Kamis, 09 Februari 2023

Membuat es goyang



Tujuan :

  1. Mengetahui efek suhu dan gerakan pada proses perubahan wujud benda
  2. Mengetahui efek garam NaCl pada ketahanan es batu

Teori Dasar :

Pada prinsipnya pembuatan es goyang merupakan konsep dari perubahan wujud benda, hal ini dapat dilakukan dengan mudah yakni dengan memasukan air ke dalam freezer.

Namun dengan menggunakan es dengan garam bisa membuat es dalam freezer normal, akan tetapi es dapat dibuat dengan cara memasukan zat cair yang dibuat es ke wadah yang berisi es batu yang dicampur dengan garam dapur. 

Dalam waktu beberapa menit cairan tersebut mulai terasa membeku atau menjadi es. Hal ini karena garam memiliki senyawa sodium yang saat dilarutkan ke dalam air akan terurai menjadi natrium dengan klorida, sehingga mampu menurunkan suhu es dan membuat air yang mencair menjadi beku.

Banyaknya partikel dalam larutan ditentukan oleh konsentrasi larutan dan sifat larutan itu sendiri. Jumlah partikel dalam larutan non elektrolit tidak sama dengan jumlah partikel cairan elektrolit, walaupun konsentrasi keduanya sama. Hal ini dikarenakan larutan elektrolit terurai menjadi ion, sedangkan larutan non elektrolit tidak terurai menjadi ion-ion. 

Dengan demikian sifat koligatif larutan dibedakan menjadi sifat koligatif non elektrolit dan sifat koligatif elektrolit

Alat dan Bahan

  1. Baskom
  2. Plastik es lilin
  3. Sirup
  4. Es batu
  5. Garam dapur
  6. Karet gelang

Prosedur :

  1. Satu kelas dibagi menjadi enam kelompok, dan membawa alat dan bahan yang telah ditentukan 
  2. Siapkan alat dan bahan
  3. Amati sifat awal, mulai dari tekstur warna, dll
  4. Masukan sirup ke plastik lalu ikat dengan karet gelang
  5. Siapkan es batu di dalam baskom dan beri garam
  6. Masukan plastik yang berisi sirup ke baskom
  7. Goyangkan baskom sampai sirup membeku
  8. Setelah membeku es telah siap dinikmati 


Video referensi es goyang :

https://youtu.be/wnGs8IyTMk0


Sifat koligatif larutan

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sifat_koligatif_larutan




Penurunan titik beku larutan NaCl 29,25 gram dalam 1 kg air jika diketahui Kf air = 1,86 °C/m. Ar Na = 23, Cl = 35,5.

Sifat koligatif merupakan sifat larutan yang bergantung pada jumlah zat terlarut dan tidak tergantung pada jenis zat. Zat terlarut hanya dikelompokkan antara zat terlarut elektrolit dan zat terlarut non elektrolit. Sifat koligatif larutan terdiri atas penurunan tekanan uap, penurunan titik beku, kenaikan titik didih, dan tekanan osmotik.


Pembahasan

Penurunan titik beku (ΔTf). Adanya zat terlarut dalam larutan akan menghalangi gerakan partikel-partikel perlarut sehingga sukar lepas dari fasa cair menjadi fasa padat. Penurunan titik beku larutan tergantung pada kemolalan larutan. Semakin tinggi kemolalan, jumlah zat terlarut semakin banyak, penurunan titik beku semakin besar, sehingga titik beku semakin turun.

NaCl termasuk ke dalam zat elektrolit (dapat terionisasi dalam air).

Reaksi ionisasinya NaCl (aq) → Na⁺ (aq) + Cl⁻ (aq) . Hasil reaksi ionisasi tersebut membentuk 2 ion.

Larutan elektrolit membeku pada suhu lebih rendah dari pada larutan noelektrolit dengan konsentrasi yang sama. Jumlah partikel dalam larutan lebih banyak karena adanya ion-ion hasil ionisasi zat terlarut. Penurunan titik beku larutan elektrolit dihitung dengan persamaan sebagai berikut :

ΔTf = m · Kf · i


dimana :

ΔTf = Penurunan titik beku

m = molalitas

Kf = tetapan Penurunan titik beku molal

i = faktor Van't Hoff


Berdasarkan soal tersebut diketahui :

g = 29,25 gram

p = 1000 gram

Mr = 58,5

Kf = 1,86


Dengan menggunakan persamaan Penurunan titik beku maka

ΔTf = m · Kf · i

ΔTf = 29,25 / 58,5 · 1.000/1.000 · 1,86 · 2

ΔTf = 0,5 · 1 · 1,86 · 2

ΔTf = 1,86 °C

Jadi penurunan titik beku NaCl sebesar 1,86 °C.



