Kamis, 02 April 2026

Soal OTK kelas XI

 


Materi Inti Mekanika Fluida :

  • Fluida dalam keadaan diam
  • Manometer 
  • Fluida dalam keadaan gerak 
  • Bilangan Reynolds 
  • Distribusi kecepatan dalam pipa
  • Viskositas 
  • Persamaan Bernoulli 
  • Persamaan Fanning 
  • Hukum Poisseulle 
  • Rugi tenaga karena pembesaran 
  • Rugi tenaga karena kontraksi 
  • Rugi tenaga karena sambungan 
Soal - Soal :






Catatan :
  1. Kerjakan pada buku tulis masing-masing murid
  2. Hasil pengerjaan difoto dan dikirim pada google Drive yang disediakan 
  3. Referensi bisa dari buku dengan sampul di atas, atau dari media internet 

Pengumpulan Tugas 

11 TKI 1

Rabu, 01 April 2026

Membangun Ruang Digital yang aman untuk anak


"Ruang digital aman, anak nyaman "

Peran orang tua, sekolah, dan masyarakat dalam perlindungan anak di ruang digital

oleh Prof. Martadi - Unesa


  1. Mengapa anak perlu perlindungan di ruang digital 
  2. Bagaimana bentuk perlindungan
  3. Bagaimana berbagi peran
Tantangan bangsa Indonesia ke depan, Yaitu Megatren 2025 :
  • Laju inovasi teknologi
  • Masyarakat terdiri dari kelompok masyarakat modern, terbuka, dan hiperinovatif, dan masyarakat yang konservatif (kolot) dan masih percaya dukun
  • Larut dalam religius dan kearifan lokal
Digital seperti dua sisi mata uang, ada sisi positif dan negatif. Maka akan lebih bermakna bila mampu menyeimbangkan negatif-positif. 

sisi positif :
  • Jualan anime game roblox, pengusaha jual beli game online
  • Siswa SMA memiliki omzet penjualan online 1 milyar per bulan
  • Penulis novel di wattpad
  • Menyanyikan lagu Mandarin di medsos
  • Aksi bersih-bersih lingkungan hingga viral
sisi negatif : 
  • Pengeboman sekolah sendiri di Jakarta
  • Cyber Bullying
  • kecanduan game online hingga meninggal
Alasan orang tua memberikan gadget kepada anak :
  1. Pendidikan dan pembelajaran
  2. Hiburan dan penenang anak yang aktif
  3. Faktor kesibukan orang tua
  4. Komunikasi dan koneksi
  5. Ketertarikan terhadap teknologi
Kapan usia boleh pegang gawai :
  • Sebelum usia 14 tahun (menurut Bill Gates) 
  • SD kelas atas (kids & tech) 
  • Untuk Ponsel minimum 14 tahun, Medsos 16 tahun (the anxious generation zach) 

Catur Pusat Pendidikan berperan dalam mendidik anak :
  1. Orang tua sebagai madrasah pertama dan utama 
  2. Satuan Pendidikan
  3. Masyarakat
  4. Media (anak bisa "misuh" walaupun guru dan orang tua tidak mengajarinya. 
"Anak adalah cermin orang tua", anak cenderung meniru perilaku, akhlak, aqidah dari induk terdekatnya



Dari Hadits Rasulullah SAW :



Anak belajar melalui 4N :



Metode membatasi penggunaan gadget :
  1. Keteladanan
  2. Komitmen
Bagaimana melindungi anak, sesuai permenkomdigi No. 09 tahun 2026 :
  1. Batas usia sebelum 18 tahun (harus dibatasi penggunaannya) 
  2. pertimbangan aspek usia
  3. Ekosistem aman dari Industri pembuat aplikasi, Pemerintah dan orang tua
  4. Areal untuk anak usia 3 tahun : harus aktif dalam pengembangan motorik, pembuat aplikasi menilai sendiri kelayakan sebelum dirilis
Tujuh ancaman utama yang wajib dicegah, yaitu Platform :
  1. Kontak asing
  2. Konten berbahaya
  3. Ekplorasi belanja
  4. Pencurian data
  5. Penyebab kecanduan adiksi 
  6. Pennyebab gangguan mental
  7. Penyebab gangguan fisik
Langkah antisipasi :
  1. Mematuhi batasan penggunaan
  2. Jangan "royal" terhadap update status
  3. Mengaktifkan fitur pengamanan (cek, blokir) 
  4. Pengawasan aktivitas anak
  5. Mengatur waktu hanya dua jam perhari
  6. Mengaktifkan gerakan Surabaya tanpa gawai
Untuk Guru dan Kasek :
  1. Penggunaan Platform yang aman untuk pembelajaran
  2. Melindungi data pribadi
  3. Kebijakan minim gawai (sama sekali tidak boleh murid bawa gawai di sekolah). pastikan ada Pokja yang menangani
  4. Melindungi diri resiko digital (gelisah bila tidak pegang gawai) 
  5. Literasi digital
  6. Pakta Integritas
  7. Siswa dilibatkan sebagai agen perubahan
  8. Budaya sekolah aman, nyaman, dengan minim gawai (anak mempunyai aktivitas lain yang menyenangkan selain gawai) 
Peran Masyarakat :

Terbentuknya kampung pancasila yang mendampingi penggunaan gawai dengan aman, melibatkan PKK, Posyandu, Karang Taruna dan Tokoh Masyarakat

Materi : Ekploitasi anak di ruang digital
oleh Kombespol Ganis Sedyaningrum
Direktorat PPA dan PPP Polda Jatim



