Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri SEMARANG. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri SEMARANG. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 April 2018

Studi Banding ke SMK Negeri 7 Semarang (Part I)

Dalam upaya untuk meningkatkan mutu dalam prestasi siswa melalui kegiatan Ekstrakurikuler, maka perlu diadakan study banding.









(Berpose di depan Bus)

(Menikmati perjalanan)

Hari Sabtu, 28 April 2018 pukul 19.00  WIB pemberangkatan studi banding. Dengan menaiki sebuah bus pariwisata Pak Anton Sudjarwo, M.pd selaku waka kesiswaan menyampaikan sambutan mewakili Kepala Sekolah yang tidak dapat mengikuti kegiatan dikarenakan besok hari ada pertemuan dengan Kadis Pendidikan Propinsi Jawa Timur dan Senin-nya rapat Verivikasi Kelulusan siswa kelas XIII.

Dalam Sambutannya, diharapkan melalui studi banding ini dapat meningkatkan silaturahim antar sekolah sekaligus mengambil keilmuan tentang pengalaman masing-masing sekolah.

Dalam perjalanan di Nganjuk sempat terhenti untuk memperbaiki AC yang mengalami troble pada pukul 00.30, namun setelah itu diputuskan untuk lanjut ke rumah makan yang sudah dibooking travel.


Menikmati makan malam pada pukul 02.30 dalam suasana tetap bersemangat 

Karena bus yang bermasalah dalam sistem AC-nya harus ditukar, maka menunggu bus yang lebih baik dikirim dari Surabaya, rombongan menunggu di musholla Rumah makan Kurnia Jatim hingga pukul 04.00 WIB

Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Mahrannisa Mantingan Ngawi, yang merupakan satu kompleks dengan Ponpes Gontor Putri I




View pemandangan menuju puncak Dataran Tinggi Dieng yang ditanami kentang dengan kualitas unggul, dan "Carica" sejenis pepaya yang hanya tumbuh di Dieng dan Brazil

Tanaman Carica yang berbuah

Danau Tiga Warna yang menunjukkan kecantikan mengeluarkan belerang aktif, foto diambil menjelang maghrib, Ahad 29 April 2018


Sejauh mata memandang, perpaduan warna telaga ber-horizon dengan vegetasi pinus dan pakis


Berpose dengan ketua KIR Stemba, Ryanizar

Kawah Si Kidang, aktif mengeluarkan uap belerang



Berpose dengan si-Elang Jawa, fauna asli pulau Jawa.

exotis...adalah ungkapan yang sesuai untuk menggambarkan cekungan kawah si kidang yang berada pada ceruk pegunungan

Gerbang Candi Bima, perpaduan antara Hindu dan Budha


Sholat maghrib di masjid daerah Dieng






Laporan Studi Banding :
Auditorium SMKN 7 Semarang
Senin, 30 April 2018
Pukul 08.00 - 12.00 WIB

SMK Negeri 7 Semarang adalah Sekolah Menengah Kejuruan yang berada di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia Diresmikan pada tanggal 7 Juni 1971 oleh Presiden Republik Indonesia dengan nama Proyek Perintis Sekolah Teknologi Menengah Pembangunan Semarang dengan lama pendidikan 4 (empat) tahun. Pada tahun 1986 nama sekolah berubah menjadi Sekolah Teknologi Menengah Pembangunan Semarang dan pada tahun 1995 berubah menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 7 Semarang dengan lama pendidikan tetap 4 (empat) tahun.

