserta didik, hingga hasil produk ekraksi masing-masing alat
  5. Berkaitan dengan suasana kelas : Guru dapat mendesain ruang kelas dengan baik, mulai dari kebersihan, kerapihan, keindahan, serta posisi tempat duduk, sehingga peserta didik dapat merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar. Terkait dengan pengujian dan penilaian proyek alat buatan peserta didik dilakukan pada tempat yang terbuka demi pertimbangan safety karena menggunakan perapian

Refleksi Hasil dan dampak

Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif?  Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut


Dampak dari Pelaksanaan Aksi 1  
  1. Dampak dari penggunaan media berbasis TPACK yang diimplementasikan dalam bentuk gambar dan video pembelajaran yang dapat diakses melalui web blog guru secara umum dapat dikatakan efektif dan sudah dapat membuat peserta didik lebih semangat dan tidak mudah bosan dalam mengikuti proses pembelajaran mata pelajaran Azas Teknik Kimia pada materi Neraca Massa Dengan Reaksi Kimia Sub Materi Reaksi pembatas, berlebih, yield dan konversi melalui gambar dan video pembelajaran yang disajikan di web blog guru, kemudian peserta didik mencatat hal-hal penting dari pengamatannya tersebut. Lalu guru membentuk kelompok untuk berdiskusi dan murid menyelesaikan tugas yang diberikan guru pada lembar kerja (LKPD) kemudian mereka masing-masing kelompok mempresentasikannya ke depan kelas. Diakhir pembelajaran guru dan peserta didik melakukan refleksi dan tanya jawab dan diakhiri dengan mengerjakan soal evaluasi melaui platform quiziz yang harus diselesaikan oleh murid, dari hasil evaluasi tersebut diperoleh hasil peserta didik yang mendapatkan nilai melampaui KKM 80 seluruh 36 peserta didik, Dengan hasil rata-rata kelas nilainya 80 
  2. Penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning membuat peserta didik lebih termotivasi untuk belajar dibandingkan dengan menggunakan metode konvensional yang selama ini sering digunakan (teacher center). Hal ini terlihat dari indikator keaktifan murid yang meningkat dibandingkan dengan sebelum menggunakan model PBL, melalui survei kuisioner minat belajar masing-masing peserta didik 
  3. Dampak menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dan menggunakan media berbasis TPACK bagi guru adalah dapat membantu menyampaikan materi lebih mudah dan kegiatan pembelajarannya tidak monoton-menjenuhkan dalam proses pembelajaran berlangsung. Dengan menggunakan strategi tersebut respon dari lingkungan sekitar yaitu peserta didik, teman sejawat, dosen pembimbing dan guru pamong memberikan respon positif. Diantaranya :
  • Untuk kegiatan pembelajaran secara keseluruhan sudah menyesuaikan antara RPP dengan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan.
  • Penyajian materi sudah baik dan suara juga bagus. Walaupun ada sedikit kekurangan pada saat pengambilan video, yaitu Posisi kamera mensyuting bagian belakang peserta didik serta uraian guru saat menulis di papan tulis belum terlihat dengan jelas.
  • Pada saat peserta didik mempresentasikan hasil diskusi dari kerja kelompoknya guru jangan terlalu berperan aktif untuk mengarahkan, beri kesempatan peserta didik menyampaikan sendiri presentasi mereka dengan bahasa mereka sendiri, kemudian guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi tersebut.
  • Respon dari peserta didik mereka menyukai kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan karena kegiatannya seru dan menantang serta tidak membosankan bagi mereka.
Dampak dari Pelaksanaan Aksi 2
  1. Dampak dari penggunaan media berbasis TPACK yang diimplementasikan dalam bentuk gambar dan video pembelajaran yang dapat diakses dari web blog guru secara umum dapat dikatakan efektif dan sudah dapat membuat peserta didik lebih semangat dan tidak mudah bosan dalam mengikuti proses pembelajaran Meningkatkan keterampilan berfikir HOTS peserta didik dalam mata pelajaran Operasi Teknik Kimia pada materi Ektraksi Padat Cair dengan menggunakan Sokhlet melalui gambar dan video pembelajaran yang disajikan di web blog guru, kemudian peserta didik mencatat hal-hal penting dari pengamatannya tersebut. Lalu guru membentuk kelompok untuk berdiskusi dan peserta didik menyelesaikan tugas yang diberikan guru pada lembar kerja (LKPD) kemudian mereka masing-masing kelompok mempresentasikannya kedepan kelas. Diakhir pembelajaran guru dan peserta didik melakukan refleksi dan tanya jawab dan diakhiri dengan mengerjakan soal evaluasi yang harus diselesaikan oleh murid, dari hasil evaluasi tersebut diperoleh hasil peserta didik yang mendapatkan nilai melampaui KKM 80 sebanyak 35 orang peserta didik, dengan nilai rata-rata kelas 85
  2. Penggunaan model pembelajaran Project Based Learning membuat peserta didik lebih termotivasi untuk belajar dibandingkan dengan menggunakan metode konvensional yang selama ini sering digunakan. Hal ini terlihat dari indikator keaktifan murid yang meningkat dibandingkan dengan sebelum menggunakan model PjBL, Dampak menerapkan model pembelajaran Project Based Learning dan menggunakan media berbasis TPACK bagi guru adalah dapat membantu guru menyampaikan materi lebih mudah dan kegiatan pembelajarannya menyenangkan. Dalam proses pembelajaran berlangsung, dengan menggunakan strategi tersebut respon dari lingkungan sekitar yaitu peserta didik, teman sejawat, kepala sekolah, dosen pembimbing dan guru pamong memberikan respon positif. Diantaranya :
  • Untuk kegiatan pembelajaran secara keseluruhan sudah sinkron antara RPP dengan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan.
  • Penyajian materi sudah baik dan suara juga bagus. namun narasi tentang profil sekolah terlalu panjang durasinya 
  • Respon dari peserta didik mereka menyukai kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan
  • Peserta didik merasa tertantang dalam menyelesaikan Project tugas, walaupun mengalami suatu kegagalan tetapi tetap mencoba alternatif lain hingga berhasil
  • Peserta didik merasa terasah dalam memunculkan kreativitasnya
  • Saat merangkai peralatan, mereka mengetahui bahwa plat kaleng tidak bisa dilas karena bisa melubanginya, hingga mendapatkan solusi menyambung antar partisi dengan solder listrik
  • Rangkaian peralatan bisa didesain dari botol plastik dan selang plastik, dengan botol pemanasnya dari botol kaca siswa minuman energi
  • Pada suatu rangkaian kelompok tertentu, selang produk ekstraksi dari sokhlet ternyata mendapatkan tekanan dari botol pemanas, sehingga terjadi balikan lagi masuk ke sokhlet (kajian teori dari hukum termodinamika, Vapour Liquid Equilibrium - Liquid Liquid Equilibrium)
  • Secara garis besar, desain produk peralatan peserta didik dapat diimplementasikan di masyarakat umum
Rencana Tindak Lanjut :
  1. Menyusun Penelitian Tindakan Kelas dari Hasil Aksi ke-2, yaknik pembelajaran PjBL pada Meningkatkan keterampilan berfikir HOTS peserta didik dalam mata pelajaran Operasi Teknik Kimia pada materi Ektraksi Padat Cair dengan menggunakan Sokhlet
  2. Menyusun portofolio guru dalam mempersiapkan ujian Kinerja
  3. Mempersiapkan diri dalam menghadapi UP

