Kamis, 27 Agustus 2026

Konsep Musda MGMP Teknik Kimia Jawa Timur




LATAR BELAKANG

Pengembangan kompetensi guru kejuruan khususnya di bidang Teknik Kimia merupakan hal krusial untuk menjawab tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi industri modern. 

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknik Kimia hadir sebagai wadah strategis bagi para pendidik untuk saling berbagi pengetahuan, kurikulum, serta menyelaraskan pembelajaran dengan Kebutuhan Dunia Kerja dan Dunia Industri (DUDIKA).

Untuk menyegarkan roda organisasi dan menyusun program kerja yang adaptif, maka perlu dilaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) MGMP Teknik Kimia Provinsi Jawa Timur yang bertempat di SMKN 1 Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto sebagai salah satu pusat pendidikan kejuruan Teknik Kimia di wilayah ini.


TUJUAN KEGIATAN

  1. Penguatan Wadah Silaturahmi: Mempererat jaringan kerja sama dan ruang berbagi pengalaman antar-guru mata pelajaran di wilayah Jawa Timur
  2. Penyusunan Program Kerja: Merumuskan agenda dan program kerja strategis yang berfokus pada peningkatan kompetensi profesional serta pedagogik guru
  3. Pengembangan Kurikulum & Pembelajaran: Menyelaraskan strategi pembelajaran, asesmen, dan implementasi kurikulum terkini di tingkat daerah.
  4. Pertanggungjawaban Pengurus: Menilai dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus masa bakti sebelumnya.
  5. Pemilihan Pengurus Baru: Memilih dan menetapkan ketua serta pengurus MGMP baru untuk periode berikutnya.

TEMA KEGIATAN

"Penguatan Peran MGMP Teknik Kimia dalam Mewujudkan Lulusan SMK yang Berdaya Saing, Inovatif, dan Siap Kerja di Era Industri 4.0"


WAKTU & TEMPAT

Juma'at
Oktober - November 2026
Pukul 07.00 - selesai
Aula Pertemuan SMKN 1 Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto


PESERTA 

Peserta kegiatan ini adalah Guru Mata Pelajaran Produktif Teknik Kimia (Teknik Kimia Industri, Kimia Analis, Analisis Pengujian Laboratorium.) tingkat SMK Negeri dan Swasta se-Provinsi Jawa Timur

SUSUNAN ACARA

Registrasi Peserta & Check-in
07.00 - 08.00 Mengisi daftar hadir dan penerimaan seminar kit.

Pembukaan, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya & Sambutan.
08.00 - 09.00 Sambutan Ketua Panitia, Sambutan Ketua MGMP Teknik Kimia Jawa Timur, Sambutan Kepala SMKN 1 Mojoanyar sekaligus membuka acara secara resmi.

Pleno I: LPJ Kepengurusan
09.00 - 09.30 Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Lama dan Pandangan Umum Peserta.

Pleno II: Pemilihan Ketua & Pengurus Baru
09.30 - 10.00 Musyawarah pemilihan Ketua MGMP Teknik Kimia periode baru dan pembentukan formatur.

Pleno III: Penyusunan Program Kerja Strategis
10.00 - 11.30 Diskusi kelompok/pemetaaan kebutuhan pembaruan modul, Pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan kerja sama DUDIKA.

ISHOMA 
11.30 - 13.00 Istirahat, ibadah, makan siang, dan foto bersama.

KUNJUNGAN INDUSTRI
13.00 - 17.00 Kunjungan industri ke wilayah Mojokerto dan sekitarnya (Penyulingan Minyak Kayu Putih/Pembuatan krupuk kecek) dan ke pusat oleh-oleh khas Mojokerto (Sayonara)

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)
  1. Konsumsi Peserta & Undangan.....80 orang
  2. Snack Pembukaan.....80 orang
  3. Banner / Spanduk Kegiatan.....1 buah
  4. Seminar kit & ATK.....80 orang
  5. Biaya operasional dan kebersihan
  6. Biaya sewa angkutan untuk kunjungan industri dan pusat oleh-oleh Mojokerto
SUMBER DANA : 

Kas MGMP/Iuran Anggota/Peserta/ Sponsor/Dukungan Sekolah tuan rumah.

PENUTUP 

Demikian proposal Musyawarah Daerah (Musda) MGMP Teknik Kimia ini dibuat. Besar harapan kami kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan kejuruan di Jawa Timur

Panitia Pelaksana Musda MGMP Teknik Kimia

Rabu, 26 Agustus 2026

Alat Industri Kimia


Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah Alat Industri Kimia (AIK) dirancang untuk membekali mahasiswa S1 Teknik Kimia dengan pemahaman mendalam tentang prinsip kerja, kriteria pemilihan (design & selection), serta operasi alat-alat proses kimia.

