Kamis, 08 Oktober 2026

Observasi PMM

Telah dilaksanakan observasi pada :

  • Rabu, 07 September 2026
  • Pukul 07.00 -11.15 wib
  • Mata Pelajaran Operasi Teknik Kimia
  • Materi : Absorpsi
  • Kelas XI TKI 1
  • Tempat : R-D3 Lab OTK
Pembukaan/Orientasi :

Salam dan Berdoa





Menyanyikan lagu Indonesia Raya




Presensi


Asesmen Awal

Memberikan pertanyaan tentang peralatan dan bahan praktikum dan K3



Menyampaikan tujuan pembelajaran praktikum, dengan orientasi kasus industri terkait tingginya emisi gas CO2 dan pentingnya unit Carbon Capture di pabrik



Memotivasi murid untuk semangat mengikuti pembelajaran



Kegiatan Inti

Pembelajaran berdiferensiasi dimana langkah pembelajaran disusun untuk masing-masing kelompok sesuai kemampuan murid dengan menerapkan diferensiasi Strategi


Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk membahas materi tentang Absorpsi


Penyusunan Jadwal Pengerjaan tahapan proyek praktikum secara terstruktur agar selesai tepat


Memonitor Kemajuan Proyek




Pelaksanaan dan Pengumpulan Data







Pengolahan Data dan Pembuatan Laporan


Menguji Hasil dan Evaluasi Pengalaman


Assesment Formatif

Aplikasi Quizizz


Refleksi



Doa dan Penutup


Pra Observasi

  1. Mengisi dan Mengumpulkan Dokumen Persiapan
  2. Menyepakati Detail Jadwal Observasi
  3. Menyiapkan Perangkat Pembelajaran (Modul Ajar / RPP)




Pasca Observasi

Periksa Catatan Kepala Sekolah: Lihat kembali catatan, hasil penilaian, serta rekomendasi atau fokus perbaikan yang telah diberikan oleh Kepala Sekolah saat observasi kelas.

Melakukan Diskusi Tindak Lanjut





Selasa, 29 September 2026

Webinar MGMP Teknik Kimia




Secara spesifik, tujuan diadakannya seminar ini antara lain:

  1. Menganalisis Format dan Kisi-Kisi Soal: Membedah struktur ujian, indikator pencapaian, serta distribusi materi kejuruan agar peserta memahami pemetaan kompetensi yang diuji.
  2. Meningkatkan Strategi dan Efisiensi Pengerjaan Soal: Memberikan trik, metode pemecahan masalah (seperti analisis studi kasus/soal berbasis HOTS), dan manajemen waktu yang tepat saat menghadapi ujian.
  3. Memahami Standar Evaluasi dan Asesmen: Bagi tenaga pendidik atau penyusun soal, seminar ini bertujuan menyelaraskan pemahaman mengenai standar capaian pembelajaran kejuruan sesuai kurikulum yang berlaku.
  4. Menyiapkan Mental dan Validasi Kesiapan Peserta: Membantu peserta didik mengukur tingkat kesiapan diri serta mengidentifikasi area materi kejuruan yang masih perlu dipelajari lebih lanjut.
  5. Penyelarasan Kompetensi dengan Kebutuhan Industri/Akademik: Memastikan bahwa materi kejuruan yang diujikan relevan dengan standar kualifikasi teknis yang dibutuhkan di dunia kerja maupun jenjang pendidikan berikutnya.

Apa itu TKA SMK.........?

Tes Kemampuan Akademik (TKA) Teknik Kimia Industri merupakan instrumen penilaian untuk mengukur penguasaan keilmuan dasar murid dalam memahami menerapkan dan menganalisis konsep dasar Teknik Kimia Industri

Perbandingan antara TKA (Tes Kemampuan Akademik) Kejuruan dan UKK (Uji Kompetensi Keahlian) pada SMK:

1.) TKA Kejuruan (Tes Kemampuan Akademik Kejuruan)

  • Fokus Utama: Mengukur penguasaan teori dan konsep akademik kejuruan (pengetahuan dasar & penerapan logika keilmuan bidang keahlian).
  • Bentuk Ujian: Tes tertulis (pilihan ganda, pilihan ganda kompleks/PGK, MCMA, atau essay penalaran) yang menguji pemahaman konsep, rumus, prinsip kerja, dan analisis kasus industri.
  • Penyelenggara: Umumnya diselenggarakan di tingkat satuan pendidikan/pemerintah sebagai bagian dari asesmen akademik standar nasional atau sekolah.
  • Output: Nilai angka akademik yang mencerminkan tingkat pemahaman teori kejuruan peserta didik.