Tingkat penetrasi internet di Indonesia tahun 2025 mencapai 85 ℅ dari jumlah warga Indonesia

Kerentanan anak di dunia digital :
  • Konten ilegal (bisa jadi korban maupun pelaku) 
  • Grooming yaitu video bugil dengan membuka gadget dikamarnya lalu difoto/video kemudian dijual
  • Kasus pemboman SMA 72 Jakarta, berawal dari problem orang tua, anak tidak punya tempat untuk curhat
  • Kasus pembunuhan orang tua oleh anaknya yang berusia 12 tahun
  • Bullying sehingga menjadi depresi bagi korbannya
  • Game Online
  • Mi-Chat
  • Pornografi

Bila ada kejahatan digital, segera laporkan ke pihak yang berwajib

Deklarasi Digital Aman, Anak Nyaman


Sambutan Walikota Surabaya
Dr. Eri Cahyadi, ST.,MT.
  • Ujian terbesar yang baru disadari yang bisa merusak generasi muda adalah gawai, karena orang tua kalah pinter dengan anaknya
  • Kesibukan orang tua dalam pekerjaan lupa dengan anaknya, sehingga untuk menenangkan anaknya diberi HP
  • Hari ini, history HP anak banyak isinya mesum dan porno
  • Ospek siswa baru, juga melibatkan ospek orang tuanya
  • Kenakalan Gangster yang pegang HP, bawa sajam, sangat berbahaya, tapi tidak bisa ditangkap karena di bawah umur dan orang tuanya hanya bisa menangis
  • Ada walikota ingin viral, pakai medsos. Maka tunggu kehancuran sistem pengelolaan pemerintahan
  • Pembatasan gawai bukan perjuangan yang mudah, maka butuh niat dan perjuangan bersama

Selasa, 24 Maret 2026

Wisata Batu

Menikmati liburan lebaran 2026 bersama keluarga inti Abi, bunda, Ais, dan Abil

Perjalanan pertama singgah di masjid An-Nuur Alun-alun kota Batu untuk menunaikan sholat dhuhur dilanjutkan dengan menikmati makan siang dengan menu masakan Padang.

Tak lupa mengeksplorasi Alun-alun dengan berbagai hiruk pikuk keramaian yang ada, mulai penjual aneka makanan, hingga jasa foto bersama kostum hantu

Sektor pariwisata Kota Batu menunjukkan kemajuan pesat, dikukuhkan sebagai "the real tourism city of Indonesia" dengan 9,7 juta wisatawan pada 2025. Fokus pengembangan saat ini meliputi wisata tematik, gastronomi, inovasi destinasi, hingga revitalisasi pasar tradisional, yang berdampak positif pada ekonomi warga namun memerlukan perhatian pada infrastruktur

Liburan kali ini yang berdurasi 23-24 Maret 2026 mencoba mengeksplorasi Batu sembari melepas kepenatan.

Alun - Alun Batu

Senin waktu dhuhur langsung parkir mobil di areal dekat masjid An-Nuur untuk sholat berjamaah dalam masjid yang bercorak ornamen emas pada pengimamannya.

Selanjutnya menikmati menu masakan Padang lalu susu sapi segar dan yoghurt "Sudiro" di sisi Selatan masjid. Kota Batu yang identik dengan produsen susu sapi telah menyediakan aneka olahannya serta dapat dinikmati di lokasi.

Griya Imafa Inn

Penginapan yang menghadap Jatim Park 2 ini menawarkan harga yang terjangkau untuk kantong yang tidak terlalu tebal, yang penting bisa menginap sambil menikmati dinginnya malam di Batu.

Akses dekat jalan raya dan berdampingan dengan masjid membuat liburan tidak melupakan kewajiban. Sampingnya menjadi tempat mangkal bakso dan berjejer warung makanan yang menawarkan beragam menu, juga ada Indomaret.

BNS

Dari penginapan tidak lebih dari dua kilometer telah sampai BNS yang kala itu menyambut wisatawan dengan nuansa idul Fitri di gerbang depannya.

Wahana pertama yang dijajal adalah sepeda angin yang berputar melintasi areal wisata dengan pemandangan gemerlap lampu dari dataran yang lebih rendah.

Berikutnya arena battle laser mempertemukan mbak Ais dan Abil beradu jitu dalam menembak jarak dekat, dalam game ini Adek memenenangkan pertandingan dengan "nyawa" masih tersisa 77, sedangkan mba Ais habis lebih dulu dari 99 nyawa yang disediakan. Permainan ini menawarkan keseruan dalam gerak lincah, jitu, dan ketahanan fisik dan mental

Rodeo merupakan game yang menantang dengan kemampuan bertahan dipunggung sapi yang digerakan oleh mesin berputar secara acak. Bagi yang mampu bertahan selama satu menit akan diberikan voucher oleh pengelola. Abi dan mbak Ais mencoba untuk menaikinya. Namun tidak berselang lama sudah terpental menghantam lantai busa yang empuk.....ketawa pengunjung pun telah bersama operator wahana 

Berikutnya mbak Ais bersama bunda bermain dengan wahana yang memacu adrenalin, sedangkan adek bersama Abi menuju wahana yang melatih ketangkasan, yaitu memanah.