Selasa, 07 Februari 2023

Hadir satu abad NU


Gebyar resepsi satu abad NU Selasa, 07 Februari 2023 yang dilaksanakan di GOR Delta Sidoarjo menjadi ajang silaturahmi bagi warga Nahdliyyin, begitu juga kami yang telah menyiapkan keberangkatan untuk hadir.



Bakda shubuh meluncur ke lokasi bermotor dengan Abil. Dari jembatan layang buduran dekat museum Empu Tantular sudah padat dengan parkir bus yang memanjang. Parkir motor di daerah Pagerwojo pun disesaki dengan lautan manusia yang berjubel. Akhirnya bisa melihat acara pagi tersebut dengan menonton videotron.

Setelah acara resepsi selesai, banyak jamaah yang beranjak pulang, tapi tidak dengan kami berdua. Malah menuju ke arah GOR Delta Sidoarjo. Namun ada pukul 09.30 kondisi gerbang utama masih ditutup, karena para undangan VIP masih ada di dalam 

Sejurus berikutnya kami menuju Suprek, gerai ayam geprek yang tepat di depan gerbang utama stadion. Dengan menikmati menu ayam krispi, sambil berdiskusi dengan Fatayat Subang Jawa Barat, Mbak Dyah dan Mbak Fahira yang saat itu duduk di dekat kami.

Setelah perut terisi kenyang, lalu kembali ke gerbang stadion. Di sana telah terbuka dan bisa masuk ke dalam hingga panggung acara dan berjalan - jalan di rumput stadion. Tabarukan dengan tempat yang diduduki oleh  kyai NU, Presiden, pejabat negara, dan orang - orang penting lainnya.

Momen ini sekaligus mengenalkan Abil pada kegiatan NU beserta identitas Banomnya, ada Banser, Fatayat, dan Pagar Nusa 

Rantis Korps Brimob 

NU yes

Gerbang Utama 

Batalyon Laba-laba

Suprek ayam Geprek 

"Emboh-emboh"

Panggung kehormatan 

Rumput lapangan

Bedug

Lautan Manusia 



Aksi 12 ribu Banser :

https://youtu.be/IeLg-Odg5I4


Sholawat Asygil :

https://youtu.be/xwju7fZTfPQ


Ya Lal Wathon

https://youtu.be/aNfA20-4Wkw


Sambutan Ketua Panitia

https://youtu.be/Bmw9CH3FMNg


Pidato Ketua Umum PBNU

https://youtu.be/Aa6Xv5zEqGk


Rekomendasi Muktamar Internasional

https://youtu.be/ZoaTKnm0RjY


Konsolidasi kebangkitan nasional

https://youtu.be/Nfb9clQ5nCk


Drum band Banser

https://youtu.be/ohrIySRotJ0


Slank :

https://youtu.be/g6bE4LRzH_8


Rabu, 01 Februari 2023

Membuat Blog

 


Anda dapat membuat dan mengelola blog anda sendiri dengan Blogger.

Membuat blog

  1. Login ke Blogger.
  2. Di sebelah kiri, klik Panah bawah Panah bawah.
  3. Klik Blog baru.
  4. Masukkan nama blog.
  5. Klik Berikutnya.
  6. Pilih URL atau alamat blog.
  7. Klik Simpan.

Catatan: Pastikan Anda mematuhi Kebijakan Konten Blogger dan Persyaratan Layanan.

Mengelola blog

Browser yang dapat digunakan

  • Chrome
  • Firefox
  • Safari
  • MS Edge

Catatan: Versi browser baru dirilis secara rutin. Pastikan Anda terus mengupdate browser ke versi terbaru untuk mendapatkan hasil terbaik. 

Memperbaiki masalah terkait penyiapan domain kustom

Jika Anda mengalami masalah terkait Blogger, lihat info tentang pemecahan masalah.