2.) UKK (Uji Kompetensi Keahlian)

  • Fokus Utama: Mengukur keterampilan praktis, psikomotorik, dan kesiapan kerja sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) atau standar dunia kerja/industri.
  • Bentuk Ujian: Praktik unjuk kerja (hands-on) di laboratorium/bengkel, pembuatan produk, demonstrasi SOP, uji instrumen, hingga wawancara teknis.
  • Penyelenggara: Diselenggarakan oleh sekolah yang bekerjasama dengan DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) atau LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) dengan mengikutsertakan penguji internal dan penguji eksternal dari industri.
  • Output: Sertifikat Kompetensi (Sertifikat Garuda/LSP atau Sertifikat Industri) yang menyatakan peserta didik "Kompeten" atau "Belum Kompeten" pada skema keahlian tertentu.


Kedua ujian ini saling melengkapi: TKA Kejuruan memastikan siswa memahami dasar teori dan logika keilmuannya, sedangkan UKK membuktikan bahwa siswa mampu menerapkan teori tersebut dalam wujud keterampilan kerja nyata di dunia industri.

Dasar TKA :

  1. Permendiknas no. 9 tahun 2025
  2. Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menegah BKPDM  (No. 14 hal 57) 
  3. Pusmendik

Point Of View...........

Penguatan materi fase E


Konsep dasar teknik kimia industri
  1. Wawasan kerja bidang teknik kimia industri
  2. Proses produksi pada industri kimia
  3. Kesehatan dan keselamatan kerja dan lingkungan hidup (K3LH)
  4. Penguasaan ilmu kimia dan 
  5. Mikrobiologi

Materi :

https://pusmendik.kemendikdasmen.go.id/tka/tka/view/mata-pelajaran-pilihan/sma/teknik-kimia-industri-smk-mak


Prototype Soal

Elemen :  
(Terlampir laman pusmendik)

Sub Elemen : 
(Terlampir laman Pusmendik)

Kompetensi :
(Terlampir laman Pusmendik)

Level Kognitif :
(Terlampir laman Pusmendik)

Bentuk Soal :

1.) Pilihan Ganda Biasa
Soal pilihan ganda (multiple choice) adalah salah satu bentuk tes objektif yang menyajikan suatu pernyataan atau pertanyaan (disebut pokok soal/stem) yang diikuti oleh beberapa pilihan jawaban (disebut pilihan/options). Dari opsi tersebut, peserta tes diminta memilih satu jawaban yang paling tepat atau benar.

Pilihan Ganda Biasa (Biasa/Standard): Mengisi satu jawaban benar dari 5 opsi (A–E untuk SMA/SMK/Perguruan Tinggi).

2.) PGK Kategori
Pilihan Ganda Kompleks (PGK) Kategori (sering juga disebut sebagai PGK Tabel atau PGK Matriks) adalah bentuk soal pilihan ganda kompleks yang menyajikan suatu stimulus/deskripsi, diikuti oleh beberapa pernyataan dan pilihan kategori yang harus ditentukan oleh siswa untuk setiap pernyataan tersebut

Format umum PGK Kategori disajikan dalam bentuk matriks/tabel:

Stimulus: Berupa deskripsi, data hasil laboratorium, grafik, studi kasus, atau prosedur teknis.

Pernyataan (Rows): Beberapa butir pernyataan yang berhubungan dengan stimulus.

Kategori Opsi (Columns): Dua atau lebih pilihan kategori mutlak, misalnya:

  • Benar / Salah (paling umum)
  • Sesuai / Tidak Sesuai

  • Ya / Tidak

  • Kategori Prosedural (misal: Langkah Sterilisasi / Langkah Inokulasi / Langkah Analisis)

3.) PGK MCMA 
adalah singkatan dari pilihan ganda Kompleks dengan Model Multiple Choice Multiple Answer.

yaitu jenis soal TKA (Tes Kemampuan Akademik) yang memiliki lebih dari satu jawaban benar.

Karakteristiknya :
  • Pilihan Jawaban: Peserta didik harus memilih atau mencentang semua opsi yang dianggap benar (bisa dua, tiga, atau lebih dari total opsi yang tersedia). 
  • Jumlah Opsi: Biasanya terdiri dari 5 pilihan jawaban per soal. 
  • Perbedaan dengan Pilihan Ganda Biasa: Pilihan ganda biasa atau Pilihan Ganda Sederhana (PGS) hanya memiliki satu jawaban benar mutlak, sementara MCMA menuntut ketelitian lebih karena kunci jawaban tidak hanya satu.