Contoh :

Algoritma dan Pemrograman


Apakah kalian pernah mengirim e-mail kepada seseorang? Bagaimana langkah-langkah mengirim e-mail tersebut? Pertama-tama kalian harus login ke situs layanan e-mail, kemudian pilih tulis pesan baru, masukkan e-mail tujuan, subjek, dan isi pesan, lalu klik kirim, dan e-mail sudah terkirim ke penerima.

Langkah-langkah atau proses yang tersusun sistematis untuk memecahkan suatu masalah disebut dengan algoritma. Bagaimana menyajikan suatu algoritma? Bagaimana cara menulis dan memahami algoritma ?

Untuk lebih memahami algoritma dan pemrograman, mari pelajari dalam bab ini.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi pada bab ini, kalian diharapkan mampu:

  1. menulis dan membaca algoritma sesuai dengan notasi dan menggunakan bahasa pemrograman ketika melakukan proses pemrograman; 
  2. menulis program sederhana dengan satu program utama; 
  3. mengombinasikan struktur kontrol dan mengetahui fungsinya.
Tugas Pribadi Siswa :

Carilah pengertian istilah dibawah ini pada kolom komentar postingan :
  1. Pengertian algoritma
  2. Simbol instruksi
  3. Diagram alir (flowchart)
  4. Kode semu (Pseudocode)
  5. Bahasa pemrograman prosedural
  6. Bahasa pemrograman C dan C++
  7. Komponen program dalam bahasa C++
  8. Ekspresi algoritma dan pemrograman 
  9. Struktur kontrol keputusan
  10. Struktur kontrol keputusan if
  11. Struktur kontrol keputusan if-else
  12. Struktur kontrol keputusan if-else if
  13. Struktur kontrol perulangan
  14. Struktur kontrol perulangan while
  15. Struktur kontrol perulangan Do-While
  16. Struktur kontrol perulangan For
  17. Struktur kontrol perulangan Nester For
  18. Fungsi algoritma dan perulangan
  19. Perbedaan Coding dan pemrograman 
  20. Debugging

Senin, 16 Januari 2023

Reaksi Kimia yang menghasilkan gas

(Sumber gambar dari internet)

Tujuan :

  1. Mengetahui reaksi dari cangkang telur bila diberi asam cuka
  2. Mengetahui perubahan suatu benda bila terkena asam
Teori dasar  :

Suatu benda bisa mengalami kontak langsung dengan benda lain. Ada yang dapat menimbulkan perubahan ada juga yang tidak. Namun suatu benda bila terkena larutan asam sudah pasti akan mengalami perubahan baik secara berlahan maupun instan. Hal ini disebabkan oleh sifat korosif dalam cairan asam yang bersifat merusak zat lain secara kontak melalui reaksi kimia.

