Halaman

Senin, 09 Maret 2026

Kimia Organik 2



Diskripsi Mata kuliah

Mata kuliah kimia organik II ini akan membahas mengenai senyawa senyawa amina, asam amino. memberikan pemahaman mengenai protein, karbohidrat, minyak dan lemak, serta mempelajari tentang pemanis yang alami atau pemanis sisntesis dan perkembangan dari minyak atsiri.


Tujuan Pembelajaran

Mahasiswa mampu memahami cakupan materi kimia organik secara umum

Mahasiswa mampu melakukan dan bertanggung jawab dalam melakukan sintesis senyawa maupun sumber pangan

Mahasiswa memliki kejujuran dalam hal mengidentifikasi senyawa kimia organic

Mahasiswa mampu bekerja sama dengan bidang ilmu lain dalam hal merumuskan pengembangan ilmu pengetahuan


Materi Pembelajaran

  1. Senyawa bifungsi dan reaksinya 
  2. Senyawa polisiklis dan aromatis heterosiklis
  3. Senyawa Karbonil
  4. Asam Karboksilat
  5. Amida
  6. Ester
  7. Nitril
  8. Asam Amino
  9. Protein
  10. Karbohidrat
  11. Lipida
  12. Asam Nukleat 
  13. Pemanis Alami dan buatan
  14. Minyak dan lemak sebagai sumber pangan dan sabun/deterjen

Referensi

  1. Fessenden J and Fessenen, S. 2000.”Organic Chemistry”
  2. Solomons & Fryhle, WILEY. Organic Chemistry, Eight Edition.
  3. John Mc.Murry. Organic Chemistry
  4. Keenan, CW D C Kleinfelterdan J.H wood.1986.”General Colledge Chemistry”. Harper and Row Pulb. Inc. New York
  5. Hardjono Sastrohamidjojo.2005.Kimia Organik.Gadjah Mada University Press
  6. Zubrick – WILEY . The Organics Chem Lab.Survivae Manual
  7. Groggins-Tata, Mc Graw Hill . Unit Process In Organic Synthesis
  8. Didi Kuswadi. Kimia organik (Struktur dan Ikatan)Jilid 1
  9. G H Williams. Organic Chemistry A Conceptual Approach
  10. Kemp . Vellacio– Worth. Organic Chemistry


==============================================================================

Materi Senyawa Bifungsi dan reaksinya

==============================================================================

Senyawa bifungsi adalah senyawa organik yang memiliki dua gugus fungsi berbeda atau sama dalam satu molekul sehingga dapat mengalami dua jenis reaksi kimia.

Contoh umum:

  • Diol → memiliki dua gugus –OH

  • Diamina → memiliki dua gugus –NH₂

  • Asam amino → memiliki –NH₂ dan –COOH

  • Hidroksi asam → memiliki –OH dan –COOH

Contoh senyawa:
  • Ethylene glycol

  • Glycine

  • Lactic acid


Jenis Senyawa Bifugsi 

1.) Senyawa dengan gugus fungsi sama, contohnya :
  • Diol (dua –OH)

  • Dikarboksilat (dua –COOH)

  • Diamina (dua –NH₂)

Contoh:

  • 1,4‑Butanediol

Reaktivitas:

  • dapat membentuk polimer

  • dapat mengalami esterifikasi atau eterifikasi


2.) Senyawa dengan gugus fungsi berbeda, Contoh:
  • asam amino (–NH₂ dan –COOH)

  • hidroksi asam (–OH dan –COOH)

  • amino alkohol

Contoh:

  • Ethanolamine


3. Karakteristik Reaktivitas Senyawa Bifungsi

Karena memiliki dua gugus fungsi, senyawa ini dapat mengalami:

  1. Reaksi intramolekul

  2. Reaksi intermolekul

  3. Pembentukan polimer

Hal ini sangat penting dalam teknologi polimer dan industri kimia.


4. Reaksi Penting Senyawa Bifungsi

1. Reaksi Esterifikasi

Reaksi antara asam karboksilat dan alkohol menghasilkan ester.

Contoh:

  • Lactic acid dapat membentuk ester.

