Setelah menyelesaikan praktikum ini, Anda diharapkan mampu:
Menganalisis secara kuantitatif pengaruh kecepatan aliran (v), diameter pipa (D), dan viskositas fluida (nu) terhadap besarnya Bilangan Reynolds (Re).
Mengidentifikasi dan mengkategorikan rejim aliran (laminar, transisi, dan turbulen) secara visual maupun matematis.
Bilangan Reynolds (Re) adalah parameter tak berdimensi yang membandingkan gaya inersia (inertia force) terhadap gaya viskos (viscous force):
Aliran Laminar (Re < 2300): Gaya viskos mendominasi. Fluida bergerak mulus sejajar dalam lapisan-lapisan (laminae).
Aliran Transisi (2300 < Re < 4000): Kondisi kritis di mana aliran tidak stabil dan berfluktuasi antara laminar dan turbulen.
Aliran Turbulen (Re > 4000): Gaya inersia mendominasi. Aliran acak, penuh pusaran (eddies), dan terjadi percampuran momentum yang intensif.
Aparatus Osborne Reynolds / Fluid Friction Apparatus: Pipa transparan lengkap dengan sistem injeksi pewarna (dye injection).
Bangku Hidrolik (Hydraulic Bench): Tangki air, pompa sirkulasi, dan katup pengatur aliran utama.
Manometer U / Pressure Transducer: Mengukur beda tekanan (🛆h) sepanjang pipa.
Alat Ukur Tambahan: Stopwatch, Termometer, dan Gelas Ukur Volumetrik.
PROSEDUR KERJA PRAKTIKUM
Ukur suhu air (T) pada tangki menggunakan termometer.
Catat nilai massa jenis (rho) dan viskositas dinamik (mu) berdasarkan tabel standar sifat fisik air sesuai suhu terukur.
Buka katup injeksi pewarna secara perlahan hingga terbentuk benang pewarna di tengah pipa transparan.
Atur Debit Rendah: Buka katup pengatur aliran sedikit demi sedikit sampai terbentuk garis pewarna yang lurus mulus (Laminar).
Catat beda tinggi tekan (🛆h) pada manometer.
Ukur debit aliran (Q) dengan metode volumetrik: catat waktu (t) yang dibutuhkan air untuk mencapai volume tertentu (V) pada tangki ukur (Q = V/t).
Atur Debit Sedang & Tinggi: Perbesar debit aliran secara bertahap hingga benang pewarna mulai bergelombang (Transisi) dan akhirnya pecah menyebar (Turbulen).
Catat data V, t, 🛆h dan bentuk visual tinta pada setiap variasi debit (minimal 8–10 variasi data).
Tutup katup injeksi pewarna dan bersihkan sisa pewarna dengan mengalirkan air jernih.
Tutup katup pengatur aliran, matikan saklar pompa, dan cabut kabel daya.
Buka katup drainase untuk mengosongkan tekanan sisa pada manometer.
Suhu Air (T): ....................͒C
Massa Jenis Air (ρ): ............kg/m^3
Viskositas Dinamik (μ):............Pa.s
Diameter Pipa (D): .............m
Panjang Pipa (L):....................m

Tidak ada komentar:
Posting Komentar