Cangkang telur mengandung kalsium karbonat. Saat cangkang telur direndam dalam air cuka, kalsium karbonat akan bereaksi dengan cuka membentuk garam kalsium karbonat larut sehingga yang tersisa adalah protein pengikat yang elastis. Karena kulit telur rentan terhadap asam cuka, seperti yang kita tahu asam cuka bersifat korosif/merusak. Asam cuka yang mengenai telur akan merombak kalsium kulit telur komponen penyusun kulit telur. Keadaan ini juga berlaku untuk larutan atau cairan asam lain seperti HCl atau H2SO4

Alat dan bahan :
  • Beaker glass
  • Batang pengaduk
  • Sebutir Telur
  • Cuka dapur 3 botol kecil
Prosedur Percobaan :
  1. Dalam satu kelas, buatlah 6 kelompok
  2. Siapkan alat dan bahan, amati sifat masing-masing bahan
  3. Masukan telur ke dalam beaker glass
  4. Tuangkan cuka ke beaker glass sampai telur terendam
  5. Tunggu beberapa menit sampai telur mengalami perubahan 
  6. Tulis pula reaksi kimia yang terjadi 
Soal wawasan dikerjakan pada postingan komentar blog ini dan laporan resmi
  1. Sebutkan kandungan dalam cangkang telur !
  2. Jelaskan sifat - sifat asam cuka !
  3. Jelaskan tentang perubahan kimia dan sebutkan ciri-cirinya !
  4. Tuliskan reaksi kimia beserta penyetaraannya dari percobaan di atas !
  5. Berikan contoh reaksi kimia di kehidupan sehari-hari yang bermanfaat bagi manusia !

Kamis, 12 Januari 2023

Kebutuhan pribadi siswa



Setiap individu peserta didik dimohon untuk mempersiapkan peralatan praktek pribadinya, meliputi :
  • Rak tabung reaksi
  • Tabung reaksi 5 Pyrex
  • Spatula kaca kurus pendek, kepala lebar
  • Erlenmeyer 100 CC
  • Beaker glass 100 CC dan 250 CC
  • Gelas ukur 10 CC
  • Kassa pembakar
  • Kanebo
  • Tisu
  • Kresek
  • Kontainer barang





Senin, 09 Januari 2023

Dicintai Allah

Merujuk pada pendapat Imam Al Ghazali dalam kitabnya, Minhajul Abidin, ia mengumpulkan empat puluh perkara yang merupakan tanda-tanda seseorang dicintai Allah SWT.

Yakni golongan orang-orang ma'rifat. Dua puluh tanda diantaranya akan diperlihatkan oleh Allah SWT di dunia dan dua puluh tanda berikutnya akan diperlihatkan di akhirat kelak.

Tanda Orang yang Dicintai Allah SWT

Berikut beberapa tanda yang diperlihatkan oleh Allah SWT di dunia:

Tanda Orang yang Dicintai Allah SWT

Berikut beberapa tanda yang diperlihatkan oleh Allah SWT di dunia:

1. Senantiasa berzikir

Orang yang dicintai Allah, akan merasa sanggup berdzikir setiap saat. Dzikir di sini dalam arti sebenarnya, yaitu setiap saat ingat bahwa Allah menyaksikan segala kejadian di dunia dan selalu menghindari dari perbuatan maksiat karena merasa setiap perilakunya selalu diawasi dan ditatap oleh Allah.

2. Dimuliakan oleh Allah

Orang yang dicintai Allah akan diangkat namanya, lalu dimuliakan, kemudian diagungkan oleh Allah. Bagi mereka yang mendapat kemuliaan-Nya, maka bagaimanapun manusia lain melakukan penghinaan, pencacian dan perbuatan negatif lainnya, ia tetap saja harum namanya di dunia.

3. Akan dicintai Allah

Dicintai oleh Allah merupakan buah dari cinta kita terhadap Allah. Keutamaanya, kalau sudah dicintai oleh Allah, maka tidak ada kesulitan yang menyengsarakan kehidupan lahir dan batinnya, karena Allah yang memiliki alam raya ini dan Allah maha tahu akan kebutuhan kita, daripada diri kita sendiri.

Setiap orang yang dicintai Allah, maka segala yang terjadi akan selalu dipahami hikmahnya, ridha dan berbaik sangka kepada-Nya. Sehingga pribadinya selalu merasakan kenikmatan dalam setiap ketentuan-Nya.

4. Allah akan menjadi walinya ketika di dunia

Artinya seorang yang dicintai Allah, maka dalam kehidupan dunia Allah akan menjadi pembela dan pengurusnya. Setiap seluk beluk permasalahan dunia, tidak akan disikapinya dengan perasaan bingung, was-was, stres, pusing, dan sejenisnya. Tapi, ia akan selalu berusaha tenang, tidak pusing dengan masalah itu, karena ia merasa yakin setiap masalah itu diatur oleh Allah.

5. Allah akan menyambung rezekinya

Posisi seorang yang sudah mendapat cinta Allah, maka rezeki orang itu akan dilimpahkan-Nya dari suatu fenomena keadaan dengan tidak susah payah. Artinya, walaupun kelihatannya orang itu bekerja keras, namun kerja kerasnya itu bukan sesuatu yang meletihkannya, melainkan dinikmatinya.

6. Allah menjadi penolongnya

Inilah indahnya orang yang telah dicintai Allah, bahwa pembelaan-Nya akan menyelimuti segala kejadian. Dampaknya, orang seperti ini akan tenang dalam menghadapi setiap keadaan.

Ketenangan ini cukup beralasan dimiliki oleh orang yang dicintai Allah, sebab setiap yang ada di dunia ini mutlak adalah dalam koridor kekuasaan Allah dan tentunya segala sesuatunya takluk kepada apa pun yang dikehendaki-Nya.

Yang jelas, harus diingat bahwa wujud perlindungan dan pertolongan Allah itu, bukan berarti harus terus-menerus berupa suatu kenikmatan. Tapi, adakalanya Allah melindungi orang yang dicintai-Nya dengan jalan ditimpa musibah (lahir).