Sumber : https://support.google.com/blogger/answer/1623800?hl=id


Tugas : (Rabu, 01 Februari 2023)

Buatlah blog, kemudian linknya kirim pada kolom komentar di bawah ini

Senin, 30 Januari 2023

Pengenceran



Larutan didefinisikan sebagai campuran yang homogen antara 2 macam zat ataupun lebih. Larutan terdiri dari pelarut dan zat terlarut. Umumnya zat terlarut jumlahnya lebih sedikit dibanding pelarut. Sedangkan pelarut bisa berupa air ataupun cairan organik seperti metanol, etanol, aseton dan lain-lain.

Pengertian Pengenceran

Pengenceran Larutan adalah proses penurunan Konsentrasi larutan dengan penambahan zat pelarut seperti air ke dalam Larutan yang pekat untuk menurunkan Konsentrasi Larutan dari yang semula pekat menjadi lebih encer guna keperluan didalam Laboratorium. Pengenceran pada prinsipnya hanya menambahkan pelarut saja, sehingga jumlah mol zat terlarut sebelum pengenceran sama dengan jumlah mol zat terlarut sesudah pengenceran.

Dengan kata lain jumlah mmol zat terlarut sebelum pengenceran sama dengan jumlah mmol zat terlarut sesudah penegenceran atau jumlah gr zat terlarut sebelum pengenceran sama dengan jumlah gr zat terlarut sesudah pengenceran.

Apabila konsentrasi larutan dinyatakan dalam skala volumetrik, jumlah solute yang terdapat dalam larutan pada volume tertentu akan setara dengan hasil kali volume dan konsentrasi.

Jumlah solute = Volume × Konsentrasi

Rumus Pengenceran

Jika suatu larutan diencerkan, volume akan meningkat dan konsentrasi akan berkurang nilainya, tetapi jumlah keseluruhan solute akan konstan. Jadi, dua buah larutan yang mempunyai konsentasi berbeda tetapi mengandung jumlah solute yang sama dapat dihubungkan dengan:

V1 x K1 = V2 x K2

Dengan demikian:

V1 = (V2 x K2) ÷ K1

K1 = (V2 × K2) ÷ V1

V2 = (V1 × K1) ÷ K2

K2 = (V1 × K1) ÷ V2

Dimana: V1 = volume larutan asal yang akan diencerkan (mL); K1 = konsentrasi larutan asal; V2 = volume larutan yang akan dibuat (mL); K2 = konsentrasi larutan yang akan dibuat.

Contoh Soal-1

Jika kita akan membuat 500 ml HCl 2 M menggunakan HCl 4 M maka berapa volume larutan HCl 4 M yang harus diambil untuk diencerkan?

Penyelesaian:

Diketahui: V2 = 500 mL, K2 = 2 M, K1 = 4 M. V2 = …?

V1 x K1 = V2 x K2  → V1 = (V2 x K2) ÷ K1

V1 x K1 = V2 x K2  → V1 = (2 M x 500 ml) ÷ 4 M

V1 x K1 = V2 x K2  → V1 = 250 mL

Dengan demikian, volume larutan HCl 4 M (V1) yang harus diambil untuk diencerkan volume larutan asal = 250 mL. Selanjutnya 250 mL larutan tersebut diencerkan dengan menambahkan air sebanyak sampai volume menjadi 500 mL pada meniskus labu ukur, sehingga dihasilkan larutan HCl 2 M.

Contoh Soal-2

Jika kita akan membuat 5 liter larutan AB-Mix dengan konsentrasi 1200 ppm menggunakan larutan Stok AB-Mix berkonsentrasi 20% maka berapa volume larutan larutan Stok AB-Mix 20% yang harus diambil untuk diencerkan?

Penyelesaian:

Diketahui: V2 = 5 L = 5000 mL, K2 = 1200 ppm M, K1 = 20% = 20 × 10000 = 200.000 ppm. V2 = …?

V1 x K1 = V2 x K2  → V1 = (V2 x K2) ÷ K1

V1 x K1 = V2 x K2  → V1 = (5000 mL × 1200 ppm) ÷ 200.000 ppm

V1 x K1 = V2 x K2  → V1 = 60 ÷ 2

V1 x K1 = V2 x K2  → V1 = 30 mL

Dengan demikian, volume larutan stok AB-Mix 20% (V1) yang harus diambil untuk diencerkan = 30 mL. Selanjutnya 30 mL larutan tersebut diencerkan dengan menambahkan air sampai volume menjadi 5000 mL, sehingga dihasilkan larutan AB-Mix siap aplikasi dengan konsentrasi 1200 ppm.