Setelah rehat meneguk es teh yang beli di gerai sekitar lokasi, usulan bunda untuk naik graviton untuk melawan gravitasi, tapi sebetulnya seperti melawan gerakan sentrifugal sehingga semua objek akan menempel pada dinding penahan saat alat berputar. tak ayal bagi kondisi yang kurang Vit menyebabkan perut rasa mual seakan mau muntah dan Kepala pening. Selepas main wahana ini, Abi duduk bersandar sekitar 30 menit untuk memulihkan kondisi kembali


Jatim Park 3

Destinasi ini dipilih karena menyajikan banyak wahana baru, selain konsep utamanya adalah Dino land dan The Legend


Senin, 09 Maret 2026

Kimia Organik 2



Diskripsi Mata kuliah

Mata kuliah kimia organik II ini akan membahas mengenai senyawa senyawa amina, asam amino. memberikan pemahaman mengenai protein, karbohidrat, minyak dan lemak, serta mempelajari tentang pemanis yang alami atau pemanis sisntesis dan perkembangan dari minyak atsiri.


Tujuan Pembelajaran

Mahasiswa mampu memahami cakupan materi kimia organik secara umum

Mahasiswa mampu melakukan dan bertanggung jawab dalam melakukan sintesis senyawa maupun sumber pangan

Mahasiswa memliki kejujuran dalam hal mengidentifikasi senyawa kimia organic

Mahasiswa mampu bekerja sama dengan bidang ilmu lain dalam hal merumuskan pengembangan ilmu pengetahuan


Materi Pembelajaran

  1. Senyawa bifungsi dan reaksinya 
  2. Senyawa polisiklis dan aromatis heterosiklis
  3. Senyawa Karbonil
  4. Asam Karboksilat
  5. Amida
  6. Ester
  7. Nitril
  8. Asam Amino
  9. Protein
  10. Karbohidrat
  11. Lipida
  12. Asam Nukleat 
  13. Pemanis Alami dan buatan
  14. Minyak dan lemak sebagai sumber pangan dan sabun/deterjen

Referensi

  1. Fessenden J and Fessenen, S. 2000.”Organic Chemistry”
  2. Solomons & Fryhle, WILEY. Organic Chemistry, Eight Edition.
  3. John Mc.Murry. Organic Chemistry
  4. Keenan, CW D C Kleinfelterdan J.H wood.1986.”General Colledge Chemistry”. Harper and Row Pulb. Inc. New York
  5. Hardjono Sastrohamidjojo.2005.Kimia Organik.Gadjah Mada University Press
  6. Zubrick – WILEY . The Organics Chem Lab.Survivae Manual
  7. Groggins-Tata, Mc Graw Hill . Unit Process In Organic Synthesis
  8. Didi Kuswadi. Kimia organik (Struktur dan Ikatan)Jilid 1
  9. G H Williams. Organic Chemistry A Conceptual Approach
  10. Kemp . Vellacio– Worth. Organic Chemistry


==============================================================================

Materi Senyawa Bifungsi dan reaksinya

==============================================================================

Senyawa bifungsi adalah senyawa organik yang memiliki dua gugus fungsi berbeda atau sama dalam satu molekul sehingga dapat mengalami dua jenis reaksi kimia.

Contoh umum:

  • Diol → memiliki dua gugus –OH

  • Diamina → memiliki dua gugus –NH₂

  • Asam amino → memiliki –NH₂ dan –COOH

  • Hidroksi asam → memiliki –OH dan –COOH

Contoh senyawa:
  • Ethylene glycol

  • Glycine

  • Lactic acid


Jenis Senyawa Bifugsi 

1.) Senyawa dengan gugus fungsi sama, contohnya :
  • Diol (dua –OH)

  • Dikarboksilat (dua –COOH)

  • Diamina (dua –NH₂)

Contoh:

  • 1,4‑Butanediol

Reaktivitas:

  • dapat membentuk polimer

  • dapat mengalami esterifikasi atau eterifikasi


2.) Senyawa dengan gugus fungsi berbeda, Contoh:
  • asam amino (–NH₂ dan –COOH)

  • hidroksi asam (–OH dan –COOH)

  • amino alkohol

Contoh:

  • Ethanolamine


3. Karakteristik Reaktivitas Senyawa Bifungsi

Karena memiliki dua gugus fungsi, senyawa ini dapat mengalami:

  1. Reaksi intramolekul

  2. Reaksi intermolekul

  3. Pembentukan polimer

Hal ini sangat penting dalam teknologi polimer dan industri kimia.


4. Reaksi Penting Senyawa Bifungsi

1. Reaksi Esterifikasi

Reaksi antara asam karboksilat dan alkohol menghasilkan ester.

Contoh:

  • Lactic acid dapat membentuk ester.

Persamaan umum:

RCOOH+ROHRCOOR+H2OR-COOH + R'-OH \rightarrow R-COOR' + H_2O

2. Reaksi Amida

Asam karboksilat bereaksi dengan amina membentuk amida.

Contoh:

  • pembentukan peptida dari asam amino

RCOOH+RNH2RCONHR+H2OR-COOH + R'-NH_2 \rightarrow R-CONH-R' + H_2O

3. Reaksi Pembentukan Lakton

Terjadi pada hidroksi asam melalui reaksi intramolekul.

Contoh:

  • γ‑Butyrolactone


4. Reaksi Pembentukan Laktam

Terjadi pada amino asam yang mengalami siklisasi membentuk amida siklik.

Contoh:

  • Caprolactam

Digunakan untuk produksi:

  • Nylon‑6


5. Reaksi Polimerisasi

Senyawa bifungsi sangat penting dalam pembuatan polimer kondensasi.