7. Hatinya penuh ketenteraman

Orang yang mendapat cinta Allah, akan selalu tenang dalam memposisikan setiap keadaan. Baginya sikap tenang akan membuat kita bisa semakin dekat kepada Allah dan doa kita makin mantap kepada-Nya untuk memudahkan urusan.

Lebih dari itu, hati penuh ketenteraman akan membuat hidupnya penuh dengan kebaikan kepada orang lain, meskipun banyak orang lain menghina dan mendzaliminya.

8. Derajatnya menjadi mulia

Orang yang dicintai Allah, maka ia derajatnya menjadi mulia. Pasalnya, Allah mencabut dari hatinya keinginan menghambakan kepada selain Allah.

Justru karena sikap demikian, orang yang dicintai Allah ini memposisikan dunia berikut isinya tidak akan memperbudak dirinya. Hatinya tidak tercuri sedikitpun untuk mengelabui penghambaannya kepada Allah.

9. Diberi kekayaan hati oleh Allah

Perasaan orang yang dicintai Allah, ia tidak akan pernah merasa miskin. Tepatnya, hatinya selalu kaya. Pribadinya, memposisikan orang kaya itu, tidak dengan kekayaan orang lain, karena bagi dia kekayaan orang lain semata-mata kekayaan Allah yang benar-benar Mahakaya.

10. Hatinya dibuat bersih

Dengan kebersihan hati, Allah memudahkan baginya memahami ilmu hikmah yang terbilang sangat susah dan perlu waktu lama bila dipelajari oleh orang lain. Dari kebersihan hati akan berproyeksi pada kebersihan tutur kata, pandangan, dan perilakunya, yang pada akhirnya akan bermuara pada pribadi dan pemikirannya yang bersih.

11. Orang-orang segan dan simpati kepadanya

Keseganan dan kesimpatian dari orang lain itu adalah bukan hasil rekayasa. Bagi orang yang mendapat cinta Allah itu, memiliki keyakinan bahwa segala perilaku kita jelas-jelas membuat Allah suka (sesuai tuntunan-Nya), maka seluruh manusia yang normal, pikiran, dan hatinya, insyaAllah akan suka juga.

Dalam bahasa Imam Al Ghazali, orang-orang yang baik berhimpun untuk menghormatinya, sebaliknya raja-raja dzalim dan musuh akan segan terhadapnya.

12. Orang-orang akan mencintainya

Artinya orang yang mendapat cinta-Nya, maka Allah akan menyirami orang-orang yang menyelimutinya dengan rasa cinta. Dengan kata lain, bukan orang dicintai-Nya yang ingin dicintai oleh orang-orang sekelilingnya, melainkan Allah menggerakkan hati orang-orang itu untuk mencintainya.

13. Hidupnya penuh barokah

Orang yang mendapat cinta-Nya Allah SWT, maka segala perkataan dan perilakunya akan berfokus pada kebarokahan (kebaikan) yang banyak.

Tepatnya, keberadaannya dan apa saja yang ada padanya akan memberikan kebaikan kepada orang lain.

13. Hidupnya penuh barokah

Orang yang mendapat cinta-Nya Allah SWT, maka segala perkataan dan perilakunya akan berfokus pada kebarokahan (kebaikan) yang banyak.

Tepatnya, keberadaannya dan apa saja yang ada padanya akan memberikan kebaikan kepada orang lain.

14. Hewan-hewan takluk kepadanya

Bahwa sesungguhnya semua makhluk yang ada di alam ini bertasbih kepada Allah. Artinya Allah akan menaklukan hewan-hewan kepada orang yang dicintai Allah, sehingga menjadi damai dan bersahabat pada kekasih Allah.

15. Doanya diijabah

Hal ini dikarenakan bagi orang yang telah mendapat cinta Allah itu memiliki keyakinannya sangat bulat. Lagi pula, doanya kekasih Allah ini tidaklah sembarangan, karena biasanya doanya senantiasa merupakan rahmat.

Demikian beberapa tanda dan ciri orang yang dicintai Allah. Semoga kita termasuk ke dalam salah satunya.


Baca artikel detikhikmah, "Ciri Orang yang Dicintai Allah SWT, Dapat Dilihat di Dunia" selengkapnya https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6501954/ciri-orang-yang-dicintai-allah-swt-dapat-dilihat-di-dunia.







Sublimasi Kapur Barus



Tujuan Percobaan :

  1. Untuk mengetahui proses sublimasi di laboratorium
  2. Untuk mengetahui cara suatu bahan yang menyublim
Teori Dasar :

Dalam pemisahan campuran, Sublimasi yaitu dengan cara memanaskan zat padat yang terlarut pada zat padat sehingga zat padat yang akan diambil akan berubah menjadi gas. 

Gas yang dihasilkan kemudian ditampung lalu dinginkan. Syarat pemisahan campuran dengan cara Sublimasi yaitu partikel yang bercampur harus memiliki perbedaan titik didih yang besar sehingga dapat menghasilkan uap dengan tingkat kemurnian yang tinggi.

Tujuan sublimasi :
  • Untuk mendapatkan suatu zat yang murni atau beberapa zat yang murni dari suatu campuran yang disebut dengan Pemurnian.
  • Untuk mengetahui keberadaan suatu zat dalam suatu sampel analisa laboratorium.
Contoh Sublimasi

Salah satu contoh sublimasi yang paling mudah dilihat yaitu pada proses pembuatan kapur barus. Campuran kapur barus dan arang dipanaskan sehingga kapur barus yang dapat menyublin akan menguap, setelah didinginkan zat tersebut berubah kembali menjadi padat kembali.