Prasyarat: Azas Teknik Kimia, Termodinamika Teknik Kimia, Peristiwa Perpindahan (Transport Phenomena)

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)

  • Mampu mengidentifikasi dan mengklasifikasikan berbagai jenis peralatan industri kimia.
  • Mampu menganalisis prinsip kerja dan persamaan dasar transfer massa, panas, serta momentum pada alat proses.

  • Mampu melakukan perhitungan dimensi dasar dan menentukan spesifikasi teknis peralatan industri kimia.

  • Mampu memilih jenis peralatan yang tepat berdasarkan karakteristik bahan dan kondisi proses.


Perkuliahan :

Pertemuan 1 :
Pengantar & Klasifikasi AIK
Peran AIK dalam flowsheet industri kimia, kriteria pemilihan bahan konstruksi (material of construction).

Pertemuan 2 :
Alat Transportasi Fluida : Pompa (sentrifugal, positive displacement), dan perhitungannya.

Pertemuan 3 :
Alat Transportasi Fluida : Kompresor, blower, fan, dan perhitungannya.

Pertemuan 4 :
Alat Penyimpanan & Penanganan Padatan : Tangki penyimpanan fluida (tekanan atmosferik & bertekanan), silo, hopper.

Pertemuan 5 :
Alat Penyimpanan & Penanganan Padatan :  Conveyor (belt, screw, bucket elevator)

Pertemuan 6 :
Alat Pengurangan Ukuran (Size Reduction) : Crusher, mill, grinder, serta kriteria seleksi berdasarkan sifat mekanik bahan.

Pertemuan 7 :
Alat Pemisahan Mekaniks : Screen, cyclone, bag filter, centrifuge, dan pemisah gravitasi (settling tank).

Pertemuan 8 :
Alat Penukar Panas (Heat Exchangers) : Shell & tube, plate heat exchanger

Pertemuan 9 :
Alat Penukar Panas (Heat Exchangers) : Reboiler, kondensor, dan pendingin (coolers).

Pertemuan 10 :
Alat Evaporasi : Single/multiple effect evaporator, crystallizer jenis batch dan kontinu.

Pertemuan 11 :
Kristalisasi : Crystallizer jenis batch dan kontinu.

Pertemuan 12 :
Alat Pemisahan Kontak Fasa : Kolom distilasi, kolom absorpsi/stripping, dan pemilih penyeleksi tray vs packing.

Pertemuan 13 :
Alat Pengeringan (Dryers) : Spray dryer, rotary dryer, tray dryer, dan kesetimbangan kelembapan.

Pertemuan 14 :
Integrasi Alat & Keselamatan Operasi : Aspek keselamatan (HAZOP dasar), piping and instrumentation diagram (P&ID).



Daftar Pustaka :

Buku Teks Utama (Buku Wajib)

  • Coulson, J. M., & Richardson, J. F. (2019). Coulson and Richardson's Chemical Engineering: Volume 6 - Chemical Engineering Design (6th ed.). Butterworth-Heinemann. (Buku rujukan utama untuk perancangan, pemilihan, dan spesifikasi teknis berbagai peralatan industri kimia).

  • Sinnott, R., & Towler, G. (2020). Chemical Engineering Design: Principles, Practice and Economics to Plant and Process Design (6th ed.). Butterworth-Heinemann. (Buku acuan standar internasional untuk analisis dan kriteria pemilihan alat industri).

  • McCabe, W. L., Smith, J. C., & Harriott, P. (2005). Unit Operations of Chemical Engineering (7th ed.). McGraw-Hill Education. (Sangat baik untuk memahami prinsip kerja operasional unit pemisahan, pengeringan, dan perpindahan bahan).


Buku Pendukung Spesifik Alat & Operasi

  • Kern, D. Q. (1965). Process Heat Transfer. McGraw-Hill Education. (Rujukan klasik yang sangat detail khusus untuk evaluasi dan perancangan alat penukar panas / Heat Exchanger).

  • Perry, R. H., & Green, D. W. (2019). Perry's Chemical Engineers' Handbook (9th ed.). McGraw-Hill Education. (Handbbook wajib untuk melihat data properti bahan, konstanta fisik, serta grafik performa peralatan).

  • Walas, S. M. (1990). Chemical Process Equipment: Selection and Design. Butterworth-Heinemann. (Sangat praktis untuk menentukan dimensi dasar, pemilihan tipe alat, dan kriteria komersial).