Contoh:

  • Ethylene glycol
    bereaksi dengan

  • Terephthalic acid

membentuk:

  • Polyethylene terephthalate

Reaksi:

nHOCH2CH2OH+nHOOCC6H4COOHnHO-CH_2CH_2-OH + nHOOC-C_6H_4-COOH

PET + H₂O


5. Faktor yang Mempengaruhi Reaksi Senyawa Bifungsi

Beberapa faktor penting:

  1. Jarak antar gugus fungsi

  2. Efek sterik

  3. Efek elektronik

  4. Kondisi reaksi (pH, suhu, katalis)


6. Aplikasi Industri Teknik Kimia

Senyawa bifungsi sangat penting dalam industri:

1. Industri Polimer

Produksi:

  • Nylon

  • Polyester

  • Polyurethane

2. Industri Farmasi

Banyak obat mengandung gugus bifungsi untuk meningkatkan reaktivitas dan bioaktivitas.


3. Industri Petrokimia

Digunakan sebagai:

  • monomer

  • intermediate sintesis

  • bahan baku resin



soal senyawa bifungsi 

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan senyawa organik bifungsi. Mengapa keberadaan dua gugus fungsi dalam satu molekul dapat mempengaruhi reaktivitas dan sifat kimia senyawa tersebut? Berikan minimal dua contoh senyawa bifungsi beserta gugus fungsinya.
  2. Suatu senyawa memiliki gugus alkohol (-OH) dan asam karboksilat (-COOH) dalam satu molekul.. a.) Jelaskan kemungkinan reaksi yang dapat terjadi pada masing-masing gugus fungsi.. b.) Jelaskan kemungkinan terjadinya reaksi intramolekul pada senyawa tersebut.
  3. Reaksi Esterifikasi Intramolekul, Senyawa yang memiliki gugus alkohol dan asam karboksilat dapat mengalami pembentukan lakton melalui reaksi esterifikasi intramolekul.. a.) Jelaskan mekanisme umum pembentukan lakton. b.) Faktor apa saja yang mempengaruhi kemudahan reaksi tersebut?
  4. Reaksi Senyawa Amino Asam. Amino asam merupakan contoh senyawa bifungsi yang memiliki gugus amina (-NH₂) dan asam karboksilat (-COOH). Jelaskan bagaimana kedua gugus fungsi tersebut berperan dalam pembentukan ikatan peptida pada protein.
  5. Reaktivitas Senyawa Dikarboksilat. Bandingkan reaktivitas senyawa asam dikarboksilat dengan asam monokarboksilat dalam reaksi esterifikasi. Jelaskan bagaimana posisi gugus karboksilat dalam molekul dapat mempengaruhi produk reaksi yang terbentuk.
  6. Pengaruh Struktur terhadap Reaksi. Bagaimana jarak antara dua gugus fungsi dalam senyawa bifungsi mempengaruhi kemungkinan terjadinya reaksi intramolekul dibandingkan reaksi intermolekul? Jelaskan dengan contoh.
  7. Studi Kasus Reaksi Sebuah senyawa memiliki gugus aldehida (-CHO) dan alkohol (-OH) dalam satu molekul. a.) Prediksikan kemungkinan reaksi yang dapat terjadi. b.) Jelaskan produk yang mungkin terbentuk serta mekanisme reaksinya secara umum.

=========================================================================

Senyawa Polisiklik

Senyawa polisiklik adalah senyawa yang memiliki lebih dari satu cincin (ring) dalam strukturnya.

Jenis-jenis :

Polisiklik non-aromatik

  • Tidak memenuhi aturan aromatisitas
  • Contoh: dekalin
Polisiklik aromatik (PAH = Polycyclic Aromatic Hydrocarbon)

Terdiri dari beberapa cincin benzena yang menyatu Bersifat aromatik (mengikuti aturan Hückel : 4n+2 π elektron)
Contoh penting:
Naftalena → 2 cincin benzena
Antrasena → 3 cincin linear
Fenantrena → 3 cincin bentuk sudut

Karakteristik :
Stabil karena resonansi
Umumnya nonpolar
Banyak yang bersifat karsinogenik (contoh: benzo[a]pyrene)

Senyawa Aromatik Heterosiklik

Senyawa aromatik heterosiklik adalah senyawa cincin aromatik yang mengandung atom selain karbon (heteroatom), seperti:

  • N (nitrogen)
  • O (oksigen)
  • S (sulfur)
Syarat aromatik :
  • Cincin planar
  • Sistem π terkonjugasi
  • Memenuhi aturan Hückel (
    4n+2
    elektron π)
Contoh umum:
  • Piridin (C₅H₅N) → mirip benzena, satu C diganti N
  • Pirol (C₄H₅N) → mengandung NH
  • Furan (C₄H₄O) → mengandung O
  • Tiofen (C₄H₄S) → mengandung S
Karakteristik:
  • Lebih reaktif dibanding benzena (tergantung heteroatom)
  • Bersifat polar
  • Banyak ditemukan dalam:
    • Obat-obatan
    • Senyawa biologis (DNA, protein)

Perbedaan Utama

AspekPolisiklikAromatik Heterosiklik
StrukturBanyak cincin1 atau lebih cincin
Atom penyusunC dan HC + heteroatom (N, O, S)
AromatisitasBisa ya/tidakHarus aromatik
ContohNaftalenaPiridin


Soal - Soal 

1.) Konsep Dasar
Jelaskan apa yang dimaksud dengan senyawa polisiklik. Bandingkan antara senyawa polisiklik alifatik dan polisiklik aromatik dari segi struktur dan sifat kimianya.

2.) Analisis Struktur
Suatu senyawa memiliki dua cincin benzena yang menyatu (fused ring).
  1. Identifikasi jenis senyawa tersebut.
  2. Jelaskan sifat aromatisitasnya berdasarkan aturan Hückel.
  3. Berikan contoh senyawa tersebut dan kegunaannya dalam industri.
3.) Reaksi Kimia
Senyawa polisiklik aromatik seperti naftalena sering mengalami reaksi substitusi elektrofilik.
  1. Jelaskan mekanisme reaksi substitusi elektrofilik pada posisi α dan β.
  2. Mengapa posisi α lebih reaktif dibandingkan β?