Alat dan Bahan :
  • Mortar dan alu
  • Cawan penguap
  • Gelas arloji
  • Spatula
  • Hot plate
  • Kapur Barus
  • Es batu 
Prosedur Percobaan :
  1. Siapkan alat dan bahan
  2. Hancurkan dua butir kapur barus di dalam mortar hingga menjadi bubuk
  3. Ambil 4-5 spatula kapur yang sudah halus, masukan pada cawan penguap
  4. Panaskan hot plate terlebih dahulu
  5. Jika sudah panas letakkan cawan penguap di atas hot plate, kemudian tutup dengan gelas arloji
  6. Letakkan es batu di atas gelas arloji
  7. Tunggu kapur Barus menguap dan menempel pada bagian bawah arloji
  8. Balik gelas arloji dan amatilah 
Soal wawasan :
Jawaban dikirim pada kolom komentar postingan dan  laporan resmi :
  1. Jelaskan pengertian sublimasi !
  2. Bagaimana langkah - langkah sublimasi kapur barus?
  3. Apa tujuan sublimasi ?
  4. Apa fungsi es batu dalam proses sublimasi ?
  5. Mengapa kapur Barus bisa dipisahkan dengan cara sublimasi ?
  6. Apa syarat pemisahan campuran dengan metode sublimasi ?
  7. Mengapa api pemanasan yang digunakan pada proses sublimasi harus kecil ?
  8. Bagaimana penerapan sublimasi digunakan dalam kehidupan sehari hari ?
  9. Mengapa kapur barus yang menyublim menjadi benda gas termasuk perubahan fisika ?

Refleksi PPL Aksi ke-2

JURNAL REFLEKSI GURU 

Sekolah : SMK Negeri 5 Surabaya 

Mata Pelajaran : Operasi Teknik Kimia 

Materi : Ekstraksi Padat - Cair menggunakan sokhlet

Nama Guru : Onny Fahamsyah 

Kelas : XII KI 2

Tanggal pelaksanaan : 

  1. 03 Januari 2023 bertempat di ruang operasi teknik kimia SMK Negeri 5 Surabaya. Penggunaan ruangan ini terkait diskusi dan desain perencanaan desain proyek 
  2. 05 Januari 2023 bertempat di ruang produk kreatif dan kewirausahaan, karena ruangan terbuka dan luas untuk menguji hasil desain peralatan secara nyata dan terbuka

Persiapan Teknis :

  1. Pengambilan video dengan kamera berjalan mengarah kepada objek, dan kamera diam yang menyorot satu ruangan pembelajaran 
  2. Zoom menggunakan zoom pro sehingga proses sit-in dosen pembimbing dan guru pamong menjadi lebih mudah dengan host teman yang tidak melaksanakan PPG
  3. Mengkomunikasikan jadwal PPL kepada pihak jurusan kimia industri 
  4. Guru menggunakan baju putih berdasi hitam, dan celana hitam saat pelaksanaan PPL

Hasil Video Pertemuan 1 :

https://drive.google.com/file/d/1-_0i2uqCyEu2G2Qf9uVQu2hRnAPLYNCm/view?usp=drivesdk

Hasil Video Pertemuan 2 :

https://drive.google.com/file/d/1-Fo4pVcARq00pJOVVNZLa18y2aAsBAow/view?usp=drivesdk

Bagaimana anda memaknai pengetahuan yang didapatkan pada praktik pembelajaran inovatif hari ini ?

Pengetahuan tentang penyusunan perangkat pembelajaran, mulai dari identifikasi permasalahan tentang Bagaimana meningkatkan keterampilan berfikir HOTS pada peserta didik dengan pemilihan solusi berupa pembelajaran model Project Based Learning dapat diterapkan beserta pemahaman sintak-sintaknya.


Link Materi Pembelajaran :

https://onnyfahamsyah.blogspot.com/2023/01/materi-ekstraksi-padat-cair.html?m=1

Hasil pekerjaan LKPD :

https://drive.google.com/file/d/1QwqnKJpnQtAUCtl9MR8mJsVCOIPh-WfK/view

Hasil Desain alat dan jadwal pelaksanaan 

https://drive.google.com/file/d/1QxdUPHbzfPXRDC6JEwkMcmw2hisd61Jg/view


Presentasi Desain masing-masing kelompok 

Meluruskan bila tidak sesuai konsep




Mengetahui kondisi peserta didiknya dalam ranah kognitif dengan memberikan pretes dan postest setelah pembelajaran


Dari grafik penilaian kognitif dapat disimpulkan adanya kenaikan hasil penilaian setiap siswa dalam mengerjakan soal HOTS

Untuk mengetahui penilaian ranah afektif dan psikomotorik dilaksanakan pada saat pembelajaran berlangsung, terkhusus pada kerja kelompok, presentasi desain dan produk alat, dan diskusi tanya jawab

Testimoni dari peserta didik dapat mengetahui observasi kepuasan dalam proses pembelajaran yang telah dilaksanakan

Penilaian dari observer guru memberikan gambaran tentang terlaksananya pembelajaran sesuai sintak model PjBL

Observer 1 pertemuan 1

Sambungan Observer 1 pertemuan 1

Observer 1 pertemuan kedua

Sambungan observer 1 pertemuan kedua

Dari testimoni peserta didik dalam refleksi pembelajaran :