  • Geankoplis, C. J. (2003). Transport Processes and Separation Process Principles (4th ed.). Prentice Hall. (Membahas prinsip fenomena perpindahan yang melandasi operasi pompa, kolom absorpsi, distilasi, dan membran).

Kamis, 20 Agustus 2026

Bersama XI TKI 1

Tahun ajaran 2026-2027 menjadi walikelas XI TKI 1. Foto kebersamaannya saat berfoto setelah upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81



Yo iki 11 TKI 1 cak..........

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Sinergi Cinta Nabi & Negeri

Senin, 24 Agustus 2026








Sabtu, 08 Agustus 2026

Abil bertanding Tae Kwondo

Dua pekan lalu, Abil menghubungi dengan informasi dirinya diajukan oleh Sabeum untuk ikut kejuaraan Tae Kwondo piala Bupati Gresik tahun 2026

Setelah memastikan ke Sabeum Aldi, maka segera mentransfer biaya pertandingan dan pembelian doboknya. Begitu pula ustadzah Elvi selalu wali kelasnya menegaskan pula. 

Sabtu, 08 Agustus 2026 pagi telah sampai di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) - Gresik untuk melihat Adek Abil bertanding di kelas Kyorugi Festival. 

Yang menjadi berbeda dengan pertandingan lainnya, adalah :

  1. Merupakan pengalaman pertama bagi Abil dalam pertandingan resmi kejuaraan. 
  2. Yang menjadi lawan kali ini adalah Hasbi, yang merupakan bestie di pondoknya. Perang batin seakan menyelimuti dua remaja tersebut
  3. Walaupun begitu, jiwa sportivitas harus dijunjung tinggi. Pertandingan harus menunjukkan performa terbaik dari hasil latihan selama ini.
Dalam kesempatan sebelum pertandingan, motivasi diberikan untuk menaikan mental bertanding. Sosok lawan yang selama latihan selalu menghujamkan tendangan yang menyakitkan belum tentu mustahil untuk dikalahkan. Pasti ada celah yang terbuka, karena yang terpenting akurasi-presisi tendangan yang dinilai.

Ketika turun ke gelanggang, tidak boleh bertanding setengah hati, harus fight sebagai petarung. Karena tidak boleh ada tendangan lawan yang telak masuk, begitu pula raihan poin harus diupayakan karena untuk menciptakan naluri meraih juara

Dalam nomor pertandingan ke-75, Abil turun dari sudut merah. Badan kedua atlet yang jumbo seperti tampak clash of the titans

Ronde 1 : 

Saat keduanya bertemu di matras, memang  tampak canggung, entah sungkan atau telah merasakan bobot tendangan keduanya saat latihan. belum lagi kali ini disaksikan oleh keluarganya masing-masing.....grogi kayaknya

Teriakan mbak Aisyah memecah keheningan suasana, keduanya mulai adu tendangan. Lawan yang tendangan lurus menghujam dada sempat beberapa kali ditolak dengan tangan, bersamaan pula kombinasi tendangan kanan-kiri dari Abil masuk ke perut lawan, pelan tapi pasti poin untuknya.

Tali pengikat pelindung tangan kurang kuat mencengkram, sehingga membuat terlepas dan dibetulkan kembali. Kelengahan terjadi setelahnya itu, belum dalam kondisi fokus sebuah tendangan tepat masuk ke wajah yang membuat Abil terhuyung dan mendapatkan hitungan wasit. Ronde pertama milik lawan


Ronde 1

Ronde 2 :

Setelah merasakan adu kekuatan di ronde 1, Abil memasuki arena dengan kaki mantap untuk mengejar ketinggalan poin. Naluri bertandingnya mulai tumbuh. Di ronde ini tampak tendangannya masuk walaupun tidak keras. Begitu pula dirinya mulai bisa melepaskan dari tekanan dan dominasi lawan. Beberapa momen dirinya yang berposisi menyerang. Wal hasil ronde ini menjadi milik Abil dan kedudukannya menjadi imbang.

Ronde 2


Ronde 3 :

Karena mampu menyamakan kedudukan, membuat kepercayaan dirinya meningkat. Menatap ronde penentuan dengan kemenangan. Ternyata setiap tendangannya yang lurus, serta kombinasi kanan-kiri kerap masuk ke lawan, sedangkan serangan lawan sering dapat ditangkis dengan tangan ataupun adu kaki. 

Dalam satu serangan sporadis, dirinya mampu mendaratkan tendangan bertubi-tubi di dada lawan. Beruntung saat jeda untuk mengambil nafas, serangan lawan dapat dihalau dengan mudah dan tidak membahayakan. 