4.) Aplikasi Teknik Kimia
Polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH) sering ditemukan dalam proses pembakaran tidak sempurna.
  1. Jelaskan bagaimana PAH terbentuk dalam proses industri (misalnya pada pembakaran bahan bakar fosil).
  2. Diskusikan dampak lingkungan dan kesehatan dari PAH.
  3. Sebutkan metode pengolahan atau pengurangan PAH dalam industri.

5.) Termodinamika dan Stabilitas
Bandingkan stabilitas antara benzena, naftalena, dan antrasena dari sudut pandang energi resonansi. Jelaskan tren stabilitasnya.

6.) Studi Kasus Proses Industri
Dalam proses pemurnian minyak bumi, senyawa polisiklik sering dipisahkan.
  1. Jelaskan metode pemisahan yang digunakan (distilasi, ekstraksi, dll).
  2. Apa tantangan dalam pemisahan senyawa polisiklik dibandingkan senyawa rantai lurus?

7.) Sintesis Kimia
Jelaskan salah satu metode sintesis senyawa polisiklik aromatik (misalnya reaksi Friedel-Crafts atau siklisasi). Sertakan mekanisme singkatnya.

=========================================================================

Kimia Organik 1


Diskripsi Matakuliah

Mata Kuliah Yang Diberikan Dalam Kimia Organik I, Mencakup Pembelajaran Tentang Dasar-Dasar Ilmu Kimia Organik, Pengenalan Gugus Fungsi dari Berbagai Senyawa Organik, Struktur dan Isomerisasi, Penggolongan Tata Nama, Faktor-Faktor yang mempengaruhi Sifat dan Kereaktifan Senyawa Organik, Struktur dan Reaksi Senyawa-Senyawa Alkana, Alkena, Alkuna, Alkil Halida, Eter, Alkohol, Amina


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu: Mendeskripsikan struktur, cara penulisan, tata nama, sifat, kegunaan, dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana, alkanol, alkoksi alkana, alkanal, alkanon, asam alkanoat, dan alkil alkanoat).


Materi yang diajarkan :

  1. Struktur senyawa organik berdasarkan gugus fungsi 
  2. Klasifikasi senyawa organik berdasarkan gugus fungsi 
  3. Pengantar reaksi kimia
  4. Hubungan struktur dan sifat senyawa organik
  5. Alkana
  6. Alkena 
  7. Alkuna 
  8. Alkohol 
  9. Eter
  10. Aldehid
  11. Keton
  12. Amina
  13. Senyawa aromatik 
  14. Asam - Basa Organik 
Referensi :
  1. Sarker, S.D. and L. Nahar, Chemistry for Pharmacy Students, John Wiley & Sons, Ltd. 2007.
  2. Morrison, N.T. and R.N. Boyd, Organic Chemistry, 4th Ed., Allyn and Bacon Inc., Boston, 1983.
  3. Solomons, G.T.W., Organic Chemistry, Revised printing, John Wiley & Sons, New York, 1978.
  4. Streitwuieser, A. and C.H. Heathcock, Introduction to Organik Chenistry, 2nd Ed., Macmillan Publishing Co. Inc., New York, 1981.
  5. Fessenden RJ and JS. Fessenden, Kimia Organik, Jld 1 dan 2, 3ed. Terjemahan A.H. Pudjatmaka, Penerbit Erlangga, 1989.
  6. March, J., Advanced Organic Chemistry; Reaction, Mechanism and Structures, 3rd Ed., John Wiley & Sons, New York, 1985.
  7. Eliei, E., Stereochemistry of Carbon Compounds, McGraw-Hill Com., Singapore, 1975.
  8. Juaristi, J., Introduction to Stereochemistry and Conformational Analysis, John Willey & Son, New York, 1991.

==============================================================================
Struktur Senyawa Organik Berdasarkan Gugus Fungsi 

==============================================================================

Pengertian Gugus Fungsi

Gugus fungsi adalah atom atau kelompok atom tertentu dalam suatu molekul organik yang menentukan sifat kimia dan reaktivitas senyawa tersebut. Gugus fungsi menjadi dasar klasifikasi senyawa organik.

Contoh:

  • gugus hidroksil (–OH)

  • gugus karbonil (C=O)

  • gugus karboksil (–COOH)

  • gugus amino (–NH₂)

Sebagai contoh:

  • Ethanol memiliki gugus –OH

  • Acetic acid memiliki gugus –COOH


2. Pentingnya Gugus Fungsi dalam Teknik Kimia

Dalam teknik kimia, gugus fungsi penting karena menentukan:

  1. reaktivitas kimia

  2. sifat fisik (titik didih, kelarutan, polaritas)

  3. jalur sintesis kimia

  4. aplikasi industri

Contohnya:

  • alkohol → pelarut industri

  • ester → flavor dan parfum

  • amina → bahan farmasi

3. Klasifikasi Senyawa Organik Berdasarkan Gugus Fungsi

1. Hidrokarbon

Hidrokarbon hanya terdiri dari C dan H.

Jenisnya:

Alkana

Ikatan tunggal C–C.

Contoh:

  • Methane

  • Propane

Sifat:

  • nonpolar

  • relatif kurang reaktif


Alkena

Memiliki ikatan rangkap dua C=C.