  1. Peserta didik merasa tertantang dalam menyelesaikan Project tugas, walaupun mengalami suatu kegagalan tetapi tetap mencoba alternatif lain hingga berhasil
  2. Peserta didik merasa terasah dalam memunculkan kreativitasnya
  3. Saat merangkai peralatan, mereka mengetahui bahwa plat kaleng tidak bisa dilas karena bisa melubanginya, hingga mendapatkan solusi menyambung antar partisi dengan solder listrik
  4. Rangkaian peralatan bisa didesain dari botol plastik dan selang plastik, dengan botol pemanasnya dari botol kaca siswa minuman energi
  5. Pada suatu rangkaian kelompok tertentu, selang produk ekstraksi dari sokhlet ternyata mendapatkan tekanan dari botol pemanas, sehingga terjadi balikan lagi masuk ke sokhlet (kajian teori dari hukum termodinamika, Vapour Liquid Equilibrium - Liquid Liquid Equilibrium)
  6. Secara garis besar, desain produk peralatan peserta didik dapat diimplementasikan di masyarakat umum

Bagaimana perasaan anda selama melaksanakan proses praktik pembelajaran inovatif hari ini ?

Pembelajaran sangat menyenangkan, karena peserta didik mengikutinya dengan antusias

Antusias ini bisa terjadi karena materi, video, dan LKPD dapat tersaji dengan mudah pada web blog guru. Sedangkan semua siswa memiliki gadget beserta paket datanya

Di akhir pembelajaran, peserta didik memberikan kesimpulan bahwa pembelajaran tersebut menyenangkan dan dapat diterima dengan mudah, maka membuat kepuasan tersendiri pagi guru pengajar 

Ceritakan hal-hal positif yang terjadi dari praktik pembelajaran inovatif anda hari ini ?

Peserta didik hadir tepat waktu

Ketua kelas memimpin doa sebelum dan sesudah Pembelajaran, sebagai pembelajaran dari segi leadership

Bersama-sama berdiri dengan khidmat menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebagai wujud Cinta Tanah Air

Semua Peserta didik membawa gadget beserta paket data di dalamnya, sehingga memudahkan mengakses materi pembelajaran, LKPD, video motivasi, kuis dan angket

Peserta didik aktif dalam diskusi, presentasi, dan tanya jawab 

Ceritakan hal-hal yang dapat menghambat praktik pembelajaran inovatif Anda pada hari ini ?

Bila peserta didik tidak membawa gadget, atau tidak memiliki paket data. maka akan kesulitan mengikuti pembelajaran

Bila ada peserta didik yang tidak masuk, sebetulnya akan menghambat dalam penguasaan materi pembelajaran. Akan tetapi bila rekannya yang masuk mampu mentransformasikan maka tidak menjadi kendala. karena semua materi telah tersaji dalam web blog guru

Apakah pembimbingan yang dilakukan dosen dan guru pamong dalam pengembangan Perangkat pembelajaran menginspirasi dalam melakukan perbaikan ?

Sangat menginspirasi

Terutama dalam pemahaman sintak model pembelajaran PjBL 

Dalam evaluasi pembelajaran, menjadi sarana yang komprehensif untuk menilai capaian pembelajaran dan menjawab permasalahan yang sedang dihadapi

Perangkat pembelajaran yang telah dibimbing selayaknya menjadi referensi dalam menyusun perangkat pembelajaran lainnya 

Ceritakan ide-ide yang muncul setelah Anda melaksanakan praktik pembelajaran inovatif hari ini ?

Setiap awal pembelajaran sebaiknya telah tersaji konten materi lengkap pada web blog guru

Konten web blog dapat lebih disempurnakan setiap waktu, sehingga menjadi literasi digital yang terbuka

Pada saat presentasi kelompok sebaiknya disyuting, agar gesture dan performance-nya menjadi referensi bagi penampilan yang prima saat presentasi di depan kelas

Ceritakan kesimpulan yang Anda dapatkan setelah praktik pembelajaran inovatif hari ini ? 

Pembelajaran inovatif model PjBL ini dapat meningkatkan keterampilan berfikir HOTS peserta didik pada mata pelajaran Operasi Teknik Kimia


Observer 2 pertemuan 1

Sambungan Observer 2 pertemuan 1

Observer 2 pertemuan kedua

Sambungan observer 2 pertemuan kedua


Soal kognitif melalui media Quiziz


Hasil penilaian kognitif media Quiziz 

Minggu, 08 Januari 2023

Latarombo Cafe

Suasana akhir pekan (08/01/2023) dengan cuaca cerah, setelah agenda pengajian dan khotmil Qur'an di Medokan Ayu meluncur ke Latarombo - Sedati

Wisata kuliner di tepi tambak pemancingan bandeng menambah keinginan Abil untuk segera melempar kail.

Yang dipesan saat itu adalah menu keroyokan lobster asam manis untuk empat orang, nasi putih dan satu pitcher es teh.


Setelah disajikan, ternyata bercampur pula kerang darah, kerang hijau dalam satu talam besar sehingga menjadi keroyokan yang menyenangkan 

Areal resto juga dilengkapi Playground dan kolam terapi ikan. Memanjakan pengunjung sembari menunggu menu yang sedang dimasak

Setelah menikmati sajian, dilanjutkan ke areal pemancingan di sisi baratnya. Sejurus berikutnya Abil telah melempar umpan dari tiga alat pancingnya. Sayangnya bukannya ikan yang menyambar, akan tetapi senar pancing tetangga yang menyambitnya dikarenakan ikan pancingannya lari kesana-kemari.