Fix no debat, ronde ini menjadi milik Abil sekaligus merebut kemenangan dalam pertandingan ini. Kepadanya berhak mendapatkan medali emas yang sekaligus prestasi bergengsi pertama untuknya.

Namun saat meninggalkan arena, Abil tampak terhuyung dan napas tersengal-sengal. Segera tim medis memberikan selang oksigen ke hidungnya.

Abi dan Mbak Ais mendatanginya, dengan sentuhan telapak tangan di dada menghantarkan energi untuk mengatakan, "kami bersamamu". Sejenak kemudian nafasnya mulai stabil dan tangis cegukan tadi ternyata menangisi lawannya, karena nama Hasbi selalu disebutnya. Setelah dinetralkan nafas dan psikologinya, Abil sendiri melepas selang oksigen dihidungnya dan segera Abi perintahkan untuk menemui karibnya itu.

Abil segera lari ke Tribun menemui Hasbi dan bundanya, di sana mereka saling berpelukan dan mengikhlaskan hasil pertandingan tadi, di sini kami disuguhi jiwa sportivitas. Walaupun masih kadet pemula tapi menunjukan bagaimana caranya menghargai lawan dengan baik. 

Ronde 3


Setelah pertandingan itu, mereka berdua tampak bersama kembali. Seakan melupakan pertandingan yang barusan terjadi. Ternyata Abil mampu melewati masa sulitnya dalam "perang batin" yang berkecamuk dalam dirinya. Dan ternyata kamu telah mampu memenanginya semua.

Selamat untuk Achmad Dzulfiqar Sabil, raih prestasimu tertinggi selanjutnya. Tidak salah Abi menyematkan nama pedang Rasulullah yang diberikan kepada Sayidina Ali pada namamu, semoga engkau mewarisi sifat-sifat beliau berdua yang memiliki keberanian namun rendah hati, tawadhu' dan penuh kasih sayang.










Mendadak jadi official

Dukungan langsung sang kakak






Kamis, 06 Agustus 2026

Tugas KKA X TKI 1

 


Materi :

  1. Elemen berfikir komputasional
  2. Elemen Literasi digital
  3. Elemen jaringan komputer
  4. Elemen algoritma pemrogaman
  5. Elemen analisis data
  6. Elemen literasi dan etika kecerdasan arftifisial
  7. Elemen pemanfaatan dan pengembangan kecerdasan artifisial


Tugas # 1. Buatlah video perkenalan diri dengan maksimal durasi 30 detik. Konten berisi : Nama Murid, Nomor Absen, dan Motto hidup

Dikirimkan pada link google drive di bawah ini

https://drive.google.com/drive/folders/1THgrvvt1Eub_UNc7Gvk_SsijJF83rs65


Tugas #. 2. PPT Berfikir Komputasional

  1. Buatlah PPT bertemakan berfikir komputasional dengan minimal 10 slide
  2. Kerjakan secara pribadi
  3. Hasil PPT dikirimkan pada google drive di bawah ini

Selasa, 04 Agustus 2026

Grand Desain Jalan Sehat



Tujuan :

  1. Membudayakan olahraga
  2. Meningkatkan kerukunan dan kebersamaan sesama warga
  3. Memberi ruang aktualisasi remaja dalam kiprah positif
  4. Meningkatkan wawasan kampung dan memeriahkannya
  5. Membentuk karakter remaja yang tangguh dalam berbagai perubahan keadaan


Aktivitas

Melaksanakan kegiatan jalan sehat dengan dana sumbangan sukarela dari warga RT 08 RW 02 Medokan Ayu pada Ahad, 30 Agustus 2026 pukul 05.00 wib


Sumber Dana :

  1. Donatur
  2. Sumbangan sukarela warga
  3. Sponsorship perusahaan


Pra-Kegiatan

  1. Membuat publikasi dengan video pendek untuk diviralkan via WA grup
  2. Membuat publikasi via mading woro-woro 
  3. Menyiapkan kupon undian
  4. Membuat kotak sumbangan disertai tulisan sumbangan sukarela untuk jalan sehat
  5. Membuat rute perjalanan dan penentuan personil pengawal kegiatan
  6. Sosialisasi saat malam tirakatan
  7. Penggalangan dana sumbangam door to door
  8. Penetapan posko simpatik kegiatan dan piket distribusi kupon, dan penerimaan sumbangan dana dan hadiah donatur
  9. Pembuatan Backdrop
  10. Pemasangan backdrop dan setting panggung
  11. Pembagian tugas kerja beserta personil pelaksananya