Indikator :
Penulisan indikator yang benar harus menggunakan kata kerja operasional (KKO) yang dapat diukur, bersifat spesifik, dan hanya memuat satu tindakan dalam satu rumusan
Indikator Soal (Mengikuti pola ABCD: Audience, Behavior, Condition, Degree)
  • A (Audience): Siapa yang belajar? (Contoh: Peserta didik / Siswa)
  • B (Behavior): Perilaku/kemampuan apa yang diukur? (Contoh: Mengidentifikasi komponen ekosistem)
  • C (Condition): Dalam kondisi/aktivitas apa kemampuan itu ditunjukkan? (Contoh: Setelah mengamati video pembelajaran)
  • D (Degree): Seberapa baik atau akurat siswa melakukannya? (Contoh: Dengan benar / Minimal 3 komponen)
contoh :
Disajikan narasi mengenai suatu reaksi kimia di industri, peserta didik mampu mengidentifikasi penulisan persamaan reaksi yang setara sesuai dengan hukum kekekalan massa dengan benar.

Telaah :
  • Disajikan narasi mengenai suatu reaksi kimia di industri (condition) 
  • Peserta didik  (Audiens) 
  • Mampu mengidentifikasi penulisan persamaan reaksi yang setara sesuai dengan hukum kekekalan massa (Behaviour) 
  • Dengan benar (Degree) 

Kesimpulan 

Saran 

  1. Penyusunan internal contoh soal oleh masing-masing sekolah
  2. Workshop Nasional menyusun bank soal
Tenaga kerja Teknik Kimia Industri




Senin, 28 September 2026

Tugas Pengganti PKK kelas XI TKI 2

 

Tugas #1.  Berikan Analisa peluang usaha pada postingan konten berikut ini :



Tugas #. 2. Hak Atas Kekayaan Intelektual 

  1. Buatlah PPT bertemakan Hak Atas Kekayaan Intelektual dengan minimal 10 slide
  2. Kerjakan secara pribadi
  3. Hasil PPT dikirimkan pada google drive di bawah ini

Tugas #. 3. Pembuatan 10 soal pilihan ganda dan Jawaban dari tema HAKI. Dikerjakan pada kolom komentar


Tugas Kemasan HAKI


Tugas Logo HAKI



Tugas # 4
Menganalisis Konsep Desain atau kemasan produk barang/jasa

Kerjakan pada kolom komentar :

Identitas Produk
Nama Produk/Jasa:
Produsen/Perusahaan:

Analisis produk pilihan Anda berdasarkan poin-poin berikut:
  1. Visual & Estetika: Bagaimana kombinasi warna, pemilihan font (tipografi), dan logo? Apakah sudah menarik perhatian dan sesuai target pasar?
  2. Fungsionalitas & Ergonomi: Apakah kemasan mudah dibuka, ditutup kembali, dibawa, dan disimpan? Apakah melindungi isi produk dengan baik?
  3. Material/Bahan Kemasan: Apa bahan yang digunakan (plastik, kertas, kaca)? Apakah bahan tersebut aman (food grade) dan ramah lingkungan?
  4. Kelengkapan Informasi (Labeling): Apakah sudah memuat komposisi, tanggal kedaluwarsa, logo halal/BPOM, dan cara penggunaan?
  5. Kelebihan: Apa yang membuat kemasan ini unggul dibanding kompetitor?
  6. Kekurangan: Masalah apa yang masih ditemui pada kemasan ini? (Contoh: Plastik terlalu tipis, tulisan terlalu kecil, atau desain kurang modern).
  7. Berikan ide atau konsep baru untuk memperbaiki kekurangan kemasan tersebut.
  8. Skor Tambahan: Buat sketsa kasar (rough sketch) atau mockup digital (menggunakan Canva/Photoshop) untuk visualisasi desain baru yang Anda usulkan. (Poin 8 ditunjukan langsung ke pak Onny re-desainnya)



Sabtu, 26 September 2026

Ziaroh Wali Ponorogo - Kediri

Sabtu, 26 September 2026 bersama satu bus rombongan kemasjidan Darul Ilmi dan manajemen SMK Negeri 5 Surabaya berziaroh ke makam waliyullah :

  1. Batara Katong
  2. Kyai Ageng Muhammad Besari
  3. Gus Miek

Kegiatan Ziaroh Wali memiliki tujuan : 

1.) Dzikir mayyit, mengingat kematian sekaligus wahana untuk selalu mempebanyak perbuatan kebaikan. Para wali telah wafat ratusan tahun yang lalu, namun masih diziarahi hingga sekarang karena jasanya dalam menyebarkan islam

2.) Tasyakur, sebagai media rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan berupa iman dan islam, tak lepas dari perjuangan wali Allah. Rasa syukur dengan  keberadaan para wali merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT

3.) Tabaruk dan wasilah dengan hajat yang dimunajahkan, semoga Allah memgabulkan 

Makam Batara Katong

Pukul 10.30 bus telah sampai di jalan raya Niken Gandini, Ponorogo. Peziarah turun dan selanjutnya berjalan memasuki gang dengan jarak kurang lebih 400 meter. 