Sambil menunggu tetangga yang mengurai senar yang "mbuleti" ditinggal dulu menunaikan shalat ashar pada musholla dekat kolam pemancingan.

Ayo Bil,.....strike

Dalam liburan kali ini beberapa hikmah yang bisa dipetik :
  1. Memancing membutuhkan kesabaran karena menunggu sampai umpan dimakan lalu cara strike agar ikan tidak lepas
  2. Lebih sabar lagi bila senar pancing tetangga menyambar hingga membuat kusut "mbuleti"
  3. Cara memancing bandeng beda dengan mujaer yang menepi, karena bandeng mengumpul di tengah kolam. Membutuhkan timbal yang besar - berat agar mata kail bisa terlempar jauh ke tengah
  4. Pakan disesuaikan dengan kebiasaan ikan di tempat itu, karena punya Abil bawa dari rumah ternyata tidak ditengok sama sekali oleh ikan di situ

Behind the scene :

Ayo dihabisin ya....

Sekilo 4 ekor = Rp. 45ribu

Pada kemana nich ikan....

Sepertinya umpan dititili

Rabu, 04 Januari 2023

Informatika : Analisis Data

Apakah kalian pernah mengumpulkan data? Bagaimana cara kalian mengumpulkan dan menampilkan data tersebut agar mudah dipahami semua orang? Data yang telah terkumpul di analisis untuk tujuan tertentu kemudian ditampilkan secara visual agar semua orang dapat memahami data tersebut.

Bagaimana cara mengumpulkan banyak data sekaligus dan langsung menampilkan visual datanya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari pelajari dalam bab ini.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi pada bab ini, kalian diharapkan mampu :

  1. menggunakan alat bantu untuk menulis, menjalankan, dan mengembangkan program analisis data;
  2. memahami berbagai cara pengkoleksian data, khususnya secara otomatis melalui perangkat;
  3. memahami transformasi data; 
  4. melakukan interpretasi data dan memahami aspek privasi dan keamanan data.

Link Materi :

https://youtu.be/nF9hldbWfds

Soal dikerjakan pada kolom komentar :

Selesaikan soal berikut dengan singkat dan benar !

  1. Apa yang dimaksud dengan scraping dalam analisis data? Jelaskan!
  2. Sebutkan dan jelaskan cara melakukan visualisasi data menggunakan Google Colab dengan bahasa pemrograman Python!
  3. Sebutkan perintah pustaka (library) yang digunakan pada pemrograman Python beserta fungsinya! (minimal 5) 
  4. Mengapa untuk menampilkan suatu data diperlukan diagram/grafik? Jelaskan beserta alasannya!

Senin, 02 Januari 2023

Materi : Ekstraksi Padat Cair

 


TUJUAN PEMBELAJARAN 
Dengan kegiatan diskusi dalam materi ekstraksi padat-cair sokletasi ini diharapkan peserta didik terlibat aktif, disiplin dan tanggung jawab melalui : 
  1. Setelah berdiskusi dan mencari informasi dari buku ajar dan internet, peserta didik mampu menjelaskan prinsip kerja ekstraksi padat cair dengan benar 
  2. Setelah berdiskusi dan mencari informasi dari buku ajar dan internet, peserta didik mampu menjelaskan desain peralatan ektraksi padat cair dengan benar 
  3. Setelah berdiskusi dan mencari informasi dari buku ajar dan internet, peserta didik mampu menganalisis fungsi dan jenis peralatan ekstraksi padat – cair dengan teliti 
  4. Setelah berdiskusi dan mencari informasi dari buku ajar dan internet, peserta didik mampu memutuskan langkah-langkah pengoperasian ekstraksi soklet melalui SOP dengan benar 
  5. Setelah berdiskusi dan mencari informasi dari buku ajar dan internet mampu membandingkan hasil produk ektraksi dengan standar SNI dengan benar 
  6. Setelah berdiskusi dan mencari informasi dari buku ajar dan internet, peserta didik mampu menemukan desain mandiri rangkaian peralatan ektraksi padat – cair dari bahan yang ada dengan benar 
  7. Setelah berdiskusi dan mencari informasi dari buku ajar dan internet, peserta didik mampu menggabungkan bagian desain rangkaian peralatan ektraksi padat – cair dengan benar 
  8. Setelah berdiskusi dan mencari informasi dari buku ajar dan internet, peserta didik mampu merangkai peralatan ektraksi padat – cair berdasarkan desain yang telah ditemukan dengan benar