Inti Kegiatan

  1. Pukul 05.00.....semua panitia sudah di lokasi dengan uniform......
  2. Pukul 05.15.....panitia berkeliling ke gang woro-woro by megaphone. 
  3. Panitia mengambil posisi pada pos pantau masing-masing.
  4. MC bergema di atas panggung dengan musik penarik keramaian
  5. Pukul 05.30 - 06.00.....Senam pagi bersama, dipandu oleh......
  6. Pukul 06.00.....Pelepasan jalan sehat oleh Bapak Ketua RT
  7. Pukul 06.00 - 07.00.....jalan sehat berkeliling kampung ke arah timur dengan pemimpin rombongan meliputi : staf RT dan tokoh masyarakat
  8. Personil Pos pantau 1.....
  9. Personil pos pantau 2.....
  10. Personil pos pantau 3.....
  11. Personil pos pantau 4.....
  12. Personil pos pantau 5.....
  13. Pukul 07.00 - 11.00.....Hiburan dan undian dipandu oleh......
  14. Pukul 11.00.....Paripurna acara dan membersihkan areal panggung kegiatan


Pasca Kegiatan

  • Direncanakan rapat evaluasi dan syukuran internal bersama


Rancangan Dana Anggaran Kegiatan :

  1. Cetak tiga bendel kupon.....Rp. 200.000,-
  2. Cetak Backdrop panggung......Rp. 400.000,-
  3. Total hadiah.....Rp. 5.000.000,-
  4. Obat P3K....Rp. 100.000,-
  5. Lain-lain.....Rp. 300.000,-
Total Anggaran.......Rp. 6.000.000,-


Rincian Hadiah

Hadiah utama berupa :
  • Sepeda
  • Kipas angin
  • Dispenser
  • Kompor listrik 1 tungku
  • Penanak nasi
  • Blender
  • Ceret Rigoletto
  • Wajan ceria
  • Rantang
  • Panci
  • Termos
  • Jam dinding

Hadiah hiburan berupa :
  • Minyak goreng
  • Gula pasir
  • Sabun mandi
  • Deterjen
  • Sapu lantai
  • Cikrak
  • Buku tulis
  • Kotak pensil
  • Bolpen
  • Pensil
  • Tumbler
  • Handuk
  • Payung
  • Rak Piring
  • Potong kuku
  • Lampan
  • Roti / biskuit

Senin, 27 Juli 2026

Tugas KKA XTKI2

 


Materi :

  1. Elemen berfikir komputasional
  2. Elemen Literasi digital
  3. Elemen jaringan komputer
  4. Elemen algoritma pemrogaman
  5. Elemen analisis data
  6. Elemen literasi dan etika kecerdasan arftifisial
  7. Elemen pemanfaatan dan pengembangan kecerdasan artifisial


Tugas # 1. Buatlah video perkenalan diri dengan maksimal durasi 30 detik. Konten berisi : Nama Murid, Nomor Absen, dan Motto hidup

Dikirimkan pada link google drive di bawah ini

https://drive.google.com/drive/folders/1h0qiIiWNmhMeOq_wH7YsUZPMHAETsmPI


Tugas #. 2. PPT Berfikir Komputasional

  1. Buatlah PPT bertemakan berfikir komputasional dengan minimal 10 slide
  2. Kerjakan secara pribadi
  3. Hasil PPT dikirimkan pada google drive di bawah ini

Sabtu, 18 Juli 2026

Ke Jogja

Pagi pukul 06.30 bersama satu rombongan bus keluarga besar MTsN 3 Surabaya bertolak ke Jogja untuk pelepasan bu. Asmiati yang bertugas ke MTsN 1 Surabaya.

Pukul 11.00 sampai lokasi pictnik land dengan wahana untuk spot foto yang menampilkan bangunan bersejarah dari belahan dunia.

Ala Timur Tengah

Coloseum Romawi

Merlion Singapura



Ikon Kingkong

Golongan suwek-suwek




Untuk makan siang menikmati menu olahan ndeso dengan view pekarangan durian dan sawah, dilanjutkan bersantai di Pinus Pengger.



