Diskripsi Mata kuliah
Mata kuliah kimia organik II ini akan membahas mengenai senyawa senyawa amina, asam amino. memberikan pemahaman mengenai protein, karbohidrat, minyak dan lemak, serta mempelajari tentang pemanis yang alami atau pemanis sisntesis dan perkembangan dari minyak atsiri.
Tujuan Pembelajaran
Mahasiswa mampu memahami cakupan materi kimia organik secara umum
Mahasiswa mampu melakukan dan bertanggung jawab dalam melakukan sintesis senyawa maupun sumber pangan
Mahasiswa memliki kejujuran dalam hal mengidentifikasi senyawa kimia organic
Mahasiswa mampu bekerja sama dengan bidang ilmu lain dalam hal merumuskan pengembangan ilmu pengetahuan
Materi Pembelajaran
- Senyawa bifungsi dan reaksinya
- Senyawa polisiklis dan aromatis heterosiklis
- Senyawa Karbonil
- Asam Karboksilat
- Amida
- Ester
- Nitril
- Asam Amino
- Protein
- Karbohidrat
- Lipida
- Asam Nukleat
- Pemanis Alami dan buatan
- Minyak dan lemak sebagai sumber pangan dan sabun/deterjen
Referensi
- Fessenden J and Fessenen, S. 2000.”Organic Chemistry”
- Solomons & Fryhle, WILEY. Organic Chemistry, Eight Edition.
- John Mc.Murry. Organic Chemistry
- Keenan, CW D C Kleinfelterdan J.H wood.1986.”General Colledge Chemistry”. Harper and Row Pulb. Inc. New York
- Hardjono Sastrohamidjojo.2005.Kimia Organik.Gadjah Mada University Press
- Zubrick – WILEY . The Organics Chem Lab.Survivae Manual
- Groggins-Tata, Mc Graw Hill . Unit Process In Organic Synthesis
- Didi Kuswadi. Kimia organik (Struktur dan Ikatan)Jilid 1
- G H Williams. Organic Chemistry A Conceptual Approach
- Kemp . Vellacio– Worth. Organic Chemistry
Materi Senyawa Bifungsi dan reaksinya
==============================================================================
Senyawa bifungsi adalah senyawa organik yang memiliki dua gugus fungsi berbeda atau sama dalam satu molekul sehingga dapat mengalami dua jenis reaksi kimia.
Contoh umum:
-
Diol → memiliki dua gugus –OH
-
Diamina → memiliki dua gugus –NH₂
-
Asam amino → memiliki –NH₂ dan –COOH
-
Hidroksi asam → memiliki –OH dan –COOH
-
Ethylene glycol
-
Glycine
-
Lactic acid
Diol (dua –OH)
-
Dikarboksilat (dua –COOH)
-
Diamina (dua –NH₂)
Contoh:
-
1,4‑Butanediol
Reaktivitas:
-
dapat membentuk polimer
-
dapat mengalami esterifikasi atau eterifikasi
-
asam amino (–NH₂ dan –COOH)
-
hidroksi asam (–OH dan –COOH)
-
amino alkohol
Contoh:
-
Ethanolamine
Karena memiliki dua gugus fungsi, senyawa ini dapat mengalami:
-
Reaksi intramolekul
-
Reaksi intermolekul
-
Pembentukan polimer
Hal ini sangat penting dalam teknologi polimer dan industri kimia.
Reaksi antara asam karboksilat dan alkohol menghasilkan ester.
Contoh:
-
Lactic acid dapat membentuk ester.
Persamaan umum:
Asam karboksilat bereaksi dengan amina membentuk amida.
Contoh:
-
pembentukan peptida dari asam amino
Terjadi pada hidroksi asam melalui reaksi intramolekul.
Contoh:
-
γ‑Butyrolactone
Terjadi pada amino asam yang mengalami siklisasi membentuk amida siklik.
Contoh:
-
Caprolactam
Digunakan untuk produksi:
-
Nylon‑6
Senyawa bifungsi sangat penting dalam pembuatan polimer kondensasi.
Contoh:
-
Ethylene glycol
bereaksi dengan -
Terephthalic acid
membentuk:
-
Polyethylene terephthalate
Reaksi:
→ PET + H₂O
Beberapa faktor penting:
-
Jarak antar gugus fungsi
-
Efek sterik
-
Efek elektronik
-
Kondisi reaksi (pH, suhu, katalis)
Senyawa bifungsi sangat penting dalam industri:
Produksi:
-
Nylon
-
Polyester
-
Polyurethane
Banyak obat mengandung gugus bifungsi untuk meningkatkan reaktivitas dan bioaktivitas.
Digunakan sebagai:
-
monomer
-
intermediate sintesis
-
bahan baku resin
- Jelaskan apa yang dimaksud dengan senyawa organik bifungsi. Mengapa keberadaan dua gugus fungsi dalam satu molekul dapat mempengaruhi reaktivitas dan sifat kimia senyawa tersebut? Berikan minimal dua contoh senyawa bifungsi beserta gugus fungsinya.
- Suatu senyawa memiliki gugus alkohol (-OH) dan asam karboksilat (-COOH) dalam satu molekul.. a.) Jelaskan kemungkinan reaksi yang dapat terjadi pada masing-masing gugus fungsi.. b.) Jelaskan kemungkinan terjadinya reaksi intramolekul pada senyawa tersebut.
- Reaksi Esterifikasi Intramolekul, Senyawa yang memiliki gugus alkohol dan asam karboksilat dapat mengalami pembentukan lakton melalui reaksi esterifikasi intramolekul.. a.) Jelaskan mekanisme umum pembentukan lakton. b.) Faktor apa saja yang mempengaruhi kemudahan reaksi tersebut?
- Reaksi Senyawa Amino Asam. Amino asam merupakan contoh senyawa bifungsi yang memiliki gugus amina (-NH₂) dan asam karboksilat (-COOH). Jelaskan bagaimana kedua gugus fungsi tersebut berperan dalam pembentukan ikatan peptida pada protein.
- Reaktivitas Senyawa Dikarboksilat. Bandingkan reaktivitas senyawa asam dikarboksilat dengan asam monokarboksilat dalam reaksi esterifikasi. Jelaskan bagaimana posisi gugus karboksilat dalam molekul dapat mempengaruhi produk reaksi yang terbentuk.
- Pengaruh Struktur terhadap Reaksi. Bagaimana jarak antara dua gugus fungsi dalam senyawa bifungsi mempengaruhi kemungkinan terjadinya reaksi intramolekul dibandingkan reaksi intermolekul? Jelaskan dengan contoh.
- Studi Kasus Reaksi Sebuah senyawa memiliki gugus aldehida (-CHO) dan alkohol (-OH) dalam satu molekul. a.) Prediksikan kemungkinan reaksi yang dapat terjadi. b.) Jelaskan produk yang mungkin terbentuk serta mekanisme reaksinya secara umum.
.jpeg)

.jpg)
.png)







___%5Borg%5D.jpg)
___%5Bmap%5D.jpg)
___%5Borg%5D.jpg)
___%5Bmap%5D.jpg)
___%5Borg%5D.jpg)
___%5Bmap%5D.jpg)
___%5Bmap%5D.jpg)
___%5Borg%5D.jpg)
___%5Bmap%5D.jpg)
___%5Borg%5D.jpg)
___%5Bmap%5D.jpg)
___%5Borg%5D.jpg)












.jpeg)
.jpeg)