Pretes

Instrumen Penilaian



Video menstimulasi pertanyaan mendasar

Modul Ajar

LKPD

Langkah-langkah kegiatan 

Part 1 :
  1. Lihat dan amati video tentang pengoperasian peralatan ekstraksi soxhlet di youtube dengan link https://youtu.be/NzLwCWk9Qt0 
  2. Berdasarkan video pembelajaran, lihat, amati dan diskusikan dengan kelompokmu. Tentukan alat dan bahan apa saja yang digunakan dalam ekstraksi soxhlet pada video tersebut ! 
  3. Analisisislah jenis dan fungsi peralatan ekstraksi padat-cair pada video pembelajaran yang telah kalian lihat ! Diskusikan dalam kelompok untuk menjawab soal ini ! 
  4. Setelah melihat & mengamati video tentang pengoperasian peralatan ekstraksi soxhlet, Urutkan & uraikan langkah-langkah pengoperasian peralatan ekstraksi soxhlet pada video tersebut mulai dari preparasi alat dan bahan sampai ekstraksi selesai sesuai siklus yang diminta dengan benar ! 
  5. Rancanglah peralatan ekstraksi dari bahan di sekitar kalian, lalu laksanakan proses pengoperasianya dari bahan alam yang mudah didapatkan, dengan terlebih dahulu guru membagi kelompok peserta didik
Part 2 :
  1. Buatlah prosedur pembuatan alat ekstraksi sesuai keputusan kelompok kalian 
  2. Buatlah jadwal pembuatan alat ekstraksi dari penyiapan bahan baku, proses pembuatan, hingga finishing 
  3. Apa langkah alternatif kalian bila rencana tidak sesuai dengan keputusan kelompok 
  4. Dari desain yang kalian buat, jelaskan alasan kalian memilih desain tersebut

Kemajuan Pelaksanaan Proyek : 
  1. Apa kesulitan yang kalian temui dalam melaksanakan proyek ? 
  2. Berapa luas wadah pelarut yang digunakan 
  3. Berapa luas bidang kontak antara sumber pemanas dengan wadah pelarut ekstraksi 
  4. Berapa tinggi permukaan pelarut dengan bahan ektraksi 
  5. Bagaimana desain pendingin agar uap terkondensasi menjadi cairan kembali 
  6. Apakah desain kalian sudah sesuai dengan prinsip ekstraksi ? 
  7. Menurut kalian, apakah “Jika desain proyek peralatan ekstraksi dapat dibuat dengan baik, maka proses ektraksi dapat berhasil dengan baik pula ?”
  8. Jelaskan kesimpulan kelompok kalian
Part 3 :
  1. Kumpulkan hasil proyek pembuatan alat ekstraksi sederhana kepada gurumu ! 
  2. Jalankan alat ekstraksi yang telah kamu buat sesuai dengan prosedurnya ! 
  3. Lakukan reviw dari alat yang telah kalian buat ! 
  4. Jelaskan pengalaman kalian selama membuat proyek pembuatan alat ekstraksi sederhana tersebut ! 
Evaluasi Produk :
  1. Apakah peralatan yang dihasilkan sesuai dengan tujuan pembelajaran
  2. Apakah peralatan tersebut memungkinkan untuk diaplikasikan ?
  3. Apa kelebihan produk peralatan yang telah dibuat
  4. Apa produk peralatan yang telah dibuat dapat menggantikan alat sebenarnya yang sudah ada ?

Post Tes :


link youtube part 1 

sambungan full part 2

video full pertemuan kedua

Edit Vidio pertemuan ke-1 :

Edit Vidio pertemuan ke-2

PPL ke - 2

Permasalahan yang akan diselesaikan :

  • Pembelajaran dengan HOTS masih sulit
  • Guru masih melaksanakan pembelajaran berbasis LOTS dan MOTS

Solusi Model Pembelajaran 

  • Menggunakan model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dan media ICT

Apa saja yang dibutuhkan

  • Kamera moving
  • Kamera standing
  • HP terkoneksi zoom
  • Materi ajar pada web blog guru
  • LKPD pada web blog guru

Evaluasi Pembelajaran :

  1. Kekurangan
  2. Observasi
  3. Angket
  4. Wawancara
Refleksi : tindakan yang perlu diubah atau ditetapkan

Pelaksanaan :
  1. Selasa, 3 Januari 2023 pukul 07.30 wib
  2. Kamis, 5 Januari 2023 pukul 10.00 wib 


K3LH & BUDAYA KERJA INDUSTRI

Capaian Pembelajaran

Menerapkan K3LH dan budaya kerja industri antara lain praktik-praktik kerja yang aman. Bahaya-bahaya di tempat kerja, prosedur-prosedur dalam keadaan darurat, dan penerapan budaya kerja industri (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin), termasuk K3LH pada pengeloaan limbah B3 dan nonB3.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, siswa diharapkan mampu :

  1. memahami bahaya di tempat kerja;
  2. memahami K3LH pada limbah B3 dan nonB3 sesuai MSDS;
  3. menjelaskan prosedur dalam keadaan darurat;
  4. menjelaskan sistem praktik kerja yang aman; serta
  5. menjelaskan penerapan 4R.
Materi hal : 124 - 152

Tugas Pribadi kerjakan pada komentar ini :

Jawablah dengan tepat dan benar.
  1. Jelaskan secara singkat praktik kerja yang aman.
  2. Jelaskan sistem K3 dalam sebuah perusahaan.
  3. Sebutkan prosedur dalam keadaan darurat. 
  4. Uraikan yang dimaksud dengan 4R.
  5. Uraikan prosedur limbah B3 dan limbah nonB3.
Tugas Kelompok
  1. Bentuklah kelompok yang terdiri atas 3-4 siswa.
  2. Carilah tempat pembuangan sampah atau bank sampah yang terdapat di daerahmu.
  3. Buatlah analisis mengenai penerapan 4R pada bank sampah.
  4. Uraikan penerapan 4R yang terdapat di daerahmu. Bersama anggota kelompokmu, diskusikan pendapatmu mengenai analisis tersebut. Kerjakan dalam bentuk makalah. 
  5. Presentasikan hasil analisis tersebut, bersama kelompokmu di depan kelas.