Contoh:

  • Ethylene

Reaksi utama:

  • adisi

  • polimerisasi

Digunakan untuk membuat:

  • Polyethylene


Alkuna

Memiliki ikatan rangkap tiga C≡C.

Contoh:

  • Acetylene

Digunakan pada:

  • pengelasan

  • sintesis organik


4. Senyawa dengan Gugus Oksigen

Alkohol (–OH)

Contoh:

  • Ethanol

  • Methanol

Sifat:

  • polar

  • dapat membentuk ikatan hidrogen

Reaksi:

  • oksidasi

  • esterifikasi


Eter (R–O–R)

Contoh:

  • Diethyl ether

Digunakan sebagai:

  • pelarut

  • bahan bakar tambahan


Aldehida (–CHO)

Contoh:

  • Formaldehyde

Reaksi:

  • oksidasi → asam karboksilat

  • reduksi → alkohol


Keton (C=O di tengah rantai)

Contoh:

  • Acetone

Digunakan sebagai:

  • pelarut industri

  • bahan baku kimia


Asam Karboksilat (–COOH)

Contoh:

  • Acetic acid

Sifat:

  • asam

  • polar

Reaksi:

  • esterifikasi

  • pembentukan amida


Ester (–COOR)

Contoh:

  • Ethyl acetate

Digunakan pada:

  • parfum

  • pelarut cat

  • flavor makanan

5. Senyawa dengan Gugus Nitrogen

Amina (–NH₂)

Contoh:

  • Methylamine

Sifat:

  • bersifat basa

  • dapat membentuk garam


Amida (–CONH₂)

Contoh:

  • Acetamide

Penting dalam:

  • protein

  • polimer

Contoh polimer:

  • Nylon


6. Hubungan Gugus Fungsi dengan Reaksi Kimia

Reaksi organik biasanya terjadi pada gugus fungsi.

Contoh transformasi:

Alkohol → Aldehida → Asam karboksilat

Contoh:
Ethanol
→ oksidasi → Acetaldehyde
→ oksidasi → Acetic acid


7. Hubungan Gugus Fungsi dengan Sifat Fisik

Gugus FungsiPolaritasTitik Didih
Alkananonpolarrendah
Alkoholpolartinggi
Asam karboksilatsangat polarsangat tinggi
Estersedangsedang


8. Aplikasi Industri dalam Teknik Kimia

Industri Polimer

Monomer seperti:

  • Ethylene

  • Styrene

digunakan membuat plastik.


Industri Petrokimia

Fraksi minyak bumi menghasilkan:

  • alkana

  • alkena

  • aromatik


Industri Farmasi

Banyak obat memiliki gugus:

  • amina

  • amida

  • ester

yang mempengaruhi aktivitas biologis.


Kesimpulan

Struktur senyawa organik dapat diklasifikasikan berdasarkan gugus fungsi, yang menentukan:

  • sifat fisik

  • reaktivitas kimia

  • kegunaan industri

Pemahaman gugus fungsi sangat penting bagi mahasiswa teknik kimia untuk memahami reaksi kimia, sintesis, dan proses industri.


Soal 1

Jelaskan pengertian gugus fungsi dalam senyawa organik dan mengapa gugus fungsi sangat penting dalam menentukan sifat kimia suatu senyawa. Berikan dua contoh senyawa yang memiliki gugus fungsi berbeda, seperti Ethanol dan Acetic acid, serta jelaskan perbedaan sifat kimianya.


Soal 2

Senyawa organik dapat diklasifikasikan berdasarkan gugus fungsi yang dimilikinya. Jelaskan klasifikasi utama senyawa organik berikut beserta karakteristiknya:

  1. Alkohol

  2. Aldehida

  3. Keton

  4. Asam karboksilat

  5. Ester

Berikan masing-masing satu contoh senyawa, misalnya Acetone atau Ethyl acetate.


Soal 3

Sebuah senyawa memiliki rumus struktur berikut:

CH3 – CH2 – OH

a. Tentukan gugus fungsi yang terdapat pada senyawa tersebut.
b. Sebutkan nama senyawanya.
c. Jelaskan dua sifat fisik atau kimia yang dipengaruhi oleh gugus fungsi tersebut.


Soal 4

Bandingkan sifat kimia dan reaktivitas antara senyawa berikut:

  • Ethanol

  • Acetaldehyde

  • Acetic acid

Jelaskan hubungan perubahan gugus fungsi dengan reaksi oksidasi yang terjadi.


Soal 5

Jelaskan bagaimana gugus fungsi mempengaruhi sifat fisik senyawa organik, khususnya:

  1. polaritas

  2. kelarutan dalam air

  3. titik didih

Gunakan contoh senyawa seperti Methane dan Methanol dalam penjelasan Anda.


Soal 6

Jelaskan perbedaan struktur dan sifat antara aldehida dan keton. Gunakan contoh:

  • Formaldehyde

  • Acetone

Jelaskan pula reaksi khas yang membedakan kedua jenis senyawa tersebut.


Soal 7

Banyak proses industri kimia menggunakan senyawa yang mengandung gugus fungsi tertentu. Jelaskan peran gugus fungsi dalam proses produksi polimer menggunakan monomer seperti Ethylene yang menghasilkan Polyethylene.


Soal 8

Suatu senyawa organik memiliki gugus –COOH.

a. Termasuk ke dalam golongan senyawa apa?
b. Sebutkan dua sifat kimia utama dari gugus tersebut.
c. Berikan satu contoh senyawa yang memiliki gugus tersebut seperti Acetic acid.


Soal 9

Jelaskan hubungan antara struktur molekul dan gugus fungsi dalam menentukan jalur reaksi kimia pada senyawa organik. Berikan contoh reaksi esterifikasi yang melibatkan Ethanol dan Acetic acid.