Pukul 14.30 beralih ke Bakpia 25, karena sudah sering bawa oleh-oleh bakpia tapi jarang yanh makan, membuat enggan belanja di situ

Pukul 17.00 sampai di hotel Kalya Kota Gede mendapatkan kamar 202. Dengan fasilitas bintang ⭐⭐⭐ 


Acara Gala dinner dimulai pukul 19.00 dengan sebelumnya makan malam. Pada momen yang bertajuk pisah kenang memberikan sambutan mewakili komite
  • Indikator pemimpin yang baik adalah di belakangnya tidak banyak yang menggunjing keburukanya 
  • Dengan durasi kepemimpinan 4 tahun 7 bulan sudah terbukti keberhasilan dalam pembangunan fisik dan prestasi anak didik dalam berbagai even lomba

Video dari Sanram Travel



Merapi Tour


Musium Sisa Hartaku

Tim suwek Roso-Roso
The Lost World Park



Jeep








Kamis, 16 Juli 2026

Tugas Pengolahan Limbah XI TKI 1



Tugas #.1 : Pengamatan Lingkungan

Ketentuan :

  1. Kerjakan pada kolom komentar postingan web blog ini
  2. Tuliskan pada kiri atas dengan judul tugas tersebut
  3. Tuliskan Nama dan nomor absen
  4. Bentuk Tugas : buatlah essay tentang potensi limbah di sekitar rumah kalian. Dan usulan saran untuk mengolah limbah tersebut.

Tugas #.2 : Praktikum

Judul Praktikum : Klasifikasi Limbah Lingkungan Sekolah/Bengkel Berdasarkan Wujud dan Sifatnya

Tujuan Praktikum

  1. Siswa mampu mengidentifikasi berbagai jenis limbah yang dihasilkan di lingkungan sekitar sekolah atau bengkel praktik.
  2. Siswa mampu mengklasifikasikan limbah berdasarkan wujudnya (padat, cair, gas).
  3. Siswa mampu mengelompokkan limbah berdasarkan sifatnya (organik, anorganik, B3 - Bahan Berbahaya dan Beracun).

Alat, Bahan, dan Keselamatan Kerja
  1. Sarung tangan karet/latex, 
  2. masker medis, 
  3. pinset/pencapit panjang, 
  4. Tiga kantong sampah berbeda warna, 
  5. papan jalan (clipboard), 
  6. alat tulis, 
  7. kamera/HP.
  8. Sampel limbah di area sekolah,
  9. kantin, atau 
  10. bengkel jurusan.
  11. Wajib memakai masker dan sarung tangan. Dilarang menyentuh limbah B3 secara langsung atau mencium bau limbah dari jarak dekat. Cuci tangan dengan sabun setelah praktikum.
Langkah Kerja :

1.Persiapan dan Penggunaan APD:
Wajib sebelum turun ke lapangan.

Kenakan sarung tangan karet dan masker dengan benar. Siapkan alat tulis dan pastikan kantong sampah/wadah penampung sudah diberi label: Organik, Anorganik, dan B3.

2.Pengumpulan Sampel (Sampling):

Kunjungi tiga titik lokasi yang berbeda (misalnya: area kantin, halaman sekolah, dan bengkel praktik jurusan). Ambil minimal 3 jenis sampel limbah berbeda dari setiap lokasi menggunakan pinset/pencapit.

3.Identifikasi Wujud Limbah :
Lakukan di area terbuka.

Letakkan sampel di atas alas yang aman. Amati wujud fisiknya secara langsung. Catat apakah limbah tersebut berbentuk padat (kertas, logam), cair (air cucian, sisa oli), atau gas (asap knalpot/las - amati sumbernya saja, tidak perlu ditangkap).

4.Analisis Sifat Limbah:

Gunakan literatur atau modul untuk menentukan sifat sampel. Kelompokkan ke dalam: Organik (mudah membusuk/terurai), Anorganik (sulit terurai seperti plastik/kaca), atau B3 (beracun/berbahaya seperti aki bekas, sisa cat, oli).

5.Pemilahan dan Pendokumentasian:

Foto setiap sampel beserta label klasifikasinya untuk lampiran laporan. Masukkan sampel limbah padat ke dalam kantong sampah yang sesuai dengan sifatnya.

6.Pembersihan Area dan Diri (Clearance):

Buang kantong sampah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sekolah sesuai kategorinya. Lepas APD, buang masker ke tempat sampah, dan cuci tangan menggunakan sabun hingga bersih.

Tabel Pengamatan

Gunakan format tabel berikut pada buku laporan praktikum untuk mencatat hasil observasi:

  • No.
  • Nama sampel limbah
  • Foto sampel limbah
  • Lokasi Ditemukan
  • Wujud (padat/cair/gas)
  • Sifat (organik/anorganik/B3)
  • Potensi Bahaya

Pertanyaan Diskusi (Post-Test)

Setelah mengisi tabel pengamatan, diskusikan pertanyaan berikut bersama kelompok:

  1. Berdasarkan sampel yang ditemukan, limbah dengan wujud dan sifat apa yang paling mendominasi lingkungan sekolah/bengkel?
  2. Pilih satu limbah anorganik dari tabel Anda. Jelaskan bagaimana limbah tersebut bisa dimanfaatkan atau didaur ulang!
  3. Khusus Jurusan: Jelaskan prosedur standar (SOP) penanganan satu jenis limbah B3 yang paling sering dihasilkan oleh jurusan Anda!