Sebelum memasuki kompleks makam, terdapat pendopo dan toilet serta tempat wudlu bagi peziarah yang ingin istirahat sebentar

Kisah

Batara Katong yang masih keturunan dari Brawijaya V merupakan penyebar agama islam di daerah Plampitan, Sedino, Jenangan Ponorogo.

Selanjutnya ke makam Kyai Ageng Muhammad Besari - Tegalsari, Ponorogo.

Makam Kyai Ageng Muhammad Besari

Kyai Ageng Muhammad Besari mengalir dalam tubuhnya keturunan dari Prabu Brawijaya Majapahit dan Kanjeng Nabi Muhammad SAW


Gapura ini menjadi pintu masuk utama menuju Kompleks Makam Agung Kiai Ageng Muhammad Besari yang bergaya klasik kuno abad ke-18, mencerminkan perpaduan kuat antara budaya Islam Nusantara dan arsitektur tradisional Jawa (mirip langgam candi bentar pembagi halaman)

Arsitektur Klasik: Gapura ini tersusun dari susunan bata merah kuno tanpa plester yang tebal, menciptakan nuansa spiritual dan historis yang sangat kental begitu peziarah melangkah masuk. 

Simbol Akulturasi: Struktur gapura menyerupai bangunan gerbang era peralihan Hindu-Buddha ke Islam di tanah Jawa, yang sering menjadi spot foto favorit para peziarah sebelum memasuki area makam dzuriyah (keturunan). 

Gerbang Utama Peziarah: Terletak di sebelah kompleks masjid, gapura ini menjadi titik transisi bagi pengunjung yang ingin berziarah ke makam sang mahaguru ulama kharismatik penyebar Islam di Ponorogo

Berikutnya ke makam Gus Miek - Kediri, dari lokasi bus menuju lokasi menggunakan shuttle odong-odong dengan sekali berangkat Rp. 5.000,-

Makam Gus Miek - Tambak Ploso Kediri

Gus Miek merupakan putra dari Kyai Ahmad Jazuli Utsman dengan Bu. Nyai Rodiyah, dengan cerita karomah yang telah banyak diketahui oleh orang 


Sebelum pulang ke Surabaya, makan malam ke warung sate bu. Binti dekat dengan pesantren Queen Ploso Kediri.


Menu yang disajikan berupa sate kambing, ayam, dan gule kambing dengan minum jeruk hangat

Kamis, 17 September 2026

Pelatihan AI

 

Tujuan Pembelajaran : 

  1. Memahami dan menjelaskan apa itu Kecerdasan Buatan (AI)
  2. Membedakan antara AI, otomatisasi, dan algoritma
  3. Mengidentifikasi subbidang utama AI (misalnya, Machine Learning, Deep Learning, Jaringan Saraf Tiruan) beserta penerapannya di dunia nyata
  4. Mengidentifikasi bagaimana AI memengaruhi kehidupan sehari-hari dan pembelajaran

Sesi 1 :

Mengapa
Bagian ini menunjukkan bagaimana AI terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari, membantu peserta didik memahami signifikansinya serta dampaknya yang lebih luas terhadap masyarakat. Hal ini membangun landasan untuk meningkatkan kesadaran akan peran teknologi dalam mengatasi tantangan di dunia nyata.

Poin-Poin Utama
  • Definisi AI
  • Pentingnya AI dalam lanskap digital saat ini
  • Pengenalan istilah-istilah umum (misalnya: algoritma, otomatisasi, dll.)


materi :



Sesi 2

Mengapa
Memahami dasar-dasar dan sejarah AI dapat meluruskan berbagai kesalahpahaman umum serta memberikan konteks penting mengenai evolusi teknologi ini. Pemahaman latar belakang ini memungkinkan pembelajar untuk mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai sekaligus tantangan yang masih ada di bidang ini.