Tujuan :

  1. Mengetahui pembuatan larutan dari wujud bahan larutan pekat 
  2. Mengetahui tahapan – tahapan dalam pembuatan larutan dengan konsentrasi yang beragam

Alat dan Bahan :

  1. enam pewarna buatan
  2. enam botol air mineral satu liter
  3. maat pipet atau pipet gondok
  4. enam labu ukur

Prosedur Percobaan

  1. Dalam satu kelas membawa enam warna pewarna buatan yang berbeda
  2. Dengan enam warna yang berbeda, buatlah larutan masing-masing pewarna dimasukan dalam botol air mineral satu liter
  3. Asumsi konsentrasi warna merah 12 M; warna merah muda 10 M; warna hijau 11 M; warna biru 9 M; warna coklat 8 M dan jingga 7 M.
  4. Lakukan perhitungan pengenceran dari masing-masing larutan enam warna tersebut : untuk kelompok 1 membuat 0,1 M; untuk kelompok 2 membuat 0,2 M, untuk kelompok 3 membuat 0,5 M; untuk kelompok 4 membuat 1 M; untuk kelompok 5 membuat 1,5 M; untuk kelompok 6 membuat 2 M.   
  5. Masukan larutan pekat ke labu ukue (dengan pemipetan) atau wadah dengan ukuran sesuai volume yang akan dibuat
  6. Tambahkan pelarut sampai ½ volume labu ukur
  7. Gojok atau aduk larutan atau aduk hingga homogen atau merata.
  8. Tambahkan air atau pelarut sampai batas volume dibuat pada labu ukur
  9. Gojok atau aduk lagi hingga merata lalu tutup dan simpan atau siap untuk digunakan. (Catatan: untuk labu ukur, ditutup terlebih dahulu lalu digojok hingga merata)

Kamis, 26 Januari 2023

Membuat Larutan NaCl

Tujuan :

  1. Mengetahui perbedaan pembuatan larutan dengan wujud bahan padatan
  2. Mengetahui tahapan – tahapan dalam pembuatan larutan dengan konsentrasi yang beragam

Teori Dasar  :

Dalam kimia, larutan adalah campuran homogen yang terdiri dari dua atau lebih zat. Zat yang jumlahnya lebih sedikit di dalam larutan disebut (zat) terlarut atau solut, sedangkan zat yang jumlahnya lebih banyak daripada zat-zat lain dalam larutan disebut pelarut atau solven.

Komposisi zat terlarut dan pelarut dalam larutan dinyatakan dalam konsentrasi larutan, sedangkan proses pencampuran zat terlarut dan pelarut membentuk larutan disebut pelarutan atau solvasi.

Natrium klorida ( sodium chlorida ) atau disebut juga dengan garam dapur dengan rumus kimia NaCl merupakan senyawa kimia berbentuk bubuk kristal padat berwarna putih, tidak berbau dan memiliki rasa asin.

NaCl merupakan larutan elektrolit yang kuat, yaitu larutan yang dapat menghantarkan arus listrik karena ketika berbentuk larutan NaCl kembali menjadi ion-ion yang dapat bergerak bebas. Ion yang bergerak bebas ini yang dapat menghantarkan arus listrik.

Karena merupakan senyawa ion maka NaCl mudah larut dalam air dingin, air panas, gliserol, dan amoniak, tetapi sukar larut dalam alkohol.

NaCl yang lebih dikenal dengan garam dapur biasa digunakan oleh orang atau dalam bidang industri sebagai penambah rasa pada makanan, bumbu masakan, dan pengawet alami.

NaCl juga digunakan untuk memproduksi senyawa-senyawa seperti natrium karbonat, asam klorida, dan baking soda. Digunakan juga dalam industri tekstil, industri kertas, industri karet, dan industri pemurnian minyak.