Sambutan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 7 Semarang, Drs. Sudarmanto. Mpd.
  1. Ucapan selamat datang  senasib perjuangan sesama STM Pembangunan
  2. Mempererat persaudaraan dan sharing antar sekolah
  3. Bersamaan ada kegiatan siswa kelas XII gladi kotor persiapan wisuda purnawiyata, tanggal 3 Mei 2018; Laboratorium Komputer UNBK menyelenggaraan UNBK paket C selama seminggu; Apoteker mengajar: Rekrutmen Huawie dan pelatihan kepada siswa; Penandatangan MOU PT Maxima untuk pemagangan di Jerman; KPU sosialisasi pilkada yang disentralkan diantaranya bertempat di SMKN 7 Semarang.
  4. Kebersamaan beliau dalam forum penyambutan tidak bisa berlangsung lama karena ada undangan membahas Revitalisasi SMK di Kadis Pendidikan Jawa Tengah
  5. Termotivasi untuk bertandang ke SMKN 5 Surabaya dengan agenda Studi Banding yang sama, sekaligus dengan beberapa SMK di daerah Malang, Jawa Timur. dengan jaring kerjasama OSIS dan MPK 
  6. SMKN 7 Semarang mempertahankan 4 tahun lama pembelajaran dari 9 kompetensi Keahlian, yaitu : Teknik Gambar Bangunan, Teknik Konstruksi Batu dan Beton, Teknik Audio Video, Teknik Elektronika Industri, Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Mekatronika, Teknik Pemesinan, Teknik Kendaraan Ringan
  7. Kondisi bangunan berdiri tahun 1971 hingga penyelesaian tahun 1974, berdiri pada lahan sekitar 3 hektar
  8. Terdapat 23 ektrakurikuler yang aktif berserta berbagai prestasi hingga Even Internasional, seperti Tim Futsal Putri yang bertanding di Manila, Filipina
  9. Memperkenalkan manajemen sekolah 


Prakata Sambutan dari SMK 5 Surabaya, oleh Wakasek Kesiswaan : Drs. Anton Sudjarwo, M.Pd
  1. Atas nama manajemen sekolah dan Kepala Sekolah menyampaikan udzur tidak bisa mendampingi rombongan ke semarang karena agenda verivikasi kelulusan kelas 12 untuk yang 3 tahun, dan kelas 13 untuk yang 4 tahun, serta mendampingi Bapak Kadis Jatim pada Pameran Pendidikan di Jember
  2. Secara pendirian SMKN 7 Semarang lebih tua, maka keinginan untuk mengasuh "kawruh" dan silaturahim
  3. Ingin tahu lebih banyak tentang perkembangan SMKN 7 Semarang yang luar biasa dengan prestasinya
  4. Ingin melihat Semarang dan sekitarnya sebagai tempat yang memilki keunggulan 
  5. Pengenalan guru yang mendampingi rombongan 

Dokumentasi Resmi Study Banding


Setelah makan pagi di Hotel, peserta siswa dibriedfing sekilas oleh pembina OSIS dan Kesiswaan

Dengan berseragam lengkap, menuju ke SMKN 7 Semarang.

Kedatangan rombongan berbaris tertib sebelum menngisi daftar kehadiran

Siswa tuan rumah dengan sigap menyambut kedatangan rombongan dengan membentuk defile baris

Mengisi daftar kehadiran dan pembagian Snack yang telah sediakan tuan rumah

Screen selamat datang penyambutan

Sambutan Kepala SMKN 7 Semarang, Drs. Sudarmanto, M.Pd


Peserta antusias mendengarkan sambutan dari tuan rumah dan juga perwakilan dari SMKN 5 Surabaya

Penyerahan cinderamata










Jumat, 17 Juni 2022

Ke Semarang - Jogja

Guna meningkatkan rasa kebersamaan dalam keluarga besar SMK Negeri 5 Surabaya, mengadakan perjalanan wisata ke Semarang dan Yogyakarta. 

Dengan menumpang tiga bus, Berangkat dari stemba pukul 06.30  (17/6/2022) menuju ke masjid Agung Semarang untuk melaksanakan sholat Jumat

Pada gerbang masjid terdapat tulisan dua kalimat syahadat dan pada bidang datar tersebut tertulis huruf Arab Melayu “Sucining Guni Gapuraning Gusti” yang artinya kemauan dan upaya yang tulus membawa ke arah ridha Allah.

Profil : Masjid Agung Jawa Tengah

Menyimak isi khotbah tentang kedamaian dan ketenangan jiwa dengan tercukupinya kebutuhan jasmani dan rohani. Sekaligus rasa syukur untuk menghilangkan kegelisahan hati.