Tugas #. 3 Praktikum

Judul Praktikum : Uji Karakteristik Air Limbah dan Toksisitas Sederhana Terhadap Organisme Air

prinsip: Karakterisasi fisik-kimia dilakukan untuk mengetahui kualitas fisik dan beban pencemar awal limbah. Uji toksisitas akut (bioassay) memanfaatkan respons biologis organisme air (Daphnia magna atau benih ikan) untuk mengukur tingkat bahaya limbah cair melalui penentuan nilai LC50 (Lethal Concentration 50%), yaitu konsentrasi limbah yang menyebabkan kematian 50% populasi uji dalam jangka waktu tertentu (biasanya 24–96 jam).

Tujuan:

  1. Menentukan parameter fisik dan kimia utama sampel air limbah (Suhu, pH, Kekeruhan, EC/TDS, dan DO).
  2. Menentukan tingkat toksisitas akut air limbah terhadap organisme air uji.
  3. Mengidentifikasi nilai LC50 sampel air limbah terhadap organisme uji.
Persiapan Alat, Bahan, dan K3:
Wajib dilakukan sebelum memulai analisis.

  • K3: Gunakan jas laboratorium, sarung tangan nitril/latex, dan goggles. Lakukan penanganan sampel berbau di dalam fume hood.
  • Alat: pH meter, DO meter/set titrasi Winkler, konduktivitimeter, turbidimeter, gelas kimia (250 mL & 1000 mL), pipet ukur, aerator, dan wadah akuarium uji.
  • Bahan: Sampel air limbah, akuades, larutan buffer pH (4, 7, 10), dan 60 ekor organisme uji yang sehat (Daphnia magna atau ikan Guppy/Mas berukuran homogen).

Pengukuran Karakteristik Air Limbah:
Parameter Fisik & Kimia Sampel.

  1. Suhu: Ukur langsung di tempat/saat sampel dibuka menggunakan termometer (°C).
  2. pH: Kalibrasi pH meter dengan larutan buffer, celupkan elektroda ke sampel hingga pembacaan stabil.
  3. Kekeruhan: Bilas kuvet turbidimeter, isi dengan sampel, dan baca nilai dalam satuan NTU.

  4. TDS & EC: Ukur Daya Hantar Listrik (EC dalam µS/cm) dan Total Dissolved Solids (TDS dalam mg/L) dengan konduktivitimeter.

  5. DO Awal: Ukur Oksigen Terlarut (DO) sampel murni dan air pengencer (mg/L).


Preparasi Larutan Uji Toksisitas:Pembuatan Variasi Konsentrasi.
  1. Siapkan 6 wadah uji (kapasitas 250–500 mL).

  2. Buat seri pengenceran limbah dengan air kontrol (air ter-aerasi bebas klorin):

    • Wadah 0 (Kontrol): 0% limbah (100% air kontrol)

    • Wadah 1: 6,25% limbah

    • Wadah 2: 12,5% limbah

    • Wadah 3: 25% limbah

    • Wadah 4: 50% limbah

    • Wadah 5: 100% limbah (limbah murni)


Pelaksanaan Uji Bioassay:
Pendedahan dan pengamatan mortalitas.

  1. Masukkan 10 ekor organisme uji secara hati-hati ke dalam masing-masing wadah.
  2. Catat jumlah organisme yang hidup, abnormal (hilang keseimbangan/pasif), dan mati pada interval 24 jam, 48 jam, 72 jam, dan 96 jam.

  3. Ambil organisme yang mati segera agar tidak membusuk dan merusak kualitas air uji.







Evaluasi & Analisis Data (LC50)

  1. Persyaratan Uji Valid: Uji dianggap valid apabila mortalitas pada Kontrol (0%) tidak melebihi 10% di akhir periode pengujian.

  2. Penentuan LC50:

    • Plot persentase mortalitas pada sumbu Y dan $\log_{10}(\text{Konsentrasi})$ pada sumbu X.

    • Gunakan analisis persamaan regresi linier atau analisis Probit untuk mendapatkan titik konsentrasi di mana mortalitas mencapai tepat 50%.