Tugas ;

  1. Buatlah enam kelompok 
  2. Buatlah Larutan NaCl 0.1 M, 0.2 M, 0.3 M, 0.4 M, 0.5 M, 0.6 M. dari Kristal Murni NaCl sebanyak x cc (sesuai labu ukur yang didapat)
  3. Prosedur dan pembahasan dibuat oleh masing-masing siswa
  4. Catat perhitungannya pada laporan sementara dan resmi kalian

Konsep Mol


Konsep Mol pada perhitungan kimia menyatakan hubungan persamaan antara mol dengan jumlah partikel, massa, molaritas, dan volume. 

Satu mol didefinisikan sebagai jumlah zat yang mengandung partikel zat itu sebanyak atom yang terdapat dalam 12,000 gram atom karbon – 12. 

Dalam satu mol suatu zat terdapat 6,022 x 10^23 partikel. Di mana, nilai 6,022 x 10^23 partikel per mol disebut sebagai tetapan Avogadro, dengan lambang L atau N.

Konsep mol dalam perhitungan kimia cukup penting karena dapat menjadi jembatan yang menghubungkan satu persamaan ke persamaan yang lain. Melalui konsep mol,  dapat mengetahui nilai yang sama antar satuan misalnya jumlah partikel dengan molaritas, molaritas dengan volume, atau bentuk lainnya. 

Sebagai gambaran untuk 1 mol besi memiliki 6,02 × 10^23 atom besi, untuk 2 mol besi memiliki 12,04 × 10^23, begitu seterusnya.

Berikut ini contoh yang menyatakan hubungan jumlah mol dan jumlah partikel untuk beberapa jenis partikel (atom, molekul, dan ion).

  • 1 mol besi (Fe) mengandung 6,02 × 10^23 atom besi di mana partikel unsur besi adalah atom
  • 5 mol CO2 mengandung 5 × 6,02 × 10^23 = 3,01 × 10^24 molekul CO2
  • 0,2 mol hidrogen mengandung 0,2 × 6,02 × 10^23 = 1,204 × 10^23 atom hidrogen
Penggunaan rumus konsep mol yang menyatakan hubungan jumlah mol dan massa dapat dilihat pada contoh soal mencari massa suatu senyawa berikut.

Contoh Soal Hubungan Jumlah Mol dan Massa





Diketahui gas CO2 dengan massa sama dengan 22 gram. Jika diukur pada tekanan 1 atm maka volume gas CO2 tersebut adalah …. (Ar: C = 12, O = 16)

Penyelesaian:
perlu menghitung Mr CO2 yang dapat digunakan untuk menentukan nilai mol CO2. Dari hasi hitung mol mol CO2 selanjutnya dapat digunakan untuk menghitung volume gas CO2.

1) Menghitung Mr CO2:
Mr CO2 = Ar C + 2 × Ar O
= 12 + 2 × 16
= 12 + 32 = 44 gram/mol

2) Menghitung mol CO2:
n = massa CO2/Mr CO2
= 22/44 = 0,5 mol

Menghitung Volume gas CO2 (STP):
V = n × 22,4
= 0,5 × 22,4 = 11,2 liter

Jadi, volume 22 gram gas CO2 pada keadaan STP adalah 11,2 liter.

Cara membuat Larutan H2SO4 1 N, 1000 ml

Larutan H2SO4 di botol umumnya memiliki konsentrasi  95-97%, kita anggap 96%.
Berat jenis = 1,84 g/ml
Berat Molekul = 98,08 g/mol

Langkah Pertama kita mencari Konsentrasi ( Normalitas ) H2SO4 pekat, rumusnya :
N=( ( 10x%xberat jenis)xvalensi)/BM
N=( ( 10x96%x1,84)x2)/98,08
N=36 N

Maka Perhitungan pembuatan larutan asam sulfat ( H2SO4 ) 1 N sebanyak 1000 ml adalah sebagai berikut :
Dengan menggunakan rumus pengenceran N1xV1=N2xV2
N1=36 N
N2=1 N
V1=…?
V2= 1000 ml
N1.V1=N2.V2
36.V1=1.1000
V1=1000.1/36
V1=27,8 ml
Jadi asam sulfat pekat yang dibutuhkan sebanyak 27,8 ml.