Persamaan umum:

RCOOH+ROHRCOOR+H2OR-COOH + R'-OH \rightarrow R-COOR' + H_2O

2. Reaksi Amida

Asam karboksilat bereaksi dengan amina membentuk amida.

Contoh:

  • pembentukan peptida dari asam amino

RCOOH+RNH2RCONHR+H2OR-COOH + R'-NH_2 \rightarrow R-CONH-R' + H_2O

3. Reaksi Pembentukan Lakton

Terjadi pada hidroksi asam melalui reaksi intramolekul.

Contoh:

  • γ‑Butyrolactone


4. Reaksi Pembentukan Laktam

Terjadi pada amino asam yang mengalami siklisasi membentuk amida siklik.

Contoh:

  • Caprolactam

Digunakan untuk produksi:

  • Nylon‑6


5. Reaksi Polimerisasi

Senyawa bifungsi sangat penting dalam pembuatan polimer kondensasi.

Contoh:

  • Ethylene glycol
    bereaksi dengan

  • Terephthalic acid

membentuk:

  • Polyethylene terephthalate

Reaksi:

nHOCH2CH2OH+nHOOCC6H4COOHnHO-CH_2CH_2-OH + nHOOC-C_6H_4-COOH

PET + H₂O


5. Faktor yang Mempengaruhi Reaksi Senyawa Bifungsi

Beberapa faktor penting:

  1. Jarak antar gugus fungsi

  2. Efek sterik

  3. Efek elektronik

  4. Kondisi reaksi (pH, suhu, katalis)


6. Aplikasi Industri Teknik Kimia

Senyawa bifungsi sangat penting dalam industri:

1. Industri Polimer

Produksi:

  • Nylon

  • Polyester

  • Polyurethane

2. Industri Farmasi

Banyak obat mengandung gugus bifungsi untuk meningkatkan reaktivitas dan bioaktivitas.


3. Industri Petrokimia

Digunakan sebagai:

  • monomer

  • intermediate sintesis

  • bahan baku resin



soal senyawa bifungsi 

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan senyawa organik bifungsi. Mengapa keberadaan dua gugus fungsi dalam satu molekul dapat mempengaruhi reaktivitas dan sifat kimia senyawa tersebut? Berikan minimal dua contoh senyawa bifungsi beserta gugus fungsinya.
  2. Suatu senyawa memiliki gugus alkohol (-OH) dan asam karboksilat (-COOH) dalam satu molekul.. a.) Jelaskan kemungkinan reaksi yang dapat terjadi pada masing-masing gugus fungsi.. b.) Jelaskan kemungkinan terjadinya reaksi intramolekul pada senyawa tersebut.
  3. Reaksi Esterifikasi Intramolekul, Senyawa yang memiliki gugus alkohol dan asam karboksilat dapat mengalami pembentukan lakton melalui reaksi esterifikasi intramolekul.. a.) Jelaskan mekanisme umum pembentukan lakton. b.) Faktor apa saja yang mempengaruhi kemudahan reaksi tersebut?
  4. Reaksi Senyawa Amino Asam. Amino asam merupakan contoh senyawa bifungsi yang memiliki gugus amina (-NH₂) dan asam karboksilat (-COOH). Jelaskan bagaimana kedua gugus fungsi tersebut berperan dalam pembentukan ikatan peptida pada protein.
  5. Reaktivitas Senyawa Dikarboksilat. Bandingkan reaktivitas senyawa asam dikarboksilat dengan asam monokarboksilat dalam reaksi esterifikasi. Jelaskan bagaimana posisi gugus karboksilat dalam molekul dapat mempengaruhi produk reaksi yang terbentuk.
  6. Pengaruh Struktur terhadap Reaksi. Bagaimana jarak antara dua gugus fungsi dalam senyawa bifungsi mempengaruhi kemungkinan terjadinya reaksi intramolekul dibandingkan reaksi intermolekul? Jelaskan dengan contoh.
  7. Studi Kasus Reaksi Sebuah senyawa memiliki gugus aldehida (-CHO) dan alkohol (-OH) dalam satu molekul. a.) Prediksikan kemungkinan reaksi yang dapat terjadi. b.) Jelaskan produk yang mungkin terbentuk serta mekanisme reaksinya secara umum.

==============================================================================

Tidak ada komentar:

Posting Komentar