  3. Kategori Toksisitas (Menurut Kriteria EPA/OECD):

    • LC50 < 1%: Sangat Toksik

    • LC50 1% – 10%: Toksik

    • LC50 10% – 100%: Moderat / Cukup Toksik

    • LC50 > 100%: Tidak Toksik





Tugas # 4. Menganalisis dampak limbah Non-B3

Prosedur Praktikum: Analisis Dampak Limbah Non-B3 terhadap Lingkungan

Tujuan Praktikum

  1. Mengidentifikasi jenis dan karakteristik limbah non-B3 (organik dan anorganik) di lingkungan sekitar.

  2. Menganalisis dampak fisik, kimia, dan biologi akibat penumpukan limbah non-B3 terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

  3. Merumuskan usulan penanganan serta alternatif pemanfaatan limbah non-B3 secara efisien.


Alat, Bahan, dan Keselamatan Kerja (K3)

  • Alat : Papan jalan (clipboard), alat tulis, kamera/HP untuk dokumentasi, sarung tangan karet/latex, masker medis, dan pinset/pencapit panjang.

  • Bahan : Sampel limbah non-B3 (sisa makanan, plastik, kertas, daun kering, dll.) di area pemukiman/sekolah.

  • Keselamatan Kerja (K3) :

    • Wajib menggunakan masker dan sarung tangan selama kegiatan sampling.

    • Dilarang menyentuh atau menghirup bau limbah secara langsung.

    • Cuci tangan hingga bersih menggunakan sabun setelah seluruh kegiatan praktikum selesai.


Langkah Kerja
  1. Persiapan APD dan Alat Opsional: Kenakan masker dan sarung tangan karet sebelum turun ke lokasi pengamatan. Siapkan lembar observasi dan alat dokumentasi.

  2. Pengamatan dan Pengumpulan Sampel Field Work: Kunjungi 2–3 titik lokasi pengamatan (misalnya : TPS sekitar, kantin, atau saluran air pemukiman). Amati dan catat jenis limbah non-B3 yang mendominasi.

  3. Identifikasi Karakteristik Limbah: Klasifikasikan limbah ke dalam dua kategori utama:

    • Organik: Sisa makanan, sayuran, daun kering (mudah membusuk/terurai).

    • Anorganik: Plastik, kaleng, kardus, botol kaca (sulit/tidak dapat terurai secara alami).

  4. Analisis Dampak Lingkungan: Amati dampak nyata atau potensi gangguan dari limbah tersebut di lokasi pengamatan, meliputi:
  • Dampak Fisik: Estetika lingkungan terganggu, saluran air tersumbat/potensi banjir, timbul bau tidak sedap.
  • Dampak Biologi/Kesehatan: Munculnya sarang penyakit (vektor nyamuk, lalat, tikus), perkembangbiakan bakteri patogen.

Pendokumentasian : Ambil foto setiap jenis limbah beserta lokasi penumpukannya sebagai bukti analisis laporan.

Pembersihan (Clearance): Rapikan kembali area observasi, buang sarung tangan dan masker sekali pakai ke tempat sampah, lalu cuci tangan menggunakan sabun hingga bersih.


TABEL PENGAMATAN ANALISIS

NO󠀩󠀪

JENIS/ NAMA LIMBAH

KATEGORI ( ORGANIK / ANORGANIK )

LOKASI DITEMUKAN

DAMPAK TERHADAP LINGKUNGAN / KESEHATAN

USULAN PENANGANAN / SOLUSI


CONTOH :

1. Sisa makanan atau dapur / organik / TPS atau Kantin /   Timbul bau busuk, mengundang lalat & vektor penyakit / Pembuatan komposter atau pakan maggot (BSF)


Pertanyaan Diskusi (Post-Test)

  1. Mengapa limbah organik non-B3 yang dibiarkan menumpuk secara terbuka dapat menimbulkan masalah pencemaran lingkungan baru ?

  2. Jelaskan dampak jangka panjang dari limbah plastik non-B3 jika terurai menjadi mikroplastik di ekosistem perairan !

  3. Berikan rekomendasi penerapannya dengan metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk menguraikan permasalahan limbah anorganik di lingkungan sekitar Anda !





Tugas # 5. Menganalisis Parameter Pencemaran Air

Tugas # 6. Menganalisis Penyebab terjadinya polusi udara

Tugas # 7. Melaksanakan Proses penanganan sampah yang tepat

Tugas # 8. Menganalisis pengolahan limbah cair

Tugas # 9. Menganalisis pengolahan limbah padat

Tugas # 10. Mengidentifikasi waste management