Soal 10

Dalam analisis struktur senyawa organik, identifikasi gugus fungsi sangat penting. Jelaskan metode atau pendekatan yang dapat digunakan untuk menentukan gugus fungsi suatu senyawa organik dalam laboratorium kimia.



=====================================================================================================================

Selasa, 03 Maret 2026

MGMP Teknik Kimia Jatim




Untuk meningkatkan kompetensi keilmuan tentang margarin, MGMP Teknik Kimia Jawa Timur mengadakan pelatihan pembuatan margarin di SMK Negeri 5 Surabaya. Selasa, 03 Maret 2026.

Margarin merupakan tema yang akan dilombakan pada lomba kompetensi siswa tingkat Jawa Timur bulan April nanti. Sehingga antusias peserta pelatihan mencapai 86 orang dari 30 sekolah.

Dalam sambutannya, Bp. Herman selalu ketua MGMP Teknik Kimia Jawa Timur menyampaikan bahwa lomba bukan hanya berkompetisi, tapi ajang untuk berbagi ilmu pengetahuan 


Link Materi :

https://drive.google.com/drive/folders/1m9U4y2pdGv9-9rZHeKVbWyvB9PLvIG94


Link Pelatihan :

https://drive.google.com/file/d/1RU4rA3ybkPoLGJ_oWRQLbIMt_ATcVbNO/view?usp=drive_link


Rabu, 11 Februari 2026

Tugas

https://static.sc.cloudapp.web.id/content/pdf/bukuteks/kurikulum21/Dasar-Teknik-Kimia-Industri-BS-KLS-X.pdf

Unesa 

Elemen

3. Dasar Kimia

Sub Elemen

  1. prinsip Kimia Dasar
  2. Kimia organik dasar
  3. Kimia an organik dasar 

Kompetensi

  1. Menerapkan prinsip Kimia Dasar untuk menyelesaikan permasalah di bidang industri kimia 
  2. Menerapkan Kimia Organik dasar  untuk menyelesaikan permasalah di bidang industri kimia 
  3. Menerapkan Kimia Anorganik Dasar untuk menyelesaikan permasalah di bidang industri kimia 

 Batasan  :

  1. Penulisan tata nama senyawa berdasarkan rumus kimianya, penyetaraan persamaan reaksi, penulisan persamaan reaksi, hukum kekekalan massa, hukum perbandingan tetap, hukum kelipatan perbandingan, hukum perbandingan volume dalam perhitungan kimia, konsep mol dalam perhitungan kimia dalam persamaan reaksi, perhitungan konsentrasi larutan dalam berbagai satuan, pembuatan larutan standar dan melakukan standarisasi, tidak termasuk perhitungan Stoikiometri untuk mendeteksi losses
  2. Pengujian keberadaan unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon, perbedaan senyawa organik dengan anorganik, penggolongan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan dan tata namanya, konsep isomer dan penerapannya pada sifat senyawa karbon, kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari, identifikasi gugus fungsi dalam suatu senyawa, perbedaan alkohol primer, sekunder, tersier,  penulisan senyawa isomer dan memberi nama senyawa turunan hidrokarbon, sifat-sifat dan kegunaan serta dampak senyawa turunan hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari. tidak termasuk manipulasi rantai karbon dan gugus fungsi guna menciptakan produk bernilai tambah tinggi. Di industri plastik, obat-obatan, bahan bakar, hingga kosmetik.
  3. Laju reaksi, Pengaruh konsentrasi, luas permukaan sentuh, temperatur dan tekanan serta volume terhadap laju reaksi dari teori tumbukan, pengaruh katalisator terhadap laju reaksi, penentuan orde reaksi dan tetapan laju reaksi suatu reaksi berdasarkan data eksperimen, persamaan hukum laju reaksi suatu reaksi kimia, penerapan laju reaksi dalam kehidupan sehari-hari, reaksi kesetimbangan dan keadaan setimbang, faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan, harga tetapan kesetimbangan (Kc), harga tetapan kesetimbangan parsial gas (Kp), hubungan antara Kc dengan Kp, penerapan kesetimbangan kimia pada bidang industri, sifat koligatif larutan, pengaruh zat terlarut terhadap sifat koligatif larutan, perhitungan penurunan tekanan uap jenuh larutan elektrolit dan non elektrolit, perhitungan kenaikan titik didih larutan elektrolit dan non elektrolit, penentuan harga Mr zat terlarut berdasarkan persamaan kenaikan titik didih larutan, perhitungan penurunan titik beku larutan elektrolit dan non elektrolit, penentuan tekanan osmotik larutan elektrolit dan non elektrolit, penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari, perbedaan reaksi redoks dengan reaksi bukan redoks, membedakan reaksi redoks dengan reaksi bukan redoks; penyetarakan reaksi redoks dengan metode setengah reaksi dan perubahan bilangan oksidasi; persamaan sel elektrokimia; penentuan potensial reduksi pada beberapa reaksi redoks; proses terjadinya korosi pada logam, cara-cara mencegah atau menghambat terjadinya proses korosi; reaksi elektrolisis pada lelehan dan beberapa larutan; penerapan hukum Faraday untuk menghitung massa endapan yang dihasilkan pada elektrolisis; penerapan konsep reaksi redoks untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. dan elektrokimia. tidak termasuk Kimia Koordinasi dan Kompleks Logam, struktur kristal dan cacat kristal logam atau mineral, Proses perpindahan elektron dalam skala besar.

