Diskripsi Matakuliah
Mata Kuliah Yang Diberikan Dalam Kimia Organik I, Mencakup Pembelajaran Tentang Dasar-Dasar Ilmu Kimia Organik, Pengenalan Gugus Fungsi dari Berbagai Senyawa Organik, Struktur dan Isomerisasi, Penggolongan Tata Nama, Faktor-Faktor yang mempengaruhi Sifat dan Kereaktifan Senyawa Organik, Struktur dan Reaksi Senyawa-Senyawa Alkana, Alkena, Alkuna, Alkil Halida, Eter, Alkohol, Amina
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu: Mendeskripsikan struktur, cara penulisan, tata nama, sifat, kegunaan, dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana, alkanol, alkoksi alkana, alkanal, alkanon, asam alkanoat, dan alkil alkanoat).
Materi yang diajarkan :
- Struktur senyawa organik berdasarkan gugus fungsi
- Klasifikasi senyawa organik berdasarkan gugus fungsi
- Pengantar reaksi kimia
- Hubungan struktur dan sifat senyawa organik
- Alkana
- Alkena
- Alkuna
- Alkohol
- Eter
- Aldehid
- Keton
- Amina
- Senyawa aromatik
- Asam - Basa Organik
Referensi :
- Sarker, S.D. and L. Nahar, Chemistry for Pharmacy Students, John Wiley & Sons, Ltd. 2007.
- Morrison, N.T. and R.N. Boyd, Organic Chemistry, 4th Ed., Allyn and Bacon Inc., Boston, 1983.
- Solomons, G.T.W., Organic Chemistry, Revised printing, John Wiley & Sons, New York, 1978.
- Streitwuieser, A. and C.H. Heathcock, Introduction to Organik Chenistry, 2nd Ed., Macmillan Publishing Co. Inc., New York, 1981.
- Fessenden RJ and JS. Fessenden, Kimia Organik, Jld 1 dan 2, 3ed. Terjemahan A.H. Pudjatmaka, Penerbit Erlangga, 1989.
- March, J., Advanced Organic Chemistry; Reaction, Mechanism and Structures, 3rd Ed., John Wiley & Sons, New York, 1985.
- Eliei, E., Stereochemistry of Carbon Compounds, McGraw-Hill Com., Singapore, 1975.
- Juaristi, J., Introduction to Stereochemistry and Conformational Analysis, John Willey & Son, New York, 1991.
==============================================================================
Struktur Senyawa Organik Berdasarkan Gugus Fungsi
==============================================================================
Pengertian Gugus Fungsi
Gugus fungsi adalah atom atau kelompok atom tertentu dalam suatu molekul organik yang menentukan sifat kimia dan reaktivitas senyawa tersebut. Gugus fungsi menjadi dasar klasifikasi senyawa organik.
Contoh:
-
gugus hidroksil (–OH)
-
gugus karbonil (C=O)
-
gugus karboksil (–COOH)
-
gugus amino (–NH₂)
Sebagai contoh:
2. Pentingnya Gugus Fungsi dalam Teknik Kimia
Dalam teknik kimia, gugus fungsi penting karena menentukan:
-
reaktivitas kimia
-
sifat fisik (titik didih, kelarutan, polaritas)
-
jalur sintesis kimia
-
aplikasi industri
Contohnya:
3. Klasifikasi Senyawa Organik Berdasarkan Gugus Fungsi
1. Hidrokarbon
Hidrokarbon hanya terdiri dari C dan H.
Jenisnya:
Alkana
Ikatan tunggal C–C.
Contoh:
Sifat:
-
nonpolar
-
relatif kurang reaktif
Alkena
Memiliki ikatan rangkap dua C=C.
Contoh:
Reaksi utama:
Digunakan untuk membuat:
Alkuna
Memiliki ikatan rangkap tiga C≡C.
Contoh:
Digunakan pada:
-
pengelasan
-
sintesis organik
4. Senyawa dengan Gugus Oksigen
Alkohol (–OH)
Contoh:
Sifat:
Reaksi:
Eter (R–O–R)
Contoh:
Digunakan sebagai:
-
pelarut
-
bahan bakar tambahan
Aldehida (–CHO)
Keton (C=O di tengah rantai)
Contoh:
Digunakan sebagai:
-
pelarut industri
-
bahan baku kimia
Asam Karboksilat (–COOH)
Contoh:
Sifat:
Reaksi:
-
esterifikasi
-
pembentukan amida
Ester (–COOR)
Contoh:
Digunakan pada:
-
parfum
-
pelarut cat
-
flavor makanan
5. Senyawa dengan Gugus Nitrogen
Amina (–NH₂)
Contoh:
Sifat:
-
bersifat basa
-
dapat membentuk garam
Amida (–CONH₂)
Contoh:
Penting dalam:
Contoh polimer:
6. Hubungan Gugus Fungsi dengan Reaksi Kimia
Reaksi organik biasanya terjadi pada gugus fungsi.