Sehingga cara pembuatan asam sulfat ( H2SO4 ) 1 N sebanyak 1000 ml adalah :

  1. Isi labu takar ukuran 1 liter dengan aquadest kira-kira 250 ml, lalu tambahkan 27,8 ml asam sulfat pekat secara perlahan.
  2. Gojog sebentar, kemudian tambahkan aquadest sampai tanda batas pada labu takar.
  3. Setelah dingin pindahkan larutan tersebut ke dalam botol reagen dan beri label.
  4. Pada pengenceran asam pekat labu takar harus diisi aquadest terlebih dahulu untuk menghindari panas yang spontan yang bisa menghasilkan letupan.

SOAL :
  1. Hitung berapakah mol molekul yang terdapat dalam 6 gram glukosa (C6H12O6)
  2. Hitunglah molaritas larutan yang terjadi jika 24 gram MgSO4 dilarutkan ke dalam 400 gram air
  3. Cara Membuat Larutan NaOH 1 N (1 M) sebanyak 1000 ml

Rabu, 25 Januari 2023

Sosialisasi dan Penandatangan Nota Kesepahaman


Golden Tiket PENS 

25 Januari 2023

Gedung Pascasarjana PENS

08.00 - 13.00

Sambutan : Aliridho Barakbah, S.Kom.,Ph.D (Direktur)


PENS Lagi berbenah untuk menuju kelas dunia, walaupun dibatasi ruang kelas

Capaian 2022 tercatat sebagai politeknik terbaik bidang teknik di Asia tenggara

Tiga keyword :

  1. Edukasi dengan mutu yang baik
  2. Memberikan hasil karya inovasi yang bermanfaat kepada masyarakat, tercatat ada sebagai perguruan tinggi inovasi terbaik se-Indonesia
  3. Mengembangkan jejaring, kolaborasi, kerjasama, dan kemanfaatan bersama-sama. Dengan mencoba beberapa model yang dikembangkan dalam Golden Tiket. Berbasis skolastik seberapa jauh dipakai dengan penerimaan mahasiswa di Pens secara kompatible
PENS memiliki : 78 lab, 4 riset center, dan 45 riset grup.

Lab merasa enjoy, enviromental work team antara dosen dan mahasiswa untuk "mengutak-atik" yang ada di sana

Seamolec Sains :

Pendidikan vokasi adalah program link and match menjadi tanggung jawab bersama


Sosialisasi Pens - Wakil Direktur Bidang Kurikulum (Dr. Bambang Sumantri, ST., M.Sc)

Scimago Institution Ranking 2022 Pens sebagai kampus Inovasi

Tahun 2021 ke 2022 mengalami kenaikan, Di Indonesia nomor 1, Asia tenggara nomor 5.

Pendidikan vokasi bisa mensejajarkan diri, Dari SMK sudah berprestasi bisa diberikan Golden Tiket, dengan regulasi penerimaan mahasiswa terpusat. 

Juara Umum kompetensi mahasiswa bidang informatika politeknik nasional KMIPN 2022

Ada 24 prodi, Ada 12 prodi sebagai sarjana terapan D-IV, 11 prodi reguler, 1 prodi jarak jauh, 10 prodi D-III. 

Ada 70 lab, yang jumlahnya lebih besar dari kelas.

D-III memungkinkan lanjut jenjang masuk sarjana terapan, dengan menyelesaikan dua semester. Dengan menyelesaikan proyek akhirnya

Program Golden Tiket dikawal saat masuk di semester awal, agar hasilnya lebih luar biasa lagi Menjadi Technopreneur IT, misalnya di peternakan, pertanian.

Dua prodi pasca sarjana, Informatika-Komputer dan Elektro. Pioner untuk membuka program doktor terapan

Pembinaan Technopreneur : Pens Sky Venture untuk pembinaan startup, Hampir setiap tahun pembinaan 5-10 tenant dalam inkubator bisnisnya. Kesempatan melihat dunia luar secara internasional melalui seamolec ke Jerman dan United Kingdom 

SNBPrestasi bisa 35 persen, SNBTes 40 persen, Mandiri 25 persen.



DR. Gatot - Seamolec

Golden tiket : untuk anak yang tidak pinter dan tidak kaya. Sehingga anak yang talenta darahnya berbisnis dan mempunyai usaha di daerahnya itu yang prioritasnya

  1. Bidang ketahanan pangan, misalnya anak yang jurusan perikanan, Trenggalek disiapkan 1 juta larva, ikan dari Bandung, dan kulinernya dari Jakarta
  2. Pendampingan UMKM
  3. Digitalisasi sekolah. Semuanya digitalisasi sekolah, mulai presensi dan arsip file 
  4. Pariwisata melalui metaverse, Misalnya Borobudur, Bromo

Sekolah smart school - Direktur Jenderal SMK

Tujuan SMK mengantarkan peserta didiknya bekerja dan wirausaha.