Elemen

4. Dasar Mikrobiologi 

Sub Elemen

  1. Prinsip Mikrobiologi 
  2. Sterilisasi 
  3. Uji sterilisasi 

Kompetensi

  1. Memahami dan menerapkan teknik dasar analisisnya mikrobiologi, pembuatan media
  2. Memahami dan menerapkan sterilisasi basah dan kering 
  3. Memahami dan menerapkan analisa angka lempeng total pada koliform, kapang, khamir, dan pewarnaan bakteri 

Batasan 

  1. Konsep Mikrobiologi, penerapan mikrobiologi di industri, identifikasi bakteri dan kapang, media pertumbuhan mikroba tidak termasuk media dengan bahan bakar produksi skala besar.
  2. Teknik sterilisasi metode pemanasan kering dan pemanasan basah, isolasi metode tuang, Isolasi metode gores, isolasi metode sebar, isolasi metode tabur, dan inokulasi tidak termasuk proses penghancuran seluruh bentuk kehidupan mikroorganisme, termasuk spora bakteri yang sangat tahan panas.
  3. Penentuan jumlah bakteri/kapang dengan metode angka lempeng total atau total plate count tidak termasuk teknik kuantifikasi dan identifikasi mikroba untuk memastikan produk industri (makanan, obat, kosmetik) aman dikonsumsi dan memenuhi standar regulasi (seperti BPOM atau SNI).



Elemen

5. Teknik dasar pekerjaan laboratorium

Sub Elemen

  1. Penggunaan peralatan dasar laboratorium 
  2. Pelaksanaan analisis dasar laboratorium.


Kompetensi

  1. Memahami dan menerapkan penggunaan peralatan dasar laboratorium 
  2. Memahami dan menerapkan analisis dasar laboratorium yaitu titrimetri dan gravimetri


Batasan 

  1. Penggunaan peralatan laboratorium kimia dengan menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja 
  2. perbedaan analisis volumetri dengan analisis gravimetri; 
  3. perbedaan asidimetri dengan alkalimetri; 
  4. Penentuan kadar suatu zat dalam sampel berdasar data analisis volumetri; 
  5. Analisis volumetri dalam menentukan kadar zat dalam sampel; 
  6. Langkah-langkah analisis gravimetri dengan metode pengendapan; 
  7. Perhitungan faktor gravimetri suatu unsur dalam endapan; 
  8. Penentuan kadar suatu zat dalam sampel berdasar data analisis gravimetri; 
  9. Macam-macam metode gravimetri; 
  10. Analisis gravimetri dalam menentukan kadar zat dalam sampel; 
  11. Tidak termasuk : mengelola limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) sesuai regulasi pemerintah untuk menghindari sanksi hukum dan pencemaran lingkungan. Penggunakan alat digital (instrumental) untuk analisis volumetri dengan analisis gravimetri; 

Kamis, 22 Januari 2026

Tugas Komite MTsN


Tugas Komite Sekolah (termasuk di MTs) adalah meningkatkan mutu pendidikan melalui peran sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol, dan mediator antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah, dengan fokus pada penyusunan AD/ART, penggalangan dana (bukan pungutan), penampungan aspirasi, serta evaluasi program sekolah demi kualitas pendidikan yang lebih.

Peran dan Tugas Utama

Pemberi Pertimbangan : Memberi masukan dan rekomendasi kepada sekolah tentang kebijakan, program, kurikulum, dan anggaran. 

Pendukung : Mendorong partisipasi orang tua dan masyarakat, serta membantu menggalang dana (bukan pungutan ilegal) untuk pembiayaan pendidikan. 

Pengontrol (Evaluasi & Pengawasan) : Memantau pelaksanaan program sekolah, mengevaluasi kinerja, dan mengawasi penyelenggaraan pendidikan. 

Mediator & Komunikator : Menjadi jembatan antara sekolah dengan orang tua, masyarakat, dan pemerintah, serta menampung aspirasi dan kebutuhan.

Rincian Tugas

  1. Menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Komite Sekolah.
  2. Mendorong perhatian dan komitmen masyarakat terhadap mutu pendidikan.
  3. Menjalin kerjasama dengan masyarakat dan pemerintah.
  4. Menampung aspirasi, ide, tuntutan, dan kebutuhan pendidikan.
  5. Mendukung peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan.
  6. Menggalang dana dari masyarakat untuk mendukung biaya pendidikan.
  7. Menetapkan dan menegakkan aturan sekolah (misal: kedisiplinan).
  8. Memfasilitasi komunikasi antar seluruh warga sekolah dan pemangku kepentingan. 

Larangan

Komite sekolah tidak boleh melakukan pungutan kepada peserta didik atau wali murid. 

Rapat Pembentukan Pengurus Komite

Kamis, 22 Januari 2026 dilaksanakan Pembentukan Pengurus Komite MTsN 3 Surabaya masa periode 2026-2027 di aula. Mekanisme melalui proses pemilihan voting tertutup dengan 15 peserta rapat yang hadir diberikan kertas suara

Dalam pemilihan tersebut, perolehan suara meliputi :

  • Bp. Onny Fahamsyah : 10 suara
  • Bp. M. Irfai : 1 suara
  • Bu. Muzti'ah : 4 suara 

Dengan hasil tersebut, terbentuk komposisi Pengurus inti :

  • Ketua : Bp. Onny Fahamsyah 
  • Sekretaris : Bu. Muzti'ah 
  • Bendahara : Bp. M. Irfai

Proses berikutnya menunggu terbitnya SK Pengurus Komite 

Baca Pula : 

https://drive.google.com/drive/folders/1IWhaCRqZepHGgVoY6v0hZjc067miQnGf