Contoh transformasi:
Alkohol → Aldehida → Asam karboksilat
Contoh:
Ethanol
→ oksidasi → Acetaldehyde
→ oksidasi → Acetic acid
7. Hubungan Gugus Fungsi dengan Sifat Fisik
| Gugus Fungsi | Polaritas | Titik Didih |
|---|
| Alkana | nonpolar | rendah |
| Alkohol | polar | tinggi |
| Asam karboksilat | sangat polar | sangat tinggi |
| Ester | sedang | sedang |
8. Aplikasi Industri dalam Teknik Kimia
Industri Polimer
Monomer seperti:
digunakan membuat plastik.
Industri Petrokimia
Fraksi minyak bumi menghasilkan:
Industri Farmasi
Banyak obat memiliki gugus:
yang mempengaruhi aktivitas biologis.
Kesimpulan
Struktur senyawa organik dapat diklasifikasikan berdasarkan gugus fungsi, yang menentukan:
-
sifat fisik
-
reaktivitas kimia
-
kegunaan industri
Pemahaman gugus fungsi sangat penting bagi mahasiswa teknik kimia untuk memahami reaksi kimia, sintesis, dan proses industri.
Soal 1
Jelaskan pengertian gugus fungsi dalam senyawa organik dan mengapa gugus fungsi sangat penting dalam menentukan sifat kimia suatu senyawa. Berikan dua contoh senyawa yang memiliki gugus fungsi berbeda, seperti Ethanol dan Acetic acid, serta jelaskan perbedaan sifat kimianya.
Soal 2
Senyawa organik dapat diklasifikasikan berdasarkan gugus fungsi yang dimilikinya. Jelaskan klasifikasi utama senyawa organik berikut beserta karakteristiknya:
-
Alkohol
-
Aldehida
-
Keton
-
Asam karboksilat
-
Ester
Berikan masing-masing satu contoh senyawa, misalnya Acetone atau Ethyl acetate.
Soal 3
Sebuah senyawa memiliki rumus struktur berikut:
CH3 – CH2 – OH
a. Tentukan gugus fungsi yang terdapat pada senyawa tersebut.
b. Sebutkan nama senyawanya.
c. Jelaskan dua sifat fisik atau kimia yang dipengaruhi oleh gugus fungsi tersebut.
Soal 4
Bandingkan sifat kimia dan reaktivitas antara senyawa berikut:
-
Ethanol
-
Acetaldehyde
-
Acetic acid
Jelaskan hubungan perubahan gugus fungsi dengan reaksi oksidasi yang terjadi.
Soal 5
Jelaskan bagaimana gugus fungsi mempengaruhi sifat fisik senyawa organik, khususnya:
-
polaritas
-
kelarutan dalam air
-
titik didih
Gunakan contoh senyawa seperti Methane dan Methanol dalam penjelasan Anda.
Soal 6
Jelaskan perbedaan struktur dan sifat antara aldehida dan keton. Gunakan contoh:
Jelaskan pula reaksi khas yang membedakan kedua jenis senyawa tersebut.
Soal 7
Banyak proses industri kimia menggunakan senyawa yang mengandung gugus fungsi tertentu. Jelaskan peran gugus fungsi dalam proses produksi polimer menggunakan monomer seperti Ethylene yang menghasilkan Polyethylene.
Soal 8
Suatu senyawa organik memiliki gugus –COOH.
a. Termasuk ke dalam golongan senyawa apa?
b. Sebutkan dua sifat kimia utama dari gugus tersebut.
c. Berikan satu contoh senyawa yang memiliki gugus tersebut seperti Acetic acid.
Soal 9
Jelaskan hubungan antara struktur molekul dan gugus fungsi dalam menentukan jalur reaksi kimia pada senyawa organik. Berikan contoh reaksi esterifikasi yang melibatkan Ethanol dan Acetic acid.
Soal 10
Dalam analisis struktur senyawa organik, identifikasi gugus fungsi sangat penting. Jelaskan metode atau pendekatan yang dapat digunakan untuk menentukan gugus fungsi suatu senyawa organik dalam laboratorium kimia.
=====================================================================================================================