Reward bagi yang telah berwirausaha, merasakan jatuh bangun dalam kelas wirausaha.

Sehingga yang sukses sambil belajar melalui golden tiket

Karakter siswa yang tangguh, jujur dan sportif. Mengantarkan anak belajar sambil bekerja, kombinasi ini mengembangkan entrepreneur muda yang akan datang

Kesimpulan :

  1. Kegiatan tersebut merupakan sosialisasi tentang Perkuliahan Jarak Jauh PENS untuk jurusan DIII Informatika dan S-1 terapan jurusan telekomunikasi
  2. Bagi sekolah yang berniat menjadi mitra PJJ dapat melaksanakan penandatangan MoU






Tugas Algoritma

 Tantangan

Kerjakan soal-soal berikut secara individu!

  1. Buatlah suatu algoritma dengan menggunakan simbol instruksi untuk menghitung luas persegi!
  2. Buatlah flowchart dan pseudocode untuk menentukan luas permukaan kubus!
  3. Apakah dengan membuat algoritma dapat membantu kalian ketika menyelesaikan suatu masalah? Jelaskan!
  4. Dari ketiga penyajian algoritma yang sudah dipelajari, menurut kalian manakah yang paling mudah? Jelaskan!
Kerjakan tugas berikut secara berkelompok!
Buatlah simbol instruksi, flowchart, dan pseudocode dari proses berikut!

Seorang petugas kasir buku melakukan perhitungan ketika pelanggan melakukan pembelian buku. Petugas kasir ini dibantu dengan mesin untuk menangani proses pembayaran. 

Mesin menerima masukan berupa total yang harus dibayarkan dan total uang pembayaran pelanggan. Apabila jumlah uang pembayaran lebih besar atau sama dengan total yang harus dibayarkan maka mesin akan menunjukkan kembalian. Namun apabila sebaliknya maka mesin akan menampilkan "pembayaran kurang".

Sabtu, 21 Januari 2023

PTK

 PENDAHULUAN

Menurut Ki Hajar Dewantara, sebuah pendidikan berlangsung dalam tiga lingkungan, yaitu dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan dalam masyarakat, atau lebih dikenal dengan sebutan Tri Pusat Pendidikan. 

Dari ketiga lingkungan pendidikan tersebut, lingkungan sekolah adalah satu-satunya lingkungan belajar yang terbentuk secara formal. Mendidik merupakan tugas utama bagi orangtua kepada anaknya. Akan tetapi tidak semua tugas mendidik dapat dilaksanakan oleh orangtua dalam keluarga, terutama dalam hal ilmu pengetahuan dan berbagai macam keterampilan. Sekolah adalah sebuah lembaga formal yang dirancang untuk pengajaran peserta didik atau murid di bawah pengawasan pendidik atau guru.

Sebagai suatu lembaga formal, tentu sekolah mempunyai aturan-aturan dan tujuan yang jelas, salah satunya dalam hal pemberlakuan kurikulum yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Kurikulum merupakan alat yang sangat penting bagi keberhasilan suatu pendidikan. Kurikulum berisi rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk pendidikan tertentu. Tanpa kurikulum yang sesuai dan tepat akan sulit mencapai tujuan dan sasaran pendidikan yang diinginkan.

Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan oleh peneliti pada tiga tahun terakhir di kelas XII Kimia Industri SMK Negeri 5 Surabaya, dapat diketahui bahwa terdapat permasalahan dalam pembelajaran di kelas tersebut, diantaranya hasil belajar peserta didik rendah pada beberapa kompetensi dasar mapel Operasi Teknik Kimia. 

Salah satu kompetensi dasar dengan nilai rendah adalah Neraca Massa dan Energi, dan setelah dilakukan observasi lebih dalam pada kompetensi dengan hasil belajar rendah guru hanya melakukan metode ceramah dengan hanya menerangkan pada peserta didik, dan banyak peserta didik yang masih sulit memahami materi pelajaran. 