Bakda Jumatan, satu rombongan menuju kunjungan ke SMK Negeri 7 Semarang. Sedangkan dua bus menuju Dusun Semilir yang menempuh jarak 36 KM (44 menit)

Pukul 15.00 sampai ke Dusun Semilir dengan tiket masuk Rp. 35.000,- dengan menikmati wahana Prosotan sebagai Iconnya. Dengan merogoh kocek Rp. 15.000,-


Spot Foto di Dusun Semilir :

Hutan Bambu

Ala Eropa

Perancis

Kota Air - Venezia

Penginapan malam ini di Hotel Quest dekat simpang lima. (Link Hotel Quest)

Setelah dinner diacarakan penyerahan tali asih bagi Bu. Peni yang telah purnatugas, dan Pak Widodo serta Bu. Christina yang diangkat ASN-PPPK ke sekolah lain.





Kemesraan

Pukul 09.30 tiba di terminal bus daerah Bandungan. Untuk selanjutnya berganti naik shuttle menuju lokasi Candi Gedong songo



Tiket masuk 15.000,- dengan menikmati 9 candi dan areal spot foto ayanaz



Pukul 12.30 sampai di Eling bening yang merupakan areal wisata Rawa Pening





Dengan spot foto di atas punggung patung naga mengingatkan cerita Baru Klinting


Makan siang di restoran Menara di Daerah Tuntang, daerah ini mengingatkan pada Kapitulasi Tuntang. Penyerahan VOC kepada Inggris. (Klik sejarah Kapitulasi Tuntang)

Acara berikutnya mengunjungi Lawang Sewu dan Kota Lama Semarang

Di kota lama menyusuri taman Sri Gunting, dan toko menjual barang-antik.

Toko barang antik




Malam kedatangan tamu istemewa, yakni Bu Prof. DR. Zumrotul yang pernah mengisi taushiyah maulid nabi Muhammad SAW di musholla As-Suyudi.


Sejurus berikutnya mengajak kami menikmati menu bakmi Jawa di depan Balaikota Semarang. Hadir menyusul suami beliau pak Agung.



Tokoh yang peduli dengan sejarah, menjadi asyik untuk berdiskusi. Malam itu mengkaji sosok Ki Ageng Pandanaran dan Kyai Sholeh Darat.

Ki Ageng Pandanarang sebagai Bupati Pertama Semarang merupakan putra dari Sultan Kedua Kesultanan Demak, Adipati Unus

Putera dari Pandanarang I, merupakan Pandanaran II yang merupakan Sunan Bayat di Jabalkat

Diskusi merambah proses islamisasi di tanah Jawa yang dimulai dari pesisir pantai. Sedangkan keyakinan orang Jawa masih kuat di daerah pedalaman dan pegunungan, termasuk bukti sejarah Candi Gedong songo di gunung Ungaran.

Di penghujung pertemuan, beliau mengajak kami untuk berziarah ke makam kyai Sholeh Darat bakda Shubuh.



Akhirnya usulan ziarah dapat terlaksana, dalam ziarah ini mendapat riwayat bahwa Kyai Sholeh Darat merupakan ulama besar dari Semarang yang pernah menjadi ulama di Hejaz. 

Atas prakarsa Kyai Girikosoemo beliau pulang ke tanah air. Dikarenakan susahnya mengurus administrasi perjalanan, kyai Sholeh Darat dimasukan dalam gentong kapal.



Beliau adalah Mursyid Tarekat Syadzilyah sekaligus Guru dari Hadratusyaikh KH. Hasyim Asy'ari (NU) dan Kyai Ahmad Dahlan (Muhammadiyah)

Dan yang masyhur pula adalah guru spiritual dari RA. Kartini. Lewat korespondensi surat menyurat dengan sang kyai terinspirasilah buku "Habis gelap terbitlah terang"


Jam 08.00 berangkat menuju Jogjakarta dan langsung makan Siang di Resto Kenes dilanjutkan belanja Bakpia Pathok 25 oleh-oleh khas Jogja

Dilanjutkan menuju ke Malioboro, di sini masuk ke rumah pintar dengan htm Rp. 20.000,-