Poin-Poin Utama
  • Perbedaan antara AI, otomatisasi, dan instruksi sederhana (algoritma)
  • Sejarah singkat dan evolusi AI
  • Apa itu Berpikir Analitis?
  • Apa itu Berpikir Struktural?
  • Mengapa keterampilan-keterampilan ini penting saat bekerja dengan AI

Login masuk :

Onnyfahamsyah1981@gmail.com


Sertifikat Pelatihan


Kamis, 27 Agustus 2026

Konsep Musda MGMP Teknik Kimia Jawa Timur




LATAR BELAKANG

Pengembangan kompetensi guru kejuruan khususnya di bidang Teknik Kimia merupakan hal krusial untuk menjawab tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi industri modern. 

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknik Kimia hadir sebagai wadah strategis bagi para pendidik untuk saling berbagi pengetahuan, kurikulum, serta menyelaraskan pembelajaran dengan Kebutuhan Dunia Kerja dan Dunia Industri (DUDIKA).

Untuk menyegarkan roda organisasi dan menyusun program kerja yang adaptif, maka perlu dilaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) MGMP Teknik Kimia Provinsi Jawa Timur yang bertempat di SMKN 1 Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto sebagai salah satu pusat pendidikan kejuruan Teknik Kimia di wilayah ini.


TUJUAN KEGIATAN

  1. Penguatan Wadah Silaturahmi: Mempererat jaringan kerja sama dan ruang berbagi pengalaman antar-guru mata pelajaran di wilayah Jawa Timur
  2. Penyusunan Program Kerja: Merumuskan agenda dan program kerja strategis yang berfokus pada peningkatan kompetensi profesional serta pedagogik guru
  3. Pengembangan Kurikulum & Pembelajaran: Menyelaraskan strategi pembelajaran, asesmen, dan implementasi kurikulum terkini di tingkat daerah.
  4. Pertanggungjawaban Pengurus: Menilai dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus masa bakti sebelumnya.
  5. Pemilihan Pengurus Baru: Memilih dan menetapkan ketua serta pengurus MGMP baru untuk periode berikutnya.

TEMA KEGIATAN

"Penguatan Peran MGMP Teknik Kimia dalam Mewujudkan Lulusan SMK yang Berdaya Saing, Inovatif, dan Siap Kerja di Era Industri 4.0"


WAKTU & TEMPAT

Juma'at
Oktober - November 2026
Pukul 07.00 - selesai
Aula Pertemuan SMKN 1 Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto


PESERTA 

Peserta kegiatan ini adalah Guru Mata Pelajaran Produktif Teknik Kimia (Teknik Kimia Industri, Kimia Analis, Analisis Pengujian Laboratorium.) tingkat SMK Negeri dan Swasta se-Provinsi Jawa Timur

SUSUNAN ACARA

Registrasi Peserta & Check-in
07.00 - 08.00 Mengisi daftar hadir dan penerimaan seminar kit.

Pembukaan, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya & Sambutan.
08.00 - 09.00 Sambutan Ketua Panitia, Sambutan Ketua MGMP Teknik Kimia Jawa Timur, Sambutan Kepala SMKN 1 Mojoanyar sekaligus membuka acara secara resmi.

Pleno I: LPJ Kepengurusan
09.00 - 09.30 Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Lama dan Pandangan Umum Peserta.

Pleno II: Pemilihan Ketua & Pengurus Baru
09.30 - 10.00 Musyawarah pemilihan Ketua MGMP Teknik Kimia periode baru dan pembentukan formatur.

Pleno III: Penyusunan Program Kerja Strategis
10.00 - 11.30 Diskusi kelompok/pemetaaan kebutuhan pembaruan modul, Pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan kerja sama DUDIKA.

ISHOMA 
11.30 - 13.00 Istirahat, ibadah, makan siang, dan foto bersama.

KUNJUNGAN INDUSTRI
13.00 - 17.00 Kunjungan industri ke wilayah Mojokerto dan sekitarnya (Penyulingan Minyak Kayu Putih/Pembuatan krupuk kecek) dan ke pusat oleh-oleh khas Mojokerto (Sayonara)

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)
  1. Konsumsi Peserta & Undangan.....80 orang
  2. Snack Pembukaan.....80 orang
  3. Banner / Spanduk Kegiatan.....1 buah
  4. Seminar kit & ATK.....80 orang
  5. Biaya operasional dan kebersihan
  6. Biaya sewa angkutan untuk kunjungan industri dan pusat oleh-oleh Mojokerto
SUMBER DANA : 

Kas MGMP/Iuran Anggota/Peserta/ Sponsor/Dukungan Sekolah tuan rumah.

PENUTUP 

Demikian proposal Musyawarah Daerah (Musda) MGMP Teknik Kimia ini dibuat. Besar harapan kami kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan kejuruan di Jawa Timur

Panitia Pelaksana Musda MGMP Teknik Kimia