Hal ini dapat terlihat saat peserta didik diberikan pertanyaan oleh guru, hanya beberapa peserta didik saja yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Proses pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher-center) masih banyak diterapkan oleh para guru di kelas. Pembelajaran yang demikian lebih mementingkan hasil daripada proses pembelajaran itu sendiri, sehingga pembelajaran terkesan monoton dan menjenuhkan. 

Oleh karena itu proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru sudah seharusnya diubah menjadi proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Untuk memulai perubahan tersebut, guru perlu menerapkan suatu model pembelajaran inovatif yang dapat membantu peserta didik untuk memahami materi ajar dan aplikasi serta relevansinya dalam kehidupan sehari-hari.

Alternatif yang bisa digunakan untuk memecahkan masalah pembelajaran kimia adalah dengan menggunakan Scientific Approach (Pendekatan Ilmiah). Pendekatan ini merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam implementasi kurikulum 2013. 

Pembelajaran kurikulum 2013 adalah pembelajaran kompetensi dengan memperkuat proses pembelajaran dan penilaian autentik untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan. Penguatan proses pembelajaran dilakukan melalui pendekatan ilmiah, yaitu pembelajaran yang mendorong siswa lebih mampu dalam mengamati, menanya, mencoba/ mengumpulkan data, mengasosiasi/menalar, dan mengkomunikasikan.

Salah satu model pembelajaran yang memakai pendekatan ilmiah, salah satunya adalah model Project Based Learning (PBL). model project based learning (PjBL) yang terdiri dari 6 fase/tahapan, yaitu : Penentuan pertanyaan mendasar, Mendesaian perencanaan proyek, Menyusun jadwal, Monitor peserta didik dan kemajuan proyek, Melakukan penilaian, Mengevaluasi pengalaman

Adapun rancangan pembelajaran inovatif dalam hal ini dimaknai sebagai aktivitas persiapan pelaksanaan pembelajaran yang menerapkan unsur-unsur pembelajaran terbaru di abad 21 dan terintegrasi dalam komponen maupun tahapan pembelajaran yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Unsur-unsur pembelajaran terbaru yang dimaksud, antara lain; TPACK (technological, pedagogical, content knowledge) sebagai kerangka dasar integrasi teknologi dalam proses pembelajaran,  HOTS (Higher Order Thinking Skills), Tuntutan Kompetensi Abad 21 atau 4C (Comunication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity), kemampuan literasi, dan unsur-unsur lain yang terintegrasi dalam komponen maupun tahapan rencana pembelajarannya.

Model pembelajaran Project Based Learning dengan pendekatan TPACK diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu penelitian tindakan kelas ini disusun dengan judul “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PjBL UNTUK  MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN  OPERASI TEKNIK KIMIA.”


METODE PENELITIAN

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama dua siklus. Setiap siklus terdiri dari beberapa tahap diantaranya perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi tindakan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik Kelas XII Kompetensi Keahlian Kimia Industri 2 SMK Negeri 5 Surabaya Provinsi Jawa Timur yang berjumlah 35 orang

Model pembelajaran yang digunakan adalah Project Based Learning, desain pembelajaran yang dilakukan adalah membuat media pembelajaran dari web blog guru berupa konten video yang dapat membuat peserta didik untuk menganalisa permasalahan yang ada dan tentunya berkaitan dengan materi saat pertemuan itu. Peserta didik secara berkelompok menyelesikan proyek masalah yang ada dan tertulis dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Pada akhir kegiatan inti peserta didik mempresentasikan dan saling memberikan tanggapan hasil dari kelompok lain. Pada kegiatan penutup guru memberikan penguatan dan peserta didik merefleksi kegiatan pembelajaran di setiap akhir pertemuan. Evaluasi dilakukan di akhir pembelajaran untuk mengetahui hasil pembelajaran dalam setiap siklusnya. 

Data yang terkumpul dianalisis dengan cara kuantitatif. Data tentang hasil belajar dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan statistik deskriptif. Analisis statistik deskriptif, digunakan untuk mendeskripsikan hasil belajar dalam bentuk nilai tertinggi, terendah, dan persentase ketuntasan hasil belajar. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah bila terjadi peningkatan hasil belajar pada mapel Operasi Teknik Kimia dari siklus I ke siklus selanjutnya melalui model pembelajaran Project Based